• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Juli 31, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Curhat Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi di Tengah Gelombang Kritik

Tresna Sobarudin oleh Tresna Sobarudin
24 Maret 2025
di News
A A
0
Hasan Nasbi

Hasan Nasbi

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, mencurahkan isi hatinya dalam bentuk puisi setelah pernyataannya soal kepala babi menuai banjir kritik.

Puisi yang ditulis Hasan tampaknya merupakan refleksi dari emosi terdalamnya atas situasi yang sedang ia hadapi. Unggahan itu muncul di tengah derasnya pro dan kontra atas komentarnya terkait pengiriman paket kepala babi ke kantor redaksi Tempo.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Seperti diketahui, Hasan sempat menyatakan bahwa kepala babi tersebut lebih baik dimasak saja. Pernyataan itu memicu polemik luas. Banyak pihak menilai ucapannya tidak sensitif, sementara yang lain menganggapnya sebagai cara merespons teror dengan santai.

RelatedPosts

Dialog Publik Pansus DPRD DKI, Dwi Rio Sambodo Tegaskan Reforma Agraria untuk Hak Tanah Rakyat

KSP Dorong Pendidikan Tinggi Inklusif, Apresiasi UGM Perkuat Layanan bagi Mahasiswa Disabilitas

Driver Legend Indonesia Minta Kasus Matraman Diusut Tuntas, Tolak Munculnya Sentimen Rasial

Tak hanya kritik, desakan agar Hasan dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan pun bermunculan. Salah satunya datang dari Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) DKI Jakarta.

Menanggapi kontroversi itu, Hasan memberikan klarifikasi. Lelaki kelahiran Bukittinggi, 11 Oktober 1979 ini menjelaskan bahwa maksud dari pernyataannya adalah untuk membalikkan efek teror. Ia ingin agar si peneror justru merasa frustrasi ketika melihat terornya tak menimbulkan ketakutan.

“Saya menyempurnakan respons itu. Kalau orang mengirim (paket) itu sebagai teror, ternyata malah dijadikan bahan makanan, peneror pasti stres. Kirimannya dimasak saja,” ujar Hasan pada Sabtu (22/3).

Menurut Hasan, tujuan utama pengiriman paket kepala babi adalah menebar ketakutan. Namun, ia menilai bahwa publik sebaiknya tidak ikut memperbesar efek tersebut.

Baca Juga  KPK Pastikan Usut Tuntas Formula E, SDR: Harus On The Track Agar Terang Benderang Panggil Anies, Kadispora dan Bank DKI

“Jangan sampai kita justru membesar-besarkan ketakutan, karena itu target peneror. Kita harus mengecilkan dampaknya. Menurut saya, cara yang paling tepat untuk itu adalah memasaknya saja,” ujar alumni Universitas Indonesia ini.

Hasan juga menegaskan bahwa kebebasan pers tetap terjamin. Ia menyatakan bahwa hingga kini tidak ada satu pun media atau jurnalis yang dilaporkan karena bersikap kritis terhadap pemerintah.
“Enggak ada yang dilarang masuk Istana gara-gara kritis. Enggak ada. Enggak ada yang dilarang meliput di kantor-kantor pemerintahan gara-gara kritis. Itu bukti nyata bahwa pemerintah tidak mengekang kebebasan pers,” katanya.

Di tengah sorotan tajam terhadap dirinya, Hasan mencurahkan isi hatinya melalui sebuah puisi yang ia unggah di akun Instagram pribadinya pada Minggu (23/3). Berikut bait-bait puisinya:

Ketika dunia ini simulakra
Dan kabur batas-batas mana kenyataan dan mana tontonan
Saat tontonan dan drama picisan mengklaim diri sebagai kenyataan
Dan saat kenyataan dianggap tak lebih dari sebuah tontonan
Dunia memang mengecil sebatas dalam genggaman
Dan jari-jari bisa berbuat kejahatan bahkan dari kejauhan
Mengumbar kebohongan, kebencian, dan drama picisan tanpa sama sekali ada saringan
Tapi kita tidak boleh berhenti melawan anasir akal-akalan
Karena Indonesia emas harus jadi kenyataan
Dan semua itu butuh kerukunan serta persatuan

Puisi itu menjadi ungkapan sikap Hasan di tengah kontroversi yang membelitnya.***

Tags: Hasan Nasbikepala babiKepala Kantor Komunikasi KepresidenanTempo
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

KPID DKI Jakarta Apresiasi dan Dukung Garuda TV Bentuk Tim Liputan Khusus Mudik 2025

Post Selanjutnya

Bareskrim Tengah Dalami CCTV Kasus Teror di Kantor Tempo

RelatedPosts

Dialog Publik Pansus DPRD DKI, Dwi Rio Sambodo Tegaskan Reforma Agraria untuk Hak Tanah Rakyat

30 Juli 2026
Oplus_131072

KSP Dorong Pendidikan Tinggi Inklusif, Apresiasi UGM Perkuat Layanan bagi Mahasiswa Disabilitas

30 Juli 2026
Pembina Utama Driver Legend Indonesia Lutfi Pramudya Iskandar (Istimewa)

Driver Legend Indonesia Minta Kasus Matraman Diusut Tuntas, Tolak Munculnya Sentimen Rasial

30 Juli 2026

Pemerintah dan DPR Diminta Segera Patuhi Putusan MK, Keluarkan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan

30 Juli 2026

KSP: Kampus Aman dan Inklusif Jadi Fondasi Indonesia Emas 2045

30 Juli 2026

Pansus XIV DPRD Jabar Konsultasi ke Kemendikdasmen, H. Aceng Malki: Sinkronisasi Kebijakan Pendidikan Harus Berdampak bagi Daerah

30 Juli 2026
Post Selanjutnya

Bareskrim Tengah Dalami CCTV Kasus Teror di Kantor Tempo

Petugas melakukan pengamatan hilal untuk menetapkan tibanya Idul Fitri 1 Syawal

Inilah Tanggal Idul Fitri 2025 Menurut Muhammadiyah, PERSIS, NU, dan Pemerintah

Discussion about this post

KabarTerbaru

Kejagung Tetapkan Nurman Herin Tersangka Baru Kasus TPPU Febrie Adriansyah

31 Juli 2026

Dialog Publik Pansus DPRD DKI, Dwi Rio Sambodo Tegaskan Reforma Agraria untuk Hak Tanah Rakyat

30 Juli 2026

Kapolres Garut Resmi Berganti, AKBP Niko N Adi Putra Siap Lanjutkan Penguatan Pelayanan dan Kamtibmas

30 Juli 2026

Ketua KPK Bekali 1.476 Tim Ekspedisi Patriot 2026, Tekankan Integritas dalam Pembangunan Transmigrasi

30 Juli 2026
Oplus_131072

KSP Dorong Pendidikan Tinggi Inklusif, Apresiasi UGM Perkuat Layanan bagi Mahasiswa Disabilitas

30 Juli 2026

Jabar Perangi Begal, Irjen Pipit Rismanto Imbau Masyarakat Bertindak Sesuai Koridor Hukum

30 Juli 2026
Pembina Utama Driver Legend Indonesia Lutfi Pramudya Iskandar (Istimewa)

Driver Legend Indonesia Minta Kasus Matraman Diusut Tuntas, Tolak Munculnya Sentimen Rasial

30 Juli 2026

Pemerintah dan DPR Diminta Segera Patuhi Putusan MK, Keluarkan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan

30 Juli 2026
dok MK

MK Putuskan Anggaran MBG Dipisahkan dari Anggaran Pendidikan Paling Lambat APBN 2028

30 Juli 2026

Resmi, Perry Warjiyo Tinggalkan Jabatan Gubernur BI, Destry Damayanti Jalankan Tugas Sementara

27 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Fasilitasi Pertemuan Hotman Paris dengan Ketua Umum PWI, Dasco: Silaturahmi Persatuan Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasanuddin Siaga 98: Sejak Awal Pernah Ingatkan Risiko Pembentukan Kortastipidkor Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Driver Legend Indonesia Minta Kasus Matraman Diusut Tuntas, Tolak Munculnya Sentimen Rasial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIAGA 98 Minta Kortas Tipikor Polri Dibatalkan, Ini Penjelasan Hasanuddin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Setelah Tangani Sejumlah Kasus Besar, Roy Riady Kini Dapat Amanah Baru di Kejati Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Dilaporkan, Dwi Febrie Endaryanto Diduga Lakukan Penipuan Berkedok Bridging Financing

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual yang Libatkan Oknum Pendeta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com