Gonjang Ganjing Kontrak Politik Menteri dan Keputusan Sistem Tertutup oleh Mahkamah Konstitusi

oleh:
Tomson Manurung
Aktivis 98
Ketum ALNUSA-Aliansi Nusantara Bersatu For Ganjar Pranowo
Sekjend Sekber Jokowi Nusantara

Jakarta, Kabariku- Ada beberapa relawan yang katanya mendapat info adanya kontrak politik Menteri? Salah satu relawan yang mengukapkan adalah Ade Armando, tapi beliau bilang tidak ada suatu bukti tertulis akan hal itu.

Isu ini sengaja dihembuskan (sekenario) menjatuhkan wibawa Pak Ganjar atau Menjelekan PDI Perjuangan sebagai Partai Pengusung Pak Ganjar.

Ade Armando juga menyatakan jauh sebelum PDI Perjuangan mengusung Ganjar beberapa relawan telah mendeklarasikan pak Ganjar. Hal ini sangat bertolak belakang dengan apa yang beliau ucapkan.

Saya kenal Ade Armando selama ini mendukung Pak Ganjar Pranowo, tetapi agak aneh kalau menyatakan ada kontrak Politik Menteri dengan Partai Pengusung.

Kalau kita sejalan Mendukung Pak Ganjar, jangan lagi membuat isu-isu yang dapat merugikan Pak Ganjar dan Partai PDI Perjuangan sebagai pengusung.

Kita Bijaksana lah mengeluarkan Pernyataan supaya tidak membut blunder yang dapat merugikan kita sendiri.

Dua Priode pemerintahan Pak Jokowi tidak ada campur tangan partai dalam penentuan Menteri, itu sepenuhnya hal Progratifnya Presiden terpilih.

Jadi alangkah naifnya kalau ada menebar isu-isu yang tidak bertanggungjawab.

Ada isu juga bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan sistem Pemilu tertutup, ini semua hanya isu belaka, yang hanya mendiskreditkan Pemerintahan Pak Jokowi.

Jadi janganlah percaya isu-isu yg tidak bertanggung jawab, kenyataanya MK Menolak Gugatan dan tetap sistem terbuka .

Kalau masalah dukung mendukung Pak Ganjar, mungkin ada beberapa pribadi atau relawan yang menyatakan dukungannya, jauh sebelum Pak Ganjar resmi dideklarasikan oleh PDI Perjuangan.

Saya secara pribadi juga mendukung Pak Ganjar jauh sebelum diumumkan oleh Partai PDI Perjuangan. Bahkan secara organ relawan juga kita bentuk Front Ganjar Puan (FGP) yang kemudian berubah nama menjadi Laskar Ganjar Puan (LGP).

Sebagai relawan yang mendukung Pak Ganjar bisa kita lihat di media sosial dan organ relawan ini sudah 2 tahun menjalankan aktifitasnya.

Adapun dewan pendiri FGP yang berubah nama LGP yaitu :
1.Mochtar Mohamad.
2.Tomson Manurung
3.Timur Kiemas
4.Krisna Supriatna

Jelas, tujuan organ relawan ini mendukung Pak Ganjar sebagai Calon Presiden tahun 2024 yg akan datang.

Harapan kita semua relawan bisa menyatu dan bergotong royong dengan Partai koalisi untuk memenangkan Pak Ganjar.

Dan saya sebagai Pribadi atau secara organ sadar betul kita hanya mendukung tetapi yg menentukan atau mencalonkan Cawapres adalah partai Politik.***

Red/K.101

Tinggalkan Balasan