• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Juni 22, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Curhat Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi di Tengah Gelombang Kritik

Tresna Sobarudin oleh Tresna Sobarudin
24 Maret 2025
di News
A A
0
Hasan Nasbi

Hasan Nasbi

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, mencurahkan isi hatinya dalam bentuk puisi setelah pernyataannya soal kepala babi menuai banjir kritik.

Puisi yang ditulis Hasan tampaknya merupakan refleksi dari emosi terdalamnya atas situasi yang sedang ia hadapi. Unggahan itu muncul di tengah derasnya pro dan kontra atas komentarnya terkait pengiriman paket kepala babi ke kantor redaksi Tempo.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Seperti diketahui, Hasan sempat menyatakan bahwa kepala babi tersebut lebih baik dimasak saja. Pernyataan itu memicu polemik luas. Banyak pihak menilai ucapannya tidak sensitif, sementara yang lain menganggapnya sebagai cara merespons teror dengan santai.

RelatedPosts

Penegasan Sebagai Oposisi Dapat Menjadi Investasi Politik Paling Strategis Bagi PDIP Menuju 2029

Yerikho Menurung: Persatuan Nasional Kunci Hadapi Ancaman Polarisasi Politik

Polda Metro Jaya Pastikan Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa Sesuai Prosedur Hukum

Tak hanya kritik, desakan agar Hasan dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan pun bermunculan. Salah satunya datang dari Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) DKI Jakarta.

Menanggapi kontroversi itu, Hasan memberikan klarifikasi. Lelaki kelahiran Bukittinggi, 11 Oktober 1979 ini menjelaskan bahwa maksud dari pernyataannya adalah untuk membalikkan efek teror. Ia ingin agar si peneror justru merasa frustrasi ketika melihat terornya tak menimbulkan ketakutan.

“Saya menyempurnakan respons itu. Kalau orang mengirim (paket) itu sebagai teror, ternyata malah dijadikan bahan makanan, peneror pasti stres. Kirimannya dimasak saja,” ujar Hasan pada Sabtu (22/3).

Menurut Hasan, tujuan utama pengiriman paket kepala babi adalah menebar ketakutan. Namun, ia menilai bahwa publik sebaiknya tidak ikut memperbesar efek tersebut.

“Jangan sampai kita justru membesar-besarkan ketakutan, karena itu target peneror. Kita harus mengecilkan dampaknya. Menurut saya, cara yang paling tepat untuk itu adalah memasaknya saja,” ujar alumni Universitas Indonesia ini.

Baca Juga  Menteri Budi Arie Dorong Insan Humas Maksimalkan Digitalisasi

Hasan juga menegaskan bahwa kebebasan pers tetap terjamin. Ia menyatakan bahwa hingga kini tidak ada satu pun media atau jurnalis yang dilaporkan karena bersikap kritis terhadap pemerintah.
“Enggak ada yang dilarang masuk Istana gara-gara kritis. Enggak ada. Enggak ada yang dilarang meliput di kantor-kantor pemerintahan gara-gara kritis. Itu bukti nyata bahwa pemerintah tidak mengekang kebebasan pers,” katanya.

Di tengah sorotan tajam terhadap dirinya, Hasan mencurahkan isi hatinya melalui sebuah puisi yang ia unggah di akun Instagram pribadinya pada Minggu (23/3). Berikut bait-bait puisinya:

Ketika dunia ini simulakra
Dan kabur batas-batas mana kenyataan dan mana tontonan
Saat tontonan dan drama picisan mengklaim diri sebagai kenyataan
Dan saat kenyataan dianggap tak lebih dari sebuah tontonan
Dunia memang mengecil sebatas dalam genggaman
Dan jari-jari bisa berbuat kejahatan bahkan dari kejauhan
Mengumbar kebohongan, kebencian, dan drama picisan tanpa sama sekali ada saringan
Tapi kita tidak boleh berhenti melawan anasir akal-akalan
Karena Indonesia emas harus jadi kenyataan
Dan semua itu butuh kerukunan serta persatuan

Puisi itu menjadi ungkapan sikap Hasan di tengah kontroversi yang membelitnya.***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Hasan Nasbikepala babiKepala Kantor Komunikasi KepresidenanTempo
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

KPID DKI Jakarta Apresiasi dan Dukung Garuda TV Bentuk Tim Liputan Khusus Mudik 2025

Post Selanjutnya

Bareskrim Tengah Dalami CCTV Kasus Teror di Kantor Tempo

RelatedPosts

Penegasan Sebagai Oposisi Dapat Menjadi Investasi Politik Paling Strategis Bagi PDIP Menuju 2029

22 Juni 2026
Dialog Persatuan Nasional IMC membahas tata kelola bangsa, Boni Hargen soroti konsistensi komunikasi pemerintah dan tantangan di sekitar kekuasaan,(Bemby/kabariku.com)

Yerikho Menurung: Persatuan Nasional Kunci Hadapi Ancaman Polarisasi Politik

22 Juni 2026

Polda Metro Jaya Pastikan Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa Sesuai Prosedur Hukum

22 Juni 2026
Oplus_131072

Gelar Aksi di Patung Kuda, Massa Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Desak Penegak Hukum Usut Korupsi

22 Juni 2026

Seskab Teddy Ungkap Presiden Prabowo Minta Percepatan Transformasi BUMN dan Pengelolaan Aset Negara

22 Juni 2026

Soal Rencana Kemendikti Tutup 122 Prodi, Politisi PKS Ungkap Akar Masalah Ada di Kesejahteraan Dosen

22 Juni 2026
Post Selanjutnya

Bareskrim Tengah Dalami CCTV Kasus Teror di Kantor Tempo

Petugas melakukan pengamatan hilal untuk menetapkan tibanya Idul Fitri 1 Syawal

Inilah Tanggal Idul Fitri 2025 Menurut Muhammadiyah, PERSIS, NU, dan Pemerintah

Discussion about this post

KabarTerbaru

Gedung Merah Putih KPK

KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim Cs: Dalami Aliran Dana Pemerasan Izin WNA

22 Juni 2026

Penegasan Sebagai Oposisi Dapat Menjadi Investasi Politik Paling Strategis Bagi PDIP Menuju 2029

22 Juni 2026
Dialog Persatuan Nasional IMC membahas tata kelola bangsa, Boni Hargen soroti konsistensi komunikasi pemerintah dan tantangan di sekitar kekuasaan,(Bemby/kabariku.com)

Yerikho Menurung: Persatuan Nasional Kunci Hadapi Ancaman Polarisasi Politik

22 Juni 2026

Polda Metro Jaya Pastikan Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa Sesuai Prosedur Hukum

22 Juni 2026

KPK Gandeng Pemprov DKI dan Transjakarta Resmikan Halte Setiabudi Integritas

22 Juni 2026
Oplus_131072

Gelar Aksi di Patung Kuda, Massa Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Desak Penegak Hukum Usut Korupsi

22 Juni 2026

Seskab Teddy Ungkap Presiden Prabowo Minta Percepatan Transformasi BUMN dan Pengelolaan Aset Negara

22 Juni 2026

Soal Rencana Kemendikti Tutup 122 Prodi, Politisi PKS Ungkap Akar Masalah Ada di Kesejahteraan Dosen

22 Juni 2026

Politisi Nasdem Irma Chaniago: PDIP Lebih Bagus Jadi Oposisi di Luar Pemerintah

22 Juni 2026

Seskab Teddy Ungkap Presiden Prabowo Minta Percepatan Transformasi BUMN dan Pengelolaan Aset Negara

22 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Bongkar Kasus Korupsi MBG, Kejagung Jangan Berhenti di Ketua Yayasan, Kejar Pemilik Manfaatnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Subianto Sang Presiden Anti Korupsi dan Narasi “Reformasi Jilid 2”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tetapkan Glory Harimas Tersangka Keenam Kasus MBG: Privilege dari Eks Kepala BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Rakyat Untuk Prabowo: Penolakan MBG dan Kopdes Merupakan Kesesatan Berpikir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Telepon Nanik, Di Atas Mobil Komando Dasco: DPR dan Mahasiswa Sepakat Kawal Program MBG dan Efisiensi Anggaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIM Digital Berlaku Saat Razia: Begini Cara Membuat dan Perpanjang SIM Lewat Ponsel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com