• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Juni 3, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

Negarawan yang Bijaksana: Wisdomfull Statemenship

Redaksi oleh Redaksi
14 September 2024
di Kabar Terkini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh :
Dr. H. Andry Wibowo, SIK., MH., Msi

Kabariku- Kisah negarawan yang bijaksana (Wisdomfull Statemenship) di berbagai belahan dunia menjadi memori dan referensi sejarah untuk dapat ditiru dalam perjalanan peradaban politik (politic civilization) masa kini.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Peradaban politik merupakan situasi dinamis didalam kehidupan politik manusia untuk menyikapi kehidupan seperti apa dengan tujuan tujuan yang ingin dicapai, by Law or Against The Law.

RelatedPosts

Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan Kepala BGN, Presiden Prabowo Rombak Pimpinan

Presiden di Panggung Dunia, Mendagri Menjaga Kesinambungan Pemerintahan

ADPPI Minta Kementerian ESDM Koreksi Kepmen Penetapan Daerah Penghasil Panas Bumi 2026

Nelson Mandela misalnya, meskipun perjalanan karir politiknya dipenuhi dengan perjuangan dalam melawan rezim Apartheid, namun tidak menjadikan Nelson Mandela ketika menjadi Presiden dan pemimpin Africa Selatan kemudian melaksanakan politik balas dendam terhadap lawan-lawan politiknya ketika berkuasa.

Sebaliknya Nelson Mandela sebagai sosok korban politik apartheid di Africa Selatan, membangun keadaban baru politik “non apartheid”dalam kepemimpinan politiknya .

Membangun “new south african Nation“ yang lebih egaliter, partisipatif dan koeksisiltensi dalam melanjutkan pembangunan Africa Selatan yang tentunya membangun kemakmuran bangsanya.

Dalam sejarah Amerika Serikat pun, Presiden pertama kulit berwarna Abraham Lincoln melaksanakan prinsip-prinsip yang sama seperti apa yang dilakukan oleh Nelson Mandela.

Bisa jadi sosok Abraham Lincoln menjadi inspirasi dari seorang Nelson Mandela untuk membangun pondasi dan tindakan politik pembangunan yang memuliakan semua orang dalam prinsip prinsip egalitarisme; partisipatif serta berdampingan serta berkolaborasi dalam suatu peradaban politik modern yang berlandaskan keadaban (by Law and Constitution) sebagai suatu syarat negara mapan sebagaima pandangan Aristoteles.

Demikian pula dengan Indonesia yang juga lahir dan didirikan berdasarkan prinsip egalitarianisme; partisipatif dan berdampingan dalam semangat gotong royong sebagai esensi dari makna Pancasila sebagaimana di contohkan oleh Bung Karno, sosok Founding Father dan peletak dasar dasar bernegara, berbangsa dan bermasyarakat dalam menuntun politik yang beradab dan sebagaimana diformulasikan dalam UUD 1945.

Baca Juga  KPK Ungkap Alasan SP3 Kasus Dugaan Korupsi Tambang di Konawe Utara

Memori dan referensi dari itu semua memberikan suatu pelajaran bagi kita semua bahwa sanya untuk menjaga persatuan dan kemajuan suatu bangsa dibutuhkan adanya Politik beradaban yang dilaksanakan oleh mereka yang memiliki jiwa kenegarawanan yang bijaksana (Wisdomfull statementship).

Wisdomfull Statemenship adalah negarawan yang selalu menjadikan hukum dan Konsitusi sebagai nilai dalam melaksanakan kepemimpinan.

Dalam kebijaksanaan ada kesadaran penuh bahwa negara adalah ruang pengabdian (servicing Entities) yang berpegang Teguh pada batasan konstitusi , norma hukum dan norma keadaban yang hidup dan menjadi pegangan semua orang.

Nilai nilai negarawan yang bijaksana memiliki kesadaran mendasar bahwasanya dalam masyarakat yang kompleks atas berbagai latar belakang dibutuhkan suatu pengorganisasian yang didasarkan pada hukum; berjalan berpegang teguh pada hukum dan mencapai tujuan demi cita cita bersama yang bersepakat atas dasar hukum.

Demikian pula pada negara negara yang dibentuk secara kolektif, sistem peradaban politiknya harus mampu menjamin adanya prinsip prinsip egalitarianisme; partisipatif dan co existensi dalam kehidupan dan peradaban politik sehari hari dan umumnya pendekatan peradaban politiknya adalah melalui model demokrasi konstitusional.

Pendekatan politik demokrasi konstitusional tentunya memberikan konsekuensi pada model republik pada pemerintahan dengan pembagian kekuasaannya; hukum sebagai panglima; multi partai dan ruang partisipasi masyarakat dalam melaksanakan siklus tata kelola kehidupan secara keseluruhan.

Proses kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang dipimpin oleh nilai nilai konstitusi dan hukum akan memberikan implikasi yang mendalam dalam tata laku kepemimpinan dan masyarakatnya.

Sebaliknya pengabaian terhadap konstitusi dan hukum akan memberikan dampak kekacauan nilai yang dipedomani dalam kepemimpinan dan masyarakat serta berpotensi melahirkan rule of men not of Law.

Rule Of men pada sejarahnya melahirkan kepemimpinan dan tata kelola yang otoriter; egosentris; tribalis; premodial dan destruktif bagi kohesi sosial dan pembangunan beradaban yang berdasarkan hukum.

Baca Juga  KPK Periksa Gubernur Papua di Kediamannya, Hasanuddin: Penegakan Hukum dengan Tetap Memperhatikan Sisi Kemanusiaan dan Kondisi Sosial

Dalam model rule of men tidak mungkin melahirkan sosok negarawan yang bijaksana sebaliknya dalam sejarahnya rule of men melahirkan jejak jejak pemimpin dengan kisah kisah yang berakhir tragis tidak saja pada pribadi sang pemimpin tetapi juga bagi peradaban sosial yang ingin dibangun.

Belajar dari kisah Nelson Mandela, Abraham Lincoln dan Bung Karno, Indonesia yang beradab, adil, makmur dan sentosa hanya dapat digapai jika sistem politik kehidupan bernegara, berbangsa dan bermasyarakat memberikan ruang yang seluas luasnya bagi semua individu dan kelompok untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional sesuai posisi dan perannya serta disisi lain negara memiliki memiliki metode yang mampu menjadi kanal seleksi bagi lahirnya negarawan negarawan yang bijaksana dalam piramida kekuasaan politik negara.***

AW
Jakarta, 14 September 2024

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Abraham Lincolnby Law and ConstitutionDr. H. Andry WibowoKemenpolhukamLaw or Against The LawNegarawan yang BijaksanaNelson MandelaWisdomfull Statemenship
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

FGMI Meminta Semua Pihak Tidak Membuat Gaduh Terkait Akun Fufufafa

Post Selanjutnya

Kecamatan Pamulihan Raih Beberapa Juara di Ajang Festival Olahraga Masyarakat Forkab III KORMI Garut

RelatedPosts

Presiden merombak jajaran Badan Gizi Nasional dan memberhentikan Dadan Hindayana dari posisi Kepala BGN.(Istimewa)

Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan Kepala BGN, Presiden Prabowo Rombak Pimpinan

2 Juni 2026

Presiden di Panggung Dunia, Mendagri Menjaga Kesinambungan Pemerintahan

31 Mei 2026

ADPPI Minta Kementerian ESDM Koreksi Kepmen Penetapan Daerah Penghasil Panas Bumi 2026

30 Mei 2026

9 WNI Telah Dibebaskan Israel, Menlu Pastikan Pemerintah Kawal Hingga Tiba di Tanah Air

22 Mei 2026

Dewan Pers Kecam Penahanan Tiga Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel Saat Misi Kemanusiaan ke Gaza

19 Mei 2026

Rupiah Centrum: Saatnya Keluar dari Bayang-Bayang Dollar

18 Mei 2026
Post Selanjutnya

Kecamatan Pamulihan Raih Beberapa Juara di Ajang Festival Olahraga Masyarakat Forkab III KORMI Garut

Tindaklanjuti Permintaan Kemenpora, Polri Bentuk Satgas Usut Dugaan Korupsi Dana PON XXI

Discussion about this post

KabarTerbaru

Presiden merombak jajaran Badan Gizi Nasional dan memberhentikan Dadan Hindayana dari posisi Kepala BGN.(Istimewa)

Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan Kepala BGN, Presiden Prabowo Rombak Pimpinan

2 Juni 2026
dok Ist Khairul/Kabariku.com

Tiga Dosen STIKOM Tunas Bangsa Pematangsiantar Masuk Daftar Elite Ilmuwan Dunia Versi SciRank Global 2025

2 Juni 2026

Bandung Kota Darurat Sampah, Farhan Tegaskan Penanganan Perlu Dukungan Pemprov Jabar

2 Juni 2026
PN Jaksel kabulkan sebagian praperadilan Andrie Yunus, penyidikan berlanjut.(Istimewa)

Praperadilan Andrie Yunus Dikabulkan, Hakim Perintahkan Polda Lanjutkan Penyidikan

2 Juni 2026
Nadiem Makarim mengenakan jaket Gojek 001 saat menghadiri sidang kasus Chromebook. (Istimewa)

Nadiem Pakai Jaket Gojek 001 di Sidang Chromebook, Kenang Awal Perjuangan

2 Juni 2026

Arus Balik Long Weekend, 6 Jadwal Tambahan Whoosh dan 3.600 Kursi Ekstra Mayoritas Menuju Jakarta

2 Juni 2026

Istana Angkat Bicara soal Lawatan Presiden ke Luar Negeri, Ini Penjelasan Seskab Teddy

2 Juni 2026

KPK: Pancasila sebagai Pandu Pemberantasan Korupsi dan Fondasi Moral Pemerintahan yang Bersih

2 Juni 2026

Senyum dan Gandengan Tangan Prabowo-Megawati di Hari Lahir Pancasila: Simbol Persatuan Nasional

1 Juni 2026

Istana Angkat Bicara soal Lawatan Presiden ke Luar Negeri, Ini Penjelasan Seskab Teddy

2 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Azhar Permana: Kurban Alumni Universitas Pancasila Pererat Hubungan Kampus dan Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senyum dan Gandengan Tangan Prabowo-Megawati di Hari Lahir Pancasila: Simbol Persatuan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral “Ngebalon” Whip Pink, Influencer ZNM dan YouTuber RV Dijemput Paksa Bareskrim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkukuh Pemberantasan Korupsi, KPK Terima Kunjungan ACB Brunei Darussalam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan Kepala BGN, Presiden Prabowo Rombak Pimpinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wajah Pelaku Terekam Jelas CCTV, Motor Mio J B 3320 TRW Raib Digondol Maling di Cipinang Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com