• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Juni 29, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Daerah

Warga Khawatir Dampak Eksplorasi Panas Bumi Papandayan Garut Ganggu Ekosistem dan Pertanian

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
29 Maret 2026
di Kabar Daerah
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku – Rencana eksplorasi panas bumi di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, di kawasan Gunung Papandayan menuai penolakan dari warga dan kelompok masyarakat. Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan calon pelaksana survei pendahuluan dan eksplorasi proyek tersebut.

Berdasarkan pengumuman resmi bernomor 3.Pm/EK.04/DEP/2026, pemerintah menetapkan PT Daya Mas Papandayan Geothermal sebagai calon pelaksana Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) panas bumi di wilayah Cisurupan Kertasari, yang mencakup Kabupaten Garut dan Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Di sisi lain, penetapan calon pelaksana ini justru memperkuat kekhawatiran warga yang sejak awal menolak proyek tersebut. Mereka menilai aktivitas eksplorasi berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan hingga mengancam kehidupan sosial-ekonomi masyarakat.

RelatedPosts

Baznas Garut Kembali Raih Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Secara Berturut Turut

Yuda Puja Turnawan: Negara Wajib Memberikan Perlindungan Sosial bagi Ibu Eti, Janda Duafa Penderita Stroke

Kadis Kominfo Tangsel Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung SPMB

Tokoh masyarakat setempat, Ajengan Ayi, mengatakan aktivitas awal eksplorasi telah memicu keresahan warga, terutama setelah muncul indikasi pembukaan lahan hutan.

“Warga melihat bagaimana hutan mulai digunduli, seperti yang terjadi di Pasirwangi dan Kamojang. Sekitar satu hektare lahan hutan telah hilang. Ini baru tahap awal,” ujarnya.

Menurutnya, kerusakan hutan berpotensi mengganggu ekosistem sekaligus mengancam mata pencaharian warga yang bergantung pada sektor pertanian dan hasil hutan.

Selain itu, kebutuhan air dalam jumlah besar untuk operasional PLTP menjadi sorotan. Warga khawatir pengambilan air secara masif akan menurunkan muka air tanah dan menghilangkan sumber mata air.

“Air itu dari hutan. Kalau diambil besar-besaran, bisa menghilangkan sumber air warga,” kata Ajengan Ayi.

Baca Juga  Polri Ungkap Dugaan Korupsi PJUTS di Kementerian ESDM, Negara Rugi Rp64 Miliar

Kekhawatiran juga mencakup potensi pencemaran air dan tanah akibat aktivitas pengeboran serta limbah panas. Fenomena pencemaran termal dinilai dapat merusak ekosistem perairan di sekitar lokasi proyek.

Sejumlah lembaga seperti Center of Economic and Law Studies (Celios) dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia turut menyoroti risiko gempa picuan akibat aktivitas injeksi fluida dalam proyek panas bumi.

Ketua Gerbang Tani Garut, Dadan Arif Rahman, menyebut proyek ini berpotensi menggusur lahan produktif dan berdampak pada ketahanan pangan masyarakat.

“Lahan pertanian warga terancam hilang, ini bisa berdampak pada pasokan pangan,” ujarnya.

Atas berbagai kekhawatiran tersebut, organisasi PP Ekologi dan Gerbang Tani Garut menyatakan penolakan terhadap rencana eksplorasi panas bumi di wilayah Cisurupan, termasuk kawasan Kertasari di perbatasan Garut dan Bandung.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pengembang maupun pemerintah setempat terkait penolakan dan kekhawatiran yang disampaikan warga.*

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: cisurupan garuteksplorasi panas bumigeothermalgunung papandayankementerian ESDMPT Daya Mas Papandayan Geothermal
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Viral Video “Indonesia Kirim Bantuan Rudal untuk Iran”, Ini Fakta Sebenarnya

Post Selanjutnya

Presiden Prabowo Disambut Taruna Indonesia di Tokyo, Tegaskan Semangat Belajar dan Pengabdian

RelatedPosts

Baznas Garut Kembali Raih Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Secara Berturut Turut

29 Juni 2026
Yuda Puja Turnawan Tegaskan Negara Wajib Lindungi Ibu Eti, Janda Duafa Penderita Stroke

Yuda Puja Turnawan: Negara Wajib Memberikan Perlindungan Sosial bagi Ibu Eti, Janda Duafa Penderita Stroke

29 Juni 2026

Kadis Kominfo Tangsel Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung SPMB

29 Juni 2026

Menjadi Tua Itu Pasti, Bahagia Itu Pilihan: 1.400 Lansia Padati Sport Jabar Arcamanik dalam Jalan Sehat Bersama TP PKK Jabar dan Happily

29 Juni 2026

Menyusul Kasus Penganiayaan di Bandung, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tegaskan Penghuni Kos Wajib Lapor RT/RW

29 Juni 2026

Pemkab Garut Luncurkan MAKARTI Berbasis AI: Wujudkan Transparansi Pengelolaan Aset Daerah

28 Juni 2026
Post Selanjutnya

Presiden Prabowo Disambut Taruna Indonesia di Tokyo, Tegaskan Semangat Belajar dan Pengabdian

Wamensos Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat di PPSDMAP Bogor: Target Beroperasi April 2026

Discussion about this post

KabarTerbaru

Mafia Tambang Aseng, Kejagung Bongkar Modus Dokumen Aspal PT QSS yang Diloloskan Oknum ESDM

29 Juni 2026

Baznas Garut Kembali Raih Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Secara Berturut Turut

29 Juni 2026
Yuda Puja Turnawan Tegaskan Negara Wajib Lindungi Ibu Eti, Janda Duafa Penderita Stroke

Yuda Puja Turnawan: Negara Wajib Memberikan Perlindungan Sosial bagi Ibu Eti, Janda Duafa Penderita Stroke

29 Juni 2026

Kadis Kominfo Tangsel Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung SPMB

29 Juni 2026

Menjadi Tua Itu Pasti, Bahagia Itu Pilihan: 1.400 Lansia Padati Sport Jabar Arcamanik dalam Jalan Sehat Bersama TP PKK Jabar dan Happily

29 Juni 2026

Menyusul Kasus Penganiayaan di Bandung, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tegaskan Penghuni Kos Wajib Lapor RT/RW

29 Juni 2026

Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Resmi Terapkan Biodiesel B50 di Seluruh SPBU

29 Juni 2026

Presiden Prabowo Rampingkan 1.000 Perusahaan BUMN Jadi 250 Ribu untuk Mendorong Kemandirian Industri Nasional

29 Juni 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Peran Teknologi dan AI: Aspirasi Warga Lewat TikTok Langsung Direspons

28 Juni 2026

Presiden Prabowo Rampingkan 1.000 Perusahaan BUMN Jadi 250 Ribu untuk Mendorong Kemandirian Industri Nasional

29 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Mewujudkan Polisi Kelas Dunia: Menyambut Hari Bhayangkara Ke-80

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Metro Jaya Tegaskan Minta Pihak UBK Buktikan Pengakuan Oknum Polisi Terkait Dana Rp20 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Sekap dan Rantai Tiga Karyawan Selama 21 Hari, Pemilik Percetakan Dilaporkan ke Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Loyalis Jokowi Murka Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan, Muncul Seruan Gibran Lawan Prabowo di 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Razman Arif Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Jalani Hukuman 18 Bulan atas Kasus Pencemaran Nama Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guru Besar IPB, Diskanak Garut, dan Unit Pakan Mandiri Leles Lestari Dorong Inovasi Pakan Murah Berkualitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kajian Rutin Disnakertrans Garut Dirangkai Pelepasan Purna Tugas Amin Hendrayana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com