• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, April 14, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Curhat Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi di Tengah Gelombang Kritik

Tresna Sobarudin oleh Tresna Sobarudin
24 Maret 2025
di News
A A
0
Hasan Nasbi

Hasan Nasbi

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, mencurahkan isi hatinya dalam bentuk puisi setelah pernyataannya soal kepala babi menuai banjir kritik.

Puisi yang ditulis Hasan tampaknya merupakan refleksi dari emosi terdalamnya atas situasi yang sedang ia hadapi. Unggahan itu muncul di tengah derasnya pro dan kontra atas komentarnya terkait pengiriman paket kepala babi ke kantor redaksi Tempo.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Seperti diketahui, Hasan sempat menyatakan bahwa kepala babi tersebut lebih baik dimasak saja. Pernyataan itu memicu polemik luas. Banyak pihak menilai ucapannya tidak sensitif, sementara yang lain menganggapnya sebagai cara merespons teror dengan santai.

RelatedPosts

Anggaran EO Rp113,9 Miliar, BGN Bangun Sistem Kerja Profesional untuk Optimalkan MBG

Evaluasi Kabinet Prabowo, Pengamat: Reshuffle atau Risiko Turun Kepercayaan Publik

Gelar Musda 2026, IOF Jawa Barat Fokus pada Estafet Kepemimpinan dan Kelestarian Alam

Tak hanya kritik, desakan agar Hasan dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan pun bermunculan. Salah satunya datang dari Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) DKI Jakarta.

Menanggapi kontroversi itu, Hasan memberikan klarifikasi. Lelaki kelahiran Bukittinggi, 11 Oktober 1979 ini menjelaskan bahwa maksud dari pernyataannya adalah untuk membalikkan efek teror. Ia ingin agar si peneror justru merasa frustrasi ketika melihat terornya tak menimbulkan ketakutan.

“Saya menyempurnakan respons itu. Kalau orang mengirim (paket) itu sebagai teror, ternyata malah dijadikan bahan makanan, peneror pasti stres. Kirimannya dimasak saja,” ujar Hasan pada Sabtu (22/3).

Menurut Hasan, tujuan utama pengiriman paket kepala babi adalah menebar ketakutan. Namun, ia menilai bahwa publik sebaiknya tidak ikut memperbesar efek tersebut.

“Jangan sampai kita justru membesar-besarkan ketakutan, karena itu target peneror. Kita harus mengecilkan dampaknya. Menurut saya, cara yang paling tepat untuk itu adalah memasaknya saja,” ujar alumni Universitas Indonesia ini.

Baca Juga  Inilah Bocoran Pembicaraan Kunjungan Senyap Hasan Nasbi ke Rumah Jokowi di Solo

Hasan juga menegaskan bahwa kebebasan pers tetap terjamin. Ia menyatakan bahwa hingga kini tidak ada satu pun media atau jurnalis yang dilaporkan karena bersikap kritis terhadap pemerintah.
“Enggak ada yang dilarang masuk Istana gara-gara kritis. Enggak ada. Enggak ada yang dilarang meliput di kantor-kantor pemerintahan gara-gara kritis. Itu bukti nyata bahwa pemerintah tidak mengekang kebebasan pers,” katanya.

Di tengah sorotan tajam terhadap dirinya, Hasan mencurahkan isi hatinya melalui sebuah puisi yang ia unggah di akun Instagram pribadinya pada Minggu (23/3). Berikut bait-bait puisinya:

Ketika dunia ini simulakra
Dan kabur batas-batas mana kenyataan dan mana tontonan
Saat tontonan dan drama picisan mengklaim diri sebagai kenyataan
Dan saat kenyataan dianggap tak lebih dari sebuah tontonan
Dunia memang mengecil sebatas dalam genggaman
Dan jari-jari bisa berbuat kejahatan bahkan dari kejauhan
Mengumbar kebohongan, kebencian, dan drama picisan tanpa sama sekali ada saringan
Tapi kita tidak boleh berhenti melawan anasir akal-akalan
Karena Indonesia emas harus jadi kenyataan
Dan semua itu butuh kerukunan serta persatuan

Puisi itu menjadi ungkapan sikap Hasan di tengah kontroversi yang membelitnya.***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Hasan Nasbikepala babiKepala Kantor Komunikasi KepresidenanTempo
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

KPID DKI Jakarta Apresiasi dan Dukung Garuda TV Bentuk Tim Liputan Khusus Mudik 2025

Post Selanjutnya

Bareskrim Tengah Dalami CCTV Kasus Teror di Kantor Tempo

RelatedPosts

Anggaran EO Rp113,9 Miliar, BGN Bangun Sistem Kerja Profesional untuk Optimalkan MBG

13 April 2026

Evaluasi Kabinet Prabowo, Pengamat: Reshuffle atau Risiko Turun Kepercayaan Publik

13 April 2026

Gelar Musda 2026, IOF Jawa Barat Fokus pada Estafet Kepemimpinan dan Kelestarian Alam

11 April 2026

Presiden Prabowo Resmi Lantik Andi Rahadian Jadi Dubes RI untuk Oman dan Yaman

10 April 2026

Presiden Prabowo: Indonesia Tidak Gelap, Siap Jadi “Rising Giant” Dunia

9 April 2026
Novel Bamukmin menolak restorative justice dalam kasus Pandji Pragiwaksono dan meminta proses hukum tetap berjalan.(foto:Istimewa)

Novel Bamukmin Tolak Damai di Kasus Pandji, Singgung Materi Lebih Parah dari Ahok

9 April 2026
Post Selanjutnya

Bareskrim Tengah Dalami CCTV Kasus Teror di Kantor Tempo

Petugas melakukan pengamatan hilal untuk menetapkan tibanya Idul Fitri 1 Syawal

Inilah Tanggal Idul Fitri 2025 Menurut Muhammadiyah, PERSIS, NU, dan Pemerintah

Discussion about this post

KabarTerbaru

Anggaran EO Rp113,9 Miliar, BGN Bangun Sistem Kerja Profesional untuk Optimalkan MBG

13 April 2026

KPK Kawal Sektor Strategis Batam dan Bintan, Jaga Iklim Investasi Sehat dan Berkelanjutan

13 April 2026

Evaluasi Kabinet Prabowo, Pengamat: Reshuffle atau Risiko Turun Kepercayaan Publik

13 April 2026
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Cianjur

Disperkim Kabupaten Cianjur Mengajak Masyarakat Menjaga dan Merawat Ruang Publik

13 April 2026
Keluarga Besar Ponpes Hidayatul Faizien

Dari Doa hingga Aksi Nyata, Haul Akbar Hidayatul Faizien Sentuh Kebutuhan Masyarakat

13 April 2026

YLBHI: Isyarat Wapres Gibran Pertegas Urgensi Peradilan Umum di Kasus Andrie Yunus

12 April 2026

DPC PKB Kabupaten Garut Gelar Muscab, Momentun Penting Partai untuk Lakukan Evaluasi Organisasi

12 April 2026

Hidrometeorologi Mengancam, Yuda Puja Turnawan Desak Langkah Cepat Pemkab Garut

12 April 2026

KPK Ungkap Pola Penyalahgunaan Wewenang Berulang, Ancaman Korupsi Terstruktur

12 April 2026

Seskab Teddy: Satgas PKH Selamatkan Aset Negara Rp370 Triliun, Denda Capai Rp31,3 Triliun

11 April 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dualisme Memanas, Dewan Pertimbangan FKDT Garut Pertanyakan Legalitas SK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News: KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Diciduk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Rekomendasi ke Aksi, SIAGA 98 Desak Realisasi Reformasi Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Doa hingga Aksi Nyata, Haul Akbar Hidayatul Faizien Sentuh Kebutuhan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPDATE: KPK OTT Bupati Tulungagung, Total 16 Orang diamankan dan Masih Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com