Asda Garut Apresiasi 74 Mahasiswa dari 5 Prodi STAIDA Muhammadiyah Resmi Diwisuda

Garut, Kabariku- Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Arqam (STAIDA) Muhammadiyah Garut menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda XX Program Sarjana Tahun 2024.

Pada acara yang mengusung tema “Terwujudnya Insan Unggul, Profesional, dan Islami untuk Garut Berkemajuan” ini, sebanyak 74 mahasiswa dari lima program studi (Prodi) resmi diwisuda. Berlangsung di Ballroom Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, pada Sabtu (08/06/2024).

Wisuda ini dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Bambang Hafidz; Pengurus Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, Prof. Yadi Janwari; serta dari Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Dikti Litbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhammad Muchlas Rowi. Selain itu, sejumlah tamu undangan juga turut hadir untuk merayakan pencapaian para wisudawan.

Dalam sambutannya, Asisten Pemkesra, Bambang Hafidz, menyampaikan ucapan selamat atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut kepada para wisudawan. Bambang mengungkapkan, bahwa berada di tahap ini bukanlah perjuangan yang mudah. Ini adalah hasil dari perjuangan panjang selama kurang lebih empat tahun dengan berbagai tantangan yang telah dilalui.

Ia juga menekankan bahwa ijazah yang diterima harus diimbangi dengan kompetensi, pengetahuan, dan penguasaan teknologi.

Semua ini, imbuhnya, mutlak diperlukan di zaman sekarang. Empat tahun di bangku kuliah hanyalah awal dari perjalanan panjang untuk mencapai kesuksesan lebih tinggi.

“Tentu berbagai macam hal tersebut diperoleh dengan perjuangan, dengan jerih payah, dengan doa, dan waktu yang tidak mudah, dan saudara-saudara semua diwisuda serta memperoleh ijazah sebagai tanda lulus kuliah,” ujar Bambang.

Bambang juga memberikan apresiasi kepada orang tua para wisudawan atas dukungan dan pengorbanan mereka. Keberhasilan, menurutnya, mengantarkan anak-anaknya hingga  diwisuda adalah bukti dari doa dan usaha yang tidak sia-sia sebagai capaian luar biasa, mengingat tidak sedikit materi dan waktu yang dikeluarkan untuk mendukung pendidikan anak-anaknya.

“Tapi itulah bahwa kesuksesan orang tua yang mampu mengantarkan anak-anaknya untuk memperoleh pendidikan yang tinggi,” tambahnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Bambang kepada STAIDA Muhammadiyah Garut dan Muhammadiyah secara keseluruhan atas kontribusinya dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Garut melalui pendidikan, melalui berbagai jenjang pendidikan yang dikelola oleh Muhammadiyah, khususnya yang ada di Kabupaten Garut.

“Muhammadiyah telah berperan penting dalam berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Garut, yang sangat membantu dalam meningkatkan IPM daerah ini,” katanya

Sementara itu, Ketua STAIDA Garut, Ujang Burhanudin, dalam pidatonya mengingatkan para wisudawan untuk selalu menjaga nama baik almamater dan berkontribusi positif di masyarakat. Wisuda ini adalah momen berharga yang menandai awal dari perjalanan karier wisudawan.

Ia berharap para lulusan dapat mengabdi dengan baik dimana pun berada, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan yang telah diajarkan.

Ujang berharap para wisudawan mampu berkontribusi dengan baik, karena telah dibekali dengan dasar keimanan dan ketaqwaan, sehingga mampu menjadi pribadi yang sangat unggul dan dapat membantu mewujudkan visi Garut bertaqwa, maju, dan sejahtera.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada orang tua para wisudawan yang telah berkorban demi keberhasilan putra-putri mereka.

“Mudah-mudahan Allah SWT senantiasa memberikan berkah kepada para wisudawan untuk meraih masa depan yang lebih cerah dan gemilang,” tutupnya.

Berikut  mahasiswa-mahasiswi STAIDA Muhammadiyah Garut yang hari ini diwisuda :

1. Program Studi Pendidikan Agama Islam sebanyak 30 orang,
2. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah sebanyak 8 orang,
3. Program Studi Ekonomi Syariah sebanyak 6 orang,
4. Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam sebanyak 23 orang,
5. Program Studi Studi Agama-Agama sebanyak 7 orang.***

Red/K.101

Tinggalkan Balasan