• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Agustus 6, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Sesi Bedah Buku ‘ALDERA’ Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999

Redaksi oleh Redaksi
29 Oktober 2022
di News, Peristiwa
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku– Gerakan mahasiswa pada masa Orde Baru tidak dapat dilepaskan dari peran organisasi mahasiswa, salah satunya ALDERA atau Aliansi Demokrasi Rakyat.

Organisasi mahasiswa tersebut salah satu dari beragam organisasi politik mahasiswa menjelang demonstrasi Mei 1998, seperti SMID (Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi), dan Forkot (Forum Kota) dan lainnya.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Peluncuran dan Bedah Buku ‘ALDERA’ Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999 yang digelar di Universitas Nasional (UNAS) Jakarta, Jum’at (28/10/2022).

RelatedPosts

Konten Hoaks ‘Demo Agustus’ Masif di Media Sosial, Direktur IPR: Masyarakat Jangan Terpancing

Kepala Staf Kepresidenan Dudung: Tugas KSP Mengurai Bottleneck Program Prioritas Presiden

Pemkot Tangsel Tunda Pembelian Lahan Puspem, Fokus Genjot PSEL Cipeucang untuk Atasi Krisis Sampah

Dipandu oleh Dr. Andi Ahdian, Dosen Sosilogi Fisip UNAS, hadir selaku pembahas Faisal Basri, Ekonom dan Politisi bersama S. Indro Tjahyono, aktivis 78 ITB, serta anggota tim penulis Nanang Puja Laksana, Dosen Fakultas FISIP UNAS.

Buku adalah sebuah representase pengalaman hidup dan pengetahuan manusia, dari pengalaman tersebut direkam menjadi sebuah pengetahuan.

“Dokumentasi yang diciptakan dari ingatan aktivis kemudian diwujudkan darikisah yang dinarasikan tentang apayang terjadi dimasalalu,” kata Dr.Andi.

Penulis Buku ALDERA

24 Januari 2022, draf buku ALDERA diserahkan. Buku ini tentang merawat ingatan narasumber terkait suatu kejadian 30 tahun silam.

“Rata-rata narasumber tidak memiliki catatan, karena ALDERA suatu organisasi yang “tertib” secara admisitratif, karena pada masanya diputuskan setiap aksi rapat, setiap apapun aksi untuk menjerat rezim tidak diarsipkan,” kata Nanang Puja Laksana.

Motivasi penulisan buku ALDERA adalah tentang merawat ingatan melawan lupa, dengan menulis sejarah pergerakan kaum muda tersendiri.

“Narasi sejarah dicatat oleh para pelaku ‘abnormal’ dalam arti mereka yang mendedikasikan waktu, hidupnya untuk sebuah keyakinan dan kebenaran, yaitu memperjuangkan demokratisasi,” lanjutnya.

Baca Juga  Irjen Pol Suyudi Ario Seto Resmikan TMT Gelombang 4: Langkah Konkret Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

Narasumber Buku ALDERA

Buku ALDERA adalah buku tentang gerakan para aktifis untuk lakukan  Reformasi satu-satunya yang cukup lengkap.

“Saya berharap berdasarkan buku ini disusun buku yang lebih lengkap dengan alur cerita yang runtut. Sehingga bukan sekedar merekam peran para aktor-aktornya,” kata S. Indro Tjahyono, aktivis 78 ITB.

Aktivis ITB yang menjadi salah satu narasumber dalam Buku ALDERA ini menyampaikan, Tentu masih ada peran aktor lain yang belum diceritakan, dan ada bias.

“Karena itu Standarkia sebagai unsur pimpinan ALDERA sebelumnya saya suruh ikut bicara di depan. Namun memang Piuslah yang menjadi korban Reformasi yang kurang sedikit nyawanya lewat,” ujarnya.

Menurutnya, Setiap periode  model gerakan beda, di eranya aktivis berhadapan langsung dengan kekuasaan otoriter militer.

“Tahun 1977/1978 kita head to head dengan kekuasaan otoriter militeristik. Saat itu kalau kita mau demo, sebelumnya semua mandi mayat karena bersiap untuk menghadapi kematian,” kisahnya.

Tetapi 1997/1998 perlawanan sudah meluas atau front perlawanan lebih masif, sehingga bisa lebih progresif.

“Namun toh timbul korban jiwa,” cetusnya.

Pada masa Soeharto, aktivis tidak bisa langsung mengangkat isu politik makro seperti otoriterianisme. Disamping rakyat kurang paham, juga bisa menghadapi tuduhan subversif dan mendapat tindakan represif.

“Karena itu untuk mengeskalasi gerakan rakyat, kita menggunakan isu hak asasi manusia, lingkungan hidup, dan perampasan tanah,” ungkapnya.

Kata S. Indro, Gerakan Mahasiswa 77-78 belum berani ngomong ‘turunkan Soeharto’.

“Sekali ngomong, “tidak percaya Suharto”, seluruh kampus perguruan tinggi diduduki tentara dan jadwal pendidikan mundur 1 tahun,” lanjutnya.

Bahkan, ujar S. Indro, Intel bisa mengintervensi dan hadir dalam rapat-rapat gerakan mahasiswa.

“Sekarang yang harus dipikirkan adalah bagaimana mencari model Gerakan Mahasiswa 4.0. Bagaimana menggunakan teknologi informasi sebagai instrumen gerakan,” katanya.

Baca Juga  Kemenperin dan Kepolisian Temukan Penyimpangan 78 Ton Minyak Goreng Curah Bersubsidi

S. Indro mrngumpamakan, Karena kalau melihat Pilpres di Amerika bisa dimenangkan dengan menggunakan Facebook. Di Filipina dengan Tiktok, anak Marcos bisa jadi Presiden. Sekarang penggunaan media sosial sebagai instrumen gerakan sosial di Indonesia belum efektif.

“Tantangan dari Gerakan Mahasiswa saat ini adalah bagaimana kita bisa melakukan gerakan tanpa merusak Lembaga Perguruan Tinggi,” ujarnya.

Karena Perguruan Tinggi memupuk intelektual dan standar kemampuan akademik yang dituntut oleh kehidupan moderen.

“Mahasiswa jangan malas. Saatnya mahasiswa keluar kandang menjadi fasilitator gerakan sosial di masyarakat sebagai bentuk pengabdian masyarakat,” tuturnya.

“Marilah kita melakukan gerakan politik di luar kampus kembali seperti Bung Karno, Syahrir, Tan Malaka dll. Sehingga tidak berlindung dibalik jaket almamater dan menjadikan mahasiswa sebagai massa,” tandasnya.

Buku ALDERA Kata Ekonom dan Politisi

Ada satuyang mengakeslerasi gerakan mahasiswa pada masa itu, yakni adanya dukungan sepenuhnya dari Rektor.

“Berbeda dengan sekarang dimana Rektor mengintimidasi gerakan mahasiwa, Rektornya menjadi kekuasaan sehinggamahasiswa kritismedapat tekanan,” kata Faisal Basri.

Saat itu Faisal Basri menjadi Ketua Prodi yang memanfaatkan ruang kerjanya untuk berkumpul dengan aktivis mahasiwa.

“Saya bersama teman-teman dengan difasilitasi Direktur Pendidikan Perguruan Tinggi untuk mendatangi kampus-kampus di beberapa daerah. Intinya agar mahasiwa dapat perlindungan meskipun hanya dari universitasnya,” ujarnya.

Faisal Basri, mencontohkan sosok Pius Lustrilanang yang berhasil bertransformasi dari gerakan ke profesionalisme.

“Dari gerakan di jalan menjadi gerakan politik di parlemen, untuk menata kembali lembaga-lembaga negara yang dirusakoleh peran partai politik. Sekarang ini saatnya penguatan institusi,” katanya.

Pemerintahan era Soeharto, kata Faisal Basri, kekuasaan untuk korupsi tapi tanpa merusakinstitusi. Berbeda dengan pemerintahan era Jokowi, peraturan institusi dirubah.

“Jokowi lah yang membuat KPK jadi lemah, Jokowilah yang membuat koorporasi leluasa mendapat fasilitas dan Jokowi lah yang membuat negeri ini sedemikian murahnya,” tukasnya.

Baca Juga  SDR: Koalisi Pendukung Prabowo Wajib Berikan Apresiasi Kepada Jenderal Karyoto

“Bahwa jatuh bangunnya suatu negara itu dari kuatnya institusi, ini tugas adek-adek mahasiswa supaya masa depan kalian tidak suram. Jangan takut, ” tutup Faisal Basri.

Buku ALDERA, catatan penting membangkitkan pergerakan generasi ke generasi, “Anda belajar, anda berorganisasi, anda bergerak”.***

Red/K.000

BACA juga ‘Keynote Speech Peluncuran ‘ALDERA’, Pius Lustrilanang: Buku ini Merekam Militansi Mahasiswa Dalam Sejarah Penting Reformasi Bangsa’

Berita terkait lainnya ‘Peluncuran dan Bedah Buku ‘ALDERA’ Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999’

Tags: aktivis 98ALDERAALDERA’ Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999Aliansi Demokrasi Rakyatmenjelang demonstrasi Mei 1998Presiden JokowiWarta Pemilu
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Pengucapan Janji sebagai Wakil Ketua, Johanis Tanak Lengkapi Komposisi Lima Pimpinan KPK

Post Selanjutnya

Usai Gelar Upacara Sumpah Pemuda, Kecamatan Mekarmukti Garut Panen Perdana Budidaya Tanaman Sorgum

RelatedPosts

Konten Hoaks ‘Demo Agustus’ Masif di Media Sosial, Direktur IPR: Masyarakat Jangan Terpancing

5 Agustus 2026

Kepala Staf Kepresidenan Dudung: Tugas KSP Mengurai Bottleneck Program Prioritas Presiden

5 Agustus 2026

Pemkot Tangsel Tunda Pembelian Lahan Puspem, Fokus Genjot PSEL Cipeucang untuk Atasi Krisis Sampah

5 Agustus 2026
Dok.Foto:Istimewa

Mabes Polri Bungkam soal Masa Aktif Wakapolri, Status Komjen Dedi Prasetyo Masih Jadi Tanda Tanya

5 Agustus 2026

Menko Polkam Pastikan Kondisi Nasional Aman, Masyarakat Diimbau Tidak Terpengaruh Hoaks

5 Agustus 2026

Perkembangan Penanganan Kasus Eks Jampidsus oleh Kejaksaan Agung Semakin Mengkhawatirkan, Presiden Harus Alihkan Penanganan Perkara ke KPK

5 Agustus 2026
Post Selanjutnya

Usai Gelar Upacara Sumpah Pemuda, Kecamatan Mekarmukti Garut Panen Perdana Budidaya Tanaman Sorgum

Gebrakan Forum 'PEPELING' Persatukan Pemuda Desa Cikembulan Peringati Sumpah Pemuda dengan Jalan Sehat dan Senam

Discussion about this post

KabarTerbaru

KPK Ungkap Rangkaian Pertemuan Bupati Kuansing dengan Menhut, Dugaan Uang Sin$14.000 Ditelusuri

6 Agustus 2026

Polres Tangsel Sisir Lokasi Rawan Tawuran, 181 Personel Gabungan Turun Tangan, Empat Orang Diamankan

5 Agustus 2026

Malu Proyek Mangkrak dan Putus Kontrak,Bupati Lahat Bursa Zarnubi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berjalan

5 Agustus 2026

Konten Hoaks ‘Demo Agustus’ Masif di Media Sosial, Direktur IPR: Masyarakat Jangan Terpancing

5 Agustus 2026

Kepala Staf Kepresidenan Dudung: Tugas KSP Mengurai Bottleneck Program Prioritas Presiden

5 Agustus 2026

Pemkot Tangsel Tunda Pembelian Lahan Puspem, Fokus Genjot PSEL Cipeucang untuk Atasi Krisis Sampah

5 Agustus 2026
Dok.Foto:Istimewa

Mabes Polri Bungkam soal Masa Aktif Wakapolri, Status Komjen Dedi Prasetyo Masih Jadi Tanda Tanya

5 Agustus 2026

Salam Wa Rahmah: “Belajar dari Republik Islam Iran untuk Menghalau Badai Kehancuran Negeri”

5 Agustus 2026

Menko Polkam Pastikan Kondisi Nasional Aman, Masyarakat Diimbau Tidak Terpengaruh Hoaks

5 Agustus 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Kemitraan Strategis Indonesia-Thailand Harus Beri Manfaat Nyata bagi Rakyat

4 Agustus 2026

Kabar Terpopuler

  • Dok.Foto: Istimewa

    DPP Persadha Nusantara Resmi Dilantik, Tetapkan 10 Agenda Transformasi Lembaga Hindu 2045

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Driver Legend Indonesia Minta Kasus Matraman Diusut Tuntas, Tolak Munculnya Sentimen Rasial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Publik Pertanyakan Pelayanan SPBU 24.331.148 Kurau, BBM untuk Warga Disebut Habis, Diduga Pengerit Tetap Dilayani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IKA PMII Garut Perkuat Jaringan Alumni hingga Kecamatan, Siap Kawal Tata Kelola Keuangan Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Partai Gerakan Rakyat dan Ruang Kosong Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komjak RI Koordinasi Kemenko Polkam Kawal Penanganan Kasus Korupsi dan TPPU Mantan Jampidsus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com