• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Maret 12, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Daerah

Fatayat NU Garut Rayakan Puncak 16 HAKTP 2025, Suarakan Penghapusan Kekerasan Perempuan dan Anak

El Badhi oleh El Badhi
10 Desember 2025
di Kabar Daerah
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku – Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Garut menyelenggarakan Peringatan Hari Puncak 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP) Tahun 2025 pada Rabu, 10 Desember 2025, di Lapang Alun-alun Garut. Kegiatan ini dilaksanakan melalui Lembaga Konsultasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (LKP3A) Fatayat NU Garut sebagai bentuk kampanye publik untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap penghapusan kekerasan, khususnya terhadap perempuan dan anak.

Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Garut, Dr. Hj. Ernawati, menyampaikan bahwa peringatan ini merupakan bagian penting dari rangkaian 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan yang dimulai sejak 25 November. Menurutnya, angka kekerasan di Kabupaten Garut masih tinggi dan membutuhkan perhatian serius dari semua pihak.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Kegiatan ini merupakan peringatan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan yang diselenggarakan oleh PC Fatayat NU Kabupaten Garut, dengan LKP3A sebagai ketua pelaksana bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Garut. Kami berharap, karena angka kekerasan di Kabupaten Garut cukup tinggi, terutama kepada perempuan dan anak, maka melalui kegiatan seperti ini semua lapisan masyarakat menjadi aware untuk mencegah terjadinya kekerasan,” ujar Ernawati.

RelatedPosts

Wabup Garut Tampung Aspirasi Warga Sukarame Terkait Pembebasan Lahan Tol Getaci

Bupati Garut Dorong Program MBG Prioritaskan Bahan Baku dari Masyarakat Lokal

KDM Usulkan Cikuray Jadi Tahura, Aktivis Lingkungan Pertanyakan Kesiapan Pemkab

Ia menjelaskan bahwa Fatayat NU Garut sudah menggelar berbagai kegiatan sejak dimulainya rangkaian 16 HAKTP. Di antaranya kampanye komunitas di Desa Godog dan Desa Banyuresmi, lokakarya untuk tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta lokakarya bagi penyedia layanan pendamping korban kekerasan. Pada puncak kegiatan, Fatayat NU menggelar kampanye publik berupa long march, orasi, dan doa bersama.

Baca Juga  PLN Kerahkan 500 Personel Pulihkan Listrik Aceh Pascabencana Banjir dan Longsor

“Kami berharap angka kekerasan di Kabupaten Garut menurun, dan seluruh lapisan masyarakat mulai dari pejabat, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga masyarakat luas bisa bekerja sama untuk menciptakan keamanan bagi perempuan dan anak,” tambahnya.

Ketua LKP3A Fatayat NU Garut sekaligus ketua penyelenggara, Risnawati, M.AP, menjelaskan bahwa kegiatan puncak 16 HAKTP ini merupakan bagian dari program kemitraan Fatayat NU Garut dengan Yayasan Pulih yang didukung oleh UNFPA. Program tersebut sudah berjalan sejak 2023 dan menjadi upaya komprehensif dalam menekan kekerasan berbasis gender di Kabupaten Garut.

“Tujuan kegiatan ini adalah puncak dari rangkaian program kami bersama Yayasan Pulih yang disupport oleh UNFPA untuk mengentaskan kekerasan berbasis gender. Sejak 2023 kami melakukan banyak kegiatan, mulai dari pelatihan, lokakarya, hingga diskusi komunitas selama tiga bulan di dua desa intervensi yaitu Desa Godog dan Desa Banyuresmi,” ujar Risnawati.

Ia menjelaskan bahwa peserta pada kegiatan puncak berasal dari berbagai unsur, mulai dari masyarakat desa intervensi, fasilitator komunitas, serta organisasi mitra seperti PKBI, KPI, IPNU-IPPNU, KOPRI, dan lembaga lainnya. Risnawati berharap bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak hanya menurun, melainkan harus dihapuskan sepenuhnya.

“Sebenarnya bukan hanya menurun, tetapi harus diselesaikan. Tidak boleh lagi ada kekerasan, karena itu melanggar hak asasi manusia, terlebih kepada perempuan dan anak yang sangat rentan,” tegasnya.

Sekretaris Fatayat NU Garut, Rimah Karimatul Hayah, M.Pd.Gr, menambahkan bahwa isu kekerasan terhadap perempuan tidak hanya menjadi perhatian di Kabupaten Garut tetapi juga di berbagai daerah lainnya. Ia menekankan pentingnya penghormatan terhadap perempuan dalam kehidupan sosial.

“Harapan kami, kekerasan terhadap perempuan yang masih sering terjadi bisa berhenti. Perempuan berhak dihargai, dihormati, diterima, dibanggakan, dan tidak dijadikan objek kekerasan dalam bentuk apa pun. Perempuan memiliki peran penting sebagai penerus generasi dan pendidik masyarakat. Kami berharap perempuan di Garut mendapatkan perlakuan yang layak,” kata Rimah.

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Garut Dorong Pengetatan Pengawasan Tambang Galian C Demi Keselamatan Lingkungan

Sementara itu, Wakil Ketua 1 Fatayat NU Garut, Dr. Hendarsita, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Fatayat NU Garut sesuai visi-misi organisasi dalam bidang hukum, politik, advokasi, dan perlindungan perempuan serta anak.

“Kampanye ini bukan hanya diperingati hari ini saja, tetapi merupakan rangkaian yang sudah berjalan selama dua tahun. Kami bekerja sama dengan Yayasan Pulih dan UNFPA dan melakukan intervensi di dua desa. Selain masyarakat, kami juga melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan lembaga layanan seperti kepolisian dan dinas-dinas terkait,” kata Hendarsita.

Ia menyampaikan bahwa intervensi tersebut mencakup pembentukan fasilitator, edukasi masyarakat, serta penguatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan yang berperan dalam penanganan kekerasan.

Melalui kegiatan puncak 16 HAKTP ini, Fatayat NU Kabupaten Garut berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam kampanye penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak, sehingga ke depan tercipta lingkungan yang aman dan berkeadilan bagi seluruh warga.***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Tantangan Pemulihan Listrik Aceh: PLN Minta Maaf dan Kerahkan Upaya Ekstra

Post Selanjutnya

Puncak 16 HAKTP 2025, DPPKBPPA Garut: Ajang Kampanye Bersama Melawan Kekerasan

RelatedPosts

Wakil Bupati Garut Putri Karlina

Wabup Garut Tampung Aspirasi Warga Sukarame Terkait Pembebasan Lahan Tol Getaci

12 Maret 2026
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin/ Diskominfo

Bupati Garut Dorong Program MBG Prioritaskan Bahan Baku dari Masyarakat Lokal

12 Maret 2026

KDM Usulkan Cikuray Jadi Tahura, Aktivis Lingkungan Pertanyakan Kesiapan Pemkab

11 Maret 2026

Bantu Ringankan Beban Masyarakat, Polres Garut Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Fitri 1447 H

11 Maret 2026

Bupati Garut : Program MBG yang Diinisiasi Presiden Prabowo Merupakan Program Unggulan dengan Efek Multidimensi

11 Maret 2026

Banser Jawa Barat Kerahkan 6.000 Personel Layani Pemudik di 135 Posko

10 Maret 2026
Post Selanjutnya

Puncak 16 HAKTP 2025, DPPKBPPA Garut: Ajang Kampanye Bersama Melawan Kekerasan

Prosesi Pertuaran dan Kesepakatan Kerjasama Indonesia-Pakistan di kediaman resmi PM Pakistan Shehbaz Sharif, Islamabad, Selasa (9/12/2025), dan disaksikan langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta PM Shehbaz

Indonesia-Pakistan Perkuat Kemitraan: Tujuh MoU dan Perjanjian Kerja Sama Resmi Disepakati

Discussion about this post

KabarTerbaru

Panglima TNI Tinjau Kesiapan Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer

Siaga 1 dan Fenomena Politik Perkotaan

12 Maret 2026
Wakil Bupati Garut Putri Karlina

Wabup Garut Tampung Aspirasi Warga Sukarame Terkait Pembebasan Lahan Tol Getaci

12 Maret 2026
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin/ Diskominfo

Bupati Garut Dorong Program MBG Prioritaskan Bahan Baku dari Masyarakat Lokal

12 Maret 2026

Rapat Strategis di Hambalang, Seskab Teddy: Bahas Swasembada Pangan, Energi, dan Kesiapan Idulfitri

12 Maret 2026

KDM Usulkan Cikuray Jadi Tahura, Aktivis Lingkungan Pertanyakan Kesiapan Pemkab

11 Maret 2026
Presiden Prabowo Subianto menargetkan Danantara menyetor hingga Rp 800 triliun per tahun ke kas negara.(Ist)

Target Presiden Prabowo untuk Danantara: Setoran Rp 800 Triliun per Tahun dari Hasil Investasi

11 Maret 2026
Watch Club buka store ke-41 di Puri Indah Mall Jakarta Barat (Foto:Istimewa)

Ekspansi Watch Club: Store Baru di Puri Indah Mall Sajikan Jam Tangan Original dari Brand Global

11 Maret 2026

Kabaharkam: Pengamanan Nyepi dan Idul Fitri 2026 Kedepankan Toleransi dan Moderasi Beragama

11 Maret 2026

Bantu Ringankan Beban Masyarakat, Polres Garut Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Fitri 1447 H

11 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • Petugas mengevakuasi korban meninggal dalam bencana longsor di Bungbulang Garut (Dok. BPBD Garut)

    Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dasco dan Prasetyo Hadi Temui Habib Rizieq di Petamburan, Sampaikan Pesan Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MTPI Soroti Lambatnya Penyelesaian Perizinan di BKPM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JK, Jangan Memancing di Air Keruh!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com