• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, April 17, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Pendidikan

Inilah Pidato Akhir Tahun Rektor IPB di Perkumpulan Gerakan Kebangsaan

Redaksi oleh Redaksi
28 Desember 2019
di Pendidikan
A A
0
Rektor IPB Arif Satria menyampaikan pidato akhir tahun di kantor DPP Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (27/12/2019)

Rektor IPB Arif Satria menyampaikan pidato akhir tahun di kantor DPP Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (27/12/2019)

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Optimisme dalam membangun bangsa merupakan keharusan karena akan memberikan energi positif dalam berpikir dan bertindak. Optimisme ini kini mengalir dan momentumnya adalah tahun 2045, persis 100 tahun Indonesia Merdeka.

“Diperkirakan Indonesia akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia dengan USD PDB 7,3 triliun dan pendapatan per kapita USD 25 ribu.” Hal itu diungkapkan Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria dalam pidato refleksi akhir tahun bertajuk “Kebebasan Akademik dan Transformasi Demokrasi” di kantor DPP Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (27/12/2019).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Hadir pada kesempatan itu Ketua Umum DPP PGK Bursah Zarnubi, Presiden Asian African Youth Government Benni Pramula, mantan Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat, anggota DPR Sri Meliyana, dan ratusan aktivis lainnya.

RelatedPosts

Taklimat Presiden 2026, Prabowo Tekankan Peran Strategis Akademisi dan Kontribusi Nyata untuk Bangsa

Kabar Gembira, Insentif Guru Honorer 2026 Dipastikan Naik

Alumni FE UI ’85 Rayakan 40 Tahun dengan Donasi untuk Sekolah di Garut

Namun menurut Arif, tidak dipungkiri kita sekarang belum dalam kondisi ideal. Dalam banyak indikator kita berada di bawah negara-negara di Asia Tenggara. Ia mencontohkan Indeks Inovasi kita yang berada di urutan 85.

“Bandingkan dengan Singapura (8), Malaysia (35), Thailand (43), Vietnam (42), Filipina (54), Brunai 71,” ujarnya.

Arif juga menyebut, pada 2019 Indeks Daya Saing Global kita di urutan 50 dunia, dan urutan keempat di Asia Tenggara di bawah Singapura, Malaysia dan Thailand. Kemudian, Indeks Ketahanan Pangan berada di urutan 62 dan kelima di Asia Tenggara. Dalam Food Sustainability Index (FSI), tahun 2018 Indonesia mendapat skor 59,1 tertinggal dari Ethiopia dengan 68,5 yang dulu dikenal sebagai daerah kelaparan.

Baca Juga  Subsidi Gaji Guru Honorer Cair Oktober

Selain itu, lanjutnya, menurut FAO angka Food Lost and Waste atau FLW (kehilangan dan pemborosan makanan) kita juga tergolong tinggi, sekitar 300 kg/kapita/tahun dan tegolong nomor dua di dunia setelah Arab Saudi.

“FLW telah menjadi perhatian dunia karena sepertiga makanan hilang. Sebenarnya dengan mengatasi FLW saja, maka ketersedian pangan kita akan meningkat,” kata Arif.

Arif pun menyodoran angka statistik lainnya, yakni Indeks Kelaparan Global. Ia mengatakan, versi IFPRI bahwa skor indeks kita sebesar 21, sementara skor negara maju kurang dari 5.

Pada tahun 1992, katanya, skor kita sebesar 35,8, sementara selama 22 tahun hingga tahun 2016 turun 12,9 persen, atau dirata-ratakan turun 0,6 point per tahun.

“Maka diperlukan waktu 27 tahun untuk sama dengan negara maju,” jelas Arif.

Dengan menyodorkan angka-angka tadi, Arif mengaku tak hendak mengajak bangsa Indonesia pesimis, melainkan mengajak agar semua pihak makin serius memikirkan masa depan bangsa.

Menurutnya, untuk mengatasi semua itu, solusinya adalah menciptaan SDM unggul.

“Dan tugas perguruan tinggilah menciptakan SDM unggul tersebut,” sebut Arif.

Apa itu SDM unggul? Menurut Arif, SDM unggul adalah yang responsif dan adaptif terhadap perubahan. Responsif terhadap perubahan mensyaratkan sejumlah soffskill seperti kemampuan belajar cepat, kelincahan, fleksibilitas, dan future mindset.

Arif pun memaparkan pentingnya kreativitas. Menurutnya kreativitas merupakan modal yang tak terbatas dan sangat menentukan. Dengan mengutip pendapat Jack Ma, Arif mengatakan, kompetisi mendatang adalah kompetisi berbasis kreativitas dan imajinasi. Modal finansial, pengetahuan dan aset sudah dikalahkan oleh modal kreativitas.

“Hampir semua Unicorn baru yang muncul dan lalu mengalahkan perusahaan-perusahaan konvensional adalah karena berbekal kreativitas yang tinggi. Jadi, kreativitas akan menjadi instrumen penting dalam mobilitas vertikal seseorang,” paparnya.

Baca Juga  582 Lulusan S1 dan D3 STIE Yasa Anggana Diwisuda Hari Ini

Posisi kampus

Arif menilai sekarang ini demokrasi politik lebih dominan dibandingkan dengan demokrasi ekonomi. Padahal yang diperlukan saat ini adalah demokrasi ekonomi karena berhubungan langsung dengan kepentingan rakyat.

Oleh karena itu, lanjutnya, kampus harus hadir dengan mengambil poisisi keberpihakan kepada rakyat dengan melahirkan inovasi-inovasi 4.0 yang membumi dan bermanfaat bagi rakyat luas pelaku di akar rumput, seperti petani, peternak, nelayan dan masyarakat bawah lainnya.

Peran lainnya yang harus diambil kampus dalam posisi keberpihakan kepada rakyat adalah hadir sebagai penyejuk ketika ruang publik memanas. Selain itu, kampus pun ditunggu perannya sebagai kontributor pemikiran dan kebijakan pembangunan ketika kebijakan yang diambil tidak berbasis akal sehat lagi. (Ref)

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Arif Satriapidato akhir tahun
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Ipi dan Ali Jadi Plt Jubir KPK Gantikan Febri

Post Selanjutnya

Diperiksa DKPP Atas Dugaan Loloskan Mulan Jameela, Ini Jawaban KPU

RelatedPosts

Presiden Prabowo Subianto menggelar Taklimat Presiden Republik Indonesia dengan Rektor serta Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Tahun 2026, pada Kamis, 15 Januari 2026

Taklimat Presiden 2026, Prabowo Tekankan Peran Strategis Akademisi dan Kontribusi Nyata untuk Bangsa

15 Januari 2026
Anggota DPR RI Fraksi PAN, Ahmad Saleh Daulay. (Foto: dpr.goi.id)

Kabar Gembira, Insentif Guru Honorer 2026 Dipastikan Naik

27 Desember 2025

Alumni FE UI ’85 Rayakan 40 Tahun dengan Donasi untuk Sekolah di Garut

5 Desember 2025
audiensi Kepala BNN RI dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang berlangsung di Ruang Rapat Menteri Pendidikan Nasional, Kantor Kemendikdasmen, Jakarta Pusat

BNN Gandeng Kemendikdasmen Matangkan Kurikulum “IKAN BERSINAR” mulai PAUD hingga SMA

29 November 2025
Foto Bersama: Prodi S1 Akuntansi Universitas Garut sukses berpartisipasi di Parade Riset Akuntansi X dengan mengirimkan 20 dosen pada PKM internasional

Akuntansi Uniga Tunjukkan Kiprah Global: 20 Dosen Ikuti PKM Internasional, 10 Artikel Tampil di PRA X

21 November 2025
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad didampingi Mensesneg Prasetyo Hadi menyerahkan surat rehabilitasi pemulihan namabaik dan hak guru Abdul Muis dan Rasnal

Rehabilitasi Dua Guru Luwu Utara, Sufmi Dasco: Bentuk Kepedulian Presiden pada Dunia Pendidikan

13 November 2025
Post Selanjutnya
DKPP menggelar sidang atas dugaan pelanggaran KEPP terkait lolosnya Mulan Jameela menjadi anggota DPR RI. (Foto: dkpp.go.id)

Diperiksa DKPP Atas Dugaan Loloskan Mulan Jameela, Ini Jawaban KPU

Cawagub DKI, Gerindra Usulkan Riza Patria, PKS Masih Sebut Dua Nama

Discussion about this post

KabarTerbaru

Seskab Teddy Ungkap Pertemuan Presiden Prabowo dan Dasco di Istana

17 April 2026
foto dok. Teddy Friends

Siapapun Kabinetnya, Seskabnya Teddy

16 April 2026

Direktur Landreform Kementerian ATR/BPN, Rudi Rubijaya : GTRA Merupakan Amanah Pemerintah untuk Mewujudkan Pemerataan Akses Lahan

16 April 2026

PERADI-IWAKUM Teken MoU, Perkuat Prinsip Negara Hukum dan Advokasi Wartawan

16 April 2026

Satu Tahun Perjalanan MBG, Cak Imin: Penguatan SPPG Dorong Ekonomi Daerah

16 April 2026

Ketum ADPPI, Hasanuddin Dorong Presiden Prabowo Segera Terbitkan PP Pemanfaatan Langsung Panas Bumi

16 April 2026

TAUD: Kasus Serangan Air Keras Andrie Yunus Bukan Ranah Peradilan Militer

16 April 2026

DPR-Pemerintah Satu Sikap di MK: Anggaran MBG Konsekuensi Logis dalam Pos Pendidikan

16 April 2026

Ikhtiar Mengungkap Kasus Besar

16 April 2026

Seskab Teddy Ungkap Pertemuan Presiden Prabowo dan Dasco di Istana

17 April 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dualisme Memanas, Dewan Pertimbangan FKDT Garut Pertanyakan Legalitas SK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Rekomendasi ke Aksi, SIAGA 98 Desak Realisasi Reformasi Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Doa hingga Aksi Nyata, Haul Akbar Hidayatul Faizien Sentuh Kebutuhan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Evaluasi Kabinet Prabowo, Pengamat: Reshuffle atau Risiko Turun Kepercayaan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com