• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Januari 13, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

Perhimpunan Menemukan Kembali Indonesia Gelar Renungan Hari Sumpah Pemuda ke 93

Redaksi oleh Redaksi
29 Oktober 2021
di Kabar Terkini, Peristiwa, Profile
A A
0
ShareSendShare ShareShare

JAKARTA, Kabariku- Perhimpunan Menemukan Kembali Indonesia, menggelar diskusi bertajuk Renungan Hari Sumpah Pemuda ke-93, di Jalan Dharmawangsa Raya, Jakarta Selatan, memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-93 pada Kamis (28/10/2021).

Diskusi terbatas itu melahirkan resolusi membangun kembali Indonesia dalam terpuruknya kesakralan makna Sumpah Pemuda.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pada acara tersebut hadir tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Syahganda Nainggolan, hadir juga filsuf, akademisi, Rocky Gerung, pakar hukum tata negara Refly Harun, ekonom senior Faisal Basri.

RelatedPosts

BUMN Rugi Tetap Minta Tantiem, Presiden Prabowo: Kalau Tak Sanggup, Mundur

Polda Metro Limpahkan Berkas Roy Suryo Cs dalam Perkara Ijazah Jokowi ke Kejaksaan

Prabowo Tolak Lihat Daftar Perusahaan Pelanggar: Tegakkan Hukum Tanpa Intervensi

Hadir pula Ferry Juliantono, eks anggota DPR RI Akbar Faizal, Juru Bicara Kepresidenan Era Gus Dur Adhie Massardi, artis yang juga politisi Raslinna Rasidin, pengamat kebijakan publik Said Didu, Aktivis 98 Andrianto, beserta puluhan tokoh dan aktivis lainnya.

“Diskusi ini untuk membangun kembali tentang Indonesia yang dulu dengan Sumpah Pemuda, membangun semangat untuk bersama mencapai tujuan kepentingan bangsa untuk semua rakyat Indonesia,” kata Ferry Juliantono kepada keterangannya, Kamis (28/10/2021) malam.

Ferry menuturkan, bahwa yang terjadi saat ini justru kepentingan menuju kepentingan bangsa hanya dimiliki oleh segelintir pihak.

“Sebagai pimpinan dekopin saya merasa dukungan Negara kurang signifikan dengan gerakan koperasi, bahkan rata rata perekonomian kita lebih dominan dikuasai oleh kaputalisme bukan ekonomi Pancasila,” ujarnya.

Sumpah pemuda ini kesempatan kita untuk bersatu atas keaneragaman, harapannya hari ini, “Kita tegakkan semua untuk semua, bukan semua tidak untuk semua,” imbuhnya.

Kepentingan yang Ferry sebut dengan sebuah oligarki. Namun dari diskusi ditemukan bahwa apa yang terjadi saat ini tidak semua.

“Hanya untuk segelintir orang saja memanfaatkan bangsa ini, dengan apa yang kita sebut dengan oligarki. Salah satu resolusi yang lahir dalam diskusi ini adalah untuk melawan oligarki ini, sehingga kembali pada Indonesia semua untuk Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga  Rocky De Plato dan Perubahan Sesungguhnya

Ferry menjelaskan, resolusi dalam rangka menjaga kepentingan nasional. Sehingga diminta pemerintah untuk kembali dalam posisi mengutamakan kepentingan rakyat dan kepentingan nasional.

“Yang terjadi saat ini bagaimana terlalu subjektif, sebut saja terlalu memihak pada kepentingan Tiongkok. Sehingga menimbulkan konsekuensi negatif bagi negara, seperti mengganggu kehormatan dan kedaulatan bangsa kita”.

“Kedua konsekuensi yang diterima dan dirasakan masyarakat Indonesia. Banyak pertambangan yang kemudian sekarang diambil alih oleh swasta, dan perusahaan yang diuntungkan oleh garis kebijakan progejing ini,” imbuhnya.

Senada disampaikan Rocky Gerung, Ini adalah pertemuan untuk menghasilkan ulang Indonesia, hsto sekejen PDI-P akan berencana memberikan biaya kuliah gratis untuk penelitian tentang perbandingan antara pemerintahan SBY dan pemerintahan Jokowi.

“Masa depan Indonesia, kita ingin kesetaraan warga Negara tetapi hari ini Presiden Jokowi gagal menjaga itu,” cetusnya.

Menurut Bung Rocky, Pemuda pejuang 1908 sampai dengan sekarang masih memiliki sifat feodalisme. Ia mencontohkan, banyak pemuda pimpinan yang memohon ke anak Presiden untuk tidak dicopot di kabinet,
“Ini adalah bukti nyata sifat feodalisme yang mengakar pada pemuda bangsa kita,” katanya.

Melalui Pemilu, kata Bung Rocky, kita berkeinginan untuk merubah Indonesia. “Tetapi nyatanya itu hanya mengganti roda pemerintahan tidak merubah apapun dalam negri kita,” ujarnya.

“Dengan mengaju pada history kita berharap Indonesia bisa diperbaiki di tahun 2024 nanti. Negara kita itu tidak boleh di pimpin oleh orang yang pengetahuanya dibawah gorong gorong,” tandasnya.

Pada sesi lain, Syahganda Nainggolan, mengatakan Imajinasi Indonesia harus lepas dari oligarki.

Menurutnya, Kapitaslisme adalah peradaban yg paling jahat, contohnya di asutralia banyak warga negaranya yang dibunuh oleh kapitalsme.

“Feodalisme yang paling kejam adalah feodalisme orang jawa karena jika bapaknya jadi presiden dia akan berfikir bagaimana anaknya bisa jadi presiden,” ujarnya.

Baca Juga  SIAGA 98: Komisi Reformasi Polri Rekomendasi PP untuk Jabatan Sipil, Terlalu Dini

“Harapan saya resolusi untuk kita adalah oligarki harus dihentikan, pemerintah Jokowi adalah pemerintah yg paling bobrok karena hanya bisa mengangkat 10 % kemiskinan di Indonesia,” bebernya.

Syahganda menyebut, “Pemerintah Indonesia sekarang ini disebut kompetitif otorian, yang artinya hampir sama dengan pemerintah soeharto yaitu otoritas”.

Indonesia adalah Negara maritime jadi bisa disebut juga dengan Negara yang siap bersaing.
“Tetapi nyatanya jkw hari ini beda dengan arti dari maritime tdk adan persaingan bahkan anti persaingan yang ada cuman rente atau kapitalisme,” demikain disampaikan Faisal Basri.

Ia menjelaskan, 52 % warga Negara Indonesia itu insecure, atau tidak aman karena selalu bingung hidup kedepannya sampai berfikir besok akan makan apa.

“Banyak pimpinan yang oligarki contohnya staf eksekutif yang menjdi Kadin bahkan ada DPD RI yang jadi Kadin jadi dalam hal ini mereka punya kekuatan besar untuk mengeruk keuntungan yang sangat besar dalam hal ini,” ungkapnya.

Indonesia akan menjadi tuan rumah J20, jelas Faisal Basri, tapi Indonesia adalah Negara termiskin no 2 di dunia jadi perlu modal besar dalam hal ini.

“Maka dari itu tugas kita adalah untuk membuat lingkungan kita tidak rusak oleh oligarki ini karena sangat bahaya bagi Negara kita STOP OLIGARKI !!!” cetusnya.

Sementara Said Didu mengatakan, BUMN terancam akan minim apalagi nanti sector tambang dilelang akan membuka ruang untuk swasta menguasai SDA Negara ini

“Saya merasa ternyata berat jd warga Negara ini, karena pejabat harus bsa menerima kritik jadi kalau pemimpin tdk menerima kritik mereka adalah sangat bodoh,” kata Said Didu.

Akbar Faisal, pada kesempatan itu mengatakan, Ada 2 cara melihat bangsa kedepan;
Pertama, adalah menjaga niat baik untun bangsa kita,
Kedua, menjaga generasi bangsa agar tidak oligarki.

“Berbicara oligarki banyak DPR RI yang tercipta oleh proses oligarki ini,” ujarnya.

Baca Juga  Roy Suryo Cs Tiba di Polda Metro Jaya, Rismon Ancam Gugat Polisi Rp126 Triliun

“Menurut saya harus kita harus dating kritisi langsung ke DPR RI agar langsung bsa berargumen ke sumber msaalah kita adu data dengan DPR RI yang dalam hal ini tahu tentang masalah tersebut,” ungkapnya.

Refli Harun menyampaikan, “Melihat sekarang seperti saya kalau mengkritisi pemerintah pemikiran kita apakah saya akan ditangkap hari kedepan jadi tidak sehat Negara kalau seperti ini”.

Pergantian pimpinan negara itu, menurutnya, ada 2 cara yaitu Pemilu yang diadakan selama 5 tahun sekali dan Pemilu luar biasa yang bisa diadakan kapan saja.

“Dalam hal ini ada 2 cabang yaitu diberhentikan atau berhenti sendiri sebagai pimpinan negara,” jelasnya singkat.

Kevin menambahkan, Untuk lebih mengetaui bangsa kita harus berkaca pada sejarah, agar lebih mengerti masa depan bangsa ini.

“Dari sejarah kita bisa mendapat opsi opsi agar bangsa ini lebih maju terutama untuk acuan para pemuda bangsa ini,” katanya.

Sarita berpendapat, Dari pernyataan para senior rata-rata mengkritisi pemerintah jadi percuma hanya mengkritisi kalau tidak ada perubahan.

“Apakah Pemilu nanti akan ada perubahan bangsa ini ? Jangan sampai yang akan berubah hanya nama,  tidak sistemnya yang berubah ini akan sama saja dengan keadaan yang sekarang”.

Sementara, Antoni Budiawan melihat bahwa Sumpah Pemuda relevansnya malah lebih relevan, merekan tidak berfikir bahwa akan ada bgnsa Indonesia.

“Tetapi dalam hal ini mereka sudah berfikir untuk bersatu karena dengan bersatu kita akan kuat,” katanya.

Habib Muksin menyebut, Rusaknya Negara indoneisa ini tidak semerta-merta direncanankan dalam waktu dekat ini tapi kebobrokan ini sudah direncanakan sudah lama oleh oligarki.

“Indonesia sudah kehilangan kedaulatan maka itulah yang harus direbut kembali harus ada rekontrusi kembali agar bangsa Indonesia lebih maju kedepannya”.

“Dalam waktu dekat untuk mewujudkan hal ini, kita harus ada kongres agar gerakan kita lebih kongkrit,” tandasnya. ***

Red/K.000

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Perhimpunan Menemukan Kembali IndonesiaRefly HarunRocky GerungSumpah Pemuda ke-93Syahganda Nainggolan
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Realisasi Investasi Triwulan III Hingga September 2021 Naik 3,7 Persen Mencapai Rp 216,7 Triliun

Post Selanjutnya

Gaffar Rinzani Siap Maju Bursa Calon Ketua KADIN Depok

RelatedPosts

Presiden Prabowo mengecam tantiem direksi BUMN merugi dan meminta pejabat yang tak sanggup mengabdi untuk mundur.

BUMN Rugi Tetap Minta Tantiem, Presiden Prabowo: Kalau Tak Sanggup, Mundur

12 Januari 2026
Polda Metro Jaya melimpahkan berkas perkara Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan dr Tifa dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke Kejaksaan

Polda Metro Limpahkan Berkas Roy Suryo Cs dalam Perkara Ijazah Jokowi ke Kejaksaan

12 Januari 2026
Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Prabowo Tolak Lihat Daftar Perusahaan Pelanggar: Tegakkan Hukum Tanpa Intervensi

10 Januari 2026

Refleksi 52 Tahun Malari dan HUT ke-26 Indemo: Korupsi Ancaman Demokrasi dan Ekologi

9 Januari 2026
Empat orang jaringan internasional peredaran gelap narkotika dengan modus baru diamankan dalam Operasi Pengamanan Nataru di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. (dok Biro Humas Protokol BNN RI)

Sinergi BNN Bersama Bea Cukai dan Imigrasi Bongkar “Dapur” Peracikan Narkotika di Apartemen Jakarta

7 Januari 2026
Kawah Kareta di Dusun Kamojang Desa Laksana Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung (dok Kabariku)

Seabad Panas Bumi Kamojang: Tonggak Swasembada Energi Nasional

6 Januari 2026
Post Selanjutnya

Gaffar Rinzani Siap Maju Bursa Calon Ketua KADIN Depok

MA Kembalikan Hak Terpidana Mendapatkan Remisi Tanpa Terkecuali, PP 99 Dicabut !

Discussion about this post

KabarTerbaru

Mentri Wihaji/IST

Ratusan Kader TPK Sukabumi Satukan Tekad Dukung Program MBG 3B

13 Januari 2026
Terdakwa eks Direktur Komersial PT PGN, Danny Praditya duduk di kursi pesakitan Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Sidang Korupsi Jual Beli Gas, Eks Direktur Komersial PGN Dihukum 6 Tahun Bui

13 Januari 2026
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis mengajukan restorative justice dalam kasus tudingan ijazah Jokowi.

Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Tempuh Jalur Damai di Kasus Tudingan Ijazah Jokowi

12 Januari 2026
Presiden Prabowo mengecam tantiem direksi BUMN merugi dan meminta pejabat yang tak sanggup mengabdi untuk mundur.

BUMN Rugi Tetap Minta Tantiem, Presiden Prabowo: Kalau Tak Sanggup, Mundur

12 Januari 2026
Polda Metro Jaya melimpahkan berkas perkara Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan dr Tifa dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke Kejaksaan

Polda Metro Limpahkan Berkas Roy Suryo Cs dalam Perkara Ijazah Jokowi ke Kejaksaan

12 Januari 2026
PDI Perjuangan mempertegas dukungan terhadap Pilkada Langsung di tengah menguatnya wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD. (Istimewa)

Tarik-Ulur Sistem Pemilihan, PDI Perjuangan Tegaskan Dukung Pilkada Langsung

12 Januari 2026
Kawah Kereta Api Kamojang, sumur panas bumi generasi pertama di dunia yang sukses menghasilkan energi panas bumi untuk pembangkit listrik setelah Italia, Amerika dan Jepang

1 Abad Panas Bumi Indonesia, ADPPI Usulkan Kawah Kereta Api Jadi National Geothermal Heritage

12 Januari 2026
Mantan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Anwar Makarim usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Hakim Tolak Eksepsi Nadiem Makarim, Sidang Berlanjut ke Tahap Pembuktian

12 Januari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan oleh awak media di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

KPK Periksa Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta Soal Dugaan Korupsi Kuota Haji

12 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, menemui Joko Widodo di Solo saat proses hukum masih berjalan.

    Kasus Ijazah Belum Tuntas, Dua Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Datangi Rumah Jokowi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Balik Penertiban Kawasan Hutan, Transparansi Kinerja Satgas PKH Dipertanyakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukung Bupati-Wabup Garut Tertibkan Galian C, Ekspedisi 57: Kebijakan Berani Lindungi Warga dan Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Presiden Prabowo dan Jenderal LB Moerdani di Sekolah Kader Taruna Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Unggahan Sandy Harun Mengguncang Publik: Tommy Soeharto Dikabarkan Menikah dengan Artis Ida Iasha

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Metro Limpahkan Berkas Roy Suryo Cs dalam Perkara Ijazah Jokowi ke Kejaksaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku adalah media online yang menyajikan berita-berita dan informasi yang beragam serta mendalam. Kabariku hadir memberi manfaat lebih

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com