Desa Rajik, Bangka Selatan, Kabariku.com – Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan Universitas Bangka Belitung (HIMAIKA UBB) kembali menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui Program Bina Desa Tahun 2026 yang diselenggarakan di Desa Rajik, Kabupaten Bangka Selatan. Mengusung tema “Penerapan Citizen Science Berbasis Sosio-Ekologi Kelautan Melalui Restorasi Vegetasi Pesisir dan Dialektika Masyarakat di Desa Rajik,”
kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pembangunan desa berbasis ilmu pengetahuan, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat pesisir. Program ini dirancang sebagai upaya membangun sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan pengelolaan wilayah pesisir yang berkelanjutan.
Selama lima hari pelaksanaan, berbagai kegiatan dilaksanakan secara kolaboratif bersama pemerintah desa, tokoh masyarakat, pelajar, kelompok nelayan, serta pemuda desa. Rangkaian kegiatan diawali dengan inventarisasi potensi dan permasalahan pesisir, dilanjutkan dengan sosialisasi literasi kelautan, pelatihan Citizen Science, pembentukan Kelompok Peduli Lingkungan, aksi penanaman vegetasi pesisir, hingga penyelenggaraan forum diskusi publik sebagai wadah membangun komunikasi dan solusi bersama terhadap berbagai isu pengelolaan kawasan pesisir.

Melalui pendekatan partisipatif tersebut, masyarakat tidak hanya menjadi peserta kegiatan, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam menjaga dan mengelola sumber daya pesisir secara berkelanjutan.Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan Universitas Bangka Belitung, Fahtur Haryadi, menyampaikan bahwa Program Bina Desa merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berorientasi pada kebermanfaatan bagi masyarakat.
“Program Bina Desa ini merupakan wujud nyata komitmen HIMAIKA UBB dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat. Kami ingin menghadirkan program yang tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga dan mengelola wilayah pesisir secara berkelanjutan. Melalui pendekatan Citizen Science, kami berharap masyarakat menjadi subjek utama dalam menjaga lingkungan, sehingga tercipta sinergi antara ilmu pengetahuan, budaya gotong royong, dan pembangunan desa. Kami percaya bahwa perubahan besar selalu diawali dari langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama.”»Menurut Fahtur,
keberhasilan program tidak hanya diukur dari terlaksananya seluruh rangkaian kegiatan, tetapi juga dari keberlanjutan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat setelah kegiatan selesai. Oleh karena itu, HIMAIKA UBB berkomitmen untuk terus menjalin kolaborasi dengan Desa Rajik sebagai mitra dalam pengembangan wilayah pesisir.Sementara itu, Kepala Desa Rajik, Ruslan, mengapresiasi kepercayaan HIMAIKA UBB yang telah menjadikan Desa Rajik sebagai lokasi pelaksanaan Program Bina Desa.
Ia menilai bahwa keterlibatan mahasiswa membawa semangat baru dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan pesisir.
«”Kami mengapresiasi kehadiran adik-adik mahasiswa HIMAIKA UBB yang telah membawa semangat baru bagi masyarakat Desa Rajik. Program ini tidak hanya memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan pesisir, tetapi juga mengajak masyarakat untuk terlibat langsung dalam aksi nyata. Harapan kami, kerja sama ini menjadi awal dari hubungan yang berkelanjutan antara pemerintah desa, masyarakat, dan Universitas Bangka Belitung dalam membangun Desa Rajik yang lebih maju, lestari, dan berdaya saing. Kami juga berharap nilai-nilai kepedulian lingkungan yang ditanamkan selama kegiatan ini dapat terus tumbuh dan diwariskan kepada generasi muda desa.”»
Melalui semangat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, Program Bina Desa HIMAIKA UBB diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam mewujudkan Desa Rajik sebagai desa pesisir yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan. Selain memberikan dampak terhadap pelestarian lingkungan, program ini juga diharapkan mampu memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi pesisir secara bijaksana serta menjadi inspirasi bagi desa-desa pesisir lainnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com



















Discussion about this post