• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Agustus 8, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini Sastra

Pemuda, Ibu dari Segala Kebajikan

Redaksi oleh Redaksi
28 Oktober 2021
di Sastra, Seni Budaya, Teknologi
A A
0
ShareSendShare ShareShare
Oleh;
Marlin Dinamikanto
Penyair Facebooker


Kabariku-
Dulu sekali saya pernah mendengar ungkapan ala New Left, “Jangan percaya orang yang berumur diatas 30 tahun.” Sampai sekarang pun saya Percaya itu. Sebab biasanya orang yang berumur di atas 30 sudah menata hidup normal dengan membangun keluarga yang Sakinah, Mawadah dan Warrahmah, di samping juga membangun profesi untuk kemapanan hidupnya.

Pandangan diatas tentu mengacu pada usia manusia yang sangat terbatas, rata-rata hanya sekitar 70 tahun. Orang yang berumur di atas 30 tahun biasanya sudah berkeluarga. Sehebat apapun dia pasti berhadapan dengan tagihan listrik, bayar cicilan atau kontrak rumah, belum lagi persoalan rumah tangga lainnya yang memaksanya untuk bekerja.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Beda dengan anak muda dalam kelompok umur 15-29 tahun yang jumlahnya di Indonesia mencapai 62 juta. Kebutuhan hidupnya yang belum seberapa membuatnya lebih kuat dalam mempertahankan prinsip, lebih hirau terhadap nasib orang-orang di sekitarnya, dan lebih jernih dalam mewujudkannya dalam gerakan tanpa dirusak oleh kepentingan pribadi, mentor atau atasannya.

RelatedPosts

Claudia Desy Curi Perhatian di Singing Competition Indomaret Bogor, Pilih “Cinta dan Rahasia”

Pertama dan Satu-satunya di Asia Tenggara, RS Mandaya Puri Luncurkan Robot Zamenix untuk Penanganan Batu Ginjal Tanpa Sayatan

SIM Digital Berlaku Saat Razia: Begini Cara Membuat dan Perpanjang SIM Lewat Ponsel

Idealnya memang begitu. Tapi tidak sedikit pula, umumnya anak-anak muda dari organisasi kemahasiswaan yang sudah mapan, dirusak oleh kepentingan para mentornya. Sehingga dalam berbicara pun seolah mengalami penuaan dini dengan bersikap lebih santun, diplomatis dan penuh gagasan normatif. Pemuda yang jenis begini saya sebut sebagai zombie yang tanpa imajinasi dan gagasan-gagasan kreatif untuk mendobrak kebekuan peradaban.

Baca Juga  Kemenkeu Terbitkan Materai Elektronik Dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 133/PMK.03/2021

Tentu tidak semua anak muda bersikap seperi mayat hidup. Bahkan yang lebih parah dari itu, ada pula jenis anak muda yang menjadi sampah peradaban dengan mengkonsumsi narkoba. Tapi tentu saja ada yang terpanggil oleh panggilan zaman, seperti Pemuda Sutomo di tahun 1908, atau Pemuda Mohammad Yamin di tahun 1928, Pemuda Soekarni di tahun 1945, Pemuda Soe Hoe Gie di tahun 1966, atau Pemuda Hariman Siregar di tahun 1974, atau Pemuda Indro Tjahjono di tahun 1978 dan seterusnya.

Penting pula untuk dicatat, revolusi kemerdekaan Indonesia bukan lahir dari pemberontakan militer yang merebut kemerdekaannya dari tangan penjajah. Melainkan dari keinginan kuat pemuda Chaerul Saleh, pemuda Soekarni, pemuda Aidit, dan pemuda lainnya yang ingin merdeka secepat-sepatnya.

Untuk itu pula, Benedict Anderson memotret secara gamblang tentang peran anak muda yang khas Indonesia dalam bukunya yang berjudul “Revoloesi Pemuda: Pendudukan Jepang dan Perlawanan di Jawa 1944-1946.” Penentu kemerdekaan Indonesia, tulis Anderson, tidak dimainkan oleh cendikiawan atau kelas-kelas tertindas, melainkan oleh pemuda.

Basis ideologi pemuda, tandas Anderson, adalah fortiter in re atau prinsip yang kuat untuk suatu perubahan total dan memulai pembaruan. Desakan kuat itu yang memaksa Soekarno dan Hatta membacakan teks proklamasi pada 17 Agustus 1945. Itulah fakta-fakta sejarah, betapa pentingnya peran pemuda di seputar detik-detik proklamasi yang kita rayakan setiap tanggal 17 Agustus itu.

Sastrawan terkemuka Indonesia Pramoedya Ananta-Toer pun menggambarkan pemuda sebagai prajnya paramita, ibu dari segala kebajikan. Pram percaya setiap manusia mengalami lompatan nilai, terutama nilai yang membentuk dan menjiwai istilah pemuda sebagai spiendor varitatis, penerang bagi jutaan orang yang mendambakan gemerlap cahaya hari baru.

Baca Juga  Dari Gayo Salman Yoga S Tulis Buku Langka di Indonesia

Peradaban itu seperti halnya jasad. Tanpa adanya regenerasi yang sanggup menjawab perubahan, niscaya pula, segemilang apa pun peradaban dengan sendirinya akan membusuk dan punah. Hirarki nilai-nilai yang sudah mapan akan selalu dapat dikalahkan oleh imajinasi anak-anak muda yang dibangkitkan oleh kehendak zaman.

Begitu banyak contoh sejarah yang mengajarkan kepada kita, bagaimana eloknya peradaban Mesopotamia di daerah aliran sungai Tigris, betapa berjayanya Romawi, begitu juga dengan Sriwijaya dan Majapahit, pada akhirnya kini tinggal menyisakan reruntuhan.

Pembusukan itu terjadi sebagai akibat langsung menuanya peradaban dan absennya kaum muda dalam menjawab perubahan. Kita boleh kagum atas kehebatan Soekarno, Hatta, Syahrir, Tan Malaka dan Semaun. Tapi kekaguman itu tidak ada artinya, bila pikiran Pemuda Soekarno dan para pemimpin segenerasinya kita biarkan membeku dalam pikiran.

Hancurnya komunisme tidak perlu diratapi. Karena itu keniscayaan sejarah sebab ajaran itu dibiarkan membeku dan tuli dari panggilan zaman. Satu-satunya yang mampu menjawab panggilan zaman adalah anak-anak muda. Bukan orang-orang tua yang bersiap diri menerima panggilan Tuhan.

Kapitalisme pun tidak bisa jumawa mengklaim sebagai satu-satunya pemenang peradaban. Sikap serakah untuk mengambil alih segala kuasa ke segelintir orang pada akhinya mendorongnya ke jurang kepunahan. Bayang-bayang depresi kini telah mengintai negara-negara Kapitalisme yang sudah mapan.

Narasi besar, utamanya pertarungan Kapitalisme vs Sosialisme, sebagaimana pertarungan Tom dan Jerry sepanjang Abad ke-20 sudah rontoh oleh gejala menguatnya solidaritas yang digerakkan oleh narasi-narasi kecil yang bersifat lebih spontan dan seketika.

Masih ingat koin untuk Prita? Atau pembelaan massif kepada nenek tua yang terpaksa mencuri buah semangka karena kelaparan? Itulah serpihan narasi-narasi kecil yang menggerakkan kepedulian banyak orang. Begitu pun dengan Kapitalisme global yang jumawa niscaya akan bertekuk-lutut menghadapi gerakan solidaritas yang dimungkinkan oleh teknologi informasi.

Baca Juga  The 1st Indonesia E-Vehicle Expo 2021, Jabar Dukung Bauran Energi Nasional

Tentang perkembangan Tekhnologi Informasi yang begitu ajaib mewujudkan Imagine the Peoplenya John Lennon : no border, no religion, di akhir 1960-an lalu adalah digerakkan anak-anak muda yang bukan hanya mampu membuat lompatan nilai-nilai, melainkan juga lompatan tekhnologi.

Peradaban Yunani Kuno, kejayaan Islam di Cordoba, hanyalah kenangan lama yang hancur sendiri oleh menuanya peradaban. Hadirnya anak-anak muda dengan jiwa muda pastinya, akan terus memperbarui bagian yang aus dan kikis dari peradaan itu sendiri.

Karena itulah hukum alam. Obsesi manusia memang ingin hidup seribu tahun seperti puisi Chairil Anwar, maka lahirlah dongeng tentang Highlander, atau kisah raja-raja Tiongkok yang mencari obat panjang umur ke sepenjuru dunia. Tapi pada ujungnya toh mereka berakhir di sebuah upacara pemakaman.

Untuk itulah saya bersepakat dengan Pramoedya Ananta-Toer, bahwa Pemuda adalah ibu dari segala kebajikan. ***

Tags: Pramoedya Ananta-Toer
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Peringati Sumpah Pemuda ke 93 Aliansi Pemuda Jatisari Cisompet Gelar Tournamen Sepakbola Tingkat SD

Post Selanjutnya

Realisasi Investasi Triwulan III Hingga September 2021 Naik 3,7 Persen Mencapai Rp 216,7 Triliun

RelatedPosts

Claudia Desy Erwiena Br Ginting Munthe mencuri perhatian dalam Singing Competition Indomaret Pakuan Regency Bogor (Istimewa)

Claudia Desy Curi Perhatian di Singing Competition Indomaret Bogor, Pilih “Cinta dan Rahasia”

4 Juli 2026

Pertama dan Satu-satunya di Asia Tenggara, RS Mandaya Puri Luncurkan Robot Zamenix untuk Penanganan Batu Ginjal Tanpa Sayatan

20 Juni 2026

SIM Digital Berlaku Saat Razia: Begini Cara Membuat dan Perpanjang SIM Lewat Ponsel

17 Juni 2026

Sekilas Gebyar Pesona Budaya Garut

26 April 2026

Akselerasi Pembangunan Melalui Teknologi, Bupati Garut Gandeng BRIN Perkuat Riset dan Inovasi Daerah

26 Februari 2026

Prof Achmad Tjachja Nugraha Rilis Buku “Technopreneurship”: Rahasia Membangun Bisnis Teknologi di Era Digital

25 Februari 2026
Post Selanjutnya

Realisasi Investasi Triwulan III Hingga September 2021 Naik 3,7 Persen Mencapai Rp 216,7 Triliun

Perhimpunan Menemukan Kembali Indonesia Gelar Renungan Hari Sumpah Pemuda ke 93

Discussion about this post

KabarTerbaru

Massa Penambang Datangi Kantor PT Timah di Gantung, Aksi Berujung Ricuh dan Kebakaran Jadi Sorotan

8 Agustus 2026
Dok.Foto : Istimewa

Indonesia Gagal Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026 Usai Ditahan Singapura 1-1

7 Agustus 2026

Polda Metro Jaya Dalami Temuan 996 Benda Menyerupai Senjata di Yayasan Sekolah Swasta Jakarta Selatan

7 Agustus 2026

Kapolri Rombak Jajaran Perwira Tinggi, 9 Irjen Polri Berganti Jabatan

7 Agustus 2026

Perkuat Sinergi, Kapolres Garut Sambangi Kantor ATR/BPN

7 Agustus 2026

inDrive Rampungkan Fase Pertama Kampanye “Drive Your Future”, Edukasi Ratusan Pelajar Garut tentang Keselamatan Berkendara

7 Agustus 2026

Presiden Prabowo Terima Laporan Program Strategis TNI hingga Persiapan HUT ke-81 RI

7 Agustus 2026
Dok.Foto: istimewa

Mensesneg Bongkar Fakta Isu Surpres Pergantian Kapolri, Istana: Sampai Hari Ini Belum Ada

7 Agustus 2026

Badiklat Kejaksaan RI Gandeng BNSP, Harli Siregar Dorong Sertifikasi Profesi Jaksa

7 Agustus 2026

Presiden Prabowo Terima Laporan Program Strategis TNI hingga Persiapan HUT ke-81 RI

7 Agustus 2026

Kabar Terpopuler

  • Dok.Foto:Istimewa

    Mabes Polri Bungkam soal Masa Aktif Wakapolri, Status Komjen Dedi Prasetyo Masih Jadi Tanda Tanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPP Persadha Nusantara Resmi Dilantik, Tetapkan 10 Agenda Transformasi Lembaga Hindu 2045

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perebutan Presidium KAHMI Jabar Dinilai Jadi Momentum Perkuat Jalan KDM Menuju Pilpres 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Publik Pertanyakan Pelayanan SPBU 24.331.148 Kurau, BBM untuk Warga Disebut Habis, Diduga Pengerit Tetap Dilayani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komjak RI Koordinasi Kemenko Polkam Kawal Penanganan Kasus Korupsi dan TPPU Mantan Jampidsus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Agus Muttaqien Alfaz Siap Pimpin MW KAHMI Jabar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dasco Instruksikan Kader Kawal Program Prabowo dan Perangi Hoaks

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com