GARUT – Anggota DPRD Kabupaten Garut, Yuda Puja Turnawan, mengapresiasi respons cepat Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Garut dalam membantu keluarga kurang mampu di Kampung Bojong Waru RT 02 RW 07, Desa Mekarjaya, Kecamatan Bayongbong.
Yuda mengatakan, kunjungannya ke rumah Wiwin Winarti dilakukan setelah menerima informasi dari pendamping sosial Desa Mekarjaya, Jora. Wiwin merupakan penyandang gangguan pendengaran yang berasal dari keluarga miskin dan masuk kategori Desil 1 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Pak Jora selaku pendamping sosial menginformasikan kepada saya bahwa Ibu Wiwin membutuhkan alat bantu dengar. Informasi tersebut kemudian saya sampaikan kepada Ibu Cucu di Dinas Sosial Kabupaten Garut. Alhamdulillah Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Garut bergerak cepat sehingga Ibu Wiwin bisa mendapatkan bantuan alat bantu dengar yang sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-harinya,” kata Yuda.
Selain menyerahkan bantuan alat bantu dengar dari Dinsos Garut, Yuda juga memberikan tali asih berupa paket sembako dan santunan uang kepada keluarga tersebut.
Menurut Yuda, persoalan yang dihadapi keluarga Wiwin tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan alat bantu disabilitas, tetapi juga kondisi ekonomi keluarga. Baik Wiwin maupun suaminya bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan yang tidak menentu.
Ia pun berupaya membantu anak sulung Wiwin, Salma Wilda, yang baru lulus dari Madrasah Aliyah swasta dan sedang mencari pekerjaan.
“Saya kemudian berkomunikasi dengan Ibu Rahany Eka Pratiwi selaku Kepala Bidang Penempatan Kerja Disnaker Garut. Alhamdulillah atas atensi Pak Gania selaku Kepala Disnaker Garut, ananda Salma Wilda dijadwalkan dipanggil ke kantor Disnaker pada Jumat, 17 Juli 2026, untuk difasilitasi mengikuti proses penempatan kerja di salah satu perusahaan garmen atau perusahaan sepatu di Kecamatan Leles. Ini menjadi harapan bagi keluarga agar memiliki sumber penghasilan yang lebih baik,” ujarnya.
Yuda menyampaikan terima kasih kepada Dinas Sosial dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Garut yang telah memberikan perhatian terhadap keluarga tersebut. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Dinsos Garut yang telah memberikan bantuan alat bantu dengar dan kepada Disnaker Garut yang membuka peluang penempatan kerja bagi anak dari keluarga miskin. Semoga semakin banyak keluarga prasejahtera yang memperoleh akses pekerjaan sehingga mereka dapat meningkatkan kesejahteraannya,” ucapnya.
Menjelang pembahasan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026, Yuda juga mendorong Pemerintah Kabupaten Garut agar menambah alokasi anggaran untuk pengadaan alat bantu bagi penyandang disabilitas.
“Masih banyak penyandang disabilitas dari keluarga kurang mampu yang membutuhkan alat bantu, baik alat bantu dengar maupun alat bantu lainnya. Saya berharap anggaran untuk pengadaan alat bantu disabilitas dapat ditingkatkan dalam APBD Perubahan 2026 agar lebih banyak masyarakat yang terbantu. Kehadiran alat bantu sangat penting untuk menunjang aktivitas, kemandirian, dan produktivitas penyandang disabilitas,” pungkasnya.***
—
Kirim dari Fast Notepad
















Discussion about this post