Jakarta, Kabariku – Asosiasi BERSATHU (Kebersamaan Pengusaha Travel Haji dan Umrah) dan PT Indosat Ooredoo Hutchison menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama strategis untuk memperkuat transformasi digital yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di industri travel haji dan umrah. Penandatanganan berlangsung di Capital Place Jakarta, Kamis (5/2/2026).
MoU ditandatangani Ketua Umum DPP BERSATHU Wawan Suhada bersama Ika Rinawati yang mewakili SVP Digital Distribution Indosat Ooredoo Hutchison, Mutia Murwanti.
Kerja sama ini difokuskan pada dukungan telekomunikasi jamaah haji dan umrah selama berada di Tanah Suci, sekaligus penguatan kapasitas pelaku usaha travel melalui pemanfaatan teknologi digital yang amanah dan terukur.

Kolaborasi ini menjadi komitmen bersama untuk membangun ekosistem industri travel haji dan umrah yang lebih profesional, transparan, dan terpercaya melalui program edukasi, literasi digital, serta penguatan sistem bisnis berbasis teknologi.
Ketua Umum Asosiasi BERSATHU, Wawan Suhada, menegaskan digitalisasi adalah keniscayaan yang harus disikapi secara sistematis.
“Transformasi digital tidak cukup hanya berfokus pada visibilitas dan kecepatan. Yang terpenting adalah membangun sistem bisnis yang menjaga kepercayaan jamaah, mematuhi regulasi, serta mampu tumbuh berkelanjutan. Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan industri yang sehat dan amanah,” ujar Wawan.
Senada, Ketua DPP BERSATHU H. Farid Aljawi menyatakan kesiapan seluruh anggota menghadapi era keterbukaan melalui digitalisasi ekosistem haji dan umrah.
“Kami siap menghadapi era keterbukaan melalui digitalisasi ekosistem umrah dan haji. Harapannya, semua berjalan transparan dan profesional, sehingga ke depan tidak ada lagi penipuan travel umrah karena seluruh proses dapat ditelusuri melalui jejak digital,” tegas Farid.
Penandatanganan MoU juga menjadi landasan penyelenggaraan Seminar Talkshow “Digital Growth Playbook” bertema Strategi Kolektif Membangun Bisnis Travel Haji & Umrah yang Tumbuh, Amanah, dan Berkelanjutan.
Kegiatan ini disponsori Indosat sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi digital industri berbasis keumatan.
Sebagai narasumber utama, Founder Hanania Group F. Nisa Bahri membagikan strategi digital marketing berbasis kepercayaan dan konsistensi.
“Digital marketing bukan tentang siapa paling murah atau paling ramai, tetapi tentang siapa yang paling dipercaya, konsisten, dan manusiawi,” ujarnya.
Narasumber lainnya, Fauzan Akbar dari Lentera Cendikia Trainers, memaparkan strategi pertumbuhan digital yang terukur mulai dari penguatan branding, optimalisasi kanal pemasaran, hingga peningkatan konversi penjualan.
Diskusi dipandu Hj. Meillya, Komisaris Utama PT Tur Silaturrahmi Nabi, dan diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri dari anggota BERSATHU, tim Indosat, serta peserta dari masyarakat umum.
Melalui kerja sama ini, Indosat berperan sebagai mitra strategis dalam mendukung konektivitas dan pemanfaatan teknologi digital bagi anggota BERSATHU.
Dukungan tersebut diharapkan meningkatkan efisiensi operasional, kualitas layanan, serta jangkauan pemasaran yang lebih efektif dan bertanggung jawab.
Dengan MoU ini, BERSATHU dan Indosat optimistis mampu mendorong terbentuknya ekosistem digital industri travel haji dan umrah yang profesional, terpercaya, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta dinamika pasar.***
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com















Discussion about this post