Jakarta, Kabariku – Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah pejabat tinggi negara ke Istana Negara, Jakarta, Sabtu (11/7/2026) malam. Pertemuan tertutup tersebut berlangsung mulai sekitar pukul 19.00 WIB dan melibatkan unsur pertahanan, keamanan, penegakan hukum, hingga intelijen negara.
Pejabat yang hadir antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Selain itu, Presiden juga memanggil Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra, serta Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto.
Rapat terbatas tersebut turut dihadiri Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai agenda pembahasan dalam pertemuan yang berlangsung secara tertutup tersebut.
Pertemuan itu menjadi sorotan karena digelar pada hari yang sama dengan perkembangan penting dalam penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Sebelumnya, Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri Irjen Pol. Totok Suharyanto mengumumkan penetapan Febrie sebagai tersangka dalam konferensi pers yang digelar di Kejaksaan Agung.
Belum diketahui apakah perkembangan perkara tersebut menjadi salah satu materi pembahasan dalam rapat terbatas di Istana.
Namun, kehadiran jajaran pimpinan TNI, Polri, Kejaksaan Agung, BIN, dan Bappisus dalam satu forum bersama Presiden memunculkan perhatian publik terkait koordinasi penanganan isu strategis nasional, khususnya di bidang keamanan dan penegakan hukum.
Pihak Istana maupun lembaga terkait hingga Minggu dini hari belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai pertemuan dalam rapat tersebut.*
Baca juga :
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com



















Discussion about this post