• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Juli 29, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Eks Kepala Aksi dan Advokasi PIJAR Era 90: Kementerian HAM Simbol Harapan Baru di Era Prabowo-Gibran

Redaksi oleh Redaksi
26 Oktober 2024
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- Pelantikan dan serah terima kekuasaan dari Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming pada 20 Oktober 2024 menjadi tonggak baru dalam perjalanan Republik Indonesia.

Ditengah dinamika dan perdebatan seputar komposisi kabinet, salah satu keputusan yang menarik perhatian adalah pembentukan Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

RelatedPosts

Ratusan Aktivis Lintas Generasi Hadiri Reuni Aktivis ADK SHOW, Ahmad Doli Kurnia Luncurkan Empat Buku

Fasilitasi Pertemuan Hotman Paris dengan Ketua Umum PWI, Dasco: Silaturahmi Persatuan Indonesia

DCKTR Tangsel Gencarkan Program Biopori Kantor, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos dari Sumbernya

Demikian disampaikan Agusto Sulistio, Mantan Kepala Aksi dan Advokasi PIJAR era90an dalam keterangannya dikutip Sabtu (26/10/2024).

Menurutnya, kehadiran Kementerian ini menjadi penanda bahwa isu HAM akan dijadikan prioritas utama dalam pemerintahan, dengan harapan membangun tatanan demokrasi yang lebih kokoh dan berkeadilan.

Kementerian HAM dan Tantangan Penegakan Hak Asasi

Agusto Sulistio menjelaskan, Indonesia memiliki sejarah panjang dan kompleks dalam hal pelanggaran HAM, baik di masa lalu maupun masa kini. Kasus-kasus diskriminasi, kekerasan, dan pelanggaran hak minoritas masih menjadi tantangan serius.

Kehadiran Kementerian HAM, kata Agusto Sulistio, diharapkan mampu mengatasi masalah ini secara sistematis tidak hanya dengan menindak pelanggaran, tetapi juga dengan menanamkan pendidikan HAM sebagai pondasi bagi seluruh warga negara.

“Pemahaman HAM tidak boleh sekadar menjadi wacana elitis, tetapi harus hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai nilai kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Langkah signifikan ini semakin ditekankan dengan penunjukan Nathalius Pigai sebagai Menteri HAM.

Bagi Agusto Sulistio, Pigai adalah sosok aktivis HAM yang konsisten, dikenal karena keberanian dan rekam jejaknya dalam memperjuangkan hak-hak dasar warga negara, bahkan ketika ia sendiri menjadi korban pelecehan rasial.

Baca Juga  Resolusi Maja Lebak Banten Naikan Tuntutan Dalam Aksi Akbar Buruh 10 Agustus Mendatang

Penunjukan Pigai menegaskan komitmen pemerintahan baru untuk menghadirkan pemimpin dengan integritas dan pengalaman langsung dalam bidang HAM.

Nathalius Pigai Simbol HAM dan Keteguhan Moral

Nathalius Pigai bukan hanya seorang aktivis, tetapi juga simbol perjuangan HAM di Indonesia. Ketika menjadi korban pelecehan rasial, ia tidak merespons dengan amarah, tetapi mengambil langkah hukum dan mengedepankan nilai-nilai HAM.

“Sikap ini menunjukkan bahwa penegakan HAM adalah jalan yang harus ditempuh tanpa kompromi, bahkan ketika seseorang berada dalam posisi rentan,” terangnya.

Sebagai Menteri HAM, Pigai dihadapkan pada tugas besar, menegakkan prinsip-prinsip HAM di tengah dinamika politik. Pengalaman pribadinya yang mendalam dalam menghadapi ketidakadilan membuatnya layak disebut sebagai simbol hidup penegakan HAM.

“Kepemimpinan Pigai diharapkan dapat memberikan arah baru, di mana HAM bukan sekadar jargon politik, tetapi prinsip yang diimplementasikan secara nyata dalam setiap kebijakan publik,” ujarnya.

Tantangan Rekonsiliasi HAM dan Masa Lalu Prabowo

Meski pembentukan Kementerian HAM adalah langkah maju, rekam jejak Presiden Prabowo terkait isu HAM di masa lalu masih menyisakan kontroversi dan pro-kontra.

Namun, Prabowo telah menegaskan komitmennya untuk meletakkan HAM sebagai dasar dalam pembangunan dan pemerintahan.

Ini bukanlah tugas mudah baik bagi Prabowo sebagai pemimpin maupun bagi Pigai sebagai Menteri HAM karena keduanya harus menavigasi kepentingan politik dan moral secara seimbang.

Disinilah terlihat tantangan besar bagi Nathalius Pigai: bagaimana menegakkan HAM dengan tegas tanpa terjebak dalam narasi politik masa lalu.

Ada aspek politis yang harus diselesaikan dengan hati-hati, dan Pigai dituntut untuk menggabungkan penegakan HAM dengan kebijaksanaan politik, tanpa mengorbankan nurani dan nilai-nilai kemanusiaan.

Apresiasi atas Komitmen Kepemimpinan

Terlepas dari pro-kontra, langkah Presiden Prabowo untuk menjadikan HAM sebagai pilar pemerintahan patut diapresiasi.

Baca Juga  Mobil Ugal-ugalan Tabrak Sejumlah Kendaraan di Gunung Sahari, Warga Kepung Pelaku

Penunjukan Nathalius Pigai sebagai Menteri HAM menunjukkan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap pentingnya hak asasi dalam kehidupan berbangsa.

Ini adalah bentuk kesadaran dan kematangan politik yang menandai awal baru bagi Indonesia bahwa pembangunan ekonomi dan politik tidak boleh mengorbankan hak asasi setiap warga negara.

Penutup

Pembentukan Kementerian HAM dan penunjukan Nathalius Pigai sebagai Menteri HAM membawa harapan baru di tengah tantangan lama.

Pigai, dengan kompetensi dan pengalamannya, menghadapi tugas berat untuk membuktikan bahwa penegakan HAM dan stabilitas politik dapat berjalan beriringan.

Pemerintahan Prabowo-Gibran diharapkan dapat menjadi pionir dalam mengintegrasikan nilai-nilai HAM ke dalam setiap kebijakan negara, sehingga keadilan dan hak asasi benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, serta integritas yang dimiliki Nathalius Pigai, Indonesia memiliki peluang besar untuk mewujudkan negara yang adil, demokratis, dan menghormati hak asasi manusia.

“Langkah ini tidak hanya mencerminkan niat baik seorang pemimpin, tetapi juga membawa harapan bahwa nilai-nilai kemanusiaan akan tetap menjadi pedoman utama dalam perjalanan bangsa kedepan,” tuntasnya.***

Red/K.101

Tags: Era Prabowo-GibranKementerian HAMNathalius Pigai Menteri HAMPresiden Prabowo SubiantoWakil Presiden Gibran Rakabuming
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Polri dan TNI Sinergi Uji Coba Makan Siang Bergizi di SDN 1 Sucikaler

Post Selanjutnya

Retreat Kabinet Merah Putih: Bangun Sinergi dan Disiplin di Akmil Magelang

RelatedPosts

Ratusan Aktivis Lintas Generasi Hadiri Reuni Aktivis ADK SHOW, Ahmad Doli Kurnia Luncurkan Empat Buku

28 Juli 2026

Fasilitasi Pertemuan Hotman Paris dengan Ketua Umum PWI, Dasco: Silaturahmi Persatuan Indonesia

28 Juli 2026

DCKTR Tangsel Gencarkan Program Biopori Kantor, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos dari Sumbernya

28 Juli 2026

Kapolres Tangsel Boy Tegaskan AKP Pardiman Tidak Terlibat Kasus Narkoba, Datang ke Mabes Polri Sebagai Saksi

28 Juli 2026

Polda Metro Jaya Pastikan Kasat Narkoba Polres Tangsel AKP Pardiman Tak Terlibat Peredaran 200 Etomidate

27 Juli 2026

Kasat Narkoba Polres Tangsel AKP Pardiman Ditangkap Bareskrim, Diduga Terlibat Peredaran Narkoba

27 Juli 2026
Post Selanjutnya

Retreat Kabinet Merah Putih: Bangun Sinergi dan Disiplin di Akmil Magelang

Kenangan Masa Muda di Akmil: Sjafrie Sjamsoeddin Kembali ke Bukit Tidar sebagai Menteri Pertahanan RI

Discussion about this post

KabarTerbaru

Komunikasi Dasco dan Ikhtiar Menuju Persatuan Nasional

28 Juli 2026

Ratusan Aktivis Lintas Generasi Hadiri Reuni Aktivis ADK SHOW, Ahmad Doli Kurnia Luncurkan Empat Buku

28 Juli 2026

Inspektorat Tangsel Perkuat Budaya Integritas ASN Lewat NGORBIT, Dorong Tata Kelola Pemerintahan Bersih

28 Juli 2026

Fasilitasi Pertemuan Hotman Paris dengan Ketua Umum PWI, Dasco: Silaturahmi Persatuan Indonesia

28 Juli 2026

DCKTR Tangsel Gencarkan Program Biopori Kantor, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos dari Sumbernya

28 Juli 2026

Mundurnya Perry Warjiyo, Ekonom InFast Bestari: Gubernur BI Mendatang Sebaiknya Pro Growth

28 Juli 2026

Kapolres Tangsel Boy Tegaskan AKP Pardiman Tidak Terlibat Kasus Narkoba, Datang ke Mabes Polri Sebagai Saksi

28 Juli 2026

Pascabentrokan Menteng 200 Personel TNI-Polri Disiagakan, Pramono Imbau Warga Tak Terprovokasi

28 Juli 2026

Langit Tepas Papandayan Garut Jadi Panggung Dunia, 13 Negara Meriahkan Festival Layang-Layang Internasional

28 Juli 2026

Resmi, Perry Warjiyo Tinggalkan Jabatan Gubernur BI, Destry Damayanti Jalankan Tugas Sementara

27 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Fasilitasi Pertemuan Hotman Paris dengan Ketua Umum PWI, Dasco: Silaturahmi Persatuan Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasanuddin Siaga 98: Sejak Awal Pernah Ingatkan Risiko Pembentukan Kortastipidkor Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIAGA 98 Minta Kortas Tipikor Polri Dibatalkan, Ini Penjelasan Hasanuddin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Dilaporkan, Dwi Febrie Endaryanto Diduga Lakukan Penipuan Berkedok Bridging Financing

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual yang Libatkan Oknum Pendeta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wakil BP Taskin Iwan Sumule Apresiasi Program Mobil Homecare Bupati Jember, Bakal Jadi Pilot Project Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com