• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Januari 1, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Lainnya
    • Artikel
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Lainnya
    • Artikel
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Perkumpulan Indonesia Muda (PIM) Gelar Diskusi Bertema Pancasila

Redaksi oleh Redaksi
19 Mei 2022
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

JAKARTA, Kabariku- Perkumpulan Indonesia Muda (PIM) menggelar diskusi dengan mengangkat tema ‘Pancasila: Dahulu Kala, Saat Ini, dan Masa Depan’, di Sekretariat PIM Jalan Taman MPU Sendok No 15 Selong Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), pada hari Rabu (18/5/2022).

Diskusi kali ini menghadirkan dua pembicara; Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo dan Sekjen MPN Pemuda Pancasila Arif Rahman.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Acara dipandu oleh DR. Bayquni, Dosen Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama), selaku moderator mengatakan diskusi ini merupakan wujud usaha nyata dalam membumikan Pancasila kepada komponen bangsa terpenting yaitu pemuda.

RelatedPosts

BNPB Pastikan Pendanaan Operasi Darurat Sumatra Berjalan Akuntabel

Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris Jaringan NII dan AD, Sandri Rumanama: Kerja Nyata Pengamanan Nataru

Polemik Helikopter Pribadi Prabowo, SIAGA 98: Perlu Pahami Mekanisme LHKPN

“Pemuda pada zaman ini sudah berkembang pesat dan tak sadar meninggalkan kultur, maka kegiatan diskusi ini dilakukan hingga gagasan-gagasan besar hadir dengan Platform kebangsaan yang berguna bagi masa depan bangsa,” ucapnya mengawali diskusi.

Menurut dia, ada 3 gambaran yang akan diangkat yaitu peristiwa piagam Madinah perjanjian antar suku yang dibuat oleh Nabi Muhammad SAW yang berisi nilai-nilai kemanusiaan yang berasal dari Tuhan demi kemaslahatan masyarakat dari latar belakang yang berbeda.

“Kedua adalah American Creed yang dibuat oleh William Taylor 3 April 1918, dimana mempercayai Amerika berdiri berdasarkan kebebasan, namun tetap mempertahankan persatuan kesatuan, ini sejalan dengan prinsip Steve Jobs, Mark Zuckenberg dan Bill Gates dimana visioner, tepat guna dan tidak berhenti berinovasi menjadi,” terangnya.

Alasan bagi mereka untuk dapat sukses di bidang masing-masing, bagaimana Pancasila dapat diejawantahkan hingga kita bisa meraih masa depan yang lebih baik.

Baca Juga  Terungkap, Ini Penyebab Raker Transaksi Janggal 300 Triliun antara DPR dan Menkopolhukam Batal, Habiburokhman: Amat Disayangkan

“Agar Pancasila tidak hanya terlibat dalam diskusi-diskusi retorika namun benar benar tepat guna dalam perkembangan bangsa,” tuturnya.

Staf khusus BPIP Antonius Benny Susetyo menyatakan bahwa Soekarno mampu membawa Pancasila sebagai pemersatu bangsa.

“Namun dalam perkembangannya Pancasila juga digunakan sebagai alat represi penguasa di era Presiden kedua Soeharto, hingga terjadi trauma pada masa reformasi yang menganggap Pancasila sebagai kepanjangan tangan kesewenang-wenangan penguasa,” terangnya.

Sementara, dalam era Presiden Joko Widodo, Pancasila hendak dikembalikan menjadi kenyataan hidup berbangsa dan bernegara yaitu menjadi living and working ideology.

“Pancasila merupakan kapital kita sebagai bangsa dalam berkehidupan sehari-hari khususnya di masa ini dalam menghadapi Covid-19. Working Ideology yang dilaksanakan dibuktikan dengan kian sempitnya jurang-jurang perbedaan diantara masyarakat Indonesia seperti dalam aspek sarana prasarana hingga dikotomi Jawa dan luar Jawa tidak lagi menjadi isu karena ada usaha pemerataan pembangunan,” jelasnya.

Pelaksanaan Pancasila, masih kata dia, sebagai working ideologi tidak mudah karena kita menghadapi situasi geopolitik yang tidak menentu.

“Masyarakat terjebak dalam hoaks, narasi negatif dan rasa takut, maka habituasi dan pembiasaan nilai-nilai Pancasila harus dikembalikan dalam arus utama masyarakat hingga tujuan negara dapat dilaksanakan,” ulasnya.

Ditambahkan Benny, pemuda memiliki modal banyak dalam membumikan Pancasila. Para pemuda bisa membuat konten secara masif tentang kearifan lokal dan harus bertindak lokal dan berpikir global.

“Karena budaya daerah yang bernafaskan Pancasila dapat mengubah kemunduran-kemunduran yang terjadi akibat perkembangan zaman dan Globalisasi menjadi suatu hal yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomis namun juga dapat menjaga jati diri bangsa,” ungkapnya.

Kegagalan dalam era globalisasi ini, adalah tidak memiliki budaya literasi yang kritis dan tidak menyeleksi dan menyaring dengan baik informasi yang diterima sehingga masyarakat banyak terjebak pada nilai-nilai kebohongan yang berujung pada perpecahan.

Baca Juga  Sambut Hari Jadi ke-73 Humas Polri Gelar Media Gathering

“Para pemuda harus memiliki etos kerja baik, melihat lebih luas ke sekitar mengenai potensi potensi kedaerahan, dengan potensi tersebut. Pemuda juga harus memiliki logos atau pengetahuan digitalisasi hingga dapat memenuhi dunia dengan konten-konten bernilai Pancasila,” papar Benny.

Benny mengingatkan para pemuda harus memiliki pathos yaitu rasa empati dan membaca rasa masyarakat sekitar hingga dapat diketahui dan dilokalisir kebutuhan daerah yang dapat terjawab melalui konten konten yang akan diciptakan

“Pancasila harus menjadi Ideologi Praktis yang dapat dibuktikan dalam kebijakan pemerintahan dan politis, maka dimensi etis Pancasila harus dapat menjiwai setiap gerak masyarakat sebagai gugus insting dalam bertindak, berbuat dan membuat kebijakan,” katanya

“Nilai-nilai Pancasila harus dilaksakan secara penuh dan utuh dan menjadikan manusia Pancasila menjadi lebih baik. Bukan menjadikan pancasila sebagai alat politis semata,” imbuh dia.

Sementara itu, Arif Rahman Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional Ormas Pemuda Pancasila (Sekjen MPN Ormas PP) menyatakan bahwa Pancasila tidak boleh hanya bergerak jika hanya sebatas retorika, namun harus bergerak juga dalam pembuktian dalam masyarakat.

“Bangsa Indonesia harus sadar sebagai pemilik wilayah dan negara ini harus ada rasa kebersatuan, walaupun kita memiliki latar belakang yang berbeda beda kita harus bisa mempersatukan bangsa demi upaya nyata dalam membumikan Pancasila,” tandass Sekjen MPN Pemuda Pancasila.***

Red/K.103

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Diskusi Bertema PancasilaMPN Pemuda PancasilaPerkumpulan Indonesia MudaSoekarno membawa Pancasila sebagai pemersatu bangsaStaf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Repdem Riau Ingatkan Pejabat Kepala Daerah Jangan Rasis dan Mesti Berjiwa Pancasila

Post Selanjutnya

Sidang Perbaikan Gugatan Presidential Threshold 0% Bergulir, DPD dan PBB: Perjuangan Terhadap Demokrasi Terus Berlanjut!

RelatedPosts

Logo resmi BNPB. (Foto: BNPB.go.id)

BNPB Pastikan Pendanaan Operasi Darurat Sumatra Berjalan Akuntabel

1 Januari 2026
Densus 88 (foto: Istimewa)

Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris Jaringan NII dan AD, Sandri Rumanama: Kerja Nyata Pengamanan Nataru

31 Desember 2025

Polemik Helikopter Pribadi Prabowo, SIAGA 98: Perlu Pahami Mekanisme LHKPN

31 Desember 2025
Mendagri Tito Karnavian memproyeksikan kebutuhan anggaran pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera mencapai Rp 59,25 triliun

Anggaran Raksasa Pemulihan Sumatera: Tito Karnavian Sebut Capai Rp 59,25 Triliun

30 Desember 2025
Mantan Sekretaris Mahkamah Agung Hasbi Hasan saat diadili di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

KPK Kembali Periksa Eks Sekretaris Mahkamah Agung Soal Dugaan Kasus TPPU

30 Desember 2025
Gedung Mahkamah Agung RI, (Foto: mahkamah agung.go.id)

MA Siapkan PERMA Perkuat Pengadaan Hakim Pengadilan Tingkat Pertama

30 Desember 2025
Post Selanjutnya

Sidang Perbaikan Gugatan Presidential Threshold 0% Bergulir, DPD dan PBB: Perjuangan Terhadap Demokrasi Terus Berlanjut!

Kejaksaan Agung Tetapkan LCW Tersangka Korupsi Ekspor CPO di Kementerian Perdagangan RI

Discussion about this post

KabarTerbaru

Presiden beserta rombongan terbatas tiba di Bandara Raja Sisingamangaraja XII, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Rabu, 31 Desember 2025, pukul 11.20 WIB

Tutup 2025 di Tapsel, Seskab Teddy: Presiden Prabowo Malam Tahun Baru Bersama Warga Terdampak Bencana

1 Januari 2026
Logo resmi BNPB. (Foto: BNPB.go.id)

BNPB Pastikan Pendanaan Operasi Darurat Sumatra Berjalan Akuntabel

1 Januari 2026
lobi gedung Merah Putih KPK (dok Boelan - Kabariku.com)

KPK Intensifkan Penyidikan Kasus Pemerasan Kejari HSU, 15 Saksi Diperiksa di Kalsel

1 Januari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Ruang Konpers Gedung Merah Putih KPK

KPK Rampungkan Penyidikan Suap Perkara MA, Berkas Hasbi Hasan Dilimpahkan ke JPU

31 Desember 2025
Densus 88 (foto: Istimewa)

Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris Jaringan NII dan AD, Sandri Rumanama: Kerja Nyata Pengamanan Nataru

31 Desember 2025
Ketua Garut Indeks Perubahan Strategis (GIPS), Ade Sudrajat

Kejar Tayang Akhir Tahun, GIPS Pertanyakan Progres Proyek Jalan DBH Panas Bumi di Garut

31 Desember 2025

Polemik Helikopter Pribadi Prabowo, SIAGA 98: Perlu Pahami Mekanisme LHKPN

31 Desember 2025

Kejari Garut Rilis Laporan Kinerja Akhir Tahun 2025, Tunjukkan Capaian Signifikan di Berbagai Bidang

31 Desember 2025

Transformasi Pertamina: Tiga Subholding Dilebur, Direksi Baru Disiapkan

31 Desember 2025

Kabar Terpopuler

  • Gedung Mahkamah Agung RI, (Foto: mahkamah agung.go.id)

    MA Siapkan PERMA Perkuat Pengadaan Hakim Pengadilan Tingkat Pertama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengamat: Negara Masih Berwatak State Crime, Pemberantasan Korupsi Cenderung Simbolik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejar Tayang Akhir Tahun, GIPS Pertanyakan Progres Proyek Jalan DBH Panas Bumi di Garut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris Jaringan NII dan AD, Sandri Rumanama: Kerja Nyata Pengamanan Nataru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Raport 2025, Sandri Rumanama Nilai Kinerja Polri di Bawah Jenderal Listyo Sigit Capai Hasil Positif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku adalah media online yang menyajikan berita-berita dan informasi yang beragam serta mendalam. Kabariku hadir memberi manfaat lebih

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Lainnya
    • Artikel
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com