• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Januari 11, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Momentum Kebangkitan Nasional: Menggugah Semangat Generasi Muda Membangun Jakarta

Tresna Sobarudin oleh Tresna Sobarudin
22 Mei 2025
di Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Oleh: Robi Maulana, Koordinator Program Gerak Jakarta

Jakarta, Kabariku –  Peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar rutinitas seremonial tahunan. Ia adalah momen reflektif yang menuntut pertanyaan tajam: apa arti kebangkitan hari ini, dan sejauh mana ia berakar dalam pembangunan kota kita—Jakarta? Dalam ingatan sejarah, kebangkitan nasional lahir dari kesadaran kolektif generasi muda, kaum terdidik, dan golongan progresif yang menolak tunduk pada ketertindasan dan kebodohan. Semangat itulah yang seharusnya menjadi roh pembangunan Jakarta kini. Sebuah kota yang adil, cerdas, dan berpihak pada rakyat banyak.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Jakarta, sebagai ibu kota negara dan episentrum politik-ekonomi nasional, tidak bisa dilepaskan dari dinamika sejarah pergerakan nasional. Lahirnya Budi Utomo pada 20 Mei 1908 menjadi tonggak munculnya kaum intelektual pribumi yang memiliki kesadaran atas pentingnya membangun bangsa secara mandiri. Kini, lebih dari seabad kemudian, kita menyaksikan tantangan baru yang tak kalah pelik: ketimpangan sosial, kemiskinan struktural, dan eksklusi generasi muda dari proses pembangunan kota yang mereka tinggali.

RelatedPosts

Mencegah Politisasi Reformasi Polri

Aktualisasi Pesan Kapolri Idham Azis

Coretax: Digitalisasi Pajak yang Dipaksakan?

Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 mencatat bahwa sekitar 17,7% pemuda usia 20–24 tahun di Jakarta tergolong NEET (Not in Employment, Education, or Training). Masalah ini menandakan bahwa kebangkitan nasional belum sepenuhnya menjelma menjadi kebijakan kota yang memberdayakan kaum muda. Padahal, dalam sejarahnya, pemuda adalah penggerak perubahan. Mereka bukan sekadar penonton urbanisasi, melainkan harus diposisikan sebagai aktor yang menentukan wajah Jakarta ke depan.

Pembangunan kota yang sejati tidak cukup hanya dengan proyek infrastruktur, jalan tol, dan pencakar langit. Kebangkitan sejati menuntut lahirnya masyarakat terdidik yang kritis terhadap ketimpangan dan sadar akan hak-hak kewarganegaraannya. Kesadaran inilah yang dulu menjadi dasar kebangkitan nasional, dan kini harus dimaknai ulang dalam konteks kota modern yang menghadapi tantangan seperti krisis iklim, kemiskinan digital, dan marjinalisasi warga pinggiran.

Baca Juga  Duka Cita Bagi Guru, Sahabat, dan Cendekiawan Soekarnois: Prof Dr Cornelis Lay MA

Sayangnya, orientasi pembangunan Jakarta hari ini masih terlalu elitis. Riset Perkumpulan GERAK tahun 2024 menunjukkan bahwa 61% alokasi proyek strategis daerah DKI Jakarta lebih banyak menyasar kawasan pusat kota dan elite urban, sementara kawasan seperti Jakarta Utara dan sebagian wilayah Jakarta Barat masih mengalami defisit layanan dasar seperti sanitasi, ruang terbuka hijau, dan transportasi publik yang memadai. Kondisi ini membuktikan bahwa pembangunan belum menyentuh semangat kebangkitan nasional yang inklusif dan berkeadilan sosial.

Kebangkitan Nasional juga mengajarkan pentingnya keberpihakan pada pendidikan. Jakarta sebagai kota yang memiliki APBD lebih dari Rp 80 triliun, seharusnya menjadi pelopor kota berpendidikan unggul. Kenyataannya, kesenjangan kualitas pendidikan antara sekolah negeri unggulan di pusat kota dan sekolah-sekolah di wilayah padat penduduk seperti Tambora atau Cilincing masih tinggi. Sejatinya, pendidikan adalah fondasi utama membangun warga kota yang kritis, partisipatif, dan berdaya.

Peran pemuda dalam menggerakkan kebangkitan Jakarta tidak bisa ditunda. Generasi Z dan milenial kota hari ini adalah pemilik masa depan perkotaan. Mereka perlu diberikan ruang untuk terlibat dalam perencanaan kota, anggaran partisipatif, inovasi sosial, hingga agenda lingkungan. Inisiatif seperti Jakarta Youth City Council atau Forum Musrenbang Pemuda bisa menjadi langkah konkret agar kebijakan kota tidak lepas dari aspirasi generasi penerus bangsa.

Jakarta tidak akan pernah menjadi kota global yang berkelas dunia jika ia gagal menjadi kota yang memanusiakan warganya. Maka, kebangkitan Jakarta bukan hanya tentang ekonomi digital atau proyek ibu kota baru, melainkan tentang bagaimana kota ini membentuk masyarakat terdidik, setara, dan terlibat aktif dalam pengambilan keputusan publik. Di sinilah semangat Hari Kebangkitan Nasional menemukan relevansinya: membangun kota dengan kesadaran, bukan hanya dengan beton.

Baca Juga  Yusril Ihza Mahendra: Saya Menyayangkan Pencabutan Gugatan "Ijazah Palsu Jokowi"

Jadikan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini sebagai pemantik gerakan kolektif untuk membangun Jakarta yang inklusif dan adil. Generasi muda, masyarakat terdidik, dan warga kota harus bersatu mewujudkan kota yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga tercerahkan secara sosial. Jakarta yang kita impikan harus lahir dari kebangkitan kesadaran, bukan hanya dari agenda-agenda elite.***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Gerak JakartaKebangkitan NasionalMembangun JakartaRobi Maulana
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Sejumlah Tokoh Muda Temui Wamensos Agus Jabo, Dorong Pengusulan HB II sebagai Pahlawan Nasional

Post Selanjutnya

Kapolda Jabar Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Al-Amin Garut: Wujud Kepedulian Polri terhadap Anak Negeri

RelatedPosts

Mencegah Politisasi Reformasi Polri

7 Januari 2026
Idham Azis kedua dari kanan (disamping Ahmad Dofiri) sesaat setelah Komisi Percepatan Reformasi Polri menggelar audiensi bersama sejumlah organisasi kelompok masyarakat di Lounge Adhi Pradana, STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Selasa (18/11)

Aktualisasi Pesan Kapolri Idham Azis

29 November 2025
ilustrasi

Coretax: Digitalisasi Pajak yang Dipaksakan?

28 November 2025

BBM Oplosan di SPBU Resmi: Tanggung Jawab Siapa?

24 November 2025

Pengalaman Saya, Lala Zhulaeha, Mengajar di SMA Terbuka Caringin

23 November 2025

Tanah, Laut, dan Negara yang Tersesat: Menegakkan Dialektika Petani dan Nelayan di Tengah Kontradiksi Kebijakan Agraria

17 November 2025
Post Selanjutnya
Kunjungan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan ke LKSA Panti Asuhan Al-Amin Jalan Cipanas, Tarogong, Garut. Kamis (22/05/2025).

Kapolda Jabar Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Al-Amin Garut: Wujud Kepedulian Polri terhadap Anak Negeri

Lewat PERINTIS, ASN Muda Pemkab Bandung Tampil di Garis Depan Lawan Korupsi

Discussion about this post

KabarTerbaru

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, bersama Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, memimpin pertemuan perdana Menteri Luar Negeri-Menteri Pertahanan (2+2) Indonesia- Türkiye, bersama dengan Menteri Luar Negeri Türkiye, Hakan Fidan, dan Menteri Pertahanan Türkiye, Yaşar Güler, Jumat (9/1/2026)

Menhan Sjafrie: Indonesia-Türkiye Perkuat Kemitraan dari Pertahanan hingga Investasi Energi

11 Januari 2026
Penggerebekan pabrik narkotika golongan I jenis MDMB-4en-Pinaca atau tembakau sintetis di salah satu kawasan perumahan di Tangerang, Banten

BNN Gerebek Pabrik Narkotika MDMB-4en-Pinaca di Tangerang, “Koki” hingga Kurir Diamankan

11 Januari 2026
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana

BGN Tak Wajibkan Susu di MBG, Dadan Hindayana: Prioritaskan Sumber Kalsium Produk Lokal

10 Januari 2026
Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Prabowo Tolak Lihat Daftar Perusahaan Pelanggar: Tegakkan Hukum Tanpa Intervensi

10 Januari 2026
Dugaan manipulasi lelang aset sitaan korupsi bernilai triliunan rupiah menyeret sorotan ke Jampidsus.

Triliunan Aset Sitaan Korupsi Dilepas Murah, Jampidsus Disorot Dugaan Permainan Lelang

10 Januari 2026
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcayanto. (Foto: Humas KPK)

KPK OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara, 8 Orang Diringkus

10 Januari 2026
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya

Seskab Teddy Hadiri Rakor: Satgas Pemulihan Pascabencana Aceh-Sumatra Dikebut

10 Januari 2026
Johanis Tanak, Wakil Ketua KPK

KPK Pastikan Taat KUHP dan KUHAP Baru, Johanis Tanak: Tak Ada Istilah Siap atau Tidak

10 Januari 2026
Gelandang PERSIB, Thom Haye

PERSIB vs Persija di GBLA, Thom Haye Antusias Sambut Laga Sarat Gengsi

10 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Profil Komjen (Purn) Chryshnanda Dwilaksana, mantan Kalemdiklat Polri dan Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri

    Menutup Masa Dinas, Komjen Chryshnanda Tinggalkan Warisan Reformasi di Tubuh Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Ijazah Belum Tuntas, Dua Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Datangi Rumah Jokowi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KUHP Baru Berlaku Januari 2026, Menkum: Disusun 63 Tahun Gantikan Produk Hukum Kolonial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Balik Penertiban Kawasan Hutan, Transparansi Kinerja Satgas PKH Dipertanyakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Garut Evaluasi Galian C, Tiga Lokasi di Banyuresmi-Tarogong Kaler Dihentikan Sementara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Presiden Prabowo dan Jenderal LB Moerdani di Sekolah Kader Taruna Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukung Bupati-Wabup Garut Tertibkan Galian C, Ekspedisi 57: Kebijakan Berani Lindungi Warga dan Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku adalah media online yang menyajikan berita-berita dan informasi yang beragam serta mendalam. Kabariku hadir memberi manfaat lebih

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com