• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, April 10, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Setelah Dilantik: Prabowo Akan di Persimpangan Jalan

Redaksi oleh Redaksi
4 Agustus 2024
di Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh :
In’am eL Mustofa dan JALA8 INSTITUTE

Kabariku- Memperbincangkan partai politik yang berhaluan oposisi di Indonesia agak unik karena sistem pemerintah yang dianut adalah Presidentil, artinya memang eksekutif harus kuat. Kuat artinya kabinet yang disusun oleh Presiden adalah individu yang memiliki kapabilitas atau yang dikenal dengan Zaken Kabinet.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Sedang fungsi parlemen dalam hal  ini DPR, adalah legislator, budgeting dan check and balances atau fungsi control. Hal yang terakhir inilah kemudian sampai detik ini dianggap banci karena Partai Politik juga juga partai oposisi turut serta bergabung dalam kabinet yang disusun berdasar tarik-menarik politik antara Presiden dengan partai Politik.

RelatedPosts

Membangun Solidaritas Negara Islam

Tak Ada Sosialisme Indonesia Tanpa Hilirisasi dan Industrialisasi

MBG (Makanan Bergizi Gratis): Antara Proyek Ambisius dan Kegagalan Komunikasi Politik

Teori Oposisi

Dengan pendekatan taksonomi empat dimensi yang dikemukakan oleh  Louwerse & Otjes dapat dikenali empat jenis oposisi: Oposisi pasif  (passive opposition), yakni apabila dimensi pengawasan dan pembuatan kebijakannya sama-sama rendah. Oposisi aktif (active opposition), yakni apabila dimensi pengawasan dan pembuatan kebijakannya sama-sama tinggi.

Oposisi konstruktif (constructive opposition), yakni apabila dimensi pengawasannya rendah namun dimensi pembuatan kebijakannya tinggi. Sedang Oposisi kritis (critical opposition), yakni apabila dimensi pengawasannya tinggi namun dimensi pembuatan kebijakannya rendah.

Memprediksi pilihan prilaku politik Prabowo setelah dilantik nanti berdasar teori diatas maka setidaknya ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan: pertama kongfigurasi partai politik di parlemen; dalam aspek ini Prabowo terkait dengan perjalanan partai politik pada masa rejim SBY dan Joko Widodo partai politik akan mudah untuk dikendalikan pada awal pemerintahannya. Bahkan parpol yang mengaku oposisi pun akan takluk pada rejim Prabowo. Diprediksi yang sangat potensial untuk menjadi oposisi adalah PKS dan PDIP.

Baca Juga  Punahnya Demokrasi Jika Polisi Teledor Periksa Arteria Tanpa Menunggu MKD

Kedua Pengusaha Politisi, faktor ini menjadi trend di Indonesia ditengah kompetisi yang makin terbuka lebar dan cenderung brutal untuk mendapatkan tiket ke parlemen. Pengusaha kelas kakap dan menengah berkesempatan memainkan jangkar politiknya untuk menancapkan pengaruhnya di parlemen terutama dalam legislasi dan budgeting.

Kepentingan-kepentingan pragmatis akhirnya mendominasi dalam pembuatan Undang-Undang yang mengikat bagi seluruh rakyat Indonesia. Pengusaha politisi sebagai faktor dominan dan memiliki pengaruh kuat. Mereka ada 2 (dua) macam di dalam parlemen dan di luar parlemen.

Tentu di luar parlemen akan lebih sulit dalam melakukan pelacakan dan kontrol karena pergerakanya halus bahkan bisa meledak jika salah menyentuh, kebanyakan orang menyebut Oligarki. Ciri khususnya adalah oligarki bergerak hanya untuk menaguk keuntungan sebesar-besarnya untuk diri dan kroninya!!.

Faktor ketiga adalah tekanan internasional, dari negara-negara yang memiliki pengaruh ekonomi secara global terutama China, Amerika, Rusia, Jepang, Arab Saudi, Turki dan beberapa negara Eropa seperti Inggris dan Perancis.

Satu sisi menghendaki kebijakan dalam negri agar pro pasar, liberalism dan demokrasi pada sisi lain beberapa negara tersebut menginginkan agar kebijakan pro negara salah satu negara, misal Cina.

Sedang faktor ke empat adalah faktor Joko Widodo, cepat atau lambat Joko Widodo akan bergegas untuk amankan pengaruhnya karena ia tidak memiliki partai politik untuk bernaung. Maka pilihan Joko Widodo yang paling mudah adalah menempel pada Prabowo.

Pilihan Prilaku Politik Prabowo

Dengan teori Louwerse & Otjes dan empat faktor di atas dapat diprediksi bahwa Prabowo dalam membangun demokrasi politik dan demokrasi ekonomi akan melakukan kemitraan dengan partai politik yang memiliki watak dan prilaku konstruktif pada dua tahun pertama mengingat beban ekonomi Indonesia sangat berat utang yang mengunung (soal jumlah banyak versi) dan pertumbuhan ekonomi yang belum menyentuh angka dua digit, menuju angka 7 pun sudah berat.

Baca Juga  Letkol Teddy dan Ikhtiar Meningkatkan Kompetensi

Faktor pertama dan ke-empat akan mudah dilalui oleh Prabowo pada dua tahun pertama sekalipun harus mengakomodir Joko Widodo namun pada semester kedua menginjak tahun ke tiga kekuasaan Prabowo, dipastikan bayang-bayang Joko Widodo akan dihilangkan. “ya, jangan ganggu kami saat bekerja”.

Justru yang terberat adalah mengatasi determinasi faktor kedua dan ketiga, para pengusaha politisi dan dunia Internasional. Paling mujarab adalah dengan pendekatan rasional dan hukum, perlu ada keberanian untuk merevisi peraturan/Undang-undang yang ternyata merusak sendi-sendi demokrasi politik dan demokrasi ekonomi. Sebut saja UU Partai Politik, UU Pemilu, UU Cipta Kerja/Minerba, UU KPK, UU Keormasan, ijin tambang dll.

Keberanian yang dimaksud adalah duduk bersama kepada semua stakeholder, sehingga terumuskan peraturan yang berujung pada kesejahteraan rakyat dan meminimalisir monopoli ekonomi. Hemat penulis Prabowo dengan ‘kegilaan dan keberanianya mampu melakukan hal itu.

Pada sisi lain, beranikah Prabowo memburu dan menghukum para koruptor dan atau mereka yang merugikan negara dalam jumlah besar? Jika berani tentu publik akan mendukung, prilaku politik dengan hantam koruptor sarat akan populisme namun juga beresiko tinggi karena Indonesia sedemikian rupa terkooptasi oleh para oligarki bahkan negara cenderung dijalankan mirip-mirip gangster.

Maka rasionalisasi peraturan perundang-undangan jika mulus dilaksanakan oleh Prabowo tidak mustahil Prabowo akan memperolah dukungan publik kuat dan banyak sekalipun pilihan kabinetnya diisi oleh para ahli karena mulai dari pintu inilah sesungguhnya Prabowo akan keluar pelan tapi pasti dari bayang-bayang kaum oligarki.

Bahkan jauh ke depan memegang tampuk kekuasaan dua periode terbuka lebar. Lembaga tinktank level 1 dan 2 perlu dimiliki oleh Prabowo untuk mensuplai gagasan dan menyaring/mengkaji arah kebijakan.

Namun jika pada awal pemerintah ternyata kabinet Prabowo hanya diisi para politisi yang berjasa dalam pemenangannya, rakyat tidak akan berharap banyak terjadi perubahan signifikan. Oleh karena itu jika tak ada keberanian dari Prabowo Subianto, gelombang protes akan lebih deras karena himpitan ekonomi rakyat lebih berat. Satu periode bahkan kurang dari satu periode, cukup sudah bagi Prabowo!!.***

Baca Juga  Menyegerakan Penyusunan RKPD 2023 Berpotensi Mengabaikan Perencanaan Pembangunan Terintegrasi

Yogyakarta, 04 Agustus 2024

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: In’Am El MustofaJALA8 INSTITUTEPrabowo Presiden
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Kejari Lampung Utara Eksekusi Rina Agustina Terpidana Pelanggaran Pemilu ke Rutan Kelas IIB Kotabumi

Post Selanjutnya

Minta Para Politisi Jangan Nyinyir, Habib Syakur: Permintaan Maaf Bukti Jokowi Negarawan Sejati

RelatedPosts

Ilustrasi

Membangun Solidaritas Negara Islam

3 April 2026
ilustrasi

Tak Ada Sosialisme Indonesia Tanpa Hilirisasi dan Industrialisasi

28 Maret 2026
ilustrasi

MBG (Makanan Bergizi Gratis): Antara Proyek Ambisius dan Kegagalan Komunikasi Politik

26 Maret 2026

Taman Yu Yuan (Yu Yuan Garden) dan Polisi Shanghai

23 Maret 2026

Meninggalnya Seorang Lelaki Sholeh

20 Maret 2026
Prabowo Subianto menjabat sebagai Danjen Kopassus

Danjen Kopassus di Panggung Politik Nasional

16 Maret 2026
Post Selanjutnya

Minta Para Politisi Jangan Nyinyir, Habib Syakur: Permintaan Maaf Bukti Jokowi Negarawan Sejati

Presiden Jokowi: Saya Tidak Sempurna, Saya Manusia Biasa

Discussion about this post

KabarTerbaru

Sekretaris PCNU Kabupaten Garut sekaligus Dewan Pertimbangan FKDT Garut, Dr. H. A. Hilman Umar Basori atau yang juga dikenal sebagai KH Aceng Hilman Umar Bashori

Dualisme Memanas, Dewan Pertimbangan FKDT Garut Pertanyakan Legalitas SK

10 April 2026
Doni Salmanan/IG

Aset Doni Salmanan Laku Rp13,4 Miliar, Kejari Pastikan Masuk Kas Negara

10 April 2026
Kantor FKDT Garut

Dualisme FKDT Garut Kian Mengemuka, Atep Taofik Mukhtar Minta Penataan Sesuai Aturan Organisasi

10 April 2026

KPK Observasi Pemkab Garut sebagai Percontohan Kabupaten Antikorupsi

10 April 2026

Istana Respons Isu Reshuffle Kabinet Prabowo: Evaluasi Dilakukan Setiap Saat

10 April 2026
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Wihaji/IST

Wihaji Kuliah Umum di UIN Bandung, Soroti Keluarga sebagai Pilar Utama SDM Unggul

10 April 2026

Presiden Prabowo: Indonesia Tidak Gelap, Siap Jadi “Rising Giant” Dunia

9 April 2026
Pendiri SMRC, Saiful Mujani, dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghasutan terkait pernyataannya soal Presiden Prabowo yang viral di media sosial.(foto: Saiful Mujani)

Saiful Mujani Dilaporkan ke Polisi Usai Pernyataan Soal Prabowo Viral, Ini Responsnya

9 April 2026
Novel Bamukmin menolak restorative justice dalam kasus Pandji Pragiwaksono dan meminta proses hukum tetap berjalan.(foto:Istimewa)

Novel Bamukmin Tolak Damai di Kasus Pandji, Singgung Materi Lebih Parah dari Ahok

9 April 2026

Istana Respons Isu Reshuffle Kabinet Prabowo: Evaluasi Dilakukan Setiap Saat

10 April 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adu Perspektif Dana Desa di APBD Jabar 2026, Dedi Mulyadi Tanggapi Kritik Rudy Gunawan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dualisme Memanas, Dewan Pertimbangan FKDT Garut Pertanyakan Legalitas SK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Gandeng Swasta: 1.000 Unit Rusun Subsidi Siap Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Motor Berlogo BGN, Dadan Hindayana: Anggaran 2025 dan Belum Didistribusikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com