Bandung, Kabariku – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menemui massa aksi di depan DPRD Jabar pada 29 Agustus 2025.
Dalam video yang diunggah melalui kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel pada 30 Agustus 2025, terlihat Dedi datang ke lokasi dengan dibonceng motor. Sepanjang perjalanan, warga sempat menyambut dan meminta foto bersama.
Namun, sesampainya di titik aksi, suasana mulai memanas. Massa yang berkerumun membuat pihak keamanan berusaha membuka jalan bagi Dedi. Situasi semakin ricuh ketika beberapa orang melemparkan botol minum ke arah Gubernur Jawa Barat tersebut.
“Woi, jangan lempar-lempar!” teriak sejumlah pendemo di sekitar lokasi.
“Gak boleh lempar-lempar!” sahut pihak keamanan yang mencoba menenangkan keadaan.
Di tengah kericuhan, Dedi diduga juga terkena siraman gas air mata dan beberapa kali mengusap matanya. Meski begitu, ia tetap terlihat tenang, dengan tim pengaman berusaha melindunginya dari lemparan.
Aksi pelemparan ini membuat massa lain ikut marah kepada pihak yang dianggap sebagai provokator. Beberapa pendemo bahkan berteriak, “Woi, jangan provokasi!”
Tanggapan pun bermunculan dari warganet. Sebagian mengecam tindakan anarkis tersebut dan menilai ada upaya provokasi untuk memicu kerusuhan.
“Keliatan banget pendemo-pendemo yang anarkis masih lempar-lempar. Itu biang provokasi, niat cuma rusuh, bukan menyuarakan suara rakyat,” tulis seorang netizen.
“Tolong warga Jabar, jangan anarkis. Ada KDM menemui pendemo untuk menenangkan massa, bukan pencitraan. KDM aset kita di masa yang akan datang,” komentar netizen lain.
Ada pula yang menyampaikan kekhawatiran, “Bapak kenapa turun ke pendemo? Asli saya berdoa tiada henti pas lihat Bapak ikut demo. Ya Allah, panik, Pak. Bapak adalah harapan kami satu-satunya agar Indonesia maju. Semoga Bapak selalu dalam lindungan Allah. Sampai jam segini gak bisa tidur mikirin Bapak Aing.”
Selain botol minum, beberapa benda keras juga sempat dilempar hingga mengenai salah satu orang yang mencoba melindungi Dedi.
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com
Discussion about this post