• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Maret 3, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Kenali WhatsApp Disadap dan Berikut Tips Cegah WhatsApp Diretas

Redaksi oleh Redaksi
14 Maret 2022
di News, Teknologi
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Kabariku- Pengguna WhatsApp harus tetap waspada dan melindungi akunnya. Pasalnya tidak sedikit pelaku kejahatan yang menyadap atau membajak akun WhatsApp demi keuntungan pribadi.

WhatsApp disadap saat terjadi aktivitas lain, untuk lebih berhati-hati berikut cara mencegah WhatsApp diretas, dilansir dari @ccicpolri, Senin (14/3/2022):

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

6 Tips Mencegah WhatsApp Tidak Mudah Direkap:

RelatedPosts

MA–KY Pecat Hakim DD Karena Telantarkan Istri dan Anak

Rudal Iran Hancurkan Kantor PM Israel dan Kondisi Netanyahu Belum ditentukan, inilah Faktanya

11 Terdakwa Dituntut Bersalah di Perkara Korupsi Pembiayaan Fiktif Telkom

  1. Keluar dari semua perangkat yang tidak kamu kenal dalam daftar WhatsApp Web.
  2. Jangan tinggalkan ponsel kamu tanpa pengawasan.
  3. Kunci semua aplikasi untuk mencegah orang tak dikenal mengakses aplikasi kamu.
  4. Jangan sambungkan ponsel kamu ke koneksi WiFi yang tidak dikenal.
  5. Jika WhatsApp kamu telah diretas, nonaktifkan akun kamu dengan mengirim email ke support @whatsapp.com. Akun kamu akan otomatis terhapus jika tidak diakses selama 30 hari.
  6. Aktifkan verifikasi 2 langkah di bawah pengaturan akun WhatsApp, ini akan menambahkan lapisan keamanan ekstra pada aplikasi.

Kenali tanda-tanda akun WhatsApp kamu disadap, sebagaimana dikutip dari media sosial Siber Polri;

1.Akun pengguna mendadak logout dari aplikasi WhatsApp
Penggunaan WhatsApp hanya bisa dilakukan dengan nomor ponsel sama pada satusmartphone. Ketika akun WhatsApp kamu keluar dengan sendiri artinya ada pihak lain yang menggunakan akun WhatsApp dengan nomor ponsel yang sama dismartphonelain.

2. Pesan telah terbaca
Saat pesan kamu belum dibaca dan tiba-tiba sudah bercentang biru alias sudah dibaca, ada kemungkinan besar akun WhatsApp telah dibajak dan disadap.

3. Ada pesan terkirim ke kontak tertentu tanpa sepengetahuan pengguna
Jika kamu merasa tidak pernah mengirim pesan kepada orang yang bersangkutan, maka patut dicurigai seseorang telah meretas akun WhatsApp kamu.

Baca Juga  Prabowo Pimpin Rapat Terbatas, Fokus pada Elektrifikasi Desa dan Subsidi Energi

4. WhatsApp Web tiba-tiba aktif
Cara mengecek apakah orang lain menggunakan akun WhatsApp Web kamu atau tidak, klik ikon tiga titik di kanan atas tampilan aplikasi WhatsApp kemudian pilih mode WhatsApp Web. Di sana akan terlihat pada aplikasi apakah WhatsApp kamu terkoneksi.

Cara Mencegah Akun WhatsApp dibajak dan Disadap

Modus paling sering digunakan untuk membajak dan menyadap WhatsApp adalah dengan merebut one time password (OTP). Ini merupakan 6 digit nomor yang dikirimkan WhatsApp melalui pesan singkat SMS ke nomor pengguna.

Pesan SMS OTP akan dikirimkan ke WhatsApp jika ada pihak lain yang berusaha untuk mengakses akun WhatsApp kamu dari perangkat lain. Jadi jika ada pihak lain yang meminta 6 digit nomor yang dikirimkan WhatsApp lewat SMS ke kamu jangan berikan. Abaikan saja.

Selain itu, Siber Polri menyarankan kamu mengaktifkan fitur two-step verification di WhatsApp. Penipu akan sulit mengakses akun WhatsApp karena tidak mengetahui PIN two-step verification.

Berikut cara mengaktifkan two step verification di WhatsApp:
  1. Ketika tiga ikon di pojok kanan atas aplikasi WhatsApp di smartphone
  2. Pilih menu settings
  3. Masuk ke pengaturan Account
  4. Pilih two-step verification
  5. WhatsApp akan memintamu untuk mengaktifkan two-step verification menggunakan PIN. Tekan enable di bagian bawah untuk mengaktifkannya.
  6. Buat PIN dengan memasukkan 6 digit angka sesuai dengan yang kamu inginkan.
  7. WhatsApp akan memintamu untuk memasukkan alamat email yang akan terintegrasi dengan akun WhatsApp, kalau suatu hari kamu ingin mengganti PIN
  8. Selesai. Fitur two-step verification berhasil terpasang.***

*Sumber: @ccicpolri

Red/K.000

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: @ccicpolrimedia sosial Siber PolriTips Mencegah WhatsApp Tidak Mudah Direkap
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Kementerian dan Lembaga yang Masuk Prioritas Pindah ke IKN Nusantara 2024. Berikut Daftarnya

Post Selanjutnya

Dukung Kinerja Densus 88, Habib Syakur: Negeri Kita Ini Sudah Extra Ordinary Terorisme

RelatedPosts

Hakim PN Kraksaan berinisial DD tengah menjalani sidang etik di Mahkamah Agung. (Foto: Humas KY)

MA–KY Pecat Hakim DD Karena Telantarkan Istri dan Anak

3 Maret 2026
Iran mengklaim rudal balistik menghantam kantor PM Israel dan menyebut kondisi Netanyahu belum ditentukan.

Rudal Iran Hancurkan Kantor PM Israel dan Kondisi Netanyahu Belum ditentukan, inilah Faktanya

2 Maret 2026
Ilustrasi Gedung Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. (Foto: Ainul Ghurri)

11 Terdakwa Dituntut Bersalah di Perkara Korupsi Pembiayaan Fiktif Telkom

2 Maret 2026
Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu saat memberikan keterangan kepada awak media (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Bongkar Pemalsuan Cukai Rokok Lewat Suap

2 Maret 2026
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi

Kedubes Iran Apresiasi Kesiapan Presiden Prabowo Mediasi Konflik Iran-AS

2 Maret 2026
Tiga calon Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) usai mengucapkan sumpah jabatan di Gedung MA RI. (Tangkapan layar YouTube Mahkamah Agung RI)

MA Lantik Tiga Ketua PT TUN

2 Maret 2026
Post Selanjutnya

Dukung Kinerja Densus 88, Habib Syakur: Negeri Kita Ini Sudah Extra Ordinary Terorisme

Sebut Ada Menkopolhukam dan Mendagri, PDI Perjuangan Pertanyakan Kapasitas Luhut Bicara Pemilu 2024

Discussion about this post

KabarTerbaru

Hakim PN Kraksaan berinisial DD tengah menjalani sidang etik di Mahkamah Agung. (Foto: Humas KY)

MA–KY Pecat Hakim DD Karena Telantarkan Istri dan Anak

3 Maret 2026

Dukacita Berpulangnya Try Sutrisno, Mensesneg: Salah Satu Putra Terbaik Bangsa

3 Maret 2026

Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Try Sutrisno: Persembahan Jasa Wapres ke-6 untuk Persada Pertiwi

2 Maret 2026
Iran mengklaim rudal balistik menghantam kantor PM Israel dan menyebut kondisi Netanyahu belum ditentukan.

Rudal Iran Hancurkan Kantor PM Israel dan Kondisi Netanyahu Belum ditentukan, inilah Faktanya

2 Maret 2026
Ilustrasi Gedung Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. (Foto: Ainul Ghurri)

11 Terdakwa Dituntut Bersalah di Perkara Korupsi Pembiayaan Fiktif Telkom

2 Maret 2026
Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu saat memberikan keterangan kepada awak media (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Bongkar Pemalsuan Cukai Rokok Lewat Suap

2 Maret 2026
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi

Kedubes Iran Apresiasi Kesiapan Presiden Prabowo Mediasi Konflik Iran-AS

2 Maret 2026

Dugaan Penyalahgunaan APBDes 2025, Pemdes Mekarjaya Pastikan Tak Ada Temuan Penyimpangan

2 Maret 2026

Bahaya Konflik Timur Tengah dan Perlindungan Terhadap Keselamatan Presiden Prabowo Subianto

2 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Penyalahgunaan APBDes 2025, Pemdes Mekarjaya Pastikan Tak Ada Temuan Penyimpangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof Achmad Tjachja Nugraha Rilis Buku “Technopreneurship”: Rahasia Membangun Bisnis Teknologi di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rudal Iran Hancurkan Kantor PM Israel dan Kondisi Netanyahu Belum ditentukan, inilah Faktanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gugurnya Ayatullah Khamenei: Alarm Arah Politik Luar Negeri Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com