• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Juli 20, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Seni Budaya

Mengenang Teladan Hidup Kami

Redaksi oleh Redaksi
17 Februari 2020
di Seni Budaya
A A
0
Indah Nataprawira. (*)

Indah Nataprawira. (*)

ShareSendShare ShareShare

Penulis  : Indah Nataprawira

Untuk : Buya HAMKA (Haji Abdul Malik Karim Amrullah, yang lahir 17 Februari 1908, di Sungai Batang, Tanjung Raya, Maninjau, Sumatera Barat)

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

KABARIKU – Hari ini adalah hari kelahiran Nambo (kakek) kami tercinta… Ingin sekali menulis secarik saja kenangan bersamanya… Namun Kami seperti kehilangan sudut pandang, sebab terlalu banyak dan terlalu besar… Dulu ketika kami masih kanak-kanak sampai kami remaja, seringkali kami tak menyadari bahwa kakek kami tercinta ini adalah seorang ulama besar….

RelatedPosts

Claudia Desy Curi Perhatian di Singing Competition Indomaret Bogor, Pilih “Cinta dan Rahasia”

Sekilas Gebyar Pesona Budaya Garut

Kepala BNN Resmikan Peluncuran SKI: Sinergi Olahraga, Budaya, dan Pencegahan Narkoba

Sebab yang kami saksikan dalam keseharian di rumah adalah kesederhanaan… Sederhana dalam penampilan, sederhana dalam cara hidup, sederhana dalam perilaku …

Tak ada yang berlebihan..

Bagi kami beliau adalah teladan hidup… Apa yg beliau tulis dan apa yang beliau ucapkan,  terwakili dalam sikap dan tindak tanduk…

Setelah beliau berpulang… Dan kami makin dewasa hingga hari ini, warisan terindah dan tak lekang oleh waktu adalah teladannya…

Beliau keras pada prinsip, namun lemah lembut dalam bertutur dan bersikap…

Senyumnya meneduhkan… Sorot matanya menenangkan…. Pelukannya hangat dan menentramkan…

Semua tersimpan dalam hati dan jiwa kami

Nambo adalah nambo.. Tak ada kata yg mewakilinya untuk kami…. Doa kami panjatkan baginya…

Semoga secarik tulisan ini dapat mengobati rindu kami padanya…

HAMKA ADALAH HAMKA

“Sejarah dunia adalah biografi orang-orang besar,” kata Thomas Carlyle.  Seseorang dijuluki sebagai “orang besar” karena pengaruh setelahnya. Badan seseorang  bisa saja berkalang tanah, menyatu dengan “ibu bumi”, tetapi hakikatnya ia hidup, hadir mempengaruhi hati dan pikiran manusia.

Baca Juga  24 Juli Ditetapkan sebagai Hari Kebaya Nasional, Ini Ciri Khas Kebaya Indonesia dan Negara Tetangga

Bila kita menengok sejarah negeri tercinta kita, khususnya umat Islam Indonesia, mustahil tak bicara tentang “orang besar” ini; Seorang ulama-penyair, Haji Abdul Malik Karim Amrullah. Buya Hamka orang memanggilnya. Bila Nabi bertutur bahwa, “ulama adalah ahli waris para Nabi”, maka salah satunya adalah buya Hamka. Hamka memenuhi kualifikasi ahli waris para Nabi, yakni: otoritas intelektual dan integritas moral. Otoritas intelektual direngkuh tidak melalui pendidikan, dengan deretan ijazah tetapi menjadikan dirinya sebagai manusia pembelajar. “Hamka, seorang otodidak tanpa sertifikat formal yang melahirkan banyak peminat untuk mendalami pemikirannya di ranah agama, filsafat, sastra, tafsir al-Quran, tasawuf dan sejarah,” tulis buya Ahmad Syafii Ma’arif.  Bukti tak terbantahkan pengakuan Universitas al-Azhar Kairo, salah satu universitas tertua, rujukan keilmuan dunia Islam atas keluasan dan kedalaman ilmu seorang Hamka.

Bagi Hamka, kualitas keilmuan, bahkan keulamaan, bukan diukur dari seberapa banyak seseorang “makan bangku sekolahan”, atau tumpukan ijazah, tetapi dari kemampuan diri seseorang menjadikan dirinya sebagai pembelajar seumur hidup dan melahirkan karya yang berguna bagi umat manusia. 

Sedangkan integritas moral buya Hamka ditunjukan komitmennya pada nilai-nilai universal yang dibawa oleh Nabi.

Komitmen moral buya Hamka ditampil dengan:  satunya kata dan perbuatan. Apa yang keluar dari lisannya, dialah yang pertama melaksanakannya. Inilah integritas. Integritas dibutuhkan sebagai bentuk keteladanan. Sebagai ahli waris Nabi, beliau sadar bahwa syiar Islam akan efektif melalui keteladanan (uswah). Keteladanan yang menjejaki tapak ruhani Nabi Muhammad SAW, yakni penyempurnaan akhlak, dan moralitas. Dan itu dimulai dari diri pribadi beliau sendiri.

Sebagai ulama, buya Hamka menjadi juru bicara Islam yang menampilkan Islam sebagai agama rahmah, penuh kasih sayang, welas asih. Islam yang menjadi rahmah bagi seluruh alam. Untuk menunjang visi tersebut, Buya Hamka menulis banyak karya sastra. Tampaknya, bagi beliau, salah satu metode menjadikan umat menjadi penuh welas asih (rahmah) adalah dakwah melalui sastra. Paus sastra Indonesia, HB. Yasin mengatakan, “selain seorang mubalig, Hamka juga merupakan seorang sastrawan. Karya-karya sastra Hamka memberi pengaruh menginspirasi orang lain. Tulisannya tidak hanya cerita yang indah, tetapi juga membawa amanat. Kebanyakan buku-buku Hamka memang bernuansa sedih, namun menggugah perasaan orang untuk terharu.” Nuansa sedih dan menggugah rasa haru merupakan teknik untuk melembutkan hati. Hati yang lembut itulah yang menjadi tanah subur bagi tumbuhnya sikap rahmah, welas asih pada makhluk Allah.

Baca Juga  Bah Eming, Tokoh Perlawanan Subang yang Ditemukan

Inilah  thariqah buya Hamka. Menjadi manusia pembelajar-religius yang menunjukan kedalaman ilmunya dengan karya dan komitmen moral seraya membuktikan bahwa semakin seseorang religius, ia akan semakin penuh welas-asih (rahmah). Hamka adalah Hamka. Tak terdefinisikan. Namun, mampukah kita menjejaki langkah atau sekedar meniatkan untuk meneladani satu sisi buya Hamka?

Dalam runduk takzim dan kasih…

Kami para cucu keluarga besar Buya Hamka

Tags: HamkaIndah Nataprawira
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Surat Terbuka PPJNA 98 untuk Presiden Jokowi: Hadapi Krisis Dunia Akibat Virus Corona

Post Selanjutnya

Indo Barometer: Prabowo Menteri Berkinerja Paling Bagus Menurut Publik

RelatedPosts

Claudia Desy Erwiena Br Ginting Munthe mencuri perhatian dalam Singing Competition Indomaret Pakuan Regency Bogor (Istimewa)

Claudia Desy Curi Perhatian di Singing Competition Indomaret Bogor, Pilih “Cinta dan Rahasia”

4 Juli 2026

Sekilas Gebyar Pesona Budaya Garut

26 April 2026

Kepala BNN Resmikan Peluncuran SKI: Sinergi Olahraga, Budaya, dan Pencegahan Narkoba

2 Desember 2025

DWP Kemensos Kunjungi Galeri Yose Art, Gali Potensi Seni Anak-Anak Istimewa Sekaligus Jajaki Kolaborasi dengan Pengrajin UMKM

6 Oktober 2025
Wamenpar Ni Luh Puspa berkesempatan mencoba proses menenun Sekomandi dengan alat tenun tradisional gedogan, Dalam kunjungan kerja ke Rumah Tenun Sekomandi, Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu (27/8/2025)./Kemenpar

Wamenpar Dorong Pelestarian Tenun Sekomandi, Ikon Budaya Sulawesi Barat

30 Agustus 2025
Ibu-ibu di Kota Palembang, Sumatera Selatan, mengenakan kebaya untuk merayakan Hari Kebaya Nasional 2025/ Dok Pemprov Sumatera Selatan

24 Juli Ditetapkan sebagai Hari Kebaya Nasional, Ini Ciri Khas Kebaya Indonesia dan Negara Tetangga

24 Juli 2025
Post Selanjutnya
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. (*)

Indo Barometer: Prabowo Menteri Berkinerja Paling Bagus Menurut Publik

Kebakaran (ilustrasi).

Panik akan Diperiksa Inspektorat, Kades di Tasikmalaya Ini Nekat Bakar Kantor Desa

Discussion about this post

KabarTerbaru

Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tekuk Argentina 1-0 di Extra Time, Ferran Torres Jadi Penentu

20 Juli 2026

Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

19 Juli 2026

Anak Hotman Paris Kritik Ayahnya Usai Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sebut Pencitraan

19 Juli 2026

Benyamin Ungkap Pemkot Tangsel Catat Penurunan Stunting, Prevalensi 2026 Tinggal 8,2 Persen

19 Juli 2026

KBM UNPAM Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Eks Jampidsus

19 Juli 2026

Tak Perlu Jauh ke Luar Negeri, Operasi Robotik Kini Bisa Dilakukan di Indonesia, RS Mandaya Puri

19 Juli 2026

PPATK Temukan 6.000 ASN Kementerian PU Terindikasi Judi Online, 4.000 Pegawai Diduga Manipulasi Absensi

19 Juli 2026
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik sebagai Pintu Masuk Korupsi Pasca Pemilu

19 Juli 2026
Gedung Merah Putih KPK

KPK Siap Hadapi Praperadilan Kedua Asrul Azis Taba Terkait Penggeledahan Kasus Kuota Haji

18 Juli 2026

Seskab Teddy: Presiden Prabowo dengan DEN Bahas Ketahanan Ekonomi hingga Percepatan GovTech

15 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik! RS Medina Garut Rekrut 99 Peserta Program Magang Nasional Kemenaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Catatan Ringan Juli 2026: Dua Blok dan Satu Kue

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSI Tangsel: Bergabungnya Narji Cagur Jadi Suntikan Semangat bagi Kader

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com