• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Juni 24, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

Negarawan yang Bijaksana: Wisdomfull Statemenship

Redaksi oleh Redaksi
14 September 2024
di Kabar Terkini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh :
Dr. H. Andry Wibowo, SIK., MH., Msi

Kabariku- Kisah negarawan yang bijaksana (Wisdomfull Statemenship) di berbagai belahan dunia menjadi memori dan referensi sejarah untuk dapat ditiru dalam perjalanan peradaban politik (politic civilization) masa kini.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Peradaban politik merupakan situasi dinamis didalam kehidupan politik manusia untuk menyikapi kehidupan seperti apa dengan tujuan tujuan yang ingin dicapai, by Law or Against The Law.

RelatedPosts

Ini Alasan Kejagung Tolak Status Justice Collaborator Sony Sonjaya di Kasus Korupsi MBG

Rakernas KSPI, Wakapolri Dedi Prasetyo Ungkap Amanat Kapolri  Dukung Perjuangkan Nasib Buruh

Presiden Prabowo Sahkan Revisi UU Polri: Atur Jabatan di Kementerian, Usia Pensiun hingga Rekrutmen Disabilitas

Nelson Mandela misalnya, meskipun perjalanan karir politiknya dipenuhi dengan perjuangan dalam melawan rezim Apartheid, namun tidak menjadikan Nelson Mandela ketika menjadi Presiden dan pemimpin Africa Selatan kemudian melaksanakan politik balas dendam terhadap lawan-lawan politiknya ketika berkuasa.

Sebaliknya Nelson Mandela sebagai sosok korban politik apartheid di Africa Selatan, membangun keadaban baru politik “non apartheid”dalam kepemimpinan politiknya .

Membangun “new south african Nation“ yang lebih egaliter, partisipatif dan koeksisiltensi dalam melanjutkan pembangunan Africa Selatan yang tentunya membangun kemakmuran bangsanya.

Dalam sejarah Amerika Serikat pun, Presiden pertama kulit berwarna Abraham Lincoln melaksanakan prinsip-prinsip yang sama seperti apa yang dilakukan oleh Nelson Mandela.

Bisa jadi sosok Abraham Lincoln menjadi inspirasi dari seorang Nelson Mandela untuk membangun pondasi dan tindakan politik pembangunan yang memuliakan semua orang dalam prinsip prinsip egalitarisme; partisipatif serta berdampingan serta berkolaborasi dalam suatu peradaban politik modern yang berlandaskan keadaban (by Law and Constitution) sebagai suatu syarat negara mapan sebagaima pandangan Aristoteles.

Baca Juga  Aktivis Pergerakan Camping Bersama di Garut "Menjaga Reformasi dan Merawat Kebersamaan"

Demikian pula dengan Indonesia yang juga lahir dan didirikan berdasarkan prinsip egalitarianisme; partisipatif dan berdampingan dalam semangat gotong royong sebagai esensi dari makna Pancasila sebagaimana di contohkan oleh Bung Karno, sosok Founding Father dan peletak dasar dasar bernegara, berbangsa dan bermasyarakat dalam menuntun politik yang beradab dan sebagaimana diformulasikan dalam UUD 1945.

Memori dan referensi dari itu semua memberikan suatu pelajaran bagi kita semua bahwa sanya untuk menjaga persatuan dan kemajuan suatu bangsa dibutuhkan adanya Politik beradaban yang dilaksanakan oleh mereka yang memiliki jiwa kenegarawanan yang bijaksana (Wisdomfull statementship).

Wisdomfull Statemenship adalah negarawan yang selalu menjadikan hukum dan Konsitusi sebagai nilai dalam melaksanakan kepemimpinan.

Dalam kebijaksanaan ada kesadaran penuh bahwa negara adalah ruang pengabdian (servicing Entities) yang berpegang Teguh pada batasan konstitusi , norma hukum dan norma keadaban yang hidup dan menjadi pegangan semua orang.

Nilai nilai negarawan yang bijaksana memiliki kesadaran mendasar bahwasanya dalam masyarakat yang kompleks atas berbagai latar belakang dibutuhkan suatu pengorganisasian yang didasarkan pada hukum; berjalan berpegang teguh pada hukum dan mencapai tujuan demi cita cita bersama yang bersepakat atas dasar hukum.

Demikian pula pada negara negara yang dibentuk secara kolektif, sistem peradaban politiknya harus mampu menjamin adanya prinsip prinsip egalitarianisme; partisipatif dan co existensi dalam kehidupan dan peradaban politik sehari hari dan umumnya pendekatan peradaban politiknya adalah melalui model demokrasi konstitusional.

Pendekatan politik demokrasi konstitusional tentunya memberikan konsekuensi pada model republik pada pemerintahan dengan pembagian kekuasaannya; hukum sebagai panglima; multi partai dan ruang partisipasi masyarakat dalam melaksanakan siklus tata kelola kehidupan secara keseluruhan.

Proses kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang dipimpin oleh nilai nilai konstitusi dan hukum akan memberikan implikasi yang mendalam dalam tata laku kepemimpinan dan masyarakatnya.

Baca Juga  Menko Polhukam Hadi Tjahjanto: Progres Pemulihan PDNS 2, 86 Layanan Telah Aktif

Sebaliknya pengabaian terhadap konstitusi dan hukum akan memberikan dampak kekacauan nilai yang dipedomani dalam kepemimpinan dan masyarakat serta berpotensi melahirkan rule of men not of Law.

Rule Of men pada sejarahnya melahirkan kepemimpinan dan tata kelola yang otoriter; egosentris; tribalis; premodial dan destruktif bagi kohesi sosial dan pembangunan beradaban yang berdasarkan hukum.

Dalam model rule of men tidak mungkin melahirkan sosok negarawan yang bijaksana sebaliknya dalam sejarahnya rule of men melahirkan jejak jejak pemimpin dengan kisah kisah yang berakhir tragis tidak saja pada pribadi sang pemimpin tetapi juga bagi peradaban sosial yang ingin dibangun.

Belajar dari kisah Nelson Mandela, Abraham Lincoln dan Bung Karno, Indonesia yang beradab, adil, makmur dan sentosa hanya dapat digapai jika sistem politik kehidupan bernegara, berbangsa dan bermasyarakat memberikan ruang yang seluas luasnya bagi semua individu dan kelompok untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional sesuai posisi dan perannya serta disisi lain negara memiliki memiliki metode yang mampu menjadi kanal seleksi bagi lahirnya negarawan negarawan yang bijaksana dalam piramida kekuasaan politik negara.***

AW
Jakarta, 14 September 2024

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Abraham Lincolnby Law and ConstitutionDr. H. Andry WibowoKemenpolhukamLaw or Against The LawNegarawan yang BijaksanaNelson MandelaWisdomfull Statemenship
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

FGMI Meminta Semua Pihak Tidak Membuat Gaduh Terkait Akun Fufufafa

Post Selanjutnya

Kecamatan Pamulihan Raih Beberapa Juara di Ajang Festival Olahraga Masyarakat Forkab III KORMI Garut

RelatedPosts

Ini Alasan Kejagung Tolak Status Justice Collaborator Sony Sonjaya di Kasus Korupsi MBG

23 Juni 2026

Rakernas KSPI, Wakapolri Dedi Prasetyo Ungkap Amanat Kapolri  Dukung Perjuangkan Nasib Buruh

23 Juni 2026

Presiden Prabowo Sahkan Revisi UU Polri: Atur Jabatan di Kementerian, Usia Pensiun hingga Rekrutmen Disabilitas

23 Juni 2026
Oplus_131072

Gelar Aksi di Patung Kuda, Massa Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Desak Penegak Hukum Usut Korupsi

22 Juni 2026

“Polisi yang Polisi “ Asa Menuju Indonesia Maju

21 Juni 2026

Sempat Telepon Nanik, Di Atas Mobil Komando Dasco: DPR dan Mahasiswa Sepakat Kawal Program MBG dan Efisiensi Anggaran

19 Juni 2026
Post Selanjutnya

Kecamatan Pamulihan Raih Beberapa Juara di Ajang Festival Olahraga Masyarakat Forkab III KORMI Garut

Tindaklanjuti Permintaan Kemenpora, Polri Bentuk Satgas Usut Dugaan Korupsi Dana PON XXI

Discussion about this post

KabarTerbaru

Oplus_131072

Kemhan Sampaikan Duka atas Meninggalnya Dua Peserta SPPI, Evaluasi Menyeluruh Program Dilakukan

24 Juni 2026

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

24 Juni 2026

Yuda Puja Turnawan Minta Bupati Garut Segera Bentuk Forum TJSLP untuk Atasi Persoalan Rumah Tidak Layak Huni

24 Juni 2026

Prabowo di Munas dan Konbes NU 2026: Ulama dan Umara Harus Bersatu Demi Kepentingan Rakyat

24 Juni 2026

Pelaku yang Sekap-Aniaya Kekasihnya Selama 3 Tahun di Bandung Jadi Tersangka dan Ditetapkan   Sebagai DPO

24 Juni 2026
Peluncuran KRISTAInterFOOD 2026 menandai komitmen baru dalam membangun koneksi bisnis industri F&B Indonesia.(Irfan/kabariku.com)

KRISTAInterFOOD 2026 Resmi Meluncur, Hadirkan Ribuan Pelaku Industri F&B di PIK 2

23 Juni 2026
Pelajar Islam Indonesia Sumsel mendorong evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Istimewa)

Pelajar Sumsel Pertanyakan Efektivitas Program MBG, Dorong Evaluasi Tata Kelola dan Anggaran

23 Juni 2026

SIAGA 98 Apresiasi Kejaksaan Tidak Lakukan Penahanan terhadap dr. Tifa dan Roy Suryo

23 Juni 2026

Pemerintah Kerahkan Kapal Laut dan DAMRI untuk Distribusi MBG ke Daerah Terpencil

23 Juni 2026

Prabowo di Munas dan Konbes NU 2026: Ulama dan Umara Harus Bersatu Demi Kepentingan Rakyat

24 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Bongkar Kasus Korupsi MBG, Kejagung Jangan Berhenti di Ketua Yayasan, Kejar Pemilik Manfaatnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Subianto Sang Presiden Anti Korupsi dan Narasi “Reformasi Jilid 2”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tetapkan Glory Harimas Tersangka Keenam Kasus MBG: Privilege dari Eks Kepala BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Telepon Nanik, Di Atas Mobil Komando Dasco: DPR dan Mahasiswa Sepakat Kawal Program MBG dan Efisiensi Anggaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Rakyat Untuk Prabowo: Penolakan MBG dan Kopdes Merupakan Kesesatan Berpikir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kajian Rutin Disnakertrans Garut Dirangkai Pelepasan Purna Tugas Amin Hendrayana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com