• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Juli 1, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Peristiwa

20 Tahun Tak Bertemu, Aktivis ProDem Gelar Temu Kangen. “Revolusi Belum Selesai Bung”

Redaksi oleh Redaksi
23 Desember 2019
di Kabar Peristiwa
A A
0
Temu kangen aktivis ProDem (Foto: aartreya.com

Temu kangen aktivis ProDem (Foto: aartreya.com

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Ratusan mantan aktivis mahasiswa era 80-an dan 98 yang tergabung dalam ProDem, menggelar acara temu kangen di rumah makan, Jalan Malabar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Minggu (22/12/2019). Hadir dalam kegiatan itu selain aktvis asal Kota Bogor, juga aktivis dari Jabodetabek, Bandung, Riau, dan Medan.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Dasar aktivis, acara temu kangen pun diberi tema cukup provokatif: “Revolusi Belum Selesai, Bung”. Tema itu sengaja diambil untuk menunjukkan bahwa meski usia tak lagi muda, namun peserta temu kangen masih tetap memiliki semangat menyala untuk melanjutkan pergerakan, menyuarakan kebenaran membela kepentingan masyarakat.

RelatedPosts

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

Rakernas I IVENDO Hasilkan 8 Program Strategis, Fokus Perkuat Daya Saing Industri Event Nasional

Dasco Didampingi Kapolda Metro Tinjau TKP Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

Kegiatan temu kangen atau reuni, sekaligus untuk mengenang empat aktivis Bogor yang telah tutup usia. Mereka adalah Darwin Jamal (Mantan Dosen Universitas Pakuan), Imral Gusti (Aktivis Bogor/ Kalteng), Dido (Aktivis Universitas Pakuan), Hery Zulmi (Mantan Anggota DPRD Lubukpakam) dan Didit (Aktivis Prodem Surabaya).

Hadir dalam acara tersebut di antaranya Dedi Ekadibrata (aktivis Universitas Pakuan, pernah ditahan di era Seoharto saat membela petani Cijayanti, Bogor), Sunandar dan Hendrik Dikson Sirait (pernah ditahan era Soeharto saat aksi FAMI di DPR), Indro Cahyono (Dema ITB, pernah ditahan era Suharto), Eki Tarigan (aktivis Universitas Kertanegara), Adi Rianda (aktivis FPPHR) hingga Anto Kusumayuda (aktivis Universitas Nasional/ aktivis Pijar, pernah diburu di masa Suharto).

Gelaran acara yang dipandu Dedi Ekadibrata tersebut, diisi dengan testimoni beberapa penggerak mahasiswa pada era Orde Baru untuk mengenang keempat rekannya yang sudah tiada.

Baca Juga  Lakukan Patroli Dialogis Presisi, Kapolsek Tambun Pastikan Aman Kondisi Warga Hampir Jadi Korban Begal

“Seorang Darwin, tak sekedar teman, tapi juga saudara batin. Ia tak pernah memperlihatkan keluh kesahnya melewati hidup, meski dalam kondisi sulit, bertempat tinggal di Bandung. Dan, ia tetap peduli, rela berkorban yang dimiliki demi jalannya perjuangan, juga untuk teman juangnya,” kata Marlin, sembari membacakan puisinya.

Meski usia tak lagi muda, juga rambut para aktivis 80-an dan 98 yang hadir, sudah memutih. Namun, semangatnya tetap meledak-ledak, dalam komitmennya melanjutkan membangun gerakan.

“Kita dulu, nyaris setiap hari dekat dengan bahaya. Setiap kemanapun pergi, kerap kali diikuti intel atau aparat. Bahkan, kita termasuk orang-orang yang diburu di masa Soeharto. Maklum, saat pra reformasi, demokrasi dikebiri. Penjara, diculik atau kematian, seringkali jadi pilihan. Meski pilihan pahit, itu tetap kita lakukan dengan mengadvokasi rakyat, dimulai dari petani, hingga buruh. Saat ini, diantara kita ada yang masuk dalam kekuasaan. Tapi, masih banyak yang diluar kekuasaan. Meski begitu, semangat ideologis bersaudara tak pernah putus. Kita tetap konsisten dengan pergerakan,” tukas Fery Aryanto yang juga eks aktivis mahasiswa Universitas Pakuan.

Ungkapan rasa kangen diantara para aktivis itu sangat terasa. Betapa tidak, beberapa diantaranya ada yang lebih 20 tahun tidak pernah bertemu. Dan, salah satu aktivis yang kerap melakukan pendampingan petani, Adi Rianda meski tak lagi kuat berjalan karena sakit stroke dan duduk di kursi roda, tetap bersemangat datang di gelaran diskusi.

“Setelah 20 tahun lebih ada yang diantara kita tidak pernah bertemu, forum ini seperti mengembalikan ingatan kami ke masa lalu, bahwa pembelaan terhadap yang tertindas itu tak boleh berhenti. Harus tetap bangkit, dan bergerak. Empat rekan kami sudah tiada, dan satu kawan kami, Adi Rianda kini sakit stroke. Tapi, kami memiliki kekayaan bernama semangat serta persaudaraan. Dan, itu akan terus kami jaga,” pungkas aktivis FPPHR, Dedi Kurniawan atau yang akrab disapa Kang Cimot. (Has)

Baca Juga  Bentrokan Buruh Warnai Sidang Putusan MK tentang UU Cipta Kerja

Dari : aartreya.com, judul asli: 20 Tahun Tak Bertemu, Aktivis Prodem 80-an dan 98 Gelar Temu Kangen

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Temu Kangen
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Peringati Hari Ibu, PDI Perjuangan Garut Bagikan Bingkisan kepada Ribuan Emak-emak

Post Selanjutnya

Hujan Mengguyur, Empat Penambang Emas Tewas di Lubang, Tiga Mahasiwa Tewas di Gua

RelatedPosts

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

11 Mei 2026

Rakernas I IVENDO Hasilkan 8 Program Strategis, Fokus Perkuat Daya Saing Industri Event Nasional

1 Mei 2026

Dasco Didampingi Kapolda Metro Tinjau TKP Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

28 April 2026
Doni Salmanan/IG

Aset Doni Salmanan Laku Rp13,4 Miliar, Kejari Pastikan Masuk Kas Negara

10 April 2026
Plastik mahal/lambe turah

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Dalam Negeri Melonjak Tajam

6 April 2026

Pemerintah Batasi Program MBG Hanya di Hari Sekolah Demi Efektivitas

5 April 2026
Post Selanjutnya
Petugas mengevakuasi salah satu jenazah mahasiswa Unsika Karawang. (*)

Hujan Mengguyur, Empat Penambang Emas Tewas di Lubang, Tiga Mahasiwa Tewas di Gua

Zulkifli Zaini. (*)

Di Luar Dugaan, Zulkifli Zaini Ditunjuk Jadi Dirut PLN

Discussion about this post

KabarTerbaru

Selamat Hari Bhayangkara ke-80, 1 Juli 2026

1 Juli 2026

KPK OTT di Kuansing, Amankan 10 Orang dan Sejumlah Barang Bukti

30 Juni 2026

LPDP Buka Pendaftaran Beasiswa Tahap II Tahun 2026, Perluas Akses dan Perkuat STEM Industri Strategis

30 Juni 2026

Kapolda Jabar Rudi Setiawan Raih Pangkat Komjen, Lulusan Akpol 1993 Kini Jenderal Bintang Tiga

30 Juni 2026

MK Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Langsung Rakyat, Gugatan Uji UU Pilkada Ditolak

30 Juni 2026
Nadiem Makarim mengaku tak memiliki uang untuk membayar uang pengganti Rp809 miliar yang dijatuhkan dalam putusan kasus Chromebook.

Nadiem Makarim Nyatakan Tak Sanggup Bayar Uang Pengganti Rp809 Miliar usai Divonis 10 Tahun Penjara

30 Juni 2026

KPK Dorong Pemanfaatan Aset Rampasan untuk Publik, Rp4,2 Miliar Diserahkan ke KPU dan Polri

30 Juni 2026

Jaksa Agung Burhanuddin dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Resmikan Gedung Baru Kejari Jakarta Utara

30 Juni 2026

Hibah Gedung Kejari Jakut, Pramono Apresiasi Kejati DKI Jakarta Tuntaskan Sengketa Aset dan Proyek Gedung Mangkrak Puluhan Tahun

30 Juni 2026

Istana Pastikan Program Tetap Berjalan, Latsarmil Koperasi Merah Putih Dievaluasi Usai Lima Peserta Meninggal

29 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Mewujudkan Polisi Kelas Dunia: Menyambut Hari Bhayangkara Ke-80

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Sekap dan Rantai Tiga Karyawan Selama 21 Hari, Pemilik Percetakan Dilaporkan ke Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung, Gugat Kejagung Lewat Praperadilan, OC Kaligis Persoalkan Proses Penangkapan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Razman Arif Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Jalani Hukuman 18 Bulan atas Kasus Pencemaran Nama Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guru Besar IPB, Diskanak Garut, dan Unit Pakan Mandiri Leles Lestari Dorong Inovasi Pakan Murah Berkualitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIAGA 98 Minta DPR, Kompolnas, Penasehat Khusus Presiden dan Setneg Kawal Transisi Pelaksanaan UU Polri Nomor 5 Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com