Kadiskominfo Garut: Mahasiswa Harus Siap Menjadi Entrepreneur di Era Digital

Garut, Kabariku- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia serta Relawan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) menyelenggarakan Webinar Literasi Digital Segmen Pendidikan.

Acara ini berlangsung secara virtual di Gedung Command Center, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada Selasa (09/07/2024).

Kepala Diskominfo Kabupaten Garut, Margiyanto, menyatakan bahwa tujuan utama webinar ini adalah untuk mengenalkan program Smart City kepada mahasiswa di wilayah Kabupaten Garut.

Margiyanto yang juga menjadi narasumber dalam acara ini, memaparkan materi terkait smart city di sektor ekonomi. Materi ini diharapkan dapat mendorong kesadaran digitalisasi di kalangan mahasiswa untuk menjadi entrepreneur.

“Kami ingin lebih mengenalkan pemanfaatan digital secara baik dan memberikan manfaat kepada masyarakat secara luas. Kami juga berusaha memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai fungsi digital secara luas, terutama dalam aspek perekonomian,” ujar Margiyanto.

Acara ini diikuti oleh 200an mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Garut secara virtual. Margiyanto berharap, para peserta dapat menjadi mentor atau brand ambassador dalam menyosialisasikan pentingnya literasi digital di masyarakat.

“Pentingnya bagaimana kita memahami proses digitalisasi yang sedang berkembang saat ini, proses transformasi digital sekarang yang sedang berlangsung, agar lebih bijak, tidak terjebak pada hal-hal yang sifatnya negatif,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Akademi Relawan TIK Kabupaten Garut, Rinda Cahyana, mengungkapkan bahwa webinar ini juga bagian dari program pendampingan Pandu Digital dari Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo RI.

“Tujuan dari program ini adalah melibatkan Pandu Digital dalam pembangunan literasi digital di sektor pendidikan tinggi wilayah Kabupaten Garut,” kata Rinda.

Rinda berharap, melalui webinar ini, mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan terkait literasi digital dan Smart City, sehingga mereka bisa lebih berperan dalam mendukung smart economy di Kabupaten Garut.

“Kedepan, kolaborasi antar perguruan tinggi dan dengan unsur helix lainnya dalam pembangunan literasi digital akan terus ditingkatkan, sehingga dampaknya lebih luas dan dapat meningkatkan indeks smart city di Kabupaten Garut,” tutup Rinda, usai mempresentasikan gagasannya tentang wirausaha digital.***

Red/K.101

Tinggalkan Balasan