• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Juli 3, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Latpelnas, Mendes PDTT Ajak Gen Z Berperan Aktif Percepat Kemandirian Desa di Tanah Air

Redaksi oleh Redaksi
12 Maret 2022
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Kabariku- Generasi (Gen) Z dan Milenial diajak berpartisipasi aktif mempercepat kemandirian desa dengan memanfaatkan berbagai potensi yang ada di daerah masing-masing.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Dr. Drs. H. Abdul Halim Iskandar, M. Pd., mengatakan, partisipasi Gen Z dan Milenial merupakan faktor penting yang menentukan arah pembangunan desa karena mendominasi struktur kependudukan di Tanah Air saat ini.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Maka harapan saya adalah kader-kader IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama) betul-betul bisa membersamai desa dalam upaya percepatan kemandirian desa. Sehingga keberadaan kader-kader IPPNU di desa betul-betul menjadi bagian penting dari proses pembangunan desa,” kata Mendes PDTT dalam keterangannya di laman resmi kemendesa.go.id dikutip Sabtu (12/3/2022).

RelatedPosts

Mendag Budi Santoso Lantik Tiga Pejabat Kemendag, Tekankan Pentingnya Solusi untuk Kemajuan Bangsa

BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Cannabis Buds, Modus Impor Berkedok Barang Dagangan Resmi

LPMPP UBB dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Bangka Belitung Sinkronkan Kurikulum Berbasis OBE untuk Lulusan Siap Kerja

Menurut Menteri Abdul Halim, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total penduduk Indonesia didominasi oleh generasi Z (kelahiran 1997-2012) sebesar 27,94 persen atau 74,93 juta jiwa; milenial (1981-1996) sebesar 25,87 persen atau 69,38 juta jiwa; dan generasi X (1965-1980) sebesar 21,87 persen atau 58,65 juta jiwa.

Bonus demografi atau surplus usia produktif tersebut dinilai ibarat dua sisi mata pisau,  yang apabila dikelola dengan tepat maka akan sangat bermanfaat untuk negara.

“Sebaliknya, jika salah urus maka bisa menjadi bumerang bagi bangsa,” imbuhnya.

Oleh karenanya, Menteri Abdul Halim mengajak kader-kader IPPNU untuk terlibat lebih aktif dalam upaya percepatan kemandirian desa menyisipkan materi tentang pembangunan dan pemberdayaan desa dalam setiap kegiatan atau menjadi pegiat desa.

Baca Juga  PT Pertamina (Persero) Bergerak Tanpa Henti Melayani Masyarakat, Membantu Pemerintah Mempercepat Penanganan Covid-19

Dengan demikian, katanya, keberadaan kader-kader IPPNU di desa akan menjadi bagian penting dalam proses pembangunan desa.

“Kalau nyambung dan kemudian ada kiprah yang bagus, menjadi pegiat desa yang kompeten dan berpengalaman, pada saatnya nanti akan ada yang namanya beasiswa Rencana Pembelajaran Lampau bagi pegiat desa,” katanya.

Anggota IPPNU menurutnya masuk dalam kategori Gen Z, yakni kelompok usia yang produktif, kreatif, tapi relatif labil yang harus menyiapkan diri dalam menghadapi tantangan yang tidak mudah tersebut.

Hal itu disampaikan Menteri Desa dalam Latihan Pelatih Nasional (LATPELNAS) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di Balai Besar Latihan Masyarakat Kemendes PDTT Jakarta, yang dilaksanakan 10-13 Maret 2022.

Sementara itu, Ketua Umum PP IPPNU Rekanita Nurul Hidayatul Ummah mengatakan bahwa pada era digitalisasi para kader harus update atau peka terhadap isu-isu yang sedang berkembang di tengah masyarakat.

Ia mengatakan bahwa tanggung jawab pelatih IPPNU dalam mendidik para kader bukan pekerjaan mudah. Pelatih membutuhkan upaya maksimal dalam pengembangan diri sebagai bekal melakukan pendampingan di berbagai pelatihan.

“IPPNU harus menjadi organisasi pengaderan yang selalu siap dan sigap setiap saat melaksanakan dan mengajarkan nilai aswaja di mana pun dia berada,” kata Nurul.

Indonesia, kata dia, menjadi negara terbesar keempat di dunia setelah China, India dan Amerika Serikat. Kendati Indonesia mempunyai bonus demografi yang tinggi, hal itu bisa menjadi bumerang apabila tidak dikelola dengan baik.

“Bonus demografi tersebut bisa jadi manfaat atau bumerang bagi Indonesia,” jelas dia.

Untuk meningkatkan kemampuan kader, IPPNU telah mengadakan beberapa kegiatan atau pembekalan, diantaranya Latihan Pelatih Nasional (Latpelnas). Pelatihan itu untuk melahirkan pelatih andal di tingkat nasional.

Baca Juga  Polda Metro Jaya dan Insan Media Ikuti Acara Berbuka Puasa Polri

Ia berharap mereka memiliki kemampuan dan keterampilan dalam menganalisis dan merancang strategi untuk menyelesaikan setiap problem yang ditemui dalam kaderisasi serta organisasi.***

*Sumber & foto: Humas Kemendes PDTT

 

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Gen Z dan MilenialIkatan Pelajar Putri Nahdlatul UlamaLatihan Pelatih NasionalMendes PDTT
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

KPK Tetapkan Tersangka Baru Pengembangan Korupsi Proyek Tulungagung 2013- 2018

Post Selanjutnya

Aset LPEI Senilai Rp 2 Triliun Lebih Disita Tim Asset Tracing Penyidikan JAMPidsus Kejagung

RelatedPosts

Mendag Budi Santoso Lantik Tiga Pejabat Kemendag, Tekankan Pentingnya Solusi untuk Kemajuan Bangsa

3 Juli 2026

BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Cannabis Buds, Modus Impor Berkedok Barang Dagangan Resmi

3 Juli 2026

LPMPP UBB dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Bangka Belitung Sinkronkan Kurikulum Berbasis OBE untuk Lulusan Siap Kerja

2 Juli 2026

462 Pendaftar dari 35 Negara Ikuti Seleksi Mahasiswa Internasional UBB Tahun 2026

2 Juli 2026

Berkas P21, Polda Babel Segera Limpahkan 2 Tersangka Kasus Korupsi Dana Hibah KONI Babar Ke Kejati Babel

2 Juli 2026

Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan Jenderal Aktif LMI Jadi Tersangka

2 Juli 2026
Post Selanjutnya

Aset LPEI Senilai Rp 2 Triliun Lebih Disita Tim Asset Tracing Penyidikan JAMPidsus Kejagung

Alasan Kuat Densus 88 Lakukan Tindakan Tegas. Berikut Penjelasan Polri Terkait Proses Penangkapan dr. Sunardi

Discussion about this post

KabarTerbaru

Mendag Budi Santoso Lantik Tiga Pejabat Kemendag, Tekankan Pentingnya Solusi untuk Kemajuan Bangsa

3 Juli 2026

Jampidsus Limpahkan Berkas Perkara Kolonel BU ke Jampidmil, Dugaan Korupsi Pengadaan MBG Diusut Koneksitas

3 Juli 2026

BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Cannabis Buds, Modus Impor Berkedok Barang Dagangan Resmi

3 Juli 2026

LPMPP UBB dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Bangka Belitung Sinkronkan Kurikulum Berbasis OBE untuk Lulusan Siap Kerja

2 Juli 2026

462 Pendaftar dari 35 Negara Ikuti Seleksi Mahasiswa Internasional UBB Tahun 2026

2 Juli 2026

Berkas P21, Polda Babel Segera Limpahkan 2 Tersangka Kasus Korupsi Dana Hibah KONI Babar Ke Kejati Babel

2 Juli 2026
dok KPK

Harun Masiku Masih Buron Sejak 2020, KPK Sediakan Kanal Pengaduan untuk Informasi 5 DPO Korupsi

2 Juli 2026

Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan Jenderal Aktif LMI Jadi Tersangka

2 Juli 2026

Purbaya: Singapura Masih Jadi Tempat Penyimpanan Uang Korupsi dari Indonesia

2 Juli 2026

Istana Pastikan Program Tetap Berjalan, Latsarmil Koperasi Merah Putih Dievaluasi Usai Lima Peserta Meninggal

29 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Sidang TPPU, Mantan Pangdam IV/Diponegoro Diduga Belikan Alphard Rp1,6 Miliar untuk Eks Kowad

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan Jenderal Aktif LMI Jadi Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mewujudkan Polisi Kelas Dunia: Menyambut Hari Bhayangkara Ke-80

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Sekap dan Rantai Tiga Karyawan Selama 21 Hari, Pemilik Percetakan Dilaporkan ke Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HIMAIKA UBB Wujudkan Kepedulian Pesisir Melalui Program Bina Desa Berbasis Citizen Science di Desa Rajik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung, Gugat Kejagung Lewat Praperadilan, OC Kaligis Persoalkan Proses Penangkapan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Resmi Terapkan Biodiesel B50 di Seluruh SPBU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com