• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Juli 10, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini Edukasi

Daniel Mananta Ungkap Sekolah Internasional Diduga Dukung LGBT, Berikut Pesan Quraish Shihab

Redaksi oleh Redaksi
5 Agustus 2023
di Edukasi
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- Daniel Mananta mengungkap adanya sebuah sekolah internasional di wilayah Jabodetabek yang diduga mendukung gerakan LGBT.

Dalam podcast Daniel Mananta Network (DMN) tersebut, Daniel berkesempatan untuk berbicara dengan tokoh agama terkenal Quraish Shihab.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Daniel mengaku terkejut ketika mengunjungi sekolah tersebut untuk mengikuti proses assesment bagi anaknya.

RelatedPosts

Buku Bukan Sekadar Kertas: Perpustakaan sebagai Ruang Moderasi Beragama

Polisi Siber dan Harapan Keberlanjutan Keamanan Bangsa

Lebih dari Sekadar Kain: Batik Kawung Garutan dan Jejak Nilai Kemanusiaan Nusantara

Daniel menghormati mereka yang membuat keputusan sulit terkait identitas LGBT, namun ia khawatir jika gerakan tersebut meresap ke anak-anak di bawah 18 tahun yang sedang mencari jati diri.

Pengalaman Daniel menjadi viral di media sosial dan memicu perhatian masyarakat Indonesia ini, harapannya isu ini membuka diskusi tentang peran orang tua dalam memberikan fondasi moral kepada anak-anak mereka.

Bukan hanya bergantung pada sekolah. Daniel berpendapat bahwa sekolah seharusnya berfokus pada kebenaran, bukan hanya perasaan semata.

Pihak sekolah diduga memiliki pandangan yang berbeda. Daniel menyebut bahwa dalam budaya Barat, sekolah-sekolah mendukung eksplorasi perasaan dan identitas.

“Mereka mengajarkan untuk tidak menghakimi dan membiarkan siswa mengeksplorasi perasaan mereka, termasuk orientasi seksual,” kata Daniel, dikutip Sabtu (5/8/2023).

Sekolah juga mengklaim bahwa apa pun yang dibicarakan oleh siswa dengan konselor adalah rahasia, dan tidak akan dibagikan kepada orang tua.

Daniel menyayangkan pendekatan ini dan merasa bahwa tanggung jawab sekolah seharusnya lebih besar dalam memastikan kesejahteraan siswa secara fisik, mental, dan rohani.

Ia khawatir bahwa sekolah terlalu fokus pada agendanya sendiri, yang mungkin merusak moralitas anak-anak.

Daniel Temukan Tiga Toilet

Selain itu, Daniel mencatat adanya tiga toilet di sekolah tersebut: “Girls,” “Boys,” dan “Gender Netral.”

Baca Juga  Pencalonan Legislatif Dalam Pandangan KAHMI JAYA

Daniel berpendapat bahwa sebagai orang tua, penting untuk terlibat aktif dalam pendidikan anak-anak mereka.

Ia mengimbau orang tua untuk lebih mendalam dalam mewawancarai sekolah, memastikan bahwa nilai dan moral yang ditanamkan sesuai dengan keyakinan mereka.

“Meskipun tidak memberikan solusi yang konkret dari pihak pemerintah, kita mendorong orang tua untuk lebih berperan serta dalam pendidikan anak-anak mereka dan lebih selektif dalam memilih sekolah,” ujar Daniel.

Ia juga mengakui bahwa ia berdoa sebelum memilih sekolah untuk anaknya dan merasa bahwa Tuhan membimbingnya.

Daniel Mananta menekankan, berbagi pengalaman ini untuk berbagi wawasan kepada masyarakat, terutama orang tua yang lebih selektif dalam memilih pendidikan anak-anak mereka.

“Pentingnya peran orang tua dalam pendidikan dan perlindungan anak-anak dari pengaruh negatif menjadi fokus utama dalam cerita ini,” ungkapnya.

Penjelasan Quraish Shihab

Quraish Shihab lantas memberikan pandangannya terhadap LGBTQ.

“Orang tua harus mampu mendidik anaknya, harus mampu menjelaskan bahaya-bahaya yang mungkin terjadi. Salah satunya bahaya terbesar menyangkut lGBT,” kata Quraish Shihab.

Quraish Shihab merasa bahwa bukan perkara mudah untuk mengontrol bagaimana manusia bersikap serta menentukan jalan hidup.

“Kita harus bergandengan tangan bukan untuk membenci mereka, tapi untuk menyelamatkan mereka,” tuturnya.

Quraish Shihab meyakini bahwa segala sesuatu di dunia ini pasti ada batasan, termasuk soal seks.

Quraish pun berujar bahwa persoalan LGBTQ ini tidak bisa didiamkan begitu saja. Ia menilai perlu ada pengarahan soal pemahaman LGBTQ ini.

“Dalam hidup ini ada pembatasan, jadi di bidang seks juga harus ada pembatasan, jangan bicara itu (LGBTQ) kepada anak yang belum mengerti, jangan praktikkan yang bertentangan dengan budaya dan agama, dan naluri manusia yang sehat,” ungkap Quraish Shihab.

Baca Juga  KPK Gelar FGD Pengambilalihan Perkara Tindak Pidana Korupsi

Menurutnya, hubungan sesama jenis itu sampai sekarang masih tidak disepakati oleh semua ilmuwan.

“Hasil keputusan bahwa itu adalah normal masih ada perselisihan, ada kekuatan yang lebih besar, ya itu yang menang, itu lebih didengar, padahal tidak,” sambungnya.

Daniel pun mengaku setuju dengan pandangan Quraish mengenai perlu adanya pembatasan terhadap LGBTQ.

Daniel tidak bermaksud untuk membenci orang-orang yang sudah memilih jalan untuk menjadi LGBTQ.

Namun, Daniel khawatir ketika pemahaman LGBTQ tersebut justru ditularkan kepada orang lain termasuk anak-anak.

Daniel pun membayangkan bahwa segala sesuatu yang tidak ada batasan, pasti akan menimbulkan sesuatu yang merugikan.

“Saya setuju dengan pembatasan tersebut sih, karena api kalau nggak dibatasi, akan membakar rumah, hutan, dan menghancurkan semuanya, air kalau tidak dibatasi akan membuat banjir, tsunami, dan lain-lain,” ujar Daniel.

“Tapi air kalau diberikan batas akan memberikan kehidupan, api kalau diberikan batas juga akan memberikan kehidupan, seks kalau nggak dibatasi pasti akan menghancurkan, tapi kalau dibataskan, ya itu namanya pernikahan,” ujarnya.

Cendekiawan muslim Quraish Shihab menambahkan dengan tegas menolak jika ada wacana melegalkan keberadaan kaum LGBT di Indonesia.

Menurut penulis tafsir Al Misbah itu, tidak masalah jika Amerika Serikat (AS) lantas melegalkan adanya pernikahan sesama jenis. Akan tetapi, jika hal itu akan diterapkan di Indonesia ia akan menolaknya.

“Kalau di Indonesia mau diberlakukan, saya paling depan berkata, no (tidak),” tegasnya.

Quraish Shihab berpendapat, ketetapan hukum ditentukan masyarakat oleh suatu negara. Oleh karena itu, ia mengimbau agar tidak mencampuri urusan negara lain.

Ia meyakini, Indonesia memiliki pendapat hukum yang berbeda dan tidak keluar dari tuntunan agama. Ia menegaskan tidak ada agama yang melegalkan LGBT.

Baca Juga  UI Tegaskan Konten Kajian BEM Psikologi soal 'Homoseksual Bukan Penyimpangan' Bukan Sikap Resmi Kampus

“Siapa pun penganut agama tidak setuju itu,” tutup Quraish Shihab.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Daniel Mananta NetworkJabodetabekLGBTQuraish ShihabSekolah Internasional
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Bertema Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi, Bus KPK akan Roadshow di Kota Bengkulu Selama Empat Hari

Post Selanjutnya

Gencarkan Patroli Malam Jajaran Polres Garut Ungkap Gudang dan Kios Jamu Penjual Miras

RelatedPosts

Buku Bukan Sekadar Kertas: Perpustakaan sebagai Ruang Moderasi Beragama

27 Juni 2026

Polisi Siber dan Harapan Keberlanjutan Keamanan Bangsa

8 Mei 2026
akademisi UNIGA: Desi Qoriah, SE., M.Hum.,

Lebih dari Sekadar Kain: Batik Kawung Garutan dan Jejak Nilai Kemanusiaan Nusantara

16 Oktober 2025

Dukung Edukasi Hukum Sejak Dini, Jaksa Agung Terima Kunjungan Duta Pelajar Sadar Hukum Kaltim 2024

12 Desember 2024

Kontroversi Kata “Goblok” Saat Berdakwah

4 Desember 2024

Antisipasi Perilaku Menyimpang, DPPKBPPPA Kabupaten Garut Gelar Workshop Edukasi Para Pelajar

29 Maret 2024
Post Selanjutnya

Gencarkan Patroli Malam Jajaran Polres Garut Ungkap Gudang dan Kios Jamu Penjual Miras

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto

PDI Perjuangan Maafkan Rocky Gerung, Hasto Kristiyanto Jelaskan Alasannya

Discussion about this post

KabarTerbaru

Keadilan untuk Warga Bulusan: PT TUN Surabaya Pulihkan 186 SHM yang Digugat Pengembang

10 Juli 2026

Menkop Ferry Juliantono Ziarah ke Makam Bung Hatta, Tegaskan Semangat Koperasi Harus Terus Dilanjutkan

10 Juli 2026

Pernyataan Lengkap Jampidsus: Kejaksaan Tetap Profesional, Independen dan Menghormati Proses Hukum

10 Juli 2026

Bursah Zarnubi: Apkasi Siap Buka Pintu Lebar bagi Investor Tiongkok, Fokus Perkuat Hilirisasi Daerah

10 Juli 2026

Jangan Berhenti di Penggeledahan, BaraNusa: Kortastipikor Polri Harus Segera Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Batu Bara

10 Juli 2026

Mantan Branch Manager MNC Bank Cabang MNC Tower,Saidah Amir Sussy Ditahan Polisi, Diduga Gelapkan Dana Perusahaan

10 Juli 2026

Tanggapi Penggeledahan Polri, Kejagung Hormati Proses Hukum dan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah

10 Juli 2026

Penataan Kampung Kota Keranggan, Pemkot Tangsel Bangun Jalan dan Drainase

10 Juli 2026

Rachmat Gobel Meninggal Dunia dan Inilah Jejak Kariernya

10 Juli 2026

Istana Pastikan Program Tetap Berjalan, Latsarmil Koperasi Merah Putih Dievaluasi Usai Lima Peserta Meninggal

29 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Atlet Renang Pelajar Garut Borong Medali di O2SN Jabar, Kalula Lolos ke Tingkat Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Penugasan AKBP Syarif yang Tetap Mendampingi Jokowi: Antara Kebutuhan Pengamanan dan Persepsi Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diresmikan Sejak November 2025, SPPG Milik Eks Bupati Agus Supriadi Belum Juga Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Udang Milik Kaesang Pangarep Terlilit Utang Lebih dari Rp2 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosok Jenderal Humanis Akpol 1995 Ahli Hukum Cybercrime Unpad; Brigjen Pol Mokhamad Ngajib

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidang TPPU, Mantan Pangdam IV/Diponegoro Diduga Belikan Alphard Rp1,6 Miliar untuk Eks Kowad

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Cahaya Penjaga Hati dari Jalan Dosa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com