• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Februari 26, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Teknologi

Untuk Hadapi Perubahan Iklim, BRIN Perkuat Riset Kolaboratif

Yusup Sopian oleh Yusup Sopian
13 Oktober 2025
di Teknologi
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Humas BRIN. Perubahan iklim kini bukan sekadar ancaman di cakrawala, melainkan krisis nyata yang menuntut aksi bersama lintas negara dan disiplin ilmu. Dalam forum ilmiah Prima’s Talk yang digelar Pusat Riset Iklim dan Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kamis (9/10), pakar iklim Asia Tenggara Prof. Fredolin T. Tangang dari Universiti Brunei Darussalam menegaskan bahwa BRIN memainkan peran kunci dalam mendorong riset berbasis bukti ilmiah untuk menopang kebijakan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, terutama melalui kolaborasi regional seperti proyek internasional CORDEX Southeast Asia.

Menurut Prof. Tangang, BRIN memiliki peran strategis dalam memperkuat riset berbasis bukti ilmiah untuk membantu pemerintah merumuskan kebijakan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, khususnya di kawasan Asia Tenggara. “BRIN adalah organisasi besar dan penting. Kita tidak hanya berbicara mengenai sains secara teoritis, tetapi juga dampak nyata penerapan sains untuk menyusun kebijakan yang kuat dan berbasis bukti,” ujarnya.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Ia menekankan bahwa ilmu pengetahuan memiliki tanggung jawab sosial. Penelitian iklim tidak berhenti pada analisis fenomena, melainkan harus dihubungkan dengan kebutuhan masyarakat dan kebijakan publik. Dalam paparannya, Prof. Tangang menyoroti pentingnya proyek internasional Coordinated Regional Climate Downscaling Experiment (CORDEX) yang menghasilkan pemodelan iklim regional beresolusi tinggi guna mendukung perencanaan kebijakan berbasis sains.

RelatedPosts

Akselerasi Pembangunan Melalui Teknologi, Bupati Garut Gandeng BRIN Perkuat Riset dan Inovasi Daerah

Prof Achmad Tjachja Nugraha Rilis Buku “Technopreneurship”: Rahasia Membangun Bisnis Teknologi di Era Digital

Global Fraud Index 2025: Indonesia Negara Paling Gampang Ditipu Kedua Dunia

Proyek ini membantu ilmuwan memahami dampak perubahan iklim di tingkat lokal sekaligus memperkuat dasar ilmiah perencanaan kebijakan. Hasil riset CORDEX dinilai penting untuk dikaitkan dengan kajian dampak terhadap masyarakat.

Baca Juga  Terkait TV Digital di Garut, Wabup Garut, Helmi Budiman: "Siap Tidak Siap Masyarakat Harus Siap"

Kolaborasi lintas negara menjadi kunci untuk mengatasi dampak perubahan iklim di Asia Tenggara yang memiliki risiko tinggi serta kapasitas adaptasi yang masih terbatas. Potensi kerja sama ilmiah yang dapat dimulai dari Pulau Kalimantan (Borneo), wilayah yang terbagi oleh tiga negara, yaitu Malaysia, Brunei Darussalam, dan Indonesia. 

“Borneo dapat menjadi titik awal kolaborasi konkret di kawasan ini. Dari sini, kita dapat membangun jaringan riset yang kuat untuk ketahanan iklim bersama,” ungkapnya.

Mengacu pada laporan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), Prof. Tangang menegaskan pemanasan global disebabkan aktivitas manusia, terutama penggunaan bahan bakar fosil. Ia mengingatkan, tahun lalu menjadi yang terpanas dalam sejarah dengan suhu rata-rata global naik 1,55°C dibanding masa praindustri.

Kenaikan suhu telah memicu mencairnya es kutub, naiknya permukaan laut, meningkatnya suhu lautan, serta kejadian ekstrem berupa gelombang panas, badai, dan kebakaran hutan yang kian sering terjadi, termasuk di kawasan Asia Tenggara.

Ia memperingatkan, tanpa tindakan serius, suhu global berpotensi meningkat 4–5°C pada akhir abad ini. Bahkan, kawasan Arktik diperkirakan bisa mengalami kenaikan hingga 10°C. “Untuk menahan pemanasan global di bawah 1,5°C, dunia harus memangkas emisi karbon sebesar 50 persen pada 2030 dan mencapai net zero pada 2050,” ujarnya.

Namun, Prof. Tangang menilai kebijakan global saat ini masih jauh dari target tersebut. Jika tidak ada percepatan upaya mitigasi, dunia berisiko menuju pemanasan hingga 3°C pada tahun 2100.

Dalam konteks regional, Prof. Tangang menilai CORDEX Southeast Asia merupakan contoh sukses kolaborasi ilmiah lintas negara. Sejak dimulai pada 2013, proyek ini berhasil mengembangkan pemodelan iklim beresolusi tinggi yang dimanfaatkan oleh berbagai negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Filipina untuk mendukung perumusan kebijakan nasional.

Baca Juga  Tingkatkan Kecakapan Masyarakat, Menkominfo Dorong Pemda Tingkatkan Literasi Digital Daerah

“Proyek ini lahir dari kerja sama erat antara lembaga riset, universitas, dan badan meteorologi di Asia Tenggara, dengan dukungan penuh BMKG Indonesia sejak awal,” ujarnya.

Melalui tiga fase pengembangan, CORDEX Southeast Asia kini diakui secara internasional dan bahkan menjadi rujukan bagi IPCC. Hasil kajian CORDEX menunjukkan bahwa di masa mendatang wilayah Indonesia bagian selatan berpotensi mengalami peningkatan kekeringan. Sementara itu, curah hujan ekstrem diperkirakan akan semakin sering terjadi di wilayah lain.

Prof. Tangang mengajak para ilmuwan untuk terus memperkuat riset dan kolaborasi, sehingga hasil penelitian iklim dapat diterjemahkan menjadi kebijakan nyata yang berdampak bagi masyarakat.

“Peran ilmuwan kini bukan hanya menghasilkan data, tetapi juga menjembatani pengetahuan ilmiah dengan tindakan nyata untuk melindungi masa depan kita bersama,” pungkasnya.***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Mengenal Pendiri PSSI yang Kader Muhammadiyah Sekaligus Santri Kiai Ahmad Dahlan, Abdul Hamid BKN

Post Selanjutnya

Wamen Ekraf Apresiasi Kolaborasi Crystalin, Tango, Garuda Indonesia dan Tahilalats: Proud To Be Indonesian

RelatedPosts

Akselerasi Pembangunan Melalui Teknologi, Bupati Garut Gandeng BRIN Perkuat Riset dan Inovasi Daerah

26 Februari 2026

Prof Achmad Tjachja Nugraha Rilis Buku “Technopreneurship”: Rahasia Membangun Bisnis Teknologi di Era Digital

25 Februari 2026
Foto ilustrasi (Istimewa)

Global Fraud Index 2025: Indonesia Negara Paling Gampang Ditipu Kedua Dunia

20 Februari 2026
Ilustrasi SIM Card/Pixabay

Pemerintah Siapkan Aturan Baru Registrasi SIM Card Berbasis Biometrik

1 Desember 2025

Wi-Fi 5G 100 Mbps Cuma Rp 100 Ribu! Ini Cara Daftar Internet Rakyat yang Lagi Diburu Warga

21 November 2025
Layanan digital global sempat terganggu akibat insiden pada infrastruktur Cloudflare, Selasa (18/11).(Ist)

Inilah Penyebab Gangguan Cloudflare yang Sempat Picu “Kiamat Internet” di Berbagai Negara

19 November 2025
Post Selanjutnya

Wamen Ekraf Apresiasi Kolaborasi Crystalin, Tango, Garuda Indonesia dan Tahilalats: Proud To Be Indonesian

Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto menyampaikan sambutan saat menerima Puska-Budaya) FIB UI serta Departemen Kriminologi FISIP UI di Gedung BNN

Kepala BNN Suyudi Ario Seto Apresiasi Kolaborasi UI dalam Studi Kriminologis 14 Kawasan Rawan Narkoba

Discussion about this post

KabarTerbaru

PDI Perjuangan Buka Data APBN Rp223 Triliun untuk MBG, Pemerintah: Anggaran Pendidikan Tak Dipangkas

26 Februari 2026

Yayasan Kemala Bhayangkari Bangun SDM Unggul Lewat Sekolah Unggulan dan Program Gizi Nasional

26 Februari 2026

ICW Surati KPK: Waspadai Potensi Konflik Kepentingan Pengelolaan 1.179 Dapur MBG Polri

26 Februari 2026

Akselerasi Pembangunan Melalui Teknologi, Bupati Garut Gandeng BRIN Perkuat Riset dan Inovasi Daerah

26 Februari 2026

Bahas Pembangunan Pelabuhan Cilautereun, Bupati Garut Temui DKP Provinsi Jawa Barat

26 Februari 2026
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Hutagalung saat dimintai keterangan terkait insiden mobil ugal-ugalan di Gunung Sahari. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Mobil Ugal-ugalan Tabrak Sejumlah Kendaraan di Gunung Sahari, Warga Kepung Pelaku

26 Februari 2026

Polres Garut Ajak Masyarakat Manfaatkan SuperApp PRESISI Polri, Wujudkan Pelayanan Cepat dan Humanis

25 Februari 2026
Ilustrasi sidang uji materi di Mahkamah Konstitusi/MK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Menguji Syarat Calon Pimpinan KPK: Pemohon Soroti Peluang TNI-Polri Aktif

25 Februari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Panggil Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi dalam Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3

25 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan terkait kasus dugaan gratifikasi batu bara (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

    KPK Bidik Politisi PSI Ahmad Ali dan Ketum Pemuda Pancasila di Kasus Dugaan Gratifikasi Batu Bara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tahun Berjuang, Korban Jiwasraya Desak Menkeu Purbaya Lunasi Sisa 25,5 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isu “Gurita Keluarga” dan Sandi Proyek G1 Mengemuka di Garut, Hasanuddin Nilai Sarat Nuansa Politis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • THR ASN, TNI, Polri 2026 Segera Cair Awal Ramadan, Pemerintah Gelontorkan Rp 55 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com