• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Februari 16, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Duka Cita Saya Kepada “PETIGA”

Redaksi oleh Redaksi
21 Maret 2024
di Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh :
Marlin Dinamikanto

Jakarta, Kabariku- Sedih juga. Petiga, sebutan oral untuk PPP, sebagai satu di antara tiga konstentan Pemilu yang sudah berpartisipasi sejak Pemilu Orde Baru tereliminasi dari kursi DPR-RI. Diberitakan PPP meraih kurang dari 4 persen (ambang batas parlemen).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Banyak kenangan menggenang bersama partai Islam ini. Terutama saat Sri-Bintang Pamungkas pada tahun 1994 berniat mengambil alih kursi ketua umum. Kalau tidak salah ingat, pernyataan itu tercetus dalam diakusi di rumah orang tua Ferry Juliantono di Mampang Prapatan IX.. Hadir dalam diskusi itu antara lain Tri Agus Susanto Siswowihardja (TASS), Febby Lintang, Gembul, Jay, Diva dan lainnya saya lupa.

RelatedPosts

IMF Jangan Menggurui Kedaulatan Fiskal Indonesia

Membaca Bintang Mahaputera dalam Bingkai Legitimasi Institusi

Saatnya Pengelolaan Desa Yang Partisipatif, Akuntabel dan Berwawasan Lingkungan

Setelah itu, saya, Gembul, Tendri, Asep Rahmat KJ HMI sering rapat di rumah ibu Rosna di daerah Tanjung Priok. Maka saat Muktamar Petiga kami ikut mendukung Timses Sri-Bintang yang dipimpin Ketua Petiga Solo Mudrich Sangidu di Jl. Asem, samping terminal bus Pinangranti. Namun sepertinya pencalonan Sri-Bintang yang didukung oleh Petiga Solo dan Petiga Bolaangmongondow tidak direspon baik oleh panitia Muktamar.

Singkat cerita, kami pun melakukan demonstrasi di luar pagar Asrama Haji. Sebelum aksi kami disuruh minum masing-masing sebotol aqua dari Eggie Sudjana. “Biar kebal,” katanya. Entah karena sugesti atau Eggie memang sakti, saat dipukuli tentara (bukan polisi ya) kami tetap melawan.

Itu lah kenangan kami bersama tokoh (sempalan) Petiga melawan tirani Orde Baru. Selanjutnya tahun 1997, kami kaum urakan lagi-lagi bersama sejumlah oknum tokoh Petiga melakukan kampanye perlawanan bertajuk Mega Bintang untuk menggembosi suara PDI Suryadi, dan terpenting sekali terus mencari gara-gara bagaimana perlawanan terhadap Soeharto gagal dibungkam. Paling tidak kami bisa lampiaskan amarah kepada Soeharto dengan mengganggu kampanye Golkar di Dewi Sartika, Cawang, dan Mampang Prapatan.

Baca Juga  Direktur Eksekutif Indonesia Political Actions, Andrianto Menyebut 'Alarm Partai Survey Kompas'

Bersama Petiga, paling tidak oknum-oknum pimpinannya seperti Haji Moedrich Sangidoe, kami pernah bikin keributan melawan Pemilu Curang. Sejak itu ngaso sejenak. Serem. Musim penculikan. Tapi setelah pemerintahan hasil Pemilu Curang terbentuk pada 11 Maret 1998 maka eskalasi perlawanan terus meluas. Sejarah mencatat, Soeharto tumbang pada 21 Mei 1998 atau 71 hari setelah Pemerintahan Hasil Pemilu Curang disahkan oleh Sidang Umum MPR.

Tapi terus terang saya juga turut bersuka cita atas gagalnya PSI ke Senayan. Bukan karena nggak berusaha curang. Tapi konangan. Memang, tidak boleh seorang pun nggege mangsa menggunakan kekuasaan keluarga ketua umumnya yang dipilih secara mendadak untuk meraih kursi empuk ke Senayan. Kasihan partai politik lainnya yang “berdarah-darah” bahkan sekedar untuk pertarungan menyabung nasib ke Senayan.

Padahal, banyak sahabat saya menjadi bagian dari partai politik anak muda yang mencitrakan diri sebagai partai yang plural dan memiliki daya pukau di kalangan kaum terdidik perkotaan. Namun citra itu mendadak pudar akibat pilihan politik yang memaksanya menjadi bagian dari politik keluarga yang secara etik dan moral bertentangan dengan fatsun, damarkasi atau apa pun namanya terkait keadaban yang dipegang teguh oleh para pembela demokrasi di Republik ini.

Lupakan PSI. Mari beralih ke PPP yang secara empati saya turut berduka cita atas kenyataan pahit ini, dan saya berharap, mereka berjuang lewat kanal-kanal konstitusi yang ada dan berhasil memperjuangkan nasibnya. Terus ke mana larinya kursi PPP seandainya mereka gagal melakukan perjuangan penghabisan di Mahkamah Konstitusi?

Kursi PPP kemungkinan tercatat sekitar 9 – 10 kursi yang tersebar di sejumlah dapil. Dalam penghitungan saya berdasarkan rekapitulasi suara KPU dI Dapil Jateng II kursi PPP jatuh ke PDIP. Di Dapil Jateng III kursi PPP jatuh ke PKB. Di Sulawesi Selatan 2 kursi PPP di 2 Dapil jatuh ke Nasdem dan Partai Golkar. Terus ke mana lagi suara PPP di Sumbar dan lainnya?

Baca Juga  KPD Dorong MK Berlakukan Ambang Batas Parlemen 0 Persen di 2024

Maaf, saya mengantuk dan tidak sempat melakukan riset kecil yang sebenarnya tidak terlalu sulit.***

Kaki Merapi, 21 Maret 2024

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: #CatatanMarlinambang batas parlemenpartai politik
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

KPU Resmi Umumkan Hasil Rekapitulasi, Berikut Hasil Perolehan Suara Partai Politik di Pemilu 2024

Post Selanjutnya

KontraS Ingatkan Aparat Tidak Represif Amankan Aksi Demonstran Hasil Pemilu

RelatedPosts

IMF Jangan Menggurui Kedaulatan Fiskal Indonesia

16 Februari 2026

Membaca Bintang Mahaputera dalam Bingkai Legitimasi Institusi

14 Februari 2026
Ahmad Ramdani, Camat Pangatikan

Saatnya Pengelolaan Desa Yang Partisipatif, Akuntabel dan Berwawasan Lingkungan

12 Februari 2026

The Network Defense: Mengapa Kekayaan Epstein Melampaui Uang

11 Februari 2026

Letkol Teddy dan Ikhtiar Meningkatkan Kompetensi

10 Februari 2026

Reformasi Kepolisian: antara Fenomena dan Noumena

29 Januari 2026
Post Selanjutnya

KontraS Ingatkan Aparat Tidak Represif Amankan Aksi Demonstran Hasil Pemilu

Ajak Seluruh Rakyat Indonesia Move On, Mendagri: Pemilu 2024 Lebih Teduh dan Sejuk Dibanding 2019

Discussion about this post

KabarTerbaru

Sugiono Serahkan KTA Gerindra ke Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Gelaran Budaya Kasumedangan

16 Februari 2026

Kemenag Jadwalkan Sidang Isbat 17 Februari, Ini Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 Hijriah

16 Februari 2026

LPSK Kawal Perlindungan Korban Perdagangan Anak Tamansari, 10 Tersangka Diamankan Polisi

16 Februari 2026

IMF Jangan Menggurui Kedaulatan Fiskal Indonesia

16 Februari 2026

BNN – Kemendes Deklarasikan Jawa Timur Bersinar, Perangi Narkoba hingga Pelosok Desa

16 Februari 2026
Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

15 Februari 2026

SPPG Sindanggalih Resmi Beroperasi untuk Penuhi Gizi Ribuan Siswa

15 Februari 2026

Pelita Intan Muda Lantik Pengurus Nasional dan Cabang se-Indonesia: Fokus pada Keikhlasan dan Pendidikan

15 Februari 2026

Tim Sancang Polres Garut Ungkap Jaringan Komplotan Spesialis Pencurian Mobil Pick Up Lintas Daerah

15 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Bu Guru Salsa yang viral, kini bahagia menjadi istri seorang PNS

    Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • The Network Defense: Mengapa Kekayaan Epstein Melampaui Uang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Letkol Teddy dan Ikhtiar Meningkatkan Kompetensi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com