• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Januari 11, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Jahiliyah (isme) Dalam Masyarakat Kontemporer

Redaksi oleh Redaksi
28 April 2024
di Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh :
Dr. Andry Wibowo, SIK., MH., MSi.

Jakarta, Kabariku- Peradaban selalu mengalami perubahan. Dengan kata lain, peradaban bergerak ke depan, tidak statis tetapi dinamis. Karena sifatnya yang dinamis, muncul berbagai konsep pemahaman tentang dinamika peradaban. Para penulis dan peneliti peradaban membagi peradaban secara periodik yang lazim disebut jaman.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Periodesasi perkembangan masyarakat membagi jaman mulai dari pra-sejarah hingga masyarakat post modern. Perkembangan manusia 1.0 sampai dengan masyarakat industri 5.0. yang dikuasai teknologi informasi, termasuk di dalamnya kisah jaman jahiliyah hingga abad pencerahan.

RelatedPosts

Mencegah Politisasi Reformasi Polri

Aktualisasi Pesan Kapolri Idham Azis

Coretax: Digitalisasi Pajak yang Dipaksakan?

Periodesasi sejarah perkembangan masyarakat diklasifikasikan berdasarkan dinamika perkembangan manusia. Perkembangan dengan pengaruh agama dan pengetahuan yang terus melahirkan kebaruan dalam praktek sosial serta mempengaruhi perilaku masyarakat.

Masyarakat dunia saat ini dianggap sebagai masyarakat yang melek pengetahuan (knowledgeble society), atau setidaknya melek informasi (informatif society). Masyarakat dengan alam pikir (mindset) yang merekam pengetahuan yang berpengaruh terhadap perilaku (attitude) sehingga melahirkan kebiasaan (behaviour) dan budaya (culture) baru.

Agama dan pengetahuan menjadi determinator peradaban yang memiliki manfaat dan tujuan pokok untuk merperbaiki kualitas kehidupan masyarakat. Perbaikan dalam disiplin berpikir, berperilaku dan berbudaya, dengan cirinya memahami mana yang baik dan buruk. Membentuk norma sosial mana yang boleh dan tidak boleh, ekstrem dan toleran, lambat dan cepat, mana hal privat dan publik dalam ekosistem kehidupan dan seterusnya.

Dalam konteks pencerahan (enlightment), penulis dan para peneliti peradaban meletakkan konsep ini sebagai anti thesa dari masa kegelapan (darkness), yang dalam konsep agama sering disebut dengan jaman jahiliyah. Ciri individu dan masyarakat yang mengalami pencerahan adalah adanya informasi maupun pengetahuan tentang nilai kebenaran dan kebaikan dalam kehidupan (truth and well values ). Selain itu, masyarakat dengan perilaku taat terhadap norma (normfull life) atau kesalehan sosial dengan segala perwujudannya.

Baca Juga  Waspadalah Wahai Kalian Generasi Baby Boomers

Sebaliknya, Jahiliyah-isme sebagai sisi gelap peradaban ditandai dengan maraknya individu dan masyarakat yang hidup tanpa nilai (normless). Masyarakat yang tumbuh dan berkembang dengan berbagai patologi dalam perilaku individu maupun sosial yang merugikan diri sendiri dan masyarakat umum.

Dalam konteks kontemporer misalnya, Jahiliyah-isme dapat dipahami dengan maraknya kejahatan baik yang dilakukan secara konvensional maupun modern. Kejahatan baik yang terjadi secara struktural dan sosial dan dilakukan oleh individu dan masyarakat dari berbagai macam latar belakang. Termasuk mereka yang digolongkan sebagai masyarakat yang telah mengalami pencerahan agama maupun pengetahuan.

Fenomena yang kita hadapi hari ini merupakan realitas yang menunjukkan bahwasanya manusia dari zaman ke zaman selalu berada dalam bayang-bayang kegelapan dan pencerahan. Jahiliyah-isme selalu menyertai proses peradaban. Dan terus menjadi ancaman nyata terbentuknya tatanan masyarakat yang teratur, aman, damai dan sejahtera.

Agama dan Pengetahuan selalu menghadapi tantangan berat dalam setiap perkembangan jaman untuk membangun tatanan yang sesuai dengan dengan visi, misi, manfaat dan tujuannya. Karena pada dasarnya manusia akan selalu menghadapi godaan kekuatan gelap yang merayu kesadaran manusia dengan fantasi dan ilusi dunia yang fana.***

Jakarta, 28 April 2024

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Dr. Andry Wibowo SIK. MH. MsiJahiliyah (isme) Dalam Masyarakat Kontemporer
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

KemenKopUKM Bantah Larang Warung Madura Beroperasi 24 Jam

Post Selanjutnya

Pj. Gubernur Jabar dan Pj. Bupati Garut Tinjau Lokasi Terdampak Gempa M 6,5

RelatedPosts

Mencegah Politisasi Reformasi Polri

7 Januari 2026
Idham Azis kedua dari kanan (disamping Ahmad Dofiri) sesaat setelah Komisi Percepatan Reformasi Polri menggelar audiensi bersama sejumlah organisasi kelompok masyarakat di Lounge Adhi Pradana, STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Selasa (18/11)

Aktualisasi Pesan Kapolri Idham Azis

29 November 2025
ilustrasi

Coretax: Digitalisasi Pajak yang Dipaksakan?

28 November 2025

BBM Oplosan di SPBU Resmi: Tanggung Jawab Siapa?

24 November 2025

Pengalaman Saya, Lala Zhulaeha, Mengajar di SMA Terbuka Caringin

23 November 2025

Tanah, Laut, dan Negara yang Tersesat: Menegakkan Dialektika Petani dan Nelayan di Tengah Kontradiksi Kebijakan Agraria

17 November 2025
Post Selanjutnya

Pj. Gubernur Jabar dan Pj. Bupati Garut Tinjau Lokasi Terdampak Gempa M 6,5

Prabowo Subianto Akui Butuh Kekuatan NU dalam Membangun Pemerintahan Lima Tahun ke Depan

Discussion about this post

KabarTerbaru

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, bersama Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, memimpin pertemuan perdana Menteri Luar Negeri-Menteri Pertahanan (2+2) Indonesia- Türkiye, bersama dengan Menteri Luar Negeri Türkiye, Hakan Fidan, dan Menteri Pertahanan Türkiye, Yaşar Güler, Jumat (9/1/2026)

Menhan Sjafrie: Indonesia-Türkiye Perkuat Kemitraan dari Pertahanan hingga Investasi Energi

11 Januari 2026
Penggerebekan pabrik narkotika golongan I jenis MDMB-4en-Pinaca atau tembakau sintetis di salah satu kawasan perumahan di Tangerang, Banten

BNN Gerebek Pabrik Narkotika MDMB-4en-Pinaca di Tangerang, “Koki” hingga Kurir Diamankan

11 Januari 2026
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana

BGN Tak Wajibkan Susu di MBG, Dadan Hindayana: Prioritaskan Sumber Kalsium Produk Lokal

10 Januari 2026
Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Prabowo Tolak Lihat Daftar Perusahaan Pelanggar: Tegakkan Hukum Tanpa Intervensi

10 Januari 2026
Dugaan manipulasi lelang aset sitaan korupsi bernilai triliunan rupiah menyeret sorotan ke Jampidsus.

Triliunan Aset Sitaan Korupsi Dilepas Murah, Jampidsus Disorot Dugaan Permainan Lelang

10 Januari 2026
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcayanto. (Foto: Humas KPK)

KPK OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara, 8 Orang Diringkus

10 Januari 2026
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya

Seskab Teddy Hadiri Rakor: Satgas Pemulihan Pascabencana Aceh-Sumatra Dikebut

10 Januari 2026
Johanis Tanak, Wakil Ketua KPK

KPK Pastikan Taat KUHP dan KUHAP Baru, Johanis Tanak: Tak Ada Istilah Siap atau Tidak

10 Januari 2026
Gelandang PERSIB, Thom Haye

PERSIB vs Persija di GBLA, Thom Haye Antusias Sambut Laga Sarat Gengsi

10 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Profil Komjen (Purn) Chryshnanda Dwilaksana, mantan Kalemdiklat Polri dan Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri

    Menutup Masa Dinas, Komjen Chryshnanda Tinggalkan Warisan Reformasi di Tubuh Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Ijazah Belum Tuntas, Dua Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Datangi Rumah Jokowi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KUHP Baru Berlaku Januari 2026, Menkum: Disusun 63 Tahun Gantikan Produk Hukum Kolonial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Balik Penertiban Kawasan Hutan, Transparansi Kinerja Satgas PKH Dipertanyakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Presiden Prabowo dan Jenderal LB Moerdani di Sekolah Kader Taruna Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Garut Evaluasi Galian C, Tiga Lokasi di Banyuresmi-Tarogong Kaler Dihentikan Sementara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukung Bupati-Wabup Garut Tertibkan Galian C, Ekspedisi 57: Kebijakan Berani Lindungi Warga dan Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku adalah media online yang menyajikan berita-berita dan informasi yang beragam serta mendalam. Kabariku hadir memberi manfaat lebih

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com