Sukabumi, Kabariku – Suasana penuh semangat mewarnai Temu Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kabupaten Sukabumi yang digelar pada 12 Januari 2026. Ratusan kader TPK dengan kompak menyanyikan Mars TPK sebagai wujud kesiapan dan kebersamaan dalam mendukung program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non-PAUD (MBG 3B).
Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji, Bupati Sukabumi, jajaran Forkopimda, serta Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi.
Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pelaksanaan MBG 3B agar tepat sasaran dan berkelanjutan. Ia menyebutkan berbagai langkah telah dan terus dilakukan untuk memastikan program tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami di Kabupaten Sukabumi berkomitmen penuh mendukung MBG 3B melalui berbagai kegiatan. Melalui temu kader ini, saya mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi. Mari jadikan tantangan di lapangan sebagai penyemangat untuk bekerja lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Wihaji menjelaskan bahwa kehadirannya di Sukabumi merupakan bagian dari pengecekan langsung implementasi di lapangan pasca-terbitnya Peraturan Presiden Nomor 115, khususnya Pasal 47, yang memberikan mandat baru kepada TPK dalam pendistribusian MBG 3B.
“Kita ingin memastikan tidak ada kendala di lapangan. Beberapa waktu lalu sempat ada persoalan yang viral, dan itu tidak boleh terulang. Karena itu hari ini kita cek langsung,” katanya.
Selain MBG 3B, Wihaji menambahkan bahwa pemerintah terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui berbagai program, salah satunya Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting). Ia juga mengungkapkan alasan pemilihan Sukabumi sebagai lokasi temu kader.
“Sukabumi dipilih karena Jawa Barat memiliki jumlah TPK terbesar secara nasional. Dari total 597.692 TPK di seluruh Indonesia, Jawa Barat menjadi salah satu yang paling besar. Kabupaten Sukabumi sendiri memiliki jumlah penduduk sekitar 2,8 juta jiwa, dengan 47 kecamatan, 380 desa, dan 5 kelurahan,” tambahnya.
Menurutnya, keberhasilan program MBG 3B dan percepatan penurunan stunting di Jawa Barat akan memberikan dampak besar terhadap capaian nasional.
“Alhamdulillah, penurunan stunting di Jawa Barat cukup luar biasa. Ini hasil kerja bersama pemerintah daerah, kader, dan seluruh elemen,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi melaporkan bahwa hingga saat ini sebanyak 3.226 sasaran di Kecamatan Kabandungan telah menerima manfaat program MBG 3B.
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com


















Discussion about this post