• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Januari 12, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

Keynote Speech Peluncuran ‘ALDERA’, Pius Lustrilanang: Buku ini Merekam Militansi Mahasiswa Dalam Sejarah Penting Reformasi Bangsa

Redaksi oleh Redaksi
28 Oktober 2022
di Kabar Terkini, Profile
A A
0
ShareSendShare ShareShare

“ALDERA adalah Organ gerakan yang dibangun khusus untuk menggalang kekuatan rakyat dan mahasiswa untuk mengejar demokratisasi di Indonesia. Organ ini dibentuk dari kantung-kantung pergerakan mahasiswa dari berbagai kota yang berfokus pada bagaimana menggerakan reformasi dan melawan kediktatoran rezim Soeharto”.

Dr. Pius Lustrilanang, S.IP., M.Si., CFrA., CSFA.
Sekjen ALDERA
Anggota VI BPK RI, Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara VI

Jakarta, Kabariku– ALDERA, Aliansi Demokrasi Rakyat berperan penting dalam proses demokrasi bangsa Indonesia yang berangkat dari melatih diri sendiri dan belajar dari teori-teori perubahan. Pada akhirnya tersadar bahwa rezim pada waktu itu harus diganti dengan rezim yang lebih demokratis.

“Kita (ALDERA) muncul cukup lama, gerakan mahasiswa ini berlangsung diakhir 80-an mewakili dari kasus-kasus tanah, buruh dan sebagainya. Sampai akhirnya tahun 93 kita sadar tidak bisa bergerak secara spontanis tapi kita bergerak terpimpin dan disiplin. Dan tujuannya jelas mewujudkan demokratisasi di Indonesia dengan taruhan nyawa sekalipun”.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hal itu disampaikan Pius Lustrilanang dalam cuplikan pembukaan acara Peluncuran dan Bedah Buku ‘ALDERA’ Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999 yang digelar di Universitas Nasional (UNAS) Jakarta, Jum’at (28/10/2022).

RelatedPosts

Prabowo Tolak Lihat Daftar Perusahaan Pelanggar: Tegakkan Hukum Tanpa Intervensi

Refleksi 52 Tahun Malari dan HUT ke-26 Indemo: Korupsi Ancaman Demokrasi dan Ekologi

Sinergi BNN Bersama Bea Cukai dan Imigrasi Bongkar “Dapur” Peracikan Narkotika di Apartemen Jakarta

Hadir selaku keynote speaker, Pius Lustrilanang menyampaikan, awal ide rencana berkumpul rutin lagi hingga tercetus rencana membuat buku sejarah ALDERA.

“ALDERA tidak banyak dikenal, namun masyarakat umum lebih menganal aktivis. ALDERA salah satu elemen penting pada saat reformasi,” kata Pius.

Baca Juga  Sesi Bedah Buku ‘ALDERA’ Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999

Menurut Pius, Reformasi merupakan kerja kolosal, kerja banyak orang dimulai dari idenya tahun 74 dan berlanjut ke angkatan 90an.

“Dimana saya dan kawan-kawan ada pada saat itu, militansi gerakan mahasiswa itu ditularkan turun temurun dari generasi ke genarasi dari 74-78 dan 80an,” ungkap Pius.

Pius berkisah, lima tahun masa kuliahnya mengabdidalam pergerkan mahasiswa hingga baru selesai dalam waktu 8 tahun.

“Karena waktu itu mempertahankan gelar mahasiwa sangat penting, karena saya belajar kalau non-mahasiwa melawan Soeharto hukumannya,waktu Undang-Undang Supersi uhkuman 14 tahun. Kalau mahasiwa 4 tahun lah paling lama,” ujarnya.

Kata Pius, buku ini (ALDERA) ditulis hampir 25-30 tahun stelah peristiwa terjadi, murni mengandalkan ingatan para pelakunya.

“Meskipun mengandalkan ingatan, buku ini di cross check dengan bukti-bukti tertulis di media,” terangnya.

Buku ini terbit, lanjut Pius, setelah 2 tahun karena penulisnya aktivis mahasiswa yang dipaksa selesai karena sudah terlalu lama.

“Buku ini merekam sejarah penting reformasi, saya berpesan buat mahasiswa yang hadir disini jangan cuma kuliah, aktiflah di organisasi. Waktumu sedikit, jika rakyat memanggilmu kalian harus tetap turun ke jalan,” cetusnya.

Pius berpesan jangan pernah mengkhianati hati nurani, dirinya percaya gerakan mahasiswa adalah elemen penting bagi sejarah Republik Indonesia.

“Gerakan mahasiswa akan selalu muncul apabila para politisi atau penguasa tidak lagi mendengar atau mengabaikan rakyat,” katanya.

BACA juga ‘Peluncuran dan Bedah Buku ‘ALDERA’ Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999’

Buku ini terbit menjelang 25 tahun reformasi, mantan-mantan demonstran yang tidak pernah surut.

“Kita harus melawan, tetap melawan ide-ide dari benih-benih otoritarian dimana pun berada. Kita harus melawan ide perpanjangan masa jabatan, kita harus melawan tiga periode. Reformasi ini tetap kita bangun meski hanya prosedural,” jelasnya.

Baca Juga  Pengaduan Masyarakat Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Berikut Cara dan Persyaratannya:

Demokrasi ini, menurutnya, adanya kebebasan memilih, kebebasan pers, hukum yang tidak berpenguasa dan tentara yang tidak berpolitik.

“Itu semua harus tetap dijaga, banyak yang berhutang pada reformasi ini. Saya percaya buku ini akan menginspirasi bagi para mahasiswa, ini adalah buku tentang kita, buku sejarah kita. Salam Reformasi,” tutupnya.***

Red/K.000

BACA juga Berita WartaPemilu  KLIK disini

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: ALDERAAliansi Demokrasi RakyatBPK RILaunching Buku ALDERAPius LustrilanangPotret Gerakan Politik kaum Muda 1993-1999
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Peluncuran dan Bedah Buku ‘ALDERA’ Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999

Post Selanjutnya

KPK Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Rp 3,5 Miliar Pengurusan Sertifikat HGU di Kanwil BPN Provinsi Riau

RelatedPosts

Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Prabowo Tolak Lihat Daftar Perusahaan Pelanggar: Tegakkan Hukum Tanpa Intervensi

10 Januari 2026

Refleksi 52 Tahun Malari dan HUT ke-26 Indemo: Korupsi Ancaman Demokrasi dan Ekologi

9 Januari 2026
Empat orang jaringan internasional peredaran gelap narkotika dengan modus baru diamankan dalam Operasi Pengamanan Nataru di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. (dok Biro Humas Protokol BNN RI)

Sinergi BNN Bersama Bea Cukai dan Imigrasi Bongkar “Dapur” Peracikan Narkotika di Apartemen Jakarta

7 Januari 2026
Kawah Kareta di Dusun Kamojang Desa Laksana Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung (dok Kabariku)

Seabad Panas Bumi Kamojang: Tonggak Swasembada Energi Nasional

6 Januari 2026

Transformasi Pertamina: Tiga Subholding Dilebur, Direksi Baru Disiapkan

31 Desember 2025
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari saat konferensi pers di Jakarta. (Foto: Tangkapan layar YouTube BNPB)

Pemulihan Akses Jalan dan Jembatan Pascabencana Aceh Tunjukkan Kemajuan Pesat

31 Desember 2025
Post Selanjutnya

KPK Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Rp 3,5 Miliar Pengurusan Sertifikat HGU di Kanwil BPN Provinsi Riau

Pengucapan Janji sebagai Wakil Ketua, Johanis Tanak Lengkapi Komposisi Lima Pimpinan KPK

Discussion about this post

KabarTerbaru

Presiden Prabowo pimpin ratas bersama Menteri di Hambalang, Minggu (11/1/2025) (dok. Instagram Sekretariat Kabinet)

Ratas di Hambalang, Seskab Teddy: Revitalisasi Industri Garmen hingga Chip Nasional

12 Januari 2026
Cesar Meylan Pelatih Fisik baru Timnas

PSSI Tunjuk Cesar Meylan sebagai Asisten Pelatih Fisik Timnas Indonesia

12 Januari 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi/Pemprov Jabar

Gubernur Jabar Tegaskan Audit Ketat Proyek 2025, Kontraktor Bermutu Rendah Terancam Tak Dibayar Penuh

12 Januari 2026
Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas yang membahas penguatan transformasi industri di sektor tekstil hingga chip otomotif di kediamannya kawasan Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (11/1/2026). (ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet)

Prabowo Matangkan Transformasi Industri Nasional dari Tekstil hingga Chip Otomotif

12 Januari 2026
Konferensi pers penetapan 5 orang tersangka dari 8 orang tertangkap tangan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026 di Gedung Merah Putih, Jakarta, pada Minggu (11/1/2026)

OTT KPP Madya Jakut, KPK Tetapkan Lima Tersangka Suap Pajak Tambang Modus “All In”

12 Januari 2026
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, bersama Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, memimpin pertemuan perdana Menteri Luar Negeri-Menteri Pertahanan (2+2) Indonesia- Türkiye, bersama dengan Menteri Luar Negeri Türkiye, Hakan Fidan, dan Menteri Pertahanan Türkiye, Yaşar Güler, Jumat (9/1/2026)

Menhan Sjafrie: Indonesia-Türkiye Perkuat Kemitraan dari Pertahanan hingga Investasi Energi

11 Januari 2026
Penggerebekan pabrik narkotika golongan I jenis MDMB-4en-Pinaca atau tembakau sintetis di salah satu kawasan perumahan di Tangerang, Banten

BNN Gerebek Pabrik Narkotika MDMB-4en-Pinaca di Tangerang, “Koki” hingga Kurir Diamankan

11 Januari 2026
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana

BGN Tak Wajibkan Susu di MBG, Dadan Hindayana: Prioritaskan Sumber Kalsium Produk Lokal

10 Januari 2026
Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Prabowo Tolak Lihat Daftar Perusahaan Pelanggar: Tegakkan Hukum Tanpa Intervensi

10 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, menemui Joko Widodo di Solo saat proses hukum masih berjalan.

    Kasus Ijazah Belum Tuntas, Dua Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Datangi Rumah Jokowi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Balik Penertiban Kawasan Hutan, Transparansi Kinerja Satgas PKH Dipertanyakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Garut Evaluasi Galian C, Tiga Lokasi di Banyuresmi-Tarogong Kaler Dihentikan Sementara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KUHP Baru Berlaku Januari 2026, Menkum: Disusun 63 Tahun Gantikan Produk Hukum Kolonial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menutup Masa Dinas, Komjen Chryshnanda Tinggalkan Warisan Reformasi di Tubuh Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukung Bupati-Wabup Garut Tertibkan Galian C, Ekspedisi 57: Kebijakan Berani Lindungi Warga dan Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Presiden Prabowo dan Jenderal LB Moerdani di Sekolah Kader Taruna Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku adalah media online yang menyajikan berita-berita dan informasi yang beragam serta mendalam. Kabariku hadir memberi manfaat lebih

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com