Jakarta, Kabariku.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan pembangunan rumah sakit (RS) bertaraf internasional di lahan eks Sumber Waras, Jakarta Barat, akan segera dimulai. Proyek yang sempat tertunda selama bertahun-tahun itu ditargetkan menjadi salah satu pusat layanan kesehatan berkelas dunia di ibu kota.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan proses penyelesaian berbagai persoalan yang menghambat pemanfaatan lahan tersebut kini telah tuntas. Karena itu, Pemprov DKI siap melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan rumah sakit pada Agustus 2026.
Menurut Pramono, rumah sakit yang akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 3,6 hektare itu dirancang dengan standar internasional guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat Jakarta sekaligus mengurangi jumlah warga yang berobat ke luar negeri.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta bersama Kementerian Kesehatan telah menyepakati percepatan pembangunan rumah sakit internasional di kawasan Sumber Waras.
Pemerintah daerah juga mengusulkan agar proyek tersebut masuk dalam kategori Proyek Strategis Nasional (PSN) sehingga memperoleh dukungan penuh dari pemerintah pusat.
Selain pembangunan RS internasional di Sumber Waras, Pemprov DKI juga menyiapkan pembangunan rumah sakit tipe A di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Kedua proyek tersebut diharapkan menjadi tonggak pengembangan layanan kesehatan berstandar global di Jakarta.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyatakan dukungannya terhadap pembangunan RS internasional di Sumber Waras. Menurutnya, kehadiran fasilitas kesehatan dengan standar global akan memperkuat layanan medis nasional dan menekan angka pasien Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri.
Pemprov DKI berharap pembangunan rumah sakit tersebut dapat menjadi simbol transformasi sektor kesehatan Jakarta sekaligus memperkuat posisi kota ini sebagai pusat layanan kesehatan modern di kawasan Asia Tenggara.
Jika diperlukan, saya juga bisa �menyesuaikan artikel ini ke gaya khas Kabariku.com yang lebih lugas dan SEO-friendly.
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

















Discussion about this post