• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Januari 12, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

Hariman Siregar: “Kita Bingung Dengan Jokowi yang Sekarang, Hanya Kita yang Bisa Melawan Rezim Ini”

Redaksi oleh Redaksi
21 Juni 2022
di Kabar Terkini, Profile
A A
0
ShareSendShare ShareShare

GARUT, Kabariku- Terjangan pandemi Covid-19 dalam dua tahun terakhir, kemudian perang Rusia-Ukraina, harus menjadi perhatian para aktivis di negeri ini, terhadap perubahan politik tanah air ke depan.

“Saat kita harus melawan virus akibat ulah kita sendiri dan sekarang kita harus menghadapi perang Ukraina yang ini sama dahsyatnya, pengaruhnya karena sama ulah manusia,” kata Hariman, dihari pertama kegiatan kemping bersama aktivis lintas generasi berlangsung di Soendaj Campfire, kaki gunung Cikuray, Garut, Jawa Barat. Sabtu – Minggu (18 – 19 Juni 2022).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hariman menyebut, Ketika bertemu banyak orang hampir semua berbicara dan lebih menganggap hari kebelakang, bukan masa depan.

RelatedPosts

Prabowo Tolak Lihat Daftar Perusahaan Pelanggar: Tegakkan Hukum Tanpa Intervensi

Refleksi 52 Tahun Malari dan HUT ke-26 Indemo: Korupsi Ancaman Demokrasi dan Ekologi

Sinergi BNN Bersama Bea Cukai dan Imigrasi Bongkar “Dapur” Peracikan Narkotika di Apartemen Jakarta

“Kaya tadi yang saya denger ceritanya itu ngomong dibelakang, sebenarnya kalau kita ngomong ke belakang itu belum tentu klop antara masa depan sama apa yang ada dibelakang,” tuturnya.

Hariman mencontohkan, Kalau dibelakang mengahadapi rezim otoriterir Soeharto yang tantangannya jelas musti digulingkan.

“Otoriterir saat itu hanya ada satu kata, Lawan! Kita ga ribut gantinya siapa? terserah, pokoknya lebih bagus,” cetusnya.

Ia menjelaskan, Dulu (tahun 1998-red) seharusnya itu revolusi namun yang terjadi reformasi.

“Saya selalu yang mulai ngomong, jadi yang kita mau dulu itu adalah revolusi bukan reformasi. Itu sebenernya kita ga teguh, karena dengan reformasi itu perubahan yang cepet,” terangnya.

Lebih jauh Hariman mengatakan, Dalam reformasi orde baru itu ibarat membangun struktur baru, yang berdiri diatas kultur (budaya lama), ditengahnya harus berdiri nilai baru yang akan menerima perubahan dan tantangan baru.

Baca Juga  Tanah, Petani dan Negara

“Yang dilakukan orde reformasi itu, mulai dari amandemen UUD, KPK, MK, semua sudah dibuat tapi pada akhirnya karena yang ditengah itu ga tumbuh nilai-nilai baru. Kulturnya yang terlalu kuat,” bebernya.

Tokoh utama peristiwa Malapetaka Lima Belas Januari (Malari) tahun 1974 ini mengatakan, Kultur kuat itu feodalisme, jalan sepintas, mata duitan, dan lainnya yang membuat struktur yang dibangun malah terkorup.

“Jangan takut entar saya jadi apa, anak saya jadi apa, saya juga dari dulu gini-gini saja,” kata Hariman.

Antara knowledge dengan paham, lanjut dia, paham yang ini yang dimaksud mengerti akan keadaan. Sementara knowledge itu bisa didapat dengan kecanggihan teknologi.

“Kita paham itu pengertian akan keadaan ini, kita ngerti kita begini untuk mengatasi krisis. Undang-Undang untuk mengarahkan regulasi dan karena itu kita harus hati-hati, mengeti dulu. Jangan sampai punya penjelasan tanpa pengetahuan,” ujarnya.

Flashback saat mendukung Jokowi untuk Gubernur Jakarta, karena tahu kerjanya benar semuanya menunggu dengan janjinya.

“Tapi sekarang kita bingung dengan Jokowi yang sekarang, kita tahu masa jabatan Presiden itu dua periode. Makanya saya bilang hei mahasiswa bangkitlah, bangkitlah, karena hanya kita yang bisa melawan rezim ini,” tegasnya.

Hariman menegaskan, Jangan sampai hilang pegangan dengan cara berkumpul seperti ini akan paham yang harus diberdayakan itu rakyat.

“Kita mau berkorban karena kita ada concern (kekhawatiran-red), saya datang karena diundang temen-temen Garut. Karena dengan berkumpul kaya gini, harus memperkuat. Jangan saling melemahkan,” kata Hariman.

Terakhir Hariman mengingatkan, Pahami situasi hadirnya rencana perpanjangan masa jabatan Presiden tiga periode, kemudian penundaan Pemilu 2024, harus menjadi perhatian seluruh kalangan aktivis saat ini.

“Kita harus tetap ingat, the powering pada rakyat. Paham dulu jangan so Presiden tiga periode terus so ikut nentuin Presiden. Masih 2023, belum jelas semua. Saya kira nanti kalian semua akan bereaksi sendiri,” Hariman menutup.***

Baca Juga  Masinton Pasaribu Mencintai Batik Nusantara, Ini Ceritanya
Red/K.000

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: aktivis 98Hariman SiregarHasanuddin. Koordinator SIAGA '98Kaki Gunung Cikuraykemping aktivis lintas generasiSIAGA ’98Soendaj Campfiretokoh peristiwa Malari tahun 1974
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

KPK Apresiasi Dikabulkannya Kasasi Korupsi Proyek Multiyears Bengkalis oleh Mahkamah Agung

Post Selanjutnya

Aktivis FPPHR Bogor: “Apresiasi dan Dukungan Sepenuhnya Kesepakatan Aktivis di Kaki Gunung Cikuray Garut”

RelatedPosts

Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Prabowo Tolak Lihat Daftar Perusahaan Pelanggar: Tegakkan Hukum Tanpa Intervensi

10 Januari 2026

Refleksi 52 Tahun Malari dan HUT ke-26 Indemo: Korupsi Ancaman Demokrasi dan Ekologi

9 Januari 2026
Empat orang jaringan internasional peredaran gelap narkotika dengan modus baru diamankan dalam Operasi Pengamanan Nataru di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. (dok Biro Humas Protokol BNN RI)

Sinergi BNN Bersama Bea Cukai dan Imigrasi Bongkar “Dapur” Peracikan Narkotika di Apartemen Jakarta

7 Januari 2026
Kawah Kareta di Dusun Kamojang Desa Laksana Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung (dok Kabariku)

Seabad Panas Bumi Kamojang: Tonggak Swasembada Energi Nasional

6 Januari 2026

Transformasi Pertamina: Tiga Subholding Dilebur, Direksi Baru Disiapkan

31 Desember 2025
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari saat konferensi pers di Jakarta. (Foto: Tangkapan layar YouTube BNPB)

Pemulihan Akses Jalan dan Jembatan Pascabencana Aceh Tunjukkan Kemajuan Pesat

31 Desember 2025
Post Selanjutnya

Aktivis FPPHR Bogor: "Apresiasi dan Dukungan Sepenuhnya Kesepakatan Aktivis di Kaki Gunung Cikuray Garut"

Hariman Siregar Ajak Semua Pihak Mengembalikan Reformasi yang Terstruktur

Discussion about this post

KabarTerbaru

Cesar Meylan Pelatih Fisik baru Timnas

PSSI Tunjuk Cesar Meylan sebagai Asisten Pelatih Fisik Timnas Indonesia

12 Januari 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi/Pemprov Jabar

Gubernur Jabar Tegaskan Audit Ketat Proyek 2025, Kontraktor Bermutu Rendah Terancam Tak Dibayar Penuh

12 Januari 2026
Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas yang membahas penguatan transformasi industri di sektor tekstil hingga chip otomotif di kediamannya kawasan Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (11/1/2026). (ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet)

Prabowo Matangkan Transformasi Industri Nasional dari Tekstil hingga Chip Otomotif

12 Januari 2026
Konferensi pers penetapan 5 orang tersangka dari 8 orang tertangkap tangan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026 di Gedung Merah Putih, Jakarta, pada Minggu (11/1/2026)

OTT KPP Madya Jakut, KPK Tetapkan Lima Tersangka Suap Pajak Tambang Modus “All In”

12 Januari 2026
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, bersama Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, memimpin pertemuan perdana Menteri Luar Negeri-Menteri Pertahanan (2+2) Indonesia- Türkiye, bersama dengan Menteri Luar Negeri Türkiye, Hakan Fidan, dan Menteri Pertahanan Türkiye, Yaşar Güler, Jumat (9/1/2026)

Menhan Sjafrie: Indonesia-Türkiye Perkuat Kemitraan dari Pertahanan hingga Investasi Energi

11 Januari 2026
Penggerebekan pabrik narkotika golongan I jenis MDMB-4en-Pinaca atau tembakau sintetis di salah satu kawasan perumahan di Tangerang, Banten

BNN Gerebek Pabrik Narkotika MDMB-4en-Pinaca di Tangerang, “Koki” hingga Kurir Diamankan

11 Januari 2026
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana

BGN Tak Wajibkan Susu di MBG, Dadan Hindayana: Prioritaskan Sumber Kalsium Produk Lokal

10 Januari 2026
Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Prabowo Tolak Lihat Daftar Perusahaan Pelanggar: Tegakkan Hukum Tanpa Intervensi

10 Januari 2026
Dugaan manipulasi lelang aset sitaan korupsi bernilai triliunan rupiah menyeret sorotan ke Jampidsus.

Triliunan Aset Sitaan Korupsi Dilepas Murah, Jampidsus Disorot Dugaan Permainan Lelang

10 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, menemui Joko Widodo di Solo saat proses hukum masih berjalan.

    Kasus Ijazah Belum Tuntas, Dua Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Datangi Rumah Jokowi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Balik Penertiban Kawasan Hutan, Transparansi Kinerja Satgas PKH Dipertanyakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Garut Evaluasi Galian C, Tiga Lokasi di Banyuresmi-Tarogong Kaler Dihentikan Sementara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KUHP Baru Berlaku Januari 2026, Menkum: Disusun 63 Tahun Gantikan Produk Hukum Kolonial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menutup Masa Dinas, Komjen Chryshnanda Tinggalkan Warisan Reformasi di Tubuh Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Presiden Prabowo dan Jenderal LB Moerdani di Sekolah Kader Taruna Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukung Bupati-Wabup Garut Tertibkan Galian C, Ekspedisi 57: Kebijakan Berani Lindungi Warga dan Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku adalah media online yang menyajikan berita-berita dan informasi yang beragam serta mendalam. Kabariku hadir memberi manfaat lebih

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com