ditulis oleh :
Hasanuddin
Komisaris Kabariku.com
Kabariku – Di lereng Pegunungan Priangan, Garut bukan sekadar titik di peta—ia hidup dalam cerita, legenda, dan memori warganya.
Nama ini menghubungkan sejarah administratif dan pengalaman manusia yang bersinggungan dengan alam.
Pada 16 Februari 1813, Sir Stamford Raffles melakukan reorganisasi wilayah Priangan.
Limbangan diganti sebagai pusat administratif, lahirlah Garut. Dokumen kolonial mencatat tanggal resmi, tetapi di balik tinta itu, terdapat kisah rakyat yang melekat pada nama ini.
Konon, seorang anggota panitia terserempet semak berduri, dan terdengar kata “kakarut.” Bagi masyarakat setempat, suara itu tumbuh menjadi identitas: Garoet.
Di sekitar ibu kota baru, terdapat mata air yang dikenal sebagai Ci Garut, simbol harmonisasi manusia dan alam. Sejak itu, Garut menjadi tempat di mana sejarah, legenda, dan identitas budaya bertemu.
Nama ini bukan sekadar label administratif. Ia menjadi fondasi solidaritas sosial: warga yang menyebut dirinya “orang Garut” terikat oleh tradisi, lingkungan, dan cerita yang sama.
Melalui pengenalan dan perayaan sejarah ini, masyarakat memperkuat kohesi sosial, sekaligus menuntun pembangunan dan pelestarian budaya.
Asal-usul Garut tetap menjadi ruang penelitian terbuka. Apakah kata itu sudah ada dalam bahasa Sunda sebelum 1813?, Bagaimana interpretasi lokal terhadap Ci Garut?, Apakah sesungguhnya nama Garut diambil dari nama Ci Garoet yang sudah ada sebelumnya seperti kebiasaan Kolonial Belanda memberi nama wilayah di era itu?, Pertanyaan-pertanyaan ini menantang peneliti untuk menjembatani dokumen, tradisi lisan, linguistik, dan sejarah kolonial.
Garut, dengan jejak administratif dan kisah rakyatnya, mengajarkan bahwa sebuah nama bukan sekadar kata—ia adalah identitas yang hidup, cerita yang diwariskan, dan simbol dari pertemuan manusia, alam, dan budaya.***
Selamat Hari Jadi Garut ke 213
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com




















Discussion about this post