• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Mei 26, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini Edukasi

Kontroversi Kata “Goblok” Saat Berdakwah

Redaksi oleh Redaksi
4 Desember 2024
di Edukasi, News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh :
Dr. J. Anhar Rabi Hamsah Tis’ah, M.Pd
Dosen dan Ahli Linguistik Forensik

Jakarta, Kabariku- Baru-baru ini jagat maya dihebohkan dengan adanya ceramah “kontroversi” yang disampaikan oleh seorang yang dikatakan sebagai pendakwah yaitu GM. Dia adalah seorang mubalig dan pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Saat ini ia menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Dia merupakan keturunan ke-9 Kiai Muhammad Ageng Besari, pendiri Pesantren Tegalsari di Ponorogo.

RelatedPosts

GMNI DKI Serahkan Amicus Curiae ke MK, Soroti Ancaman Dominasi Militer di Ruang Sipil

BGN Gandeng Bareskrim dan Satgas MBG Polri Usut Praktik Jual Beli Titik SPPG di Sejumlah Daerah

Sufmi Dasco Pimpin Rapat Satgas: Anggaran Pemulihan Pascabencana Sumatra Rp100,1 Triliun Disetujui

GM pernah berkuliah di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, tetapi tidak selesai di tahun akhir. Ia meraih gelar Sarjana Pendidikan program studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Sultan Agung Semarang pada 2023.

Sewaktu kuliah, dia aktif di Pegerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama. Dia berdakwah ke kaum marjinal. Namanya mulai dikenal ketika video dirinya saat memberikan pengajian di salah satu kelab malam di Bali viral.

Dakwah adalah suatu aktivitas yang bersifat menyampaikan, mengajak, atau menyeru manusia kepada kebaikan, kebenaran, dan ajaran Islam. Dakwah bertujuan untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta membimbing manusia dalam menjalani kehidupan sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Dakwah dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti ceramah, tulisan, dialog, atau tindakan nyata yang mencerminkan akhlak mulia. Sedangkan pendakwah adalah seseorang yang menyampaikan atau menyebarkan ajaran agama kepada orang lain, dengan tujuan mengajak mereka untuk memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Korban Bully Depresi Hingga Meninggal, Bey Machmudin: Semua Pihak Aktif Cegah Perundungan

Pendakwah biasanya menggunakan berbagai metode, seperti ceramah, diskusi, tulisan, atau media digital, untuk menyampaikan pesan keagamaan. Menyampaikan dakwah memerlukan pendekatan yang bijak dan sesuai dengan konteks.

Berikut beberapa cara atau pendekatan yang dapat dilakukan agar dapat diterima dengan baik dan mudah pahami oleh masyarakat dan pastinya tidak menimbulkan berbagai macam kontroversi dan interpretasi yang dapat berpotensi membuat kegaduhan baik di dunia nyata maupun di dunia maya:

Pertama, berlandaskan ilmu. Seorang pendakwah harus memiliki wawasan yang luas agar dapat memberikan pencerahan ilmu agama yang baik dan jelas kepada jamaahnya.

Pastinya dengan dasar pengetahuan yang benar dari Al-Qur’an dan Hadis. Pastikan informasi yang disampaikan dapat dipercaya misalnya mempersiapkan rujukan sumber yang asli, pastikan juga materi berasal dari Al-Qur’an, Hadis shahih, atau kitab-kitab ulama terpercaya serta periksa kesesuaian konteksnya dengan topik yang dibahas.

Validasi Hadisnya, Jika menggunakan hadis, periksa derajat kesahihannya melalui kitab takhrij atau ulama hadis seperti Imam Bukhari, Muslim, dan lainnya.

Namun, jika merasa ada keraguan, diskusikan dengan ulama, ustadz, atau pakar di bidangnya. Selain itu, hindari hoaks atau informasi tanpa dasar jangan menyampaikan cerita, dalil, atau fakta yang tidak bisa diverifikasi sumbernya.

Gunakan tafsir yang diakui dalam memahami Al-Qur’an, rujuk tafsir dari ulama ternama seperti Tafsir Ibnu Katsir atau Tafsir Al-Muyassar. Terakhir yang paling penting adalah seorang pendakwah harus memahami dan mengetahui konteks ayat atau hadis yang disampaikan, agar tidak salah dalam menginterpretasikan maknanya.

Kepercayaan terhadap dakwah dibangun dari keakuratan informasi yang disampaikan. Oleh karena itu, kehati-hatian menjadi kunci utama bagi pendakwah.

Kedua, gunakanlah bahasa yang santun. alangkah lebih baik bagi seorang yang dijadikan contoh atau panutan harus bisa memilih kata-kata yang lembut dan mudah dipahami oleh jamaah.

Baca Juga  Ketum DPP BAPERA: Selaraskan Narasi, Relasi dan Reputasi Dunia Digital, dan Nyata!

Hindari kata dan kalimat yang mengandung unsur menghakimi, intimidasi, mempermalukan, mencemarkan dan mengolok-olok dan berkata kasar di hadapan jamaah agar terhindar dari berbagai macam interpretasi di masyarakat.

Ketiga, menyesuaikan dengan jamaah. Seorang pendakwah harus dapat menyesuaikan metode dan isi dakwah dengan latar belakang, usia, atau tingkat pendidikan jamaah.

Karena hal ini sangat penting agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan mudah dan baik. Setidaknya, bagi seorang pendakwah harus terlebih dahulu memahami Latar belakang jamaah.

Entah itu dari segi usia, pendidikan, pekerjaan, budaya, dan tingkat pemahaman agama jamaah sehingga dapat membantu menentukan metode dan bahasa yang tepat.

Keahlian lain yang harus dimiliki seorang pendakwah yaitu dapat menggunakan dan menentukan bahasa yang relevan agar penyampaian dakwah Sampaikan dakwah mudah dimengerti oleh jamaah dan hindari istilah yang terlalu teknis atau sulit dipahami jika jamaahnya awam.

Keempat, seorang pendakwah harus mampu menyesuaikan topik. Pilih topik yang relevan dengan keadaan kehidupan mereka. Misalnya, untuk jamaah muda, fokuskan pada isu-isu moral dan motivasi; untuk jamaah dewasa, prioritaskan tema keluarga, pekerjaan, atau ekonomi.

Jika perlu menggunakan suatu contoh, gunakan saja sesuatu atau hal yang dekat dengan kehidupan mereka dan berikan ilustrasi yang mereka alami sehari-hari agar dakwah terasa relevan dan aplikatif.

Namun, jika dirasa masih ada yang kurang berikan kesempatan kepada jamaah untuk bertanya dan berdiskusi agar suasana interaktif.

Kelima, pendakwah harus menghormati adat di setiap daerah saat menyampaikan tausyiahnya. Pendakwah harus menghormati nilai lokal dalam menyampaikan dakwah agar pesan lebih mudah diterima tanpa menimbulkan resistensi sehingga dapat membantu menyesuaikan dakwah dengan cara yang tidak bertentangan dengan syariat.

Baca Juga  Bursah Zarnubi: 'Menteri Perdagangan Harus di Copot'

Namun, jika menemukan nilai-nilai lokal yang bertentangan dengan ajaran Islam maka sampaikan koreksi dengan lembut dan bijaksana jangan mengkritik dengan brutal serta merendahakannya.

Jangan lupa untuk berintegrasi dengan kebiasaan positif misalkan dengan memanfaatkan nilai-nilai lokal yang sejalan dengan Islam, seperti gotong royong, penghormatan kepada orang tua, atau kebiasaan musyawarah.

Tentunya dengan cara berkomunikasi yang sesuai dengan karakter masyarakat, seperti humor santun di masyarakat yang menyukai keramahan bukan sebaliknya dengan berkata-kata kotor atau kata-kata negatif lainnya.

Pendakwah juga wajib mampu memberikan solusi nyata jika terdapat suatu yang sesuai dengan konteks kehidupan mereka. Tentunya berdo’a memohon kepada Allah SWT agar dakwah yang disampaikan diterima dan membawa manfaat bagi orang lain.

Beberapa pendekatan di atas menunjukkan empati dan perhatian kepada jamaah, sehingga mereka lebih terbuka untuk menerima pesan dakwah karena setiap situasi memerlukan pendekatan yang berbeda, jadi fleksibilitas sangat penting dalam menyampaikan dakwah.***

Jakarta, 4 Desember 2024

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Ahli Linguistik ForensikDakwah kontroversi Gus MiftahKontroversi Kata "Goblok" Saat BerdakwahPondok Pesantren Ora Aji Sleman
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

KPK Paparkan Inovasi Teknologi e-LHKPN di Forum ASEAN-PAC

Post Selanjutnya

Longsor Tutup Sebagian Jalan Jalur Caringin-Bungbulang

RelatedPosts

GMNI DKI ajukan amicus curiae ke MK soal UU TNI dan soroti ancaman terhadap supremasi sipil.(Istimewa)

GMNI DKI Serahkan Amicus Curiae ke MK, Soroti Ancaman Dominasi Militer di Ruang Sipil

26 Mei 2026

BGN Gandeng Bareskrim dan Satgas MBG Polri Usut Praktik Jual Beli Titik SPPG di Sejumlah Daerah

26 Mei 2026

Sufmi Dasco Pimpin Rapat Satgas: Anggaran Pemulihan Pascabencana Sumatra Rp100,1 Triliun Disetujui

25 Mei 2026
Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel mengkritik tuntutan jaksa dalam kasus korupsi sertifikasi K3 Kemnaker.(Istimewa)

Noel soal Tuntutan Korupsi Kemnaker: “Mending Korupsi Banyak, Beda Setahun”

25 Mei 2026

9 WNI Misi Gaza Tiba Selamat di Tanah Air, Relawan Global Sumud Flotilla Kisahkan Perlakuan Agresif Israel

25 Mei 2026

Luncurkan “KSP Mendekat”, Kastaf Dudung Pastikan Aduan Publik Ditangani Cepat dan Responsif

25 Mei 2026
Post Selanjutnya

Longsor Tutup Sebagian Jalan Jalur Caringin-Bungbulang

KPK Tetapkan Pj Wali Kota dan Dua Pejabat Pemkot Pekanbaru Tersangka Kasus Pengeloaan Anggaran 2024-2025

Discussion about this post

KabarTerbaru

Kejagung Tetapkan Komisaris PT QSS hingga Analis ESDM Tersangka Korupsi IUP Bauksit di Kalbar

26 Mei 2026

Anggota DPRD Minta Bupati Bersuara Atas Polemik Surat Perintah Tugas Korwil Pendidikan

26 Mei 2026
GMNI DKI ajukan amicus curiae ke MK soal UU TNI dan soroti ancaman terhadap supremasi sipil.(Istimewa)

GMNI DKI Serahkan Amicus Curiae ke MK, Soroti Ancaman Dominasi Militer di Ruang Sipil

26 Mei 2026

PPRK MUI Garut Dorong Calon Pengantin Bangun Keluarga Samawa di Era Modern

26 Mei 2026

BGN Gandeng Bareskrim dan Satgas MBG Polri Usut Praktik Jual Beli Titik SPPG di Sejumlah Daerah

26 Mei 2026

Presiden Prabowo Resmikan Museum dan Perpustakaan Seskoad, Kawah Candradimuka Pemimpin Bangsa

26 Mei 2026

Reses Yudha, Pendanaan di Luar APBD Perlu Dioptimalkan, Untuk Percepat Penanganan Persoalan di Lapangan

25 Mei 2026
Mbah Mujiran masih menjalani proses hukum kasus dugaan penggelapan getah karet di Lampung Selatan. (Istimewa)

Kasus Getah Karet Mbah Mujiran Masuk Jalur Damai, Status Hukum Masih Menunggu Putusan Hakim

25 Mei 2026

Sufmi Dasco Pimpin Rapat Satgas: Anggaran Pemulihan Pascabencana Sumatra Rp100,1 Triliun Disetujui

25 Mei 2026

Presiden Prabowo Resmikan Museum dan Perpustakaan Seskoad, Kawah Candradimuka Pemimpin Bangsa

26 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • Menteri Luar Negeri Sugiono

    Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PBB DPC Garut Dikukuhkan, Usung Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sandri Rumanama Minta Publik Tak Salah Tafsir Candaan Dasco soal “Hidup Jokowi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan “KSP Mendekat”, Kastaf Dudung Pastikan Aduan Publik Ditangani Cepat dan Responsif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BGN Warning Modus Jual Beli Titik SPPG, Kasus Penipuan di Batam dan Jabar Terungkap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menlu Sugiono Akui Komunikasi Terkendala, Pemerintah Desak Israel Bebaskan WNI Misi Global Sumud Flotilla

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof Achmad Ungkap Fenomena Resource Curse: Satgas PKH Efektif Benahi Tata Kelola SDA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com