• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Juli 24, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Curhat Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi di Tengah Gelombang Kritik

Tresna Sobarudin oleh Tresna Sobarudin
24 Maret 2025
di News
A A
0
Hasan Nasbi

Hasan Nasbi

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, mencurahkan isi hatinya dalam bentuk puisi setelah pernyataannya soal kepala babi menuai banjir kritik.

Puisi yang ditulis Hasan tampaknya merupakan refleksi dari emosi terdalamnya atas situasi yang sedang ia hadapi. Unggahan itu muncul di tengah derasnya pro dan kontra atas komentarnya terkait pengiriman paket kepala babi ke kantor redaksi Tempo.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Seperti diketahui, Hasan sempat menyatakan bahwa kepala babi tersebut lebih baik dimasak saja. Pernyataan itu memicu polemik luas. Banyak pihak menilai ucapannya tidak sensitif, sementara yang lain menganggapnya sebagai cara merespons teror dengan santai.

RelatedPosts

Presiden Prabowo Bentuk Universitas Republik Indonesia, Target Bangun 10 Kampus untuk Cetak Pemimpin Nasional

Viral Kelas Dipenuhi Kotoran Kelelawar, Yuda Puja Turnawan Turun Langsung ke SDN 1 Sukanagara

HANI 2026, Kepala BNN Tegaskan Masa Depan Indonesia Ditentukan Kualitas Generasi Muda

Tak hanya kritik, desakan agar Hasan dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan pun bermunculan. Salah satunya datang dari Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) DKI Jakarta.

Menanggapi kontroversi itu, Hasan memberikan klarifikasi. Lelaki kelahiran Bukittinggi, 11 Oktober 1979 ini menjelaskan bahwa maksud dari pernyataannya adalah untuk membalikkan efek teror. Ia ingin agar si peneror justru merasa frustrasi ketika melihat terornya tak menimbulkan ketakutan.

“Saya menyempurnakan respons itu. Kalau orang mengirim (paket) itu sebagai teror, ternyata malah dijadikan bahan makanan, peneror pasti stres. Kirimannya dimasak saja,” ujar Hasan pada Sabtu (22/3).

Menurut Hasan, tujuan utama pengiriman paket kepala babi adalah menebar ketakutan. Namun, ia menilai bahwa publik sebaiknya tidak ikut memperbesar efek tersebut.

Baca Juga  Pengunduran Diri Hasan Nasbi Masih dalam Kajian, Mensesneg: Bisa Saja Presiden Tak Berkenan

“Jangan sampai kita justru membesar-besarkan ketakutan, karena itu target peneror. Kita harus mengecilkan dampaknya. Menurut saya, cara yang paling tepat untuk itu adalah memasaknya saja,” ujar alumni Universitas Indonesia ini.

Hasan juga menegaskan bahwa kebebasan pers tetap terjamin. Ia menyatakan bahwa hingga kini tidak ada satu pun media atau jurnalis yang dilaporkan karena bersikap kritis terhadap pemerintah.
“Enggak ada yang dilarang masuk Istana gara-gara kritis. Enggak ada. Enggak ada yang dilarang meliput di kantor-kantor pemerintahan gara-gara kritis. Itu bukti nyata bahwa pemerintah tidak mengekang kebebasan pers,” katanya.

Di tengah sorotan tajam terhadap dirinya, Hasan mencurahkan isi hatinya melalui sebuah puisi yang ia unggah di akun Instagram pribadinya pada Minggu (23/3). Berikut bait-bait puisinya:

Ketika dunia ini simulakra
Dan kabur batas-batas mana kenyataan dan mana tontonan
Saat tontonan dan drama picisan mengklaim diri sebagai kenyataan
Dan saat kenyataan dianggap tak lebih dari sebuah tontonan
Dunia memang mengecil sebatas dalam genggaman
Dan jari-jari bisa berbuat kejahatan bahkan dari kejauhan
Mengumbar kebohongan, kebencian, dan drama picisan tanpa sama sekali ada saringan
Tapi kita tidak boleh berhenti melawan anasir akal-akalan
Karena Indonesia emas harus jadi kenyataan
Dan semua itu butuh kerukunan serta persatuan

Puisi itu menjadi ungkapan sikap Hasan di tengah kontroversi yang membelitnya.***

Tags: Hasan Nasbikepala babiKepala Kantor Komunikasi KepresidenanTempo
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

KPID DKI Jakarta Apresiasi dan Dukung Garuda TV Bentuk Tim Liputan Khusus Mudik 2025

Post Selanjutnya

Bareskrim Tengah Dalami CCTV Kasus Teror di Kantor Tempo

RelatedPosts

Dok.Foto: istimewa

Presiden Prabowo Bentuk Universitas Republik Indonesia, Target Bangun 10 Kampus untuk Cetak Pemimpin Nasional

23 Juli 2026
SDN 1 Sukanagara Viral karena Sarang Kelelawar, DPRD Garut Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan

Viral Kelas Dipenuhi Kotoran Kelelawar, Yuda Puja Turnawan Turun Langsung ke SDN 1 Sukanagara

23 Juli 2026

HANI 2026, Kepala BNN Tegaskan Masa Depan Indonesia Ditentukan Kualitas Generasi Muda

23 Juli 2026

Menteri LH Zumhur Hidayat Ungkap Potensi Triliunan Rupiah dari Perdagangan Karbon di Indonesia: Modal Rp200 Juta Bisa Raup Rp1,5 Miliar

23 Juli 2026

SIAGA 98 Dukung Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional

23 Juli 2026

Bursa Kapolri Mulai Menghangat, Komjen Karyoto Dinilai Figur Matang dan Punya Visi Kebangsaan

23 Juli 2026
Post Selanjutnya

Bareskrim Tengah Dalami CCTV Kasus Teror di Kantor Tempo

Petugas melakukan pengamatan hilal untuk menetapkan tibanya Idul Fitri 1 Syawal

Inilah Tanggal Idul Fitri 2025 Menurut Muhammadiyah, PERSIS, NU, dan Pemerintah

Discussion about this post

KabarTerbaru

Festival Cisadane Tak Boleh Sekadar Seremonial, Komisi III DPRD Tangerang Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

23 Juli 2026

Bupati Garut Apresiasi Kiprah KNPI, Dorong Pemuda Perkuat Kontribusi untuk Masyarakat

23 Juli 2026

Bupati Garut Terima Audiensi BPSK, Perkuat Sinergi Perlindungan Konsumen

23 Juli 2026
Dok.Foto: istimewa

Presiden Prabowo Bentuk Universitas Republik Indonesia, Target Bangun 10 Kampus untuk Cetak Pemimpin Nasional

23 Juli 2026
Anggota DPRD Jabar H Aceng Malki hadiri Perhelatan Gebyar Pesona Budaya Garut di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (25/4/2026).

Peringati Harlah KNPI ke-53, H. Aceng Malki Dorong Pemuda Garut Jadi Penggerak Pembangunan Daerah

23 Juli 2026
Dok.Foto: Istimewa

Modus Kredit Miliaran Terbongkar, Korban Klaim Rugi Ratusan Juta, Dwi Febri Endaryanto Akan dilaporkan ke Polisi

23 Juli 2026
SDN 1 Sukanagara Viral karena Sarang Kelelawar, DPRD Garut Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan

Viral Kelas Dipenuhi Kotoran Kelelawar, Yuda Puja Turnawan Turun Langsung ke SDN 1 Sukanagara

23 Juli 2026
Dok.Foto: Istimewa

Kuasa Hukum Nancy: Video Pengakuan Rizki Irwansyah Tak Sesuai Fakta, Gugatan Rp11 Miliar Tetap Berjalan

23 Juli 2026

HANI 2026, Kepala BNN Tegaskan Masa Depan Indonesia Ditentukan Kualitas Generasi Muda

23 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi MBG Watch Ajukan Judicial Review UU APBN 2026 ke MK, Soroti Anggaran Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retakan Bernegara Mulai Terlihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com