• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Juni 23, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Seni Budaya

Menyongsong Kementerian Kebudayaan, ABRA Kawal Janji Politik Pemerintahan Terpilih Prabowo – Gibran

Redaksi oleh Redaksi
16 September 2024
di Seni Budaya
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- Menyongsong Kementerian Kebudayaan, untuk ketiga kalinya Aliansi Budaya Rakyat (ABRA) yang berkolaborasi dengan Dewan Kesenian jakarta (DKJ) dan Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristekdikti, melakukan diskusi publik dengan tema “Hakikat Revitalisasi Ruang Kebudayaan”.

Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada Minggu (15/09/2024).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Diskusi kali ini mempertegas sikap konsisten ABRA untuk mengawal janji politik dari pemerintahan terpilih, Prabowo – Gibran yang akan mendirikan Kementerian Kebudayaan pada pemerintahan mendatang.

RelatedPosts

Sekilas Gebyar Pesona Budaya Garut

Kepala BNN Resmikan Peluncuran SKI: Sinergi Olahraga, Budaya, dan Pencegahan Narkoba

DWP Kemensos Kunjungi Galeri Yose Art, Gali Potensi Seni Anak-Anak Istimewa Sekaligus Jajaki Kolaborasi dengan Pengrajin UMKM

Dalam sambutannya, Minaria Christin S, selaku Ketua UMUM ABRA menyampaikan, kehadiran Kementerian Kebudayaan sangat penting untuk memperkuat kepribadian nasional.

“Pentingnya kehadiran Kementerian Kebudayaan, mengingat kebudayaan merupakan satu diantara tiga poin dalam Tri Sakti Bung Karno dapat dijadikan kekuatan nasional untuk menghadapi pergolakan internasional disamping kekuatan politik dan ekonomi,” ujar Minar.

Ia juga menegaskan, bahwa ABRA dan beberapa organisasi lintas kebudayaan yang terlibat dalam Kelompok Kerja (POKJA) Kebudayaan telah bersama-sama berupaya merangkum dan merumuskan segala gagasan untuk merealisasikan pembentukan kementerian kebudayaan.

“Hingga hari ini, realisasinya sudah mencapai 80 persen,” lanjut Minar.

Pada sambutan kedua, Ketua Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), Bambang Prihadi menyatakan, dengan terbentuknya Kementerian Kebudayaan maka eksistensi struktural dalam meralisasikan poin-poin Pemajuan Kebudayaan sesuai dengan amanat Undang-Undang No 5 Tahun 2017 Tentang Pemajuan Kebudayaan dapat dilaksanakan dengan mudah.

“Dengan terbentuknya kementerian kebudayaan, eksistensi struktural dalam meralisasikan poin-poin Pemajuan Kebudayaan sesuai amanat Undang-Undang No 5 Tahun 2017 dapat dilaksanakan dengan mudah,” kata Bambang

Ruang Kebudayaan Masyarakat Komunal Indonesia

Baca Juga  Membedah Populisme

Tatan Daniel, Pembina ABRA sekaligus penyair dan sastrawan menjadi salah satu pembicara pertama dalam diskusi kali ini.

Pada pemaparanya, ia menjelaskan  tentang apa yang dimaksud dengan ruang kebudayaan. Menurutnya ruang kebudayaan sebenarnya adalah balai kampung di tepi jalan, di tepi sungai, seperti pasar pagi. tempat orang datang membawa sayur, buah-buahan lalu berbicara tentang hidup disana.

“Ruang kebudayaan juga merupakan pekarangan di halaman rumah panggung, dibawa sinar bulan dimana semua orang bisa menari dan bernyanyi bersama. Ruang kebudayaan adalah tempat bersenandung tentang alam,” terang Tatan.

Sirkularitas Program Kerja Kementerian Kebudayaan

Diskusi ini tidak hanya menguraikan dengan gamblang definisi dari ruang-ruang kebudayaan tetapi juga mengkaji konsep tata kelola (resourse) birokrasi yang akan menigisi kementerian kebudayaan pada pemerintahan Prabowo-Gibran mendatang.

Trie Utami, Penyanyi sekaligus Dosen Luar biasa di Fakultas Pertanian Universsitas Brawijaya, dalam kesempatannya sebagai pembicara kedua, memaparkan, untuk mengurus kebudayaan berarti mengurus warisan, kata warisan jangan hanya dimaknai sebagai kata benda tetapi harus diubah menjadi kata kerja.

Oleh karennya, tata kelola kehidupan dalam tradisi-tradisi nusantara memiliki hubungan hingga bentang bisnis, inilah yang disebut sirkularitas.

“Sirkularitas yang dimaksud, pertama, lanskap ekologi terdiri dari bentang alam dan bentang hidup. Kedua, Lanskap budaya terdiri dari bentang budaya dan produk budaya. Ketiga, Lanskap bisnis terdiri dari bentang bisnis,” paparnya.

Kebudayaan sebagai Energi Kehidupan

Budaya dapat dianggap sebagai energi kehidupan karena memberikan arah, makna, dan identitas bagi individu dan masyarakat.

Diskusi ini juga menjadikan Prof. Melani Budianta MA, Ph.D., sang akademikus dan intelektual publik menjadi pembicara, ia memaparkan bahwa manusia memiliki kekhasan diantara spesies lainnya sebagai makhluk yang membangun kebudayaan bukan hanya untuk bertahan hidup tetapi juga untuk memaknainya.

Baca Juga  Pengumuman UNESCO: Pantun Warisan Budaya Indonesia-Malaysia

Budaya selalu terkait dengan identitas karna begitu banyak kelompok masyarakat dengan budaya yang berbeda-beda masih mengembangkan kekhasannya.

“Disatu sisi, identitas (kebudayaan) adalah energi kreatif untuk mengelola lingkungan yang ada disekitar untuk kebutuhannya dan pada sisi yang lain, kebudayaan membangun identitas yang memberi landasan dan keliatannya untuk menyiasati perubahan zaman,” terang Prof. Melani.

Indonesia, sambung Prof. Melani, adalah rumah yang kaya dalam bidang kebudayaan hal tersebut terbangun melalui interaksi budaya yang kreatif dinamis dan lintas batas karna tidak ada kebudayaan yang asri seasri-asrinya.

“Hal itu terjadi disebabkan oleh daya hidup kebudayaan tidak bisa dilepaskan dari relasi kuasa dengan kekuatan yang melingkupinya seperti ekonomi, politik dan pengaturannya,” lanjut Prof. Melani

Kedudukan Kementerian Kebudayaan

Sujiwo Tejo, Budayawan Multi Talent sekaligus Dalang dan Sutradara, dalam menjawab pertanyaan dari audiens, mengutarakan bahwa fungsi dari Kementerian Kebudayaan seharusnya seperti Kementerian Sekretariat Kabinet (Menseskab) yang akan mengatur segala bentuk produk dari Kementerian lain untuk disinkronkan dengan program dari Kementerian Kebudayaan.

Selain itu, ia juga menyampaikan tugas dari Kementerian Kebudayaan adalah menjaga bahasa. Dalam penyampaiannya, ada 70.000 kata dalam kamus bahasa indonesia saat 2005 dan yang dipakai tak kurang hanya 10.000 kata.

“Kementerian Kebudayaan harus mengubah Tridharma Perguruan Tinggi yang semulanya berdasarkan pendidikan, pengabdian dan penelitian menjadi pengabdian, penelitian dan pendidikan sehingga tugas dari perguruan tinggi untuk mencatat, meneliti kemudian dijadikan sebagai dasar dari pendidikan yang berbasis budaya” tegas Sujiwo Tejo, Presiden Jancukers.

Produksivtas dan Revitalis Ruang Kebudayaan

Produktivitas dalam konteks ruang kebudayaan berarti bagaimana ruang tersebut digunakan secara efektif untuk memviralkan dan mendukung kegiatan kebudayaan. Sementara, Revitalisasi merujuk pada proses memperbarui dan menghidupkan kembali ruang kebudayaan yang mungkin telah terdegradasi.

Baca Juga  Rencana Lanjutkan Riset Gunung Padang, Ini Tanggapan Penggiat Alam dan Seni Budaya

Pada sesi terakhir diskusi, Okky Tirto selaku Akademisi dan Pembina ABRA, menyampaikan, ada tiga unsur fundamental dalam eksistensi ruang kebudayaan, diantaranya:

Pertama, Rungan yang dikonsepsikan oleh seluruh pihak yang memiliki kepentikan pada ruang tersebut.

Kedua, persepsi untuk praktek spasial agar dapat menyatukan setiap individu maupun kelompok yang ada didalamnya.

Dan, ketiga ruang representasi yang mewakili hegomon/kuasa atas ruang kebudayaan tersebut.

“Ruang budaya bukan hanya dipandang sebagai  aset publik tetapi harus dijadikan sebagai ruang sosial, ruang budaya sesungguhnya. Revitalisasi sebenarnya memberi vitalitas kembali, baik dari segi kultural, ekonomi, sampai ke pembaharuang fisik atau gedung,” tutup Okky.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: ABRAAliansi Budaya RakyatDewan Kesenian jakartaKawal Janji PolitikMenyongsong Kementerian KebudayaanPemerintahan Terpilih Prabowo - Gibran
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Bawaslu Garut Buka Recruitmen 4.418 Pengawas TPS se-Kabupaten Garut untuk Pilkada 2024

Post Selanjutnya

Stafsus Istana: Presiden Terbuka Bertemu Siapa Saja, Termasuk Pimpinan KPK

RelatedPosts

Sekilas Gebyar Pesona Budaya Garut

26 April 2026

Kepala BNN Resmikan Peluncuran SKI: Sinergi Olahraga, Budaya, dan Pencegahan Narkoba

2 Desember 2025

DWP Kemensos Kunjungi Galeri Yose Art, Gali Potensi Seni Anak-Anak Istimewa Sekaligus Jajaki Kolaborasi dengan Pengrajin UMKM

6 Oktober 2025
Wamenpar Ni Luh Puspa berkesempatan mencoba proses menenun Sekomandi dengan alat tenun tradisional gedogan, Dalam kunjungan kerja ke Rumah Tenun Sekomandi, Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu (27/8/2025)./Kemenpar

Wamenpar Dorong Pelestarian Tenun Sekomandi, Ikon Budaya Sulawesi Barat

30 Agustus 2025
Ibu-ibu di Kota Palembang, Sumatera Selatan, mengenakan kebaya untuk merayakan Hari Kebaya Nasional 2025/ Dok Pemprov Sumatera Selatan

24 Juli Ditetapkan sebagai Hari Kebaya Nasional, Ini Ciri Khas Kebaya Indonesia dan Negara Tetangga

24 Juli 2025
Menteri Kebudayaan Fadli Zon

Pemerintah Tetapkan 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional, Menbud Fadli Zon Ungkap Alasannya

20 Juli 2025
Post Selanjutnya

Stafsus Istana: Presiden Terbuka Bertemu Siapa Saja, Termasuk Pimpinan KPK

KPU Antisipasi Potensi Kecurangan Kotak Kosong Pilkada Serentak

Discussion about this post

KabarTerbaru

Oplus_131072

Menkeu Purbaya Ungkap  Harga Pertamax Potensi Turun, Dampak Harga Minyak Dunia Landai 

23 Juni 2026

Politisi Nasdem Irma Suryani : Kita Hormati Pilihan PDIP Soal Politik di Pemerintahan Prabowo-Gibran

23 Juni 2026
Gedung Merah Putih KPK

KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim Cs: Dalami Aliran Dana Pemerasan Izin WNA

22 Juni 2026

Penegasan Sebagai Oposisi Dapat Menjadi Investasi Politik Paling Strategis Bagi PDIP Menuju 2029

22 Juni 2026
Dialog Persatuan Nasional IMC membahas tata kelola bangsa, Boni Hargen soroti konsistensi komunikasi pemerintah dan tantangan di sekitar kekuasaan,(Bemby/kabariku.com)

Yerikho Menurung: Persatuan Nasional Kunci Hadapi Ancaman Polarisasi Politik

22 Juni 2026

Polda Metro Jaya Pastikan Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa Sesuai Prosedur Hukum

22 Juni 2026

KPK Gandeng Pemprov DKI dan Transjakarta Resmikan Halte Setiabudi Integritas

22 Juni 2026
Oplus_131072

Gelar Aksi di Patung Kuda, Massa Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Desak Penegak Hukum Usut Korupsi

22 Juni 2026

Seskab Teddy Ungkap Presiden Prabowo Minta Percepatan Transformasi BUMN dan Pengelolaan Aset Negara

22 Juni 2026

Seskab Teddy Ungkap Presiden Prabowo Minta Percepatan Transformasi BUMN dan Pengelolaan Aset Negara

22 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Bongkar Kasus Korupsi MBG, Kejagung Jangan Berhenti di Ketua Yayasan, Kejar Pemilik Manfaatnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Subianto Sang Presiden Anti Korupsi dan Narasi “Reformasi Jilid 2”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tetapkan Glory Harimas Tersangka Keenam Kasus MBG: Privilege dari Eks Kepala BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Rakyat Untuk Prabowo: Penolakan MBG dan Kopdes Merupakan Kesesatan Berpikir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Telepon Nanik, Di Atas Mobil Komando Dasco: DPR dan Mahasiswa Sepakat Kawal Program MBG dan Efisiensi Anggaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIM Digital Berlaku Saat Razia: Begini Cara Membuat dan Perpanjang SIM Lewat Ponsel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com