• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Juli 9, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Jahiliyah (isme) Dalam Masyarakat Kontemporer

Redaksi oleh Redaksi
28 April 2024
di Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh :
Dr. Andry Wibowo, SIK., MH., MSi.

Jakarta, Kabariku- Peradaban selalu mengalami perubahan. Dengan kata lain, peradaban bergerak ke depan, tidak statis tetapi dinamis. Karena sifatnya yang dinamis, muncul berbagai konsep pemahaman tentang dinamika peradaban. Para penulis dan peneliti peradaban membagi peradaban secara periodik yang lazim disebut jaman.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Periodesasi perkembangan masyarakat membagi jaman mulai dari pra-sejarah hingga masyarakat post modern. Perkembangan manusia 1.0 sampai dengan masyarakat industri 5.0. yang dikuasai teknologi informasi, termasuk di dalamnya kisah jaman jahiliyah hingga abad pencerahan.

RelatedPosts

Jangan Sampai Kita Jadi “Kuli Listrik” ASEAN, Kita Juga Harus Jadi “Tuan Rumah” di ASEAN

Rp174 Triliun Belum Cukup, Saatnya Menata Ulang Tata Kelola SPPG Nasional

Lima Cahaya Penjaga Hati dari Jalan Dosa

Periodesasi sejarah perkembangan masyarakat diklasifikasikan berdasarkan dinamika perkembangan manusia. Perkembangan dengan pengaruh agama dan pengetahuan yang terus melahirkan kebaruan dalam praktek sosial serta mempengaruhi perilaku masyarakat.

Masyarakat dunia saat ini dianggap sebagai masyarakat yang melek pengetahuan (knowledgeble society), atau setidaknya melek informasi (informatif society). Masyarakat dengan alam pikir (mindset) yang merekam pengetahuan yang berpengaruh terhadap perilaku (attitude) sehingga melahirkan kebiasaan (behaviour) dan budaya (culture) baru.

Agama dan pengetahuan menjadi determinator peradaban yang memiliki manfaat dan tujuan pokok untuk merperbaiki kualitas kehidupan masyarakat. Perbaikan dalam disiplin berpikir, berperilaku dan berbudaya, dengan cirinya memahami mana yang baik dan buruk. Membentuk norma sosial mana yang boleh dan tidak boleh, ekstrem dan toleran, lambat dan cepat, mana hal privat dan publik dalam ekosistem kehidupan dan seterusnya.

Dalam konteks pencerahan (enlightment), penulis dan para peneliti peradaban meletakkan konsep ini sebagai anti thesa dari masa kegelapan (darkness), yang dalam konsep agama sering disebut dengan jaman jahiliyah. Ciri individu dan masyarakat yang mengalami pencerahan adalah adanya informasi maupun pengetahuan tentang nilai kebenaran dan kebaikan dalam kehidupan (truth and well values ). Selain itu, masyarakat dengan perilaku taat terhadap norma (normfull life) atau kesalehan sosial dengan segala perwujudannya.

Baca Juga  Efek Covid 19, Dunia Menuju Keseimbangan Baru

Sebaliknya, Jahiliyah-isme sebagai sisi gelap peradaban ditandai dengan maraknya individu dan masyarakat yang hidup tanpa nilai (normless). Masyarakat yang tumbuh dan berkembang dengan berbagai patologi dalam perilaku individu maupun sosial yang merugikan diri sendiri dan masyarakat umum.

Dalam konteks kontemporer misalnya, Jahiliyah-isme dapat dipahami dengan maraknya kejahatan baik yang dilakukan secara konvensional maupun modern. Kejahatan baik yang terjadi secara struktural dan sosial dan dilakukan oleh individu dan masyarakat dari berbagai macam latar belakang. Termasuk mereka yang digolongkan sebagai masyarakat yang telah mengalami pencerahan agama maupun pengetahuan.

Fenomena yang kita hadapi hari ini merupakan realitas yang menunjukkan bahwasanya manusia dari zaman ke zaman selalu berada dalam bayang-bayang kegelapan dan pencerahan. Jahiliyah-isme selalu menyertai proses peradaban. Dan terus menjadi ancaman nyata terbentuknya tatanan masyarakat yang teratur, aman, damai dan sejahtera.

Agama dan Pengetahuan selalu menghadapi tantangan berat dalam setiap perkembangan jaman untuk membangun tatanan yang sesuai dengan dengan visi, misi, manfaat dan tujuannya. Karena pada dasarnya manusia akan selalu menghadapi godaan kekuatan gelap yang merayu kesadaran manusia dengan fantasi dan ilusi dunia yang fana.***

Jakarta, 28 April 2024

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Dr. Andry Wibowo SIK. MH. MsiJahiliyah (isme) Dalam Masyarakat Kontemporer
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

KemenKopUKM Bantah Larang Warung Madura Beroperasi 24 Jam

Post Selanjutnya

Pj. Gubernur Jabar dan Pj. Bupati Garut Tinjau Lokasi Terdampak Gempa M 6,5

RelatedPosts

Jangan Sampai Kita Jadi “Kuli Listrik” ASEAN, Kita Juga Harus Jadi “Tuan Rumah” di ASEAN

8 Juli 2026

Rp174 Triliun Belum Cukup, Saatnya Menata Ulang Tata Kelola SPPG Nasional

7 Juli 2026

Lima Cahaya Penjaga Hati dari Jalan Dosa

5 Juli 2026

Menilik Penugasan AKBP Syarif yang Tetap Mendampingi Jokowi: Antara Kebutuhan Pengamanan dan Persepsi Publik

5 Juli 2026

Potensi Maritim Pangkalpinang jadi Implementasi Peran Pemuda Sebagai Agent Of Change

3 Juli 2026

Watak Integritas Polisi: Kunci Utama Terwujudnya Kemajuan Bangsa

28 Juni 2026
Post Selanjutnya

Pj. Gubernur Jabar dan Pj. Bupati Garut Tinjau Lokasi Terdampak Gempa M 6,5

Prabowo Subianto Akui Butuh Kekuatan NU dalam Membangun Pemerintahan Lima Tahun ke Depan

Discussion about this post

KabarTerbaru

Ucapan Ulang Tahun yang Menjadi Polemik

8 Juli 2026

Kasus Bupati Kuansing Bergulir, KPK Didesak Usut Tuntas Amplop Putih Raja Juli Antoni

8 Juli 2026

Operasi Berantas Jaya 2026: Polsek Curug Kembalikan Dua Sepeda Motor Hasil Ungkap Kasus Curat kepada Korban

8 Juli 2026

Jangan Sampai Kita Jadi “Kuli Listrik” ASEAN, Kita Juga Harus Jadi “Tuan Rumah” di ASEAN

8 Juli 2026

Polda Babel Sukses Gelar Kejuaraan E-Sport Kapolda Cup, Tim Jhon Kei Polresta Rebut Golden Tiket Ke Jakarta

8 Juli 2026

Kepala Bea Cukai Pangkalpinang Terseret Kasus Tipikor Ekspor Tanah Jarang, Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka

8 Juli 2026

Diresmikan Sejak November 2025, SPPG Milik Eks Bupati Agus Supriadi Belum Juga Beroperasi

8 Juli 2026

Bongkar Dugaan Korupsi PLN hingga Asabri, Polri Geledah Cafe dan Money Changer di Cipete

8 Juli 2026

Syahganda Nainggolan: Konflik Global Buka Babak Baru Geopolitik, Indonesia Harus Perkuat Kepentingan Nasional

8 Juli 2026

Istana Pastikan Program Tetap Berjalan, Latsarmil Koperasi Merah Putih Dievaluasi Usai Lima Peserta Meninggal

29 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Atlet Renang Pelajar Garut Borong Medali di O2SN Jabar, Kalula Lolos ke Tingkat Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Penugasan AKBP Syarif yang Tetap Mendampingi Jokowi: Antara Kebutuhan Pengamanan dan Persepsi Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidang TPPU, Mantan Pangdam IV/Diponegoro Diduga Belikan Alphard Rp1,6 Miliar untuk Eks Kowad

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Udang Milik Kaesang Pangarep Terlilit Utang Lebih dari Rp2 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Potensi Maritim Pangkalpinang jadi Implementasi Peran Pemuda Sebagai Agent Of Change

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diresmikan Sejak November 2025, SPPG Milik Eks Bupati Agus Supriadi Belum Juga Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosok Jenderal Humanis Akpol 1995 Ahli Hukum Cybercrime Unpad; Brigjen Pol Mokhamad Ngajib

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com