• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, April 23, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Jahiliyah (isme) Dalam Masyarakat Kontemporer

Redaksi oleh Redaksi
28 April 2024
di Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh :
Dr. Andry Wibowo, SIK., MH., MSi.

Jakarta, Kabariku- Peradaban selalu mengalami perubahan. Dengan kata lain, peradaban bergerak ke depan, tidak statis tetapi dinamis. Karena sifatnya yang dinamis, muncul berbagai konsep pemahaman tentang dinamika peradaban. Para penulis dan peneliti peradaban membagi peradaban secara periodik yang lazim disebut jaman.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Periodesasi perkembangan masyarakat membagi jaman mulai dari pra-sejarah hingga masyarakat post modern. Perkembangan manusia 1.0 sampai dengan masyarakat industri 5.0. yang dikuasai teknologi informasi, termasuk di dalamnya kisah jaman jahiliyah hingga abad pencerahan.

RelatedPosts

Minimnya Anggaran KPK dan Dampaknya Terhadap Efektivitas Pemberantasan Korupsi di Indonesia

MBG yang Bersih, Dampak yang Berlipat: Dari Gizi Siswa hingga Penggerak Ekonomi Lokal

Reformasi Polri Melalui Pendekatan Improvement dan Developement Demi Mewujudkan Polisi Kelas Dunia

Periodesasi sejarah perkembangan masyarakat diklasifikasikan berdasarkan dinamika perkembangan manusia. Perkembangan dengan pengaruh agama dan pengetahuan yang terus melahirkan kebaruan dalam praktek sosial serta mempengaruhi perilaku masyarakat.

Masyarakat dunia saat ini dianggap sebagai masyarakat yang melek pengetahuan (knowledgeble society), atau setidaknya melek informasi (informatif society). Masyarakat dengan alam pikir (mindset) yang merekam pengetahuan yang berpengaruh terhadap perilaku (attitude) sehingga melahirkan kebiasaan (behaviour) dan budaya (culture) baru.

Agama dan pengetahuan menjadi determinator peradaban yang memiliki manfaat dan tujuan pokok untuk merperbaiki kualitas kehidupan masyarakat. Perbaikan dalam disiplin berpikir, berperilaku dan berbudaya, dengan cirinya memahami mana yang baik dan buruk. Membentuk norma sosial mana yang boleh dan tidak boleh, ekstrem dan toleran, lambat dan cepat, mana hal privat dan publik dalam ekosistem kehidupan dan seterusnya.

Dalam konteks pencerahan (enlightment), penulis dan para peneliti peradaban meletakkan konsep ini sebagai anti thesa dari masa kegelapan (darkness), yang dalam konsep agama sering disebut dengan jaman jahiliyah. Ciri individu dan masyarakat yang mengalami pencerahan adalah adanya informasi maupun pengetahuan tentang nilai kebenaran dan kebaikan dalam kehidupan (truth and well values ). Selain itu, masyarakat dengan perilaku taat terhadap norma (normfull life) atau kesalehan sosial dengan segala perwujudannya.

Baca Juga  Perubahan Iklim Masalah Bagi Kita Semua

Sebaliknya, Jahiliyah-isme sebagai sisi gelap peradaban ditandai dengan maraknya individu dan masyarakat yang hidup tanpa nilai (normless). Masyarakat yang tumbuh dan berkembang dengan berbagai patologi dalam perilaku individu maupun sosial yang merugikan diri sendiri dan masyarakat umum.

Dalam konteks kontemporer misalnya, Jahiliyah-isme dapat dipahami dengan maraknya kejahatan baik yang dilakukan secara konvensional maupun modern. Kejahatan baik yang terjadi secara struktural dan sosial dan dilakukan oleh individu dan masyarakat dari berbagai macam latar belakang. Termasuk mereka yang digolongkan sebagai masyarakat yang telah mengalami pencerahan agama maupun pengetahuan.

Fenomena yang kita hadapi hari ini merupakan realitas yang menunjukkan bahwasanya manusia dari zaman ke zaman selalu berada dalam bayang-bayang kegelapan dan pencerahan. Jahiliyah-isme selalu menyertai proses peradaban. Dan terus menjadi ancaman nyata terbentuknya tatanan masyarakat yang teratur, aman, damai dan sejahtera.

Agama dan Pengetahuan selalu menghadapi tantangan berat dalam setiap perkembangan jaman untuk membangun tatanan yang sesuai dengan dengan visi, misi, manfaat dan tujuannya. Karena pada dasarnya manusia akan selalu menghadapi godaan kekuatan gelap yang merayu kesadaran manusia dengan fantasi dan ilusi dunia yang fana.***

Jakarta, 28 April 2024

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Dr. Andry Wibowo SIK. MH. MsiJahiliyah (isme) Dalam Masyarakat Kontemporer
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

KemenKopUKM Bantah Larang Warung Madura Beroperasi 24 Jam

Post Selanjutnya

Pj. Gubernur Jabar dan Pj. Bupati Garut Tinjau Lokasi Terdampak Gempa M 6,5

RelatedPosts

dok.kabariku.com-boelan

Minimnya Anggaran KPK dan Dampaknya Terhadap Efektivitas Pemberantasan Korupsi di Indonesia

23 April 2026

MBG yang Bersih, Dampak yang Berlipat: Dari Gizi Siswa hingga Penggerak Ekonomi Lokal

22 April 2026

Reformasi Polri Melalui Pendekatan Improvement dan Developement Demi Mewujudkan Polisi Kelas Dunia

20 April 2026
Panas Bumi Area Kamojang - Kawah Kareta - dok Kabariku/Boelan

Pandangan ADPPI atas Gagasan Menteri Keuangan Purbaya terkait Penataan Geo Dipa dan PNM dalam Ekosistem BUMN Panas Bumi dan Transisi Energi Nasional

18 April 2026
foto dok. Teddy Friends

Siapapun Kabinetnya, Seskabnya Teddy

16 April 2026

Ikhtiar Mengungkap Kasus Besar

16 April 2026
Post Selanjutnya

Pj. Gubernur Jabar dan Pj. Bupati Garut Tinjau Lokasi Terdampak Gempa M 6,5

Prabowo Subianto Akui Butuh Kekuatan NU dalam Membangun Pemerintahan Lima Tahun ke Depan

Discussion about this post

KabarTerbaru

dok.kabariku.com-boelan

Minimnya Anggaran KPK dan Dampaknya Terhadap Efektivitas Pemberantasan Korupsi di Indonesia

23 April 2026

BGN Kucurkan Rp60 Triliun untuk MBG hingga April, Target 82,9 Juta Penerima pada 2026

23 April 2026

Kawal Program Prioritas Nasional, Wapres Gibran Tinjau MBG dan Kampung Nelayan di Raja Ampat

23 April 2026

BP BUMN Dorong Transformasi Telkom, Dony Oskaria: Tata Kelola Harus Bersih dan Kompetitif

23 April 2026

Produksi Rekor 5.095 GWh, RUPST PGE 2026 Percepat Ekspansi Proyek dan Perkuat Manajemen

22 April 2026

MBG yang Bersih, Dampak yang Berlipat: Dari Gizi Siswa hingga Penggerak Ekonomi Lokal

22 April 2026

Presiden Prabowo Terima Laporan Realisasi Investasi Kuartal I 2026 Capai Rp498,79 Triliun, Serap 706 Ribu Tenaga Kerja

22 April 2026

Momentum Kartini, Jabar Perkuat Peran KB untuk Tekan Risiko Kematian Ibu

22 April 2026
Kunjungan Pemerintah Kabupaten Garut ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia di Jakarta, Senin (20/4/2026), dalam rangka membahas pengembangan energi panas bumi dan akses listrik bagi masyarakat. (Foto: Revy Muzaqqi/Diskominfo Kab. Garut)

Pemkab Garut Jajaki Penambahan PLTP, Fokus Kembangkan Energi Panas Bumi

22 April 2026

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Terima Jenderal Dudung Bahas Dinamika Geopolitik dan Pertahanan Nasional

22 April 2026

Kabar Terpopuler

  • Gabung Sekarang! PR Starwarriors FA Bandung Rekrut U6–18 Tanpa SPP Menuju Kompetisi Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reformasi Polri Melalui Pendekatan Improvement dan Developement Demi Mewujudkan Polisi Kelas Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Petakan 8 Risiko Korupsi di Program MBG, BGN Usul Rencana Aksi Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seleksi JPT Pratama MPR RI 2026: Berikut Peserta Lolos Administrasi dan Jadwal Tahap Berikutnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Riungan Nasional Perkumpulan Aktivis ’98: Jangan Khianati Dasa Sila Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com