Banten, Kabariku— Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PDI Perjuangan, Abraham Garuda Laksono menyambangi Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten, Selasa (13/1/2026).
Kedatangan wakil rakyat generasi Z (Gen Z)itu untuk merespons pertanyaan seorang warga kepada Ketua KPU Banten ihwal keabsahan ijazah yang digunakan Abraham saat mendaftar sebagai calon anggota DPRD Banten pada Pemilu Legislatif 2024.
Alih-alih berpolemik di ruang publik, politisi muda yang dikenal sebagai representasi Gen Z itu mengambil inisiatif pribadi untuk memberikan klarifikasi langsung kepada penyelenggara pemilu.
Pantauan awak media, Abraham tiba di Gedung KPU Banten, Jalan Syekh Nawawi Al-Bantani No. 7A, Kota Serang, sekitar pukul 13.50 WIB.
Ia hadir didampingi sang ayah, Ananta Wahana, tokoh senior PDI Perjuangan sekaligus mantan anggota DPR RI Daerah Pemilihan Banten III. Keduanya diterima oleh jajaran pimpinan KPU Banten yang dipimpin Komisioner M. Ali Zaenal Abidin.
Dalam pertemuan tersebut, Abraham secara terbuka menunjukkan seluruh dokumen pendidikannya, mulai dari ijazah TK, SD, SMP, SMA, hingga ijazah Strata 1 (S1).
Dokumen itu diperlihatkan langsung kepada pimpinan KPU sebagai bentuk pertanggungjawaban publik.Abraham menjelaskan, dirinya menempuh pendidikan di SMA Negeri 8 Tangerang selama dua tahun, yakni kelas X dan XI.
Pada kelas XII, ia mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan ke Singapura dan lulus pada 2018 dengan ijazah yang setara dengan SMA di Indonesia.
“Setelah itu saya melanjutkan kuliah S1 di James Cook University di Singapura, kampus asal Australia. Lulus tahun 2021. Semua ijazah yang saya gunakan adalah asli, dan hari ini saya tunjukkan langsung kepada pimpinan KPU Banten,” kata Abraham, dalam keterangannya kepada wartawan.
Menurutnya, langkah mendatangi KPU bukan sekadar klarifikasi administratif, melainkan bagian dari etika politik dan tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat.
“Kalau ada masyarakat yang bertanya, saya wajib menjawab secara terbuka. Ini juga sesuai arahan Ketua Umum kami, Ibu Megawati Soekarnoputri, bahwa kader PDI Perjuangan harus transparan kepada publik,” tegasnya.
KPU Banten pun memastikan tidak ada persoalan dalam dokumen pendidikan Abraham Garuda Laksono. Komisioner KPU Banten M. Ali Zaenal Abidin menegaskan bahwa seluruh ijazah yang ditunjukkan telah dilihat secara langsung.
“Kami sudah memeriksa dokumen yang dibawa. Ijazah Mas Abraham Garuda Laksono kami pastikan asli,” kata Ali.
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com
















Discussion about this post