• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Desember 1, 2025
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Lainnya
    • Artikel
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Lainnya
    • Artikel
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Diskusi Publik Terkait Bansos 24,17 Triliun dan Subsidi Obligor BLBI 50-60 Triliun

Redaksi oleh Redaksi
7 September 2022
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- Diskusi Publik yang digagas Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Studi Demokrasi Rakyat (SDR) menyoal Bantuan Sosial (Bansos) dan Subsidi Obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Acara digelar di Universitas Prof. Dr. Moestopo, Jakarta Selatan, diskusi dimulai pukul 13.00 WIB berakhir pukul 13.00 WIB  pada hari Rabu (7/9/2022).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam diskusi, Andrianto, Tokoh Pergerakan Reformasi 98 selaku pembicara pada diskusi tersebut menyatakan, Kenaikan BBM era Jokowi menegaskan arah dan implementasi kebijakan ekonomi yang Neo Liberalis.

RelatedPosts

Akses Darat Terputus, Pemerintah Kerahkan 11 Helikopter Distribusikan Logistik ke Wilayah Terdampak Bencana

Sekjen Gerindra Sugiono Instruksikan Seluruh Kader Bergerak Bantu Korban Bencana Sumatera

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Terima Gelar Kehormatan “Ngofa Bangsa Nyili Gulu-gulu” dari Kesultanan Tidore

“Bercongkolnya Sri Mulyani adalah Refresentasi agent neo liberal,” kata Andrianto.

Sri Mulyani, lanjutnya, mantan Dr IMF Asia Pasifik (2002-2004) dan Direktur World Bank (2010-2016). Dalam mazab neo liberal tidak diinginkan adanya Subsidi.

“Semua berlandaskan hukum pasar bebas dimana harga minyak dunia ditentukan di London Stock Escange dengan patokan minyak jenis Brent,” jelasnya.

Andrianto memaparkan, Harga ini bisa naik-turun sesuai market demandnya. Masalahnya Indonesia miliki azas ekonomi Pancasila terutama pasal 5 keadilan sosial dan UUD 45 pasal 33 dan 34.

“Mari kita bedah,” ujarnya.

Apakah istilah Subsidi untuk BBM jenis pertalite sudah sesuai? Adalah kurang tepat rasanya bila itu buat menambal APBN.

Bagaimana dengan PMN atau Penyertaan Modal Negara kepada BUMN sebesar 38 Triliun? Suntikan untuk modal Kereta cepat Jakarta-Bandung sebesar 5 Triliun.

“Semua kan bila menyangkut APBN ya Subsidi,” cetusnya.

Apakah pantas BUMN  juga di Subsidi? Ini jelas melanggar sila ke 5 Pancasila. Lantas bagaimana dengan asumsi bila tidak di naikan akan ada subsidi 500 Triliun?

Baca Juga  Penjara Menanti STS Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Fitnah Terhadap Eddy Hiariej Eks Wamenkumham

Padahal APBN 2023 berasumsi minyak dunia di level 120 USD per Barell sementara saat ini minyak dunia sedang turun di 89 USD per Barrel karna permintaan yang menurun sebagai dampak awal resesi yang terjadi dibeberapa negara.

“Lantas jatah Pertalite dalam APBN 25 Juta kilo liter dan baru terpakai 23 Juta kilo liter artinya masih ada tersisa,” beber Andrianto.

Subsidi minyakpun, lanjutnya, di APBN sesungguhnya hanya sekira 250an Triliun yang terbagi dalam subsidi energi yakni untuk PLN, Gas dan BBM.

Lantas apa benar nilai ‘keekonomian’ pertalite itu 17.000 dan 10.000 harga sekarang masih d bilang subsidi?

“Mari kita hitung,” ucapnya.

Saat ini Pertamina masih menghasilkan 700 ribu barrel/hari berati kita Impor 700 ribu barell/hari karna kebutuhan rata rata 1.400.000 barrel/hari.

Secara rata-rata, jika harga mix maka harga campuran harga diskon impor $70 plus harga milik sendiri $30, bagi dua atau rata rata.

 Artinya $50/barrel tambahkan 30% ongkos refineri dan distribusi, jadi $65/barrel. $0,4 perliter ini tergantung dollar dikali kan berapa.

Intinya harga keekonomian Pertalite  itu mendekati Ro 5000 bukan mendekati klaim pemerintah Rp.17.000 perliter.

“Jelas rezim Jokowi makin neo liberalis ada dugaan hutang yang bakal jatuh tempo ini sangat besar,” ungkapnya.

Menurut Andrianto, selama ini sudah sering berjalan hutang baru untuk bayar hutang.

“Istilahnya berhutang untuk tutup Jurang”.

Lebih jauh Andrianto memaparkan, Hutang jumbo akibat Project Infrastruktur yang tidak terkendali dan masuk akal seperti Project IKN yang rasanya mustahil terwujud bilamana ekonomi sebuah negara sedang susah.

“Nampaknya ada 2 pisau Analisis dari kenaikan BBM saat ini,” ujarnya.

Pertama, Batas waktu pembayaran hutang makin membayangi bila tidak mampu as gagal Bayar/Default maka black list terjadi di mata Internasional yg bisa berdampak negatif.

Baca Juga  Bupati Garut Optimistis Jalan Tol akan Membuka Akses dan Dorong Ekonomi Daerah

“Maka dicabutlah subsidi sehingga investor senang lantas kita bisa peroleh hutang baru,” ujarnya.

Kedua, Seperti halnya PCR ada dugaan bisnis terhadap rakyatnya, kinipun terjadi kepada BBM.

“Bansos yang nilainya cuman 24 Triliun buat 20 juta rakyat rasanya cuma seperti Amphetamin nikmat sesaat tapi melarat sesudahnya,” cetusnya.

Bandingkan pula dengan Subsidi bunga rekapitulasi BLBI yang sebesar 60-70 Triliun/tahun dalam APBN.

Kalo rezim bener kenapa Malaysia bisa pertalite seharga Rp.7100 atau Vivo milik Swis seharga Rp.8900 harga tanpa subsidi.

“Kita pertalite 10.000 masih disebut subsidi,” tandasnya.

Acara diskusi di pandu Selfiani SE,Mak berlangsung seru diikuti ratusan mahasiswa Univ Prof. Dr. Moestopo dan mahasiswa se-Jabotabek.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Bansos dan subsidi BLBIDiskusi PublikFakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)Studi Demokrasi Rakyat (SDR)Tokoh Pergerakan Reformasi 98
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Donasi Rp 200 Juta dari KORPRI KPK untuk Fasilitas Pendidikan di Banten

Post Selanjutnya

Langkah Hampir Mustahil Anies Turun Mulus

RelatedPosts

Helikopter TNI dan Basarnas diberangkatkan dari Jakarta

Akses Darat Terputus, Pemerintah Kerahkan 11 Helikopter Distribusikan Logistik ke Wilayah Terdampak Bencana

30 November 2025
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono

Sekjen Gerindra Sugiono Instruksikan Seluruh Kader Bergerak Bantu Korban Bencana Sumatera

29 November 2025
Menteri Kebudayaan Fadli Zon usai menerima Gelar Kehormatan Kesultanan Tidore oleh Sultan Tidore Husain Syah, Kedaton Kesultanan Tidore, Tidore, Maluku Utara, Kamis (27/11/2025)

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Terima Gelar Kehormatan “Ngofa Bangsa Nyili Gulu-gulu” dari Kesultanan Tidore

29 November 2025

Dugaan Operasi Tanpa Pengawasan di Morowali, Menhan Sjafrie Buka Suara, Suntana: ‘Semua Sesuai Regulasi!’

29 November 2025
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (BI) 2025 yang digelar di Kantor Pusat BI, Jakarta, Jumat (28/11/2025)

Presiden Prabowo: Percepat Eksekusi Kebijakan, Negara Berpihak pada Kelompok Rentan

29 November 2025
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2025 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Jumat, 28 November 2025.

Presiden Prabowo: Dedikasi Guru Kunci Lahirnya Generasi Unggul Masa Depan Indonesia

28 November 2025
Post Selanjutnya

Langkah Hampir Mustahil Anies Turun Mulus

Atas Nama Fakta, Hati Nurani dan Akal Sehat

Discussion about this post

KabarTerbaru

Status Cekal Dicabut, Kejagung Tetap Periksa Bos Djarum Victor Hartono di Kasus Pajak

30 November 2025
Helikopter TNI dan Basarnas diberangkatkan dari Jakarta

Akses Darat Terputus, Pemerintah Kerahkan 11 Helikopter Distribusikan Logistik ke Wilayah Terdampak Bencana

30 November 2025
Gedung Merah Putih KPK

KPK Ungkap Kredit Bermasalah LPEI PT Petro Energy: Kerugian Negara Hampir Rp1 Triliun

30 November 2025
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono

Sekjen Gerindra Sugiono Instruksikan Seluruh Kader Bergerak Bantu Korban Bencana Sumatera

29 November 2025
Potret aksi cepat Tim Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN membantu evakuasi warga yang terdampak banjir di Medan

Pemkab Taput Apresiasi Respons Cepat PLN Pulihkan Listrik dan Salurkan Bantuan Pascabencana

29 November 2025
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo

Ini Alasan KPK Yakin Hakim Menolak Praperadilan Paulus Tannos

29 November 2025

Ratusan Warga Sibolga Tapteng Jarahi Minimarket Akibat Krisis Pangan Usai Banjir Bandang

29 November 2025
Menteri Kebudayaan Fadli Zon usai menerima Gelar Kehormatan Kesultanan Tidore oleh Sultan Tidore Husain Syah, Kedaton Kesultanan Tidore, Tidore, Maluku Utara, Kamis (27/11/2025)

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Terima Gelar Kehormatan “Ngofa Bangsa Nyili Gulu-gulu” dari Kesultanan Tidore

29 November 2025
Benny Rhamdani membantah tuduhan keterlibatan TPPO dan menyebut isu tersebut sebagai serangan balik sindikat yang pernah ia perangi saat memimpin BP2MI.(Ist)

Dituduh Terlibat TPPO, Benny Rhamdani Menantang Balik: ‘Saya yang Memerangi Sindikat Itu’

29 November 2025

Kabar Terpopuler

  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan arahan dalam acara Apel Kasatwil 2025 di Cikeas

    Luncurkan Seragam Baru Pamapta, Kapolri Tekankan Pelayanan Prima dan Soliditas Internal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Update Data Korban Bencana Tapanuli Tengah: 20 Kecamatan Terdampak, Ratusan Keluarga Belum Terevakuasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor Putuskan Akses Tapanuli Tengah Terisolasi, Bupati Masinton: 21 Warga Belum Bisa Dievakuasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Operasi Tanpa Pengawasan di Morowali, Menhan Sjafrie Buka Suara, Suntana: ‘Semua Sesuai Regulasi!’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FSP BUMN IRA Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana dan Mismanagement di PT Reasuransi Nasional Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku adalah media online yang menyajikan berita-berita dan informasi yang beragam serta mendalam. Kabariku hadir memberi manfaat lebih

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Lainnya
    • Artikel
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com