• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Agustus 2, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Curhat Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi di Tengah Gelombang Kritik

Tresna Sobarudin oleh Tresna Sobarudin
24 Maret 2025
di News
A A
0
Hasan Nasbi

Hasan Nasbi

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, mencurahkan isi hatinya dalam bentuk puisi setelah pernyataannya soal kepala babi menuai banjir kritik.

Puisi yang ditulis Hasan tampaknya merupakan refleksi dari emosi terdalamnya atas situasi yang sedang ia hadapi. Unggahan itu muncul di tengah derasnya pro dan kontra atas komentarnya terkait pengiriman paket kepala babi ke kantor redaksi Tempo.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Seperti diketahui, Hasan sempat menyatakan bahwa kepala babi tersebut lebih baik dimasak saja. Pernyataan itu memicu polemik luas. Banyak pihak menilai ucapannya tidak sensitif, sementara yang lain menganggapnya sebagai cara merespons teror dengan santai.

RelatedPosts

Publik Pertanyakan Pelayanan SPBU 24.331.148 Kurau, BBM untuk Warga Disebut Habis, Diduga Pengerit Tetap Dilayani

Institut Marhaenisme 27 Desak KPK-Kejagung Usut Dugaan Cacat Hukum Program KDMP Rp212 Triliun 

Aliansi Penambang Beltim Matangkan Aksi, Dorong Gubernur Babel Temui Masyarakat

Tak hanya kritik, desakan agar Hasan dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan pun bermunculan. Salah satunya datang dari Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) DKI Jakarta.

Menanggapi kontroversi itu, Hasan memberikan klarifikasi. Lelaki kelahiran Bukittinggi, 11 Oktober 1979 ini menjelaskan bahwa maksud dari pernyataannya adalah untuk membalikkan efek teror. Ia ingin agar si peneror justru merasa frustrasi ketika melihat terornya tak menimbulkan ketakutan.

“Saya menyempurnakan respons itu. Kalau orang mengirim (paket) itu sebagai teror, ternyata malah dijadikan bahan makanan, peneror pasti stres. Kirimannya dimasak saja,” ujar Hasan pada Sabtu (22/3).

Menurut Hasan, tujuan utama pengiriman paket kepala babi adalah menebar ketakutan. Namun, ia menilai bahwa publik sebaiknya tidak ikut memperbesar efek tersebut.

Baca Juga  KPK Periksa Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta Soal Dugaan Korupsi Kuota Haji

“Jangan sampai kita justru membesar-besarkan ketakutan, karena itu target peneror. Kita harus mengecilkan dampaknya. Menurut saya, cara yang paling tepat untuk itu adalah memasaknya saja,” ujar alumni Universitas Indonesia ini.

Hasan juga menegaskan bahwa kebebasan pers tetap terjamin. Ia menyatakan bahwa hingga kini tidak ada satu pun media atau jurnalis yang dilaporkan karena bersikap kritis terhadap pemerintah.
“Enggak ada yang dilarang masuk Istana gara-gara kritis. Enggak ada. Enggak ada yang dilarang meliput di kantor-kantor pemerintahan gara-gara kritis. Itu bukti nyata bahwa pemerintah tidak mengekang kebebasan pers,” katanya.

Di tengah sorotan tajam terhadap dirinya, Hasan mencurahkan isi hatinya melalui sebuah puisi yang ia unggah di akun Instagram pribadinya pada Minggu (23/3). Berikut bait-bait puisinya:

Ketika dunia ini simulakra
Dan kabur batas-batas mana kenyataan dan mana tontonan
Saat tontonan dan drama picisan mengklaim diri sebagai kenyataan
Dan saat kenyataan dianggap tak lebih dari sebuah tontonan
Dunia memang mengecil sebatas dalam genggaman
Dan jari-jari bisa berbuat kejahatan bahkan dari kejauhan
Mengumbar kebohongan, kebencian, dan drama picisan tanpa sama sekali ada saringan
Tapi kita tidak boleh berhenti melawan anasir akal-akalan
Karena Indonesia emas harus jadi kenyataan
Dan semua itu butuh kerukunan serta persatuan

Puisi itu menjadi ungkapan sikap Hasan di tengah kontroversi yang membelitnya.***

Tags: Hasan Nasbikepala babiKepala Kantor Komunikasi KepresidenanTempo
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

KPID DKI Jakarta Apresiasi dan Dukung Garuda TV Bentuk Tim Liputan Khusus Mudik 2025

Post Selanjutnya

Bareskrim Tengah Dalami CCTV Kasus Teror di Kantor Tempo

RelatedPosts

Publik Pertanyakan Pelayanan SPBU 24.331.148 Kurau, BBM untuk Warga Disebut Habis, Diduga Pengerit Tetap Dilayani

2 Agustus 2026
Dok.Foto : Istimewa

Institut Marhaenisme 27 Desak KPK-Kejagung Usut Dugaan Cacat Hukum Program KDMP Rp212 Triliun 

2 Agustus 2026
Oplus_131072

Aliansi Penambang Beltim Matangkan Aksi, Dorong Gubernur Babel Temui Masyarakat

1 Agustus 2026

Harga Pertamax Turun Mulai 1 Agustus 2026, Ini Daftar Lengkap BBM Non-Subsidi Terbaru

1 Agustus 2026

BNN Ungkap Sindikat Narkotika Lintas Negara di Batam, Enam Tersangka Diamankan

1 Agustus 2026

SIAGA 98 Minta Mabes Polri Segera Jelaskan Status Wakapolri Pasca Pemberlakuan UU Polri Baru

31 Juli 2026
Post Selanjutnya

Bareskrim Tengah Dalami CCTV Kasus Teror di Kantor Tempo

Petugas melakukan pengamatan hilal untuk menetapkan tibanya Idul Fitri 1 Syawal

Inilah Tanggal Idul Fitri 2025 Menurut Muhammadiyah, PERSIS, NU, dan Pemerintah

Discussion about this post

KabarTerbaru

PSI Siapkan Sekretariat sebagai Rumah Aspirasi Masyarakat Garut, Fokus Bantu Warga Ambil Ijazah yang Ditahan

2 Agustus 2026

PSI Garut Resmikan Kantor DPD, DPW Jabar: Rumah Aspirasi dan Tempat Lahirnya Pemimpin Muda

2 Agustus 2026

Publik Pertanyakan Pelayanan SPBU 24.331.148 Kurau, BBM untuk Warga Disebut Habis, Diduga Pengerit Tetap Dilayani

2 Agustus 2026
Dok.Foto : Istimewa

Institut Marhaenisme 27 Desak KPK-Kejagung Usut Dugaan Cacat Hukum Program KDMP Rp212 Triliun 

2 Agustus 2026

Bulan Kemerdekaan Dimulai, Ini Jadwal Agenda Kenegaraan Peringatan HUT ke-81 RI

1 Agustus 2026
Oplus_131072

Aliansi Penambang Beltim Matangkan Aksi, Dorong Gubernur Babel Temui Masyarakat

1 Agustus 2026

Harga Pertamax Turun Mulai 1 Agustus 2026, Ini Daftar Lengkap BBM Non-Subsidi Terbaru

1 Agustus 2026
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, dr. Siska Gerfianti, M.H.Kes., Sp.D.L.P.,

Festival Kreasi Budaya Anak Semarakkan Hari Anak Nasional Jawa Barat 2026, Ruang Ekspresi Sekaligus Pelestarian Budaya Sunda

1 Agustus 2026

BNN Ungkap Sindikat Narkotika Lintas Negara di Batam, Enam Tersangka Diamankan

1 Agustus 2026

Bulan Kemerdekaan Dimulai, Ini Jadwal Agenda Kenegaraan Peringatan HUT ke-81 RI

1 Agustus 2026

Kabar Terpopuler

  • Fasilitasi Pertemuan Hotman Paris dengan Ketua Umum PWI, Dasco: Silaturahmi Persatuan Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Driver Legend Indonesia Minta Kasus Matraman Diusut Tuntas, Tolak Munculnya Sentimen Rasial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Setelah Tangani Sejumlah Kasus Besar, Roy Riady Kini Dapat Amanah Baru di Kejati Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasanuddin Siaga 98: Sejak Awal Pernah Ingatkan Risiko Pembentukan Kortastipidkor Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IKA PMII Garut Perkuat Jaringan Alumni hingga Kecamatan, Siap Kawal Tata Kelola Keuangan Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Partai Gerakan Rakyat dan Ruang Kosong Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com