• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Juli 17, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Ekonomi

Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

Agus Irawan oleh Agus Irawan
17 Juli 2026
di Ekonomi, Nasional
A A
0
ShareSendShare ShareShare


Jakarta, Kabariku.com– Fenomena jouhatsu atau “manusia yang menguap” di Jepang menjadi sorotan sebagai potret persoalan sosial yang berkembang menjadi peluang bisnis. Di tengah tekanan ekonomi, beban utang, konflik keluarga, hingga tuntutan pekerjaan, ribuan orang setiap tahun memilih menghilang dari kehidupan lama mereka untuk memulai hidup baru secara diam-diam.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik


Istilah jouhatsu berasal dari bahasa Jepang yang berarti “menguap”. Mereka yang memilih jalan ini sengaja memutus hubungan dengan keluarga, teman, hingga tempat kerja tanpa meninggalkan jejak.

RelatedPosts

Fenomena Rashdul Qiblat: Kemenag Catat 725.669 Titik Ikuti Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026

Belum Genap Sepekan, DPP Barisan Gibran Nusantara Geber Konsolidasi Nasional, Susun Kepengurusan di 38 Provinsi

Hotman Paris Resmi Bela Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Dampingi Pemeriksaan Perdana sebagai Tersangka

Keputusan tersebut umumnya diambil untuk menghindari tekanan hidup yang dianggap tidak lagi mampu dihadapi.


Fenomena ini kemudian melahirkan industri tersendiri. Sejumlah perusahaan di Jepang menawarkan jasa yonige-ya atau “perusahaan pindah di malam hari”.

Mereka membantu klien berpindah tempat tinggal secara rahasia, mengangkut barang, hingga menjaga kerahasiaan identitas pelanggan.


Prof. Yolanda Masnita Siagian, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti, menilai fenomena tersebut menunjukkan bagaimana kebutuhan manusia dapat berubah menjadi komoditas ekonomi ketika terdapat permintaan pasar.


Menurutnya, keberadaan jasa tersebut membuktikan bahwa pasar akan selalu hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk kebutuhan yang muncul akibat tekanan sosial dan psikologis.


“Fenomena jouhatsu memberikan pelajaran bahwa pasar tidak hanya menjual barang dan jasa konvensional, tetapi juga menawarkan solusi atas persoalan hidup manusia. Ketika ada kebutuhan, akan muncul pelaku usaha yang menyediakan layanan untuk memenuhinya,” ujarnya.

Baca Juga  GEKIRA Resmi Bentuk Resimen Ekologi


Namun demikian, ia mengingatkan bahwa di balik peluang ekonomi tersebut terdapat persoalan sosial yang tidak boleh diabaikan. Tingginya angka individu yang memilih menghilang menjadi sinyal bahwa tekanan hidup, kesehatan mental, hingga relasi sosial perlu mendapatkan perhatian serius.


Fenomena jouhatsu juga menjadi pengingat bahwa pertumbuhan ekonomi tidak selalu berjalan seiring dengan kesejahteraan sosial. Di negara maju seperti Jepang sekalipun, tekanan hidup dapat mendorong seseorang mengambil keputusan ekstrem untuk meninggalkan identitas dan kehidupan lamanya.


Melalui fenomena ini, publik diajak melihat bahwa pasar mampu beradaptasi dengan berbagai kebutuhan manusia. Namun pada saat yang sama, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat juga dituntut menciptakan lingkungan sosial yang lebih sehat agar manusia tidak merasa harus “menguap” demi mencari kehidupan yang lebih baik. (Advetorial).

Tags: Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisaktikomoditas pasarmanusia yang menguapProf. Yolanda Masnita SiagianUniversitas Trisakti
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Hotman Paris Resmi Bela Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Dampingi Pemeriksaan Perdana sebagai Tersangka

Post Selanjutnya

Belum Genap Sepekan, DPP Barisan Gibran Nusantara Geber Konsolidasi Nasional, Susun Kepengurusan di 38 Provinsi

RelatedPosts

Fenomena Rashdul Qiblat: Kemenag Catat 725.669 Titik Ikuti Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026

17 Juli 2026

Belum Genap Sepekan, DPP Barisan Gibran Nusantara Geber Konsolidasi Nasional, Susun Kepengurusan di 38 Provinsi

17 Juli 2026

Hotman Paris Resmi Bela Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Dampingi Pemeriksaan Perdana sebagai Tersangka

17 Juli 2026

Wamendes PDT Dukung Gagasan B8C Kaltim Bangun Desa Pertanian Modern, Siap Perkuat Ketahanan Pangan

16 Juli 2026

Kemendag Tangani 1.911 Layanan Konsumen di Semester I 2026, Pengaduan Elektronik hingga Paylater Mendominasi

15 Juli 2026

Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Pengalihan Kasus Korupsi, SIAGA 98 Dorong Libatkan KPK

15 Juli 2026
Post Selanjutnya

Belum Genap Sepekan, DPP Barisan Gibran Nusantara Geber Konsolidasi Nasional, Susun Kepengurusan di 38 Provinsi

DPAD Kota Tangerang Buka AI Content Creation Bootcamp Gratis, Peserta Dapat Sertifikat Digital

Discussion about this post

KabarTerbaru

Dr. Ismed Inonu Hadiri Forum Dekan AIPKI 2026 dan Pelantikan Pengurus Wilayah I Sumatera, Perkuat Peran FKIK UBB di Tingkat Nasional

17 Juli 2026

Fenomena Rashdul Qiblat: Kemenag Catat 725.669 Titik Ikuti Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026

17 Juli 2026

DPAD Kota Tangerang Buka AI Content Creation Bootcamp Gratis, Peserta Dapat Sertifikat Digital

17 Juli 2026

Belum Genap Sepekan, DPP Barisan Gibran Nusantara Geber Konsolidasi Nasional, Susun Kepengurusan di 38 Provinsi

17 Juli 2026

Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

17 Juli 2026

Hotman Paris Resmi Bela Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Dampingi Pemeriksaan Perdana sebagai Tersangka

17 Juli 2026

Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

17 Juli 2026

DPRD Kota Tangerang Dorong Optimalisasi Aset dan PAD dalam Rekomendasi Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

17 Juli 2026

Tersangka TPPU Dilimpahkan ke Kejagung, Don Ritto Bantah Uang dan Emas Sitaan Berasal dari Korupsi

17 Juli 2026

Seskab Teddy: Presiden Prabowo dengan DEN Bahas Ketahanan Ekonomi hingga Percepatan GovTech

15 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik! RS Medina Garut Rekrut 99 Peserta Program Magang Nasional Kemenaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Catatan Ringan Juli 2026: Dua Blok dan Satu Kue

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSI Tangsel: Bergabungnya Narji Cagur Jadi Suntikan Semangat bagi Kader

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Panggil Menhan, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala BIN ke Istana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com