• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Maret 1, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

Fakta dan Fiksi Aksi Ferdy

Redaksi oleh Redaksi
11 Agustus 2022
di Kabar Terkini, Profile
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh
Lukas Luwarso

Kabariku- Sebulan masyarakat Indonesia disuguhi kisah tragis, tragedi drama manusia, bernuansa fiksi, tentang kematian Brigadir Joshua.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Drama “tembak-menembak” antara  Brigadir Joshua (J) dan Bharada Elieser (E), sesama Polisi, di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022 ini mulai terungkap faktanya.

RelatedPosts

Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya: Gizi sebagai Fondasi Pendidikan Nasional

Polres Garut Ajak Masyarakat Manfaatkan SuperApp PRESISI Polri, Wujudkan Pelayanan Cepat dan Humanis

Mi Kuning Berformalin Disita, Satgas Pangan Garut Pastikan Pasokan Sudah Aman

Namun selama satu bulan sebelum fakta terungkap, narasi fiksi dan spekulasi beredar liar.

Fiksi pertama adalah versi aktor utama, Irjen Ferdy Sambo. Upaya memfiksikan fakta pembunuhan  Joshua diawali empat hari setelah peristiwa.

Pada 12 Juli, Kepolisian mengeluarkan rilis untuk media tentang tragedi ini.

Kenapa perlu waktu empat hari?

Karena Polisi harus “istirahat” saat liburan Idul Adha, 9 Juli. Selain itu, Polisi perlu waktu untuk merancang fiksi, mengumpulkan “fakta”.

Menurut Kepolisian, seperti disampaikan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto, peristiwa “tembak-menembak” di Duren Tiga dipicu aksi pelecehan seksual Brigadir J pada  Putri Candrawathi, Istri Ferdy Sambo.

Brigadir J masuk ke kamar Putri melakukan pelecehan. Putri  berteriak minta tolong. Bharada E mendengar teriakan itu dan segera masuk ke rumah, mendapati Brigadir J turun tangga dan menembaknya.

Terjadilah aksi tembak-menembak antara Brigadir J dan Bharada E. Brigadir J tewas dalam adegan kekerasan ala film laga ini. Kematian yang wajar, tidak ada yang janggal.

Narasi fiktif resmi versi Polisi ini sepertinya meyakinkan, pada awalnya.

Apalagi didukung oleh Ketua Komisi Kepolisian Nasional, Benny Mamoto, lembaga pengawas polisi, yang mengaku ikut turun langsung ke lokasi dan melihat bukti-bukti.

Baca Juga  ALDERA di Universitas Udayana, Pius Lustrilanang: “Mahasiswa Harus Bersikap Kritis dan Terus Jaga Reformasi"

Namun narasi fiktif  ini kemudian dipersoalkan oleh pengacara keluarga Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak.

Simanjuntak berteriak, mengajak publik untuk merekonstruksi fakta, melihat sejumkah kejanggalan, berdasarkan foto-foto hasil visum.

Menurutnya, ada kisah mengerikan, aksi sadisme, penyiksaan dan pembunuhan terencana. Brigadir J tewas bukan akibat adegan tembak-menembak, tapi disiksa.

Simanjuntak menunjukkan foto dan video hasil visum, yang diambil secara sambil lalu. Menjelaskan secara  terinci, sejumlah luka akibat benda tajam hingga peluru di tubuh Brigadir J. Ada sejumlah sayatan, beberapa luka tembak, luka memar, pergeseran rahang, luka di bahu, di kaki, di telinga serta di berbagai tubuh lainnya.

Kemudian beredar pula narasi versi lain, “fakta berbasis rekaman CCTV” di koridor jalan tol.

Menurut satu media online, Brigadir J dihabisi di jalan tol rute Jakarta-Magelang. Aksi pembunuhan itu terekam kamera CCTV jalan tol.

Akun YouTube “Skema Politik” menulis secara bombastis, “Fakta Baru! Kebenaran Akhirnya Terungkap, Brigadir J Dihabisi Karena Ini,” pada 20 Juli 2022.

Narasi ini dibenarkan oleh Simanjuntak, Brigadir J disiksa sebelum dibunuh di jalan tol. Namun kemudian diketahui tayangan ini hoax, info palsu.

Selama satu bulan, narasi-kontra-narasi versi polisi (tembak-menembak) melawan versi pengacara (penyiksaan dan pembunuhan terencana) memasuki pikiran publik.

Antara fakta, fiksi, atau spekulasi tidak diketahui.

Sampai keluarnya narasi Bharada  E, yang menyampaikan pengakuan didepan Penyidik Kepolisian.

Dalam pengakuan didepan penyidik, Bharada E menyampaikan, tidak ada baku tembak antara dirinya dengan Brigadir J.

Narasi baku tembak adalah rekayasa.

Ia mengaku ikut membunuh Brigadir J, bersama anggota polisi lainnya. Atas perintah atasannya, Irjen Freddy Sambo.

Pengakuan ini selanjutnya disampaikan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, secara resmi kepada publik.

Baca Juga  Panglima TNI Dampingi Presiden RI Hadiri Sidang Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung RI Tahun 2024

Diluar penjelasan resmi Kapolri, beredar berbagai isu, rumor, dan teori konspirasi, tentang apa motif Irjen Ferdy Sambo membunuh ajudannya ini.

Dari kisah asmara, perselingkuhan, kecemburuan, istri muda, hingga adanya persaingan faksi-faksi “mafia” di Kepolisian.

Dikisahkan, Freddy Mambo kariernya melejit karena kemampuannya menggalang dana gelap dari sindikat perjudian atau narkoba.

Kasus pembunuhan Brigadir J menjadi pintu masuk untuk menyingkirkan jaringan “faksi Ferdy Mambo” oleh faksi Kepolisian lainnya.

Mirip kisah perseteruan antar-mafia, di film-film  Hollywood, namun ini terjadi di tubuh Kepolisian Indonesia.

Sulit divalidasi sejauh mana berbagai rumor dan konspirasi itu adalah fakta. Karena fakta hanya bisa divalidasi jika terdapat data dan informasi, sebagai bukti.

Fakta kematian Brigadir J akan tetap menjadi fiksi insiden tembak-menembak, kalau saja  Kepolisian solid satu suara.

Konspirasi fiktif yang diorkestrasi Ferdy Mambo berbenturan dengan realitas faktual persepsi publik.

Fakta dan fiksi terkait peristiwa adalah rekonstruksi dan reinterpretasi manusia.

Tidak ada fakta yang sepenuhnya terlepas dari deskripsi interpretasi atau tafsir.

Fakta dan fiksi aksi Ferdy akan terus digali, dan akan terkuak fakta-fakta baru, atau fiksi-fiksi lain di institusi Kepolisian.***

11 Agustus 2022

Red/K.000

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Bareskrim PolriFakta dan Fiksi Aksi FerdyIrjen Ferdy SamboKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowokasus penembakan Brigadir JLukas Luwarso
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Digeledah Kejaksaan Garut. Hasanuddin: “Tidak Harus Terjadi Jika Kooperatif, Gedung DPRD Simbol Wakil Rakyat Lembaga Terhormat”

Post Selanjutnya

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Resmi Bubarkan Satgassus Merah Putih Korps ‘Elite’ Bhayangkara Pimpinan Ferdy Sambo

RelatedPosts

Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya: Gizi sebagai Fondasi Pendidikan Nasional

26 Februari 2026

Polres Garut Ajak Masyarakat Manfaatkan SuperApp PRESISI Polri, Wujudkan Pelayanan Cepat dan Humanis

25 Februari 2026
Kepala Satgas Pangan Kabupaten Garut yang juga Kasatreskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin/Polres Garut

Mi Kuning Berformalin Disita, Satgas Pangan Garut Pastikan Pasokan Sudah Aman

23 Februari 2026

BNN Luncurkan Call Center 184, Akses Informasi dan Pengaduan Aktif 7×24 Jam

21 Februari 2026

“Garut Gumiwang Tanjeur Dangiang”, Saksikan Live dan Hadiri Puncak Acara HJG ke-213 di Alun-Alun Garut

18 Februari 2026
Ilustrasi bulan Ramadan. (FREEPIK)

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Kamis, 19 Februari 2026

17 Februari 2026
Post Selanjutnya

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Resmi Bubarkan Satgassus Merah Putih Korps 'Elite' Bhayangkara Pimpinan Ferdy Sambo

Bintek Peningkatan Kemampuan Satuan Pengamanan di Wilayah Hukum Polres Pangandaran

Discussion about this post

KabarTerbaru

BNN dan BGN Integrasikan Program MBG untuk Perkuat Ketahanan Bangsa

28 Februari 2026

Minat Naturalisasi WNA dan ABG Tinggi, Ditjen AHU Tegaskan Status WNI Sangat Bernilai

28 Februari 2026

Seskab Teddy: MBG Bukan Ancaman Pendidikan, Anggaran Tetap dan Program Bertambah

28 Februari 2026
Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyerahkan penghargaan kepada Kepala DPPKBPPPA Garut Yayan Waryana/IST

Garut Raih Enam Penghargaan Bangga Kencana Jabar 2026, Perkuat Komitmen Tekan Stunting

28 Februari 2026
Wabup Garut Tinjau Garut Plaza, Siapkan Relokasi PKL dan Penguatan Event Ramadan

Bazar Ramadan Jadi Momentum Penataan PKL di Garut Kota

28 Februari 2026

Kemnaker Buka 20.000 Kuota Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Gratis dan Bersertifikat

28 Februari 2026
Dubes Yaman untuk Indonesia, Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh, menyambangi Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra bahas kerjasama hukum dan kemanusiaan. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Indonesia–Yaman Perkuat Kerja Sama Hukum dan Kemanusiaan

28 Februari 2026
Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen saat di dalam ruang sidang PN Jakarta Pusat (Foto: Istimewa)

Aktivis Lokataru Delpedro Marhaen Dituntut 2 Tahun Bui

28 Februari 2026

Yuda Puja Turnawan Perjuangkan Hunian Layak bagi Pahlawan Lingkungan Copong

27 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Petugas mengevakuasi korban meninggal dalam bencana longsor di Bungbulang Garut (Dok. BPBD Garut)

    Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tahun Berjuang, Korban Jiwasraya Desak Menkeu Purbaya Lunasi Sisa 25,5 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof Achmad Tjachja Nugraha Rilis Buku “Technopreneurship”: Rahasia Membangun Bisnis Teknologi di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anomali BUMN Farmasi: Kimia Farma Disuntik Rp845 Miliar, Indofarma Menanti Kejelasan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ada Dissenting Opinion dalam Sidang Vonis Riva Siahaan Dkk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Garut Ajak Masyarakat Manfaatkan SuperApp PRESISI Polri, Wujudkan Pelayanan Cepat dan Humanis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com