• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Juni 19, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Jahiliyah (isme) Dalam Masyarakat Kontemporer

Redaksi oleh Redaksi
28 April 2024
di Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh :
Dr. Andry Wibowo, SIK., MH., MSi.

Jakarta, Kabariku- Peradaban selalu mengalami perubahan. Dengan kata lain, peradaban bergerak ke depan, tidak statis tetapi dinamis. Karena sifatnya yang dinamis, muncul berbagai konsep pemahaman tentang dinamika peradaban. Para penulis dan peneliti peradaban membagi peradaban secara periodik yang lazim disebut jaman.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Periodesasi perkembangan masyarakat membagi jaman mulai dari pra-sejarah hingga masyarakat post modern. Perkembangan manusia 1.0 sampai dengan masyarakat industri 5.0. yang dikuasai teknologi informasi, termasuk di dalamnya kisah jaman jahiliyah hingga abad pencerahan.

RelatedPosts

Prabowo Subianto Sang Presiden Anti Korupsi dan Narasi “Reformasi Jilid 2”

MBG sebagai Sirkuit Ekonomi Lokal dan Kerakyatan

Sikap Bijak Lembaga Maupun Pemerintah Tidak Melulu Menimpakan Kesalahan Kepada Masyarakat

Periodesasi sejarah perkembangan masyarakat diklasifikasikan berdasarkan dinamika perkembangan manusia. Perkembangan dengan pengaruh agama dan pengetahuan yang terus melahirkan kebaruan dalam praktek sosial serta mempengaruhi perilaku masyarakat.

Masyarakat dunia saat ini dianggap sebagai masyarakat yang melek pengetahuan (knowledgeble society), atau setidaknya melek informasi (informatif society). Masyarakat dengan alam pikir (mindset) yang merekam pengetahuan yang berpengaruh terhadap perilaku (attitude) sehingga melahirkan kebiasaan (behaviour) dan budaya (culture) baru.

Agama dan pengetahuan menjadi determinator peradaban yang memiliki manfaat dan tujuan pokok untuk merperbaiki kualitas kehidupan masyarakat. Perbaikan dalam disiplin berpikir, berperilaku dan berbudaya, dengan cirinya memahami mana yang baik dan buruk. Membentuk norma sosial mana yang boleh dan tidak boleh, ekstrem dan toleran, lambat dan cepat, mana hal privat dan publik dalam ekosistem kehidupan dan seterusnya.

Dalam konteks pencerahan (enlightment), penulis dan para peneliti peradaban meletakkan konsep ini sebagai anti thesa dari masa kegelapan (darkness), yang dalam konsep agama sering disebut dengan jaman jahiliyah. Ciri individu dan masyarakat yang mengalami pencerahan adalah adanya informasi maupun pengetahuan tentang nilai kebenaran dan kebaikan dalam kehidupan (truth and well values ). Selain itu, masyarakat dengan perilaku taat terhadap norma (normfull life) atau kesalehan sosial dengan segala perwujudannya.

Baca Juga  Sekretaris Satgas Saber Pungli Irjen Pol Andry Wibowo: Takut Preman Lepas Baju Saja sebagai Aparat Negara

Sebaliknya, Jahiliyah-isme sebagai sisi gelap peradaban ditandai dengan maraknya individu dan masyarakat yang hidup tanpa nilai (normless). Masyarakat yang tumbuh dan berkembang dengan berbagai patologi dalam perilaku individu maupun sosial yang merugikan diri sendiri dan masyarakat umum.

Dalam konteks kontemporer misalnya, Jahiliyah-isme dapat dipahami dengan maraknya kejahatan baik yang dilakukan secara konvensional maupun modern. Kejahatan baik yang terjadi secara struktural dan sosial dan dilakukan oleh individu dan masyarakat dari berbagai macam latar belakang. Termasuk mereka yang digolongkan sebagai masyarakat yang telah mengalami pencerahan agama maupun pengetahuan.

Fenomena yang kita hadapi hari ini merupakan realitas yang menunjukkan bahwasanya manusia dari zaman ke zaman selalu berada dalam bayang-bayang kegelapan dan pencerahan. Jahiliyah-isme selalu menyertai proses peradaban. Dan terus menjadi ancaman nyata terbentuknya tatanan masyarakat yang teratur, aman, damai dan sejahtera.

Agama dan Pengetahuan selalu menghadapi tantangan berat dalam setiap perkembangan jaman untuk membangun tatanan yang sesuai dengan dengan visi, misi, manfaat dan tujuannya. Karena pada dasarnya manusia akan selalu menghadapi godaan kekuatan gelap yang merayu kesadaran manusia dengan fantasi dan ilusi dunia yang fana.***

Jakarta, 28 April 2024

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Dr. Andry Wibowo SIK. MH. MsiJahiliyah (isme) Dalam Masyarakat Kontemporer
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

KemenKopUKM Bantah Larang Warung Madura Beroperasi 24 Jam

Post Selanjutnya

Pj. Gubernur Jabar dan Pj. Bupati Garut Tinjau Lokasi Terdampak Gempa M 6,5

RelatedPosts

Prabowo Subianto Sang Presiden Anti Korupsi dan Narasi “Reformasi Jilid 2”

18 Juni 2026

MBG sebagai Sirkuit Ekonomi Lokal dan Kerakyatan

17 Juni 2026

Sikap Bijak Lembaga Maupun Pemerintah Tidak Melulu Menimpakan Kesalahan Kepada Masyarakat

14 Juni 2026
ilustrasi

Kenaikan BBM, Skandal Tata Kelola MBG dan Mega Koruptor: Kombinasi Yang Perlu Diwaspadai

12 Juni 2026

Harga BBM Non-Subsidi Akhirnya Naik, Alarm Bagi Rakyat

11 Juni 2026

Membaca Prabowo dari Kacamata Pasar

8 Juni 2026
Post Selanjutnya

Pj. Gubernur Jabar dan Pj. Bupati Garut Tinjau Lokasi Terdampak Gempa M 6,5

Prabowo Subianto Akui Butuh Kekuatan NU dalam Membangun Pemerintahan Lima Tahun ke Depan

Discussion about this post

KabarTerbaru

Sholeh Basyari CSIIS: Satu Abad Setelah Turki Usmani Runtuh, Iran Meneguhkan Kembali Kekuatan Islam di Panggung Global

19 Juni 2026

PPDI Siap Kawal Asta Cita Prabowo, Mendes: Dari Desa Wujudkan Indonesia Emas 2045

19 Juni 2026

Bongkar Kasus Korupsi MBG, Kejagung Jangan Berhenti di Ketua Yayasan, Kejar Pemilik Manfaatnya

19 Juni 2026

Irjen Andry Wibowo Wakili Kapolri Hadiri Pearls in Policing 2026 di Den Haag, Bahas Tantangan dan Stabilitas Keamanan Global

18 Juni 2026
Hotman Paris ditantang Benny Wullur, akademisi soroti dugaan pencabutan putusan inkracht yang dinilai mengancam kepastian hukum.(istimewa)

Hotman Paris Ditantang Debat oleh Benny Wullur, Akademisi Heran Putusan Inkracht Bisa Dicabut

18 Juni 2026

Prabowo Subianto Sang Presiden Anti Korupsi dan Narasi “Reformasi Jilid 2”

18 Juni 2026
KPK menghentikan penyelidikan korupsi MBG karena Kejagung telah menyidik dan menetapkan tersangka.(Istimewa)

KPK Hentikan Sementara Penyelidikan Dugaan Korupsi MBG, Hormati Proses Hukum di Kejagung

18 Juni 2026

Bhabinkamtibmas Lengkong Karya Tingkatkan Pengawasan Lingkungan Demi Cegah Curat, Curas, dan Curanmor

18 Juni 2026
Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah menerima audiensi Bhavani Indonesia untuk membahas sinergi pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.(Istimewa)

Bhavani Indonesia dan Pemkab Tangerang Jajaki Kolaborasi Perlindungan Perempuan dan Anak

18 Juni 2026

Mensesneg: Pemerintah Fokus Menjaga Kepercayaan Pasar melalui Deregulasi dan Hilirisasi

16 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Bu Guru Salsa yang viral, kini bahagia menjadi istri seorang PNS

    Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketum APKASI Bursah Zarnubi: Jangan Buka CPNS Lagi, Selesaikan Dulu PPPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Usai Noel Divonis, KPK Ungkap Fakta Penting di Balik Putusan Hakim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Subianto Sang Presiden Anti Korupsi dan Narasi “Reformasi Jilid 2”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Rakyat Untuk Prabowo: Penolakan MBG dan Kopdes Merupakan Kesesatan Berpikir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantah Terlibat Penyimpangan Program MBG, Berikut Penjelasan Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengamat : Parpol Koalisi Pecah Jika Jokowi Dorong Gibran di Pilpres 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com