• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Agustus 30, 2025
Kabariku
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Kabar Istana
  • Kabar Pemilu
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
    • Artikel
    • Edukasi
    • Profile
    • Sastra
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Beranda
  • Nasional
  • Kabar Istana
  • Kabar Pemilu
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
    • Artikel
    • Edukasi
    • Profile
    • Sastra
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kabar Istana
  • Kabar Pemilu
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
Home Kabar Terkini

Fahri Hamzah Bertemu Novel Baswedan. Ini Obrolan Lengkapnya

Kabariku oleh Kabariku
24 Juli 2022
di Kabar Terkini, Tokoh
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Kabariku- Pertemuan antara mantan penyidik senior Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dengan mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah viral di media sosial.

Pertemuan itu diunggah akun Twitter Fahri Hamzah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

”Terima kasih bang Novel…Untuk makan malam dan percakapannya…,” tulis Fahri dalam unggahannya, Rabu Kamis (20/7/2022).

RelatedPosts

KDM Akan Bantu Korban Terdampak Kerusuhan Unjuk Rasa di Kota Bandung

GOTO Dampingi Keluarga Mitra Driver Gojek Affan Kurniawan

Tiga Orang Tewas, Lima Luka Akibat Pembakaran Gedung DPRD Makassar

Novel pun membalas unggahan Fahri dengan ucapan terima kasih.

“Terima kasih bang @Fahrihamzah atas kehadiran dan bincang2 seru di Podcast NovelBaswedanOfficial. Terima kasih juga kepada Uda @charlessimabura yg telah mjd moderator dlm bincang2 ini,” tulis novelbaswedanofficial.

Fahri mengunggah foto pertemuan itu selang sehari setelah video podcast terbaru Novel yang membahas sikap Wakil Ketua Umum Partai Gelora ini terhadap KPK.

Dalam podcast tersebut, Novel Baswedan bermaksud meluruskan pemahaman Fahri Hamzah yang kini menjabat Wakil Ketua Umum Partai Gelora tersebut tentang korupsi

”Ketika ada tokoh yang bicaranya salah, mungkin karena menerima informasi yang ngga pas. Maka itu perlu diluruskan. Nggak boleh dibiarkan,” ujar Novel dalam video berjudul “Novel Baswedan Serang Fahri Hamzah???”.

Novel pun menegaskan kesediaannya untuk bertemu dan berdiskusi langsung dengan Fahri.

“Ada netizen mengatakan, bagaimana kalau bertemu langsung. Saya bilang boleh. Nanti kita atur, kalau nggak mau disini ya di tempat lain, boleh,” terangnya.

“Debat Fahri Hamzah vs Novel Baswedan” diunggah Podcast NovelBaswedanOfficial, selaku moderator Charles Simabura mengatakan, Dunia maya per-twitrer-an panas karena perdebatan dua kelompok yang saling mengungkapkan dalilnya, antara Fahri Hamzah dan Novel Baswedan

Baca Juga  Hari Purwanto: "ICW Rajin Serang Firli, Apakah ICW LSM Plat Merah?"

“Ini debat tentang KPK, akan kita diskusikan,” Charles mengawali obrolan, dikutip Sabtu (23/7/2022).

Fahri mengaku, Meskipun selama belasan tahun berkecamuk namun ini kali pertama dirinya bertemu dengan Novel.

“Katakan lah saya mengikuti beliau, begitu pun beliau mengikuti saya tapi memang wallohu’alam tiba-tiba Alloh pertemukan kita di panggung sosial media,” ujar Fahri.

Fahri berujar merasa bersyukur bisa bertemu dengan Novel, setelah ‘peristiwa lalu’.

Senada dengan ungkapan Novel, setelah lama mengikuti dalam konteks pendapat-pendapat Fahri.

“Bang Fahri sebagai orang yang memperhatikan banyak hal. Saya juga tetarik karena bang Fahri banyak menyampaikan hal yang bagus,” kata Novel.

Hanya saja Novel melihat ada pendapat Fahri yang agak sedikit berbeda pandangannya saat melihat KPK.

“Dan itu membuat saya sempat berpikir,  bang Fahri ini ada informasi apa sehingga punya pandangan seperti itu,” ujar Novel.

Untuk alasan itu Novel merasa perlu dibicarakan, tentunya terkait anak bangsa yang banyak memikirkan tentang negaranya.

“Saya yakin bang Fahri punya banyak kerisauan tentang bangsa dan negara. Saya sejak awal ketika mengambil jalan untuk keluar dari Polri untuk berdedikasi memberantas korupsi, karena saya melihat betapa korupsi itu sangat merisaukan,” terang Novel.

Fahri menanggapi, bahwa harusnya pertemuan dengan Novel bisa dalam dua kemungkinan di masa lalu.

“Satu, saya pengawas negara harusnya saya ada rapat yang mengawasi beliau (Novel). Ketika saya di Centuri,” ujar Fahri.

Kesempatan kedua, kata Fahri, ketika penangkapan KPK.

“Padahal kalau jadi target ditangkap juga, tapi saya berani karena engga,“ canda Fahri.

Membahas ‘festivalisasi’ Pembahasan Korupsi dan Politisasi begitu kuatnya mengendalikan.

“Saya seorang pembelajar, selama di DPR. Saya tidak berpedidikan yang cukup tinggi tapi membaca cukup serius,” akunya.

Baca Juga  KPK Tahan Eks Kadis PUPR Papua sebagai Tersangka Kasus Suap dan Gratifikasi Lukas Enembe

Minat membaca menurut Fahri mengajarkan untuk tidak melihat persoalan tanpa melihat kerangka besarnya.

“Saya selalu melihat ada tiga perspektif untuk ditelusuri untu melihat persoalan,” paparnya.

Pertama, harus ada  pemahaman teoritis karena itu akan mengantar saat melihat satu lembaga atau eksistensi satu persoalan.

“Sama halnya ketika nanti kita melihat apa yang terjadi di Polri hari ini, sama melihat institusinya seperti apa, perilaku manusianya bagaimana,” lanjutnya.

Fahri menyebut, Ketika menulis buku pertama tahun 2012 tentang KPK cukup serius setelah pidato panjang tentang pesan politik SBY “Power Must Not Go Unchecked”.

“Saat saya melihat eksekutif mulai geger melihat sepak terjang KPK termasuk adanya pasal-pasal yang akhirnya eksekutif merasa tidak mampu di link dengan keadaan,” katanya.

Hingga saat berkampanye bagaimana memberantas korupsi tentu semua pihak setuju perkuat KPK namun pada sisi lain, saat sudah masuk dalam kekuasaan menjadi ambigu.

“Karena faktanya, dalam tubuh kekuasaan banyak celah korupsi, semua kekuasaan ini pada dasarnya tidak mengerti bagaimana cara mengatasi,” ujarnya.

Paska demokrasi pun begitu, adanya dilema dengan organ tambahan, Fahri menyebut KPK.

“Demokrasi secara teoritis kan mau pindah kepada represi kesadaran, makanya central powernya dilucuti,. Amandemennya itu melucuti kekuasaan eksekutif,” tukasnya.

Lahirnya KPK bagi Fahri adalah akselelator, dengan dasar Undang- Undang KPK.

“Kadang kita engga sadar, kaya ayam kalau diadu. Saat kita bekerja bisa tidak sadar bahwa ada persoalan yang tidak akan selesai,” cetusnya.

Novel menambahkan, Upaya korupsi itu tidak hanya cukup dengan ditindak saja. Namun harus beriringan antara, pencegahan, pendidikan dan penindakan.

“Ketika ketiganya berjalan itu akan berjalan, tentunya butuh kritik juga yang konsisten, kritik jujur,” kata Novel.

Sementara kata Fahri, Migrasi dalam bentuk demokasi itu membutuhkan pembenahan menyeluruh.

Baca Juga  Fakta Baru di Sidang Perkara Harun Masiku: KPK Buka Rekaman Sadapan, Berikut Isinya

“Begitu kita masuk ke sistem demokarsi, pertama adalah aturan atau teks harus disisir, peluang itu dari banyak interaksi. Dengan sistem peluang itu akan tertutup. Gunakan lah wibawa Undang-Undang kedisplinan untuk membangun kedisplinan yang masif,” tandasnya.***

Red/K.000

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Debat Fahri Hamzah vs Novel BaswedanFahri HamzahKomisi Pemberantasan KorupsiMantan KPK vs Mantan Wakil Ketua DPRnovel baswedanPartai Gelora
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

KPK Sidik Terkait Dugaan Korupsi Laporan Keuangan PUPR dan BPK Sulawesi Selatan TA 2020

Post Selanjutnya

KPK Fasilitasi Serah Terima Aset Antara Pemkab Solok dan Pemkot Solok

RelatedPosts

KDM Akan Bantu Korban Terdampak Kerusuhan Unjuk Rasa di Kota Bandung

30 Agustus 2025
Bentuk Solidaritas, GOTO Tanggung Biaya dan Bantu Pendidikan Adik Affan/GOTO

GOTO Dampingi Keluarga Mitra Driver Gojek Affan Kurniawan

30 Agustus 2025
Masyarakat menyaksikan saat detik-detik Kantor DPRD Kota Makassar ludes terbakar di Jalan Andi Pangeran Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (29/8/2025) malam. ANTARA/Darwin Fatir

Tiga Orang Tewas, Lima Luka Akibat Pembakaran Gedung DPRD Makassar

30 Agustus 2025
Kantor DPRD Makassar dan DPRD Sulsel. Dua kantor ini hangus dilalap api, pada Sabtu, 30 Agustus 2025./IST

Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa, Situasi Kota Mencekam

30 Agustus 2025
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Dilempar Botol Saat Temui Pendemo di DPRD/tangkapan layar

Dedi Mulyadi Dilempar Botol Saat Temui Pendemo di DPRD Jabar

30 Agustus 2025
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin (kedua kiri) berbincang dengan keluarga mendiang Affan Kurniawan di rumah duka, Menteng, Jakarta, Jumat (29/8/2025). ANTARA FOTO/HO/Setpres-Cahyo/wpa/rwa/am.

Presiden Prabowo Sambangi Rumah Duka Affan Kurniawan

30 Agustus 2025
Post Selanjutnya

KPK Fasilitasi Serah Terima Aset Antara Pemkab Solok dan Pemkot Solok

IPW Soroti Ketidakprofesionalan dan Diskriminasi Polresta Bogor Kota Tangani Perkara

Discussion about this post

KabarTerbaru

Nilai ijazah SMP Ahmad Sahroni kini ramai berseliweran di jagat maya usai rumahnya habis dijarah massa/Screenshot video warga

Nilai Ijazah SMP Crazy Rich Ahmad Sahroni Berseliweran di Jagat Maya, Usai Rumahnya Habis Dijarah Massa

30 Agustus 2025

Demi Tingkatkan Kompetensi Bidang Kerja Sama, Kemenimipas Gandeng Kemenlu

30 Agustus 2025

Beras SPHP di Koperasi Merah Putih Bisa Digunakan untuk Makan Bergizi Gratis

30 Agustus 2025

KDM Akan Bantu Korban Terdampak Kerusuhan Unjuk Rasa di Kota Bandung

30 Agustus 2025
Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jakarta, Puji Hartoyo/Dok. KPID Jakarta

Puji Hartoyo Tegas Membantah KPID Jakarta Keluarkan Edaran Pembatasan Liputan Demo

30 Agustus 2025
Wamenpar Ni Luh Puspa berkesempatan mencoba proses menenun Sekomandi dengan alat tenun tradisional gedogan, Dalam kunjungan kerja ke Rumah Tenun Sekomandi, Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu (27/8/2025)./Kemenpar

Wamenpar Dorong Pelestarian Tenun Sekomandi, Ikon Budaya Sulawesi Barat

30 Agustus 2025
Tindakan Aparat Kepolisian pada massa aksi buruh 28 Agustus (dok Institute for Criminal Justice Reform)

Polisi Superpower: Brutalitas Berulang, Presiden Harus Distribusikan Berbagai Fungsi Polri Sekarang!

30 Agustus 2025
Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel sesaat setelah ditetapkan tersangka bersama 10 orang lainnya dalam dugaan kasus pemerasan terkait pengurusan sertifikat K3 di Kemnaker

Jadi Tersangka Korupsi K3 Kemnaker, Immanuel Ebenezer Dicopot dari Komisaris PT Pupuk Indonesia

30 Agustus 2025
Bentuk Solidaritas, GOTO Tanggung Biaya dan Bantu Pendidikan Adik Affan/GOTO

GOTO Dampingi Keluarga Mitra Driver Gojek Affan Kurniawan

30 Agustus 2025

Kabar Terpopuler

  • Bukan demo bubarkan DPR, ini merupakan demo mahasiswa di DPR RI beberapa tahun lalu/ humbanghasundutankab.go.id

    Isu Panas Demo Besar Bubarkan DPR 25 Agustus 2025, Ini Hasil Penelusuran Fakta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo Ricuh di Bandung, Rumah Aset MPR Dihantam Molotov hingga Terbakar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Atalia Praratya Pamer Kemesraan dengan Ridwan Kamil, Kata-katanya Menyentuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pekerja Pariwisata akan Makzulkan KDM Karena Study Tour, Warganet: Kelihatan Banget Berharap Duit Sekolahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nilai Ijazah SMP Crazy Rich Ahmad Sahroni Berseliweran di Jagat Maya, Usai Rumahnya Habis Dijarah Massa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IGK Manila Tutup Usia: Profil Lengkap Berikut Istri dan Kedua Putranya yang Jarang Terungkap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Xiaomi 15T Series Siap Meluncur di Indonesia, Usung Performa Kencang dan Kamera Leica 50 MP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku adalah media online yang menyajikan berita-berita dan informasi yang beragam serta mendalam. Kabariku hadir memberi manfaat lebih

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2024 Kabariku - partner by Sorot Merah Putih.

Tidak ada hasil
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kabar Istana
  • Kabar Pemilu
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
    • Artikel
    • Edukasi
    • Profile
    • Sastra

© 2024 Kabariku - partner by Sorot Merah Putih.