BANDUNG, Kabariku.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM menyiapkan langkah khusus untuk menjaga keberlangsungan warisan budaya daerah melalui program regenerasi para perajin tradisional, mulai dari pembatik, penganyam, pemahat, pelukis hingga pelaku kuliner tradisional.
Langkah tersebut disampaikan KDM usai menghadiri pembukaan Sunda Karsa Fest Karya Kreatif Jawa Barat 2026 di Kota Bandung. Menurutnya, Jawa Barat berpotensi kehilangan banyak maestro kerajinan tradisional jika tidak segera dilakukan regenerasi kepada generasi muda.
“Kita berpotensi kehilangan pembatik, pemahat, pelukis hingga perajin anyaman terbaik jika tidak bergerak dari sekarang,” ujar KDM.
Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana menggandeng para maestro kerajinan tradisional agar terlibat langsung dalam proses pendidikan dan pelatihan. Mereka akan didorong menjadi pengajar bagi generasi muda melalui jalur pendidikan formal maupun nonformal.
Bahkan, KDM mengusulkan agar para pembatik, pengukir, pelukis hingga penganyam mendapatkan insentif atau gaji bulanan yang layak sehingga dapat fokus menularkan keahliannya kepada generasi penerus.
“Saya sudah minta kumpulkan para pembatik, beri mereka gaji setiap bulan yang cukup untuk mengajarkan membatik. Begitu juga untuk ukiran, lukisan, masakan tradisional sampai anyaman agar keahliannya tidak putus,” kata KDM.
Selain itu, KDM juga menggagas pembentukan pusat-pusat pembelajaran keterampilan tradisional atau paguron, seperti Paguron Batik, Paguron Anyaman, Paguron Ukir dan Paguron Lukis. Program tersebut diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda untuk mempelajari berbagai keterampilan budaya khas Jawa Barat secara berkelanjutan.
Menurut KDM, upaya pelestarian budaya tidak hanya penting untuk menjaga identitas daerah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang besar. Produk kerajinan tradisional dan UMKM kreatif diyakini mampu menjadi salah satu penopang utama perekonomian Jawa Barat apabila terus dikembangkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Dengan program regenerasi tersebut, Pemprov Jawa Barat berharap warisan budaya yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat dapat terus hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi.
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com















Discussion about this post