Lombok Tengah, Kabariku – Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika dipastikan kembali menjadi tuan rumah ajang balap mobil bergengsi GT World Challenge Asia pada 1–3 Mei 2026. Kepastian tersebut tertuang dalam kalender provisional yang dirilis SRO Motorsports Asia, yang menempatkan Mandalika sebagai putaran kedua musim 2026 setelah seri pembuka di Sepang International Circuit.
Penempatan di awal musim dinilai strategis karena menjadi fase krusial bagi tim dalam mematangkan performa sebelum memasuki pertengahan kompetisi.

Momentum ini sekaligus mempertegas posisi Pertamina Mandalika International Circuit sebagai destinasi sport tourism kelas dunia yang semakin diperhitungkan dalam kalender balap internasional.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandi Satria, mengatakan kehadiran GT World Challenge Asia 2026 diyakini memberikan efek berganda (multiplier effect) signifikan bagi perekonomian daerah maupun nasional.
“Event ini membuka ruang partisipasi lebih luas bagi tim balap Indonesia. Dalam jangka panjang, konsistensi menghadirkan kejuaraan kelas dunia akan memperkuat fondasi industri otomotif dan ekosistem balap nasional kita,” ujar Priandi di Lombok Tengah, Jumat (20/2/2026).
Kompetisi GT3 Paling Kompetitif di Asia
GT World Challenge Asia dikenal sebagai salah satu kompetisi paling kompetitif di kelas GT3. Kejuaraan ini menghadirkan mobil-mobil super dari pabrikan ternama dunia seperti Mercedes-AMG, Porsche, Ferrari, Lamborghini, Audi, BMW, Chevrolet, hingga Nissan.
Setiap seri menghadirkan dua balapan berdurasi masing-masing satu jam. Format tersebut menuntut strategi pit stop yang presisi, manajemen ban optimal, serta konsistensi performa pembalap, baik di kategori profesional maupun Pro-Am.
Dari sisi teknis, Sirkuit Mandalika memiliki karakter kombinasi tikungan cepat dan sektor teknis yang menantang. Tata letaknya yang menghadap langsung ke Samudra Hindia serta dikelilingi perbukitan hijau menjadi daya tarik tersendiri bagi tim dan penonton internasional.
Dampak Ekonomi dan Penguatan Ekosistem Motorsport
Penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika dinilai semakin memperkuat positioning Indonesia sebagai destinasi motorsport roda empat di kawasan Asia, melengkapi berbagai event internasional yang telah sukses digelar sebelumnya.
Selain dampak ekonomi jangka pendek, seperti peningkatan okupansi hotel, pergerakan sektor transportasi, dan pertumbuhan UMKM, ajang ini juga memiliki nilai strategis jangka panjang.
Konsistensi menghadirkan kejuaraan internasional diyakini dapat meningkatkan kepercayaan promotor global sekaligus membuka ruang partisipasi talenta balap nasional.
“Kedatangan tim internasional, kru, sponsor, serta wisatawan domestik dan mancanegara akan mendorong okupansi hotel, pergerakan UMKM, hingga promosi pariwisata Lombok, Nusa Tenggara Barat,” kata Priandi.
Ia menegaskan, konsistensi Mandalika dalam menggelar ajang balap internasional mencerminkan komitmen Indonesia membangun ekosistem pariwisata berbasis olahraga secara berkelanjutan.
“Kami siap menyambut para pembalap dunia dan membuktikan bahwa Mandalika adalah salah satu sirkuit terbaik di Asia,” pungkasnya.

Kalender Provisional GT World Challenge Asia 2026
Berdasarkan rilis resmi SRO Motorsports Asia, berikut jadwal lengkap musim 2026:
Putaran 1: Sepang International Circuit, 4-5 April
Putaran 2: Pertamina Mandalika International Circuit, 1-3 Mei
Putaran 3: Sportsland SUGO, 16-17 Mei
Putaran 4: Shanghai International Circuit, 5-6 Juni
Putaran 5: Fuji Speedway, 11-12 Juli
Putaran 6: Okayama International Circuit, 29-30 Agustus
Putaran 7: Suzuka Circuit, 12-13 September
Putaran 8 (Final): Beijing Street Circuit, 3-4 Oktober
Dengan masuknya Mandalika sebagai putaran kedua musim 2026, Indonesia kembali menegaskan diri sebagai salah satu pusat pertumbuhan motorsport di Asia.***
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com




















Discussion about this post