• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Juli 28, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

Negarawan yang Bijaksana: Wisdomfull Statemenship

Redaksi oleh Redaksi
14 September 2024
di Kabar Terkini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh :
Dr. H. Andry Wibowo, SIK., MH., Msi

Kabariku- Kisah negarawan yang bijaksana (Wisdomfull Statemenship) di berbagai belahan dunia menjadi memori dan referensi sejarah untuk dapat ditiru dalam perjalanan peradaban politik (politic civilization) masa kini.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Peradaban politik merupakan situasi dinamis didalam kehidupan politik manusia untuk menyikapi kehidupan seperti apa dengan tujuan tujuan yang ingin dicapai, by Law or Against The Law.

RelatedPosts

Dugaan TPPU Eks Jampidsus Dinilai Ujian Besar Penegakan Hukum, Aparat Diminta Usut Tuntas hingga Tindak Pidana Asal

HANI 2026, Kepala BNN Tegaskan Masa Depan Indonesia Ditentukan Kualitas Generasi Muda

Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

Nelson Mandela misalnya, meskipun perjalanan karir politiknya dipenuhi dengan perjuangan dalam melawan rezim Apartheid, namun tidak menjadikan Nelson Mandela ketika menjadi Presiden dan pemimpin Africa Selatan kemudian melaksanakan politik balas dendam terhadap lawan-lawan politiknya ketika berkuasa.

Sebaliknya Nelson Mandela sebagai sosok korban politik apartheid di Africa Selatan, membangun keadaban baru politik “non apartheid”dalam kepemimpinan politiknya .

Membangun “new south african Nation“ yang lebih egaliter, partisipatif dan koeksisiltensi dalam melanjutkan pembangunan Africa Selatan yang tentunya membangun kemakmuran bangsanya.

Dalam sejarah Amerika Serikat pun, Presiden pertama kulit berwarna Abraham Lincoln melaksanakan prinsip-prinsip yang sama seperti apa yang dilakukan oleh Nelson Mandela.

Bisa jadi sosok Abraham Lincoln menjadi inspirasi dari seorang Nelson Mandela untuk membangun pondasi dan tindakan politik pembangunan yang memuliakan semua orang dalam prinsip prinsip egalitarisme; partisipatif serta berdampingan serta berkolaborasi dalam suatu peradaban politik modern yang berlandaskan keadaban (by Law and Constitution) sebagai suatu syarat negara mapan sebagaima pandangan Aristoteles.

Baca Juga  Layanan Lintas Fungsi di KUA Dikonsolidasikan Kemenag

Demikian pula dengan Indonesia yang juga lahir dan didirikan berdasarkan prinsip egalitarianisme; partisipatif dan berdampingan dalam semangat gotong royong sebagai esensi dari makna Pancasila sebagaimana di contohkan oleh Bung Karno, sosok Founding Father dan peletak dasar dasar bernegara, berbangsa dan bermasyarakat dalam menuntun politik yang beradab dan sebagaimana diformulasikan dalam UUD 1945.

Memori dan referensi dari itu semua memberikan suatu pelajaran bagi kita semua bahwa sanya untuk menjaga persatuan dan kemajuan suatu bangsa dibutuhkan adanya Politik beradaban yang dilaksanakan oleh mereka yang memiliki jiwa kenegarawanan yang bijaksana (Wisdomfull statementship).

Wisdomfull Statemenship adalah negarawan yang selalu menjadikan hukum dan Konsitusi sebagai nilai dalam melaksanakan kepemimpinan.

Dalam kebijaksanaan ada kesadaran penuh bahwa negara adalah ruang pengabdian (servicing Entities) yang berpegang Teguh pada batasan konstitusi , norma hukum dan norma keadaban yang hidup dan menjadi pegangan semua orang.

Nilai nilai negarawan yang bijaksana memiliki kesadaran mendasar bahwasanya dalam masyarakat yang kompleks atas berbagai latar belakang dibutuhkan suatu pengorganisasian yang didasarkan pada hukum; berjalan berpegang teguh pada hukum dan mencapai tujuan demi cita cita bersama yang bersepakat atas dasar hukum.

Demikian pula pada negara negara yang dibentuk secara kolektif, sistem peradaban politiknya harus mampu menjamin adanya prinsip prinsip egalitarianisme; partisipatif dan co existensi dalam kehidupan dan peradaban politik sehari hari dan umumnya pendekatan peradaban politiknya adalah melalui model demokrasi konstitusional.

Pendekatan politik demokrasi konstitusional tentunya memberikan konsekuensi pada model republik pada pemerintahan dengan pembagian kekuasaannya; hukum sebagai panglima; multi partai dan ruang partisipasi masyarakat dalam melaksanakan siklus tata kelola kehidupan secara keseluruhan.

Proses kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang dipimpin oleh nilai nilai konstitusi dan hukum akan memberikan implikasi yang mendalam dalam tata laku kepemimpinan dan masyarakatnya.

Baca Juga  Menko Polhukam Hadi Tjahjanto: Progres Pemulihan PDNS 2, 86 Layanan Telah Aktif

Sebaliknya pengabaian terhadap konstitusi dan hukum akan memberikan dampak kekacauan nilai yang dipedomani dalam kepemimpinan dan masyarakat serta berpotensi melahirkan rule of men not of Law.

Rule Of men pada sejarahnya melahirkan kepemimpinan dan tata kelola yang otoriter; egosentris; tribalis; premodial dan destruktif bagi kohesi sosial dan pembangunan beradaban yang berdasarkan hukum.

Dalam model rule of men tidak mungkin melahirkan sosok negarawan yang bijaksana sebaliknya dalam sejarahnya rule of men melahirkan jejak jejak pemimpin dengan kisah kisah yang berakhir tragis tidak saja pada pribadi sang pemimpin tetapi juga bagi peradaban sosial yang ingin dibangun.

Belajar dari kisah Nelson Mandela, Abraham Lincoln dan Bung Karno, Indonesia yang beradab, adil, makmur dan sentosa hanya dapat digapai jika sistem politik kehidupan bernegara, berbangsa dan bermasyarakat memberikan ruang yang seluas luasnya bagi semua individu dan kelompok untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional sesuai posisi dan perannya serta disisi lain negara memiliki memiliki metode yang mampu menjadi kanal seleksi bagi lahirnya negarawan negarawan yang bijaksana dalam piramida kekuasaan politik negara.***

AW
Jakarta, 14 September 2024

Red/K.101

Tags: Abraham Lincolnby Law and ConstitutionDr. H. Andry WibowoKemenpolhukamLaw or Against The LawNegarawan yang BijaksanaNelson MandelaWisdomfull Statemenship
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

FGMI Meminta Semua Pihak Tidak Membuat Gaduh Terkait Akun Fufufafa

Post Selanjutnya

Kecamatan Pamulihan Raih Beberapa Juara di Ajang Festival Olahraga Masyarakat Forkab III KORMI Garut

RelatedPosts

dok Istimewa

Dugaan TPPU Eks Jampidsus Dinilai Ujian Besar Penegakan Hukum, Aparat Diminta Usut Tuntas hingga Tindak Pidana Asal

27 Juli 2026

HANI 2026, Kepala BNN Tegaskan Masa Depan Indonesia Ditentukan Kualitas Generasi Muda

23 Juli 2026
Foto: Istimewa

Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

23 Juli 2026

Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

19 Juli 2026

Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Pengalihan Kasus Korupsi, SIAGA 98 Dorong Libatkan KPK

15 Juli 2026

Program MBG Dinilai Investasi Jangka Panjang, Himpunan Mitra Dapur Minta Pengawasan dan Aturan Diperkuat

12 Juli 2026
Post Selanjutnya

Kecamatan Pamulihan Raih Beberapa Juara di Ajang Festival Olahraga Masyarakat Forkab III KORMI Garut

Tindaklanjuti Permintaan Kemenpora, Polri Bentuk Satgas Usut Dugaan Korupsi Dana PON XXI

Discussion about this post

KabarTerbaru

Pendaftar SPMB Meledak Jadi 17 Ribu, Kepala Disdikbud Tangsel Deden Siapkan SMP Negeri Baru

27 Juli 2026

Polda Metro Jaya Pastikan Kasat Narkoba Polres Tangsel AKP Pardiman Tak Terlibat Peredaran 200 Etomidate

27 Juli 2026

Kasat Narkoba Polres Tangsel AKP Pardiman Ditangkap Bareskrim, Diduga Terlibat Peredaran Narkoba

27 Juli 2026
Ahmad Syukri (Ari), Plt. Ketua PWI Jabar

Konferprov PWI Jawa Barat 2026 Digelar 12-13 Agustus, Pendaftaran Bakal Calon Resmi Dibuka

27 Juli 2026

Resmi, Perry Warjiyo Tinggalkan Jabatan Gubernur BI, Destry Damayanti Jalankan Tugas Sementara

27 Juli 2026

Usai Dikukuhkan, DPC PKB Garut Bidik 9 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

27 Juli 2026

Wakil Ketua Komisi III DPRD Turidi Dorong MUI Jadi Motor Perubahan, Warga Tangerang Diminta Tak Terjebak Konten Negatif

27 Juli 2026

Jaksa Agung Minta Maaf ke Publik, Tegaskan Kejagung Berbenah dan Pastikan Proses Hukum Transparan

27 Juli 2026

DPC GMNI Jakarta Timur Desak Polisi Ungkap Fakta Kematian Karumga Eks Jampidsus

27 Juli 2026

Resmi, Perry Warjiyo Tinggalkan Jabatan Gubernur BI, Destry Damayanti Jalankan Tugas Sementara

27 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Dok.Foto : Bemby/kabariku.com

    Hasanuddin Siaga 98: Sejak Awal Pernah Ingatkan Risiko Pembentukan Kortastipidkor Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIAGA 98 Minta Kortas Tipikor Polri Dibatalkan, Ini Penjelasan Hasanuddin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Dilaporkan, Dwi Febrie Endaryanto Diduga Lakukan Penipuan Berkedok Bridging Financing

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KDM Sebut Pembagunan Flyover Bojongsoang Solusi Urai Macet Perbatasan Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com