• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Juli 25, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini Sastra

Antara “Platonis Nomaden” dan “Si Burung Merak”

Redaksi oleh Redaksi
6 April 2023
di Sastra
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh :
Marlin Dinamikanto

Kabariku- Rendra dan Umbu mengajarkan kepada kita: Seni, Sastra atau Puisi adalah gerakan membangun partisipasi publik ke kawah candradimuka estetika yang mencerdaskan sekaligus membebaskan namun kerap diabaikan oleh penguasa.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Umbu hadir dengan Persada Studi Klub (PSK) yang menampung anak-anak muda peminat literasi, Rendra dengan Bengkel Teater yang membangkitkan gairah anak-anak muda menekuni teater. Keduanya telaten, istiqomah dan sabar menekuni jalan hidupnya hingga akhir menutup mata.

RelatedPosts

Kemerdekaan Hakiki dalam Sastra Indonesia: Minadzulumāti ilā Nūr

Puisi-Puisi Lebaran Idul Fitri, Karya Ihsan Subhan

22 Mahasiswa MPBSI Unsur Cianjur Gelar Peluncuran Buku Rampai Sastra “Menulis Waktu”

Rendra sebagaimana makhluk panggung lainnya senantiasa tebar pesona, si “Burung Merak” begitulah media massa menjulukinya. Rendra yang memiliki bakat alam berpuisi di usia matangnya begitu tangkas meracik pamflet dengan diksi-diksi puitis, tidak kering dan hambar seperti pamflet pada umumnya. Melainkan puisi-puisi pamflet yang menggerakkan hati kaum terdidik bersikap kritis terhadap Orde Baru.

Potret Pembangunan dalam Puisi – kumpulan puisi yang ditulisnya – menjadi sumber inspirasi mahasiswa yang bersikap kritis kepada keadaan di sekitarnya. Rendra tidak menolak kapitalisme, tapi menolak dieksploitasi untuk mendongkrak oplah media massa. Maka dengan tegas Rendra memasang tarif setiap diwawancara – kecuali tentu saja wartawannya dianggap sudah in group dengannya.

Sikap itu bertolak belakang dengan Umbu yang dalam percintaan cenderung platonis dan menghindari kerumunan. Eko Tunas menyebutnya sebagai “bohemian sejati” karena menisbikan ruang dan waktu. Kendati julukan Presiden Malioboro melekat kepadanya namun Umbu sebangsa “burung liar” yang tidak bisa dijinakkan oleh Sangkar Emas. Maka, meskipun menyandang sebutan Presiden Malioboro dia tidak peduli dengan itu. Kalau mau pergi ya pergi saja. Tidak vested interest dengan apa pun yang melekat padanya.

Baca Juga  Sim Keliling Gebrakan Awal Korlantas Polri

Umbu – berdasarkan searcing bacaan yang baru saja saya lakukan – termasuk sosok yang sulit ditemui. Dia sering menolak dipanggungkan – misal menjadi narasumber acara sastra. Kebanyakan pertemuan yang diunggah fotonya oleh berbagai kalangan dengan sosok yang namanya sudah saya kenal sejak SMP ini bersifat informal. Padahal Umbu sangat dihormati oleh manusia-manusia panggung seperti Emha Ainun Nadjib yang telah menganggapnya sebagai guru. Tapi dia tetap bergelap-gelap dalam terang di sepanjang hidupnya.

Umbu memang mengenakan topi, jaket dan syal – tampilan khas penyair. Tapi dalam sekejap menghilang. Penyair-penyair muda, bahkan para akademisi sastra dari berbagai negara yang ingin bertemu dengannya tidak mudah. Beberapa di antaranya setia setiap hari Sabtu menyambangi kantor Bali Pos – karena biasanya Umbu yang memegang desk Sastra datang di hari Sabtu – dan itu pun belum tentu ada. Tidak satu pun yang tahu alamat rumah Umbu. Paling tidak berdasarkan searcingan saya baru saja.

Di era gadget sekarang dia tetap mengambil jalan sunyi. Misal rindu dengan seseorang – misal dengan Sutardji Calzoum Bachri – manusia unik lainnya yang ditahbiskan sebagai Presiden Penyair – dia cukup mengatakan dengan orang terdekatnya yang memegang gadget. Orang terdekat ini yang menghubungi Tardji yang kemudian gadgetnya diserahkan ke Umbu agar kedua sosok ini saling bicara. Benar kata Eko Tunas, Umbu memang nomaden sejati yang masih hidup hingga 6 April ini.

Tidak ada yang lebih unggul antara Rendra dan Umbu – karena iini bukan perlombaan di antara tokoh yang memiliki kontribusi besar bagi estetika yang membebaskan. Yang jelas keduanya menempatkan estetika sebagai gerakan untuk menemukan fitrah kita sebagai manusia yang semanusia-manusianya. Keduanya akan tetap dikenang oleh yang masih hidup sebagai sosok yang luar biasa. Selamat jalan Umbu Landu Paranggi. Rendra telah menunggumu. Dan saya yakin itu.***

Baca Juga  Kemah Aktivis Lintas Generasi 'Jaga Cita-Cita Reformasi dan Keberagaman'

CatatanMarlin
Kamis, 6 April 2023

Red/K.000

Tags: #CatatanMarlinAntara "Platonis Nomaden" dan "Si Burung Merak"Marlin DinamikantoRendra dan Umbu
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Menuju 25 Tahun Reformasi, KDA 98 Serukan Pemerintahan Transisi Jika Pemilu Ditunda

Post Selanjutnya

Holopis.com Berbagi Takjil di Antasari, Masyarakat : Terima Kasih Ya…

RelatedPosts

Kemerdekaan Hakiki dalam Sastra Indonesia: Minadzulumāti ilā Nūr

17 Agustus 2025
Puisi Lebaran Idul Fitri katya Ihsan Subhan

Puisi-Puisi Lebaran Idul Fitri, Karya Ihsan Subhan

31 Maret 2025
Peluncuran Buku Rampai Sastra Menulis Waktu

22 Mahasiswa MPBSI Unsur Cianjur Gelar Peluncuran Buku Rampai Sastra “Menulis Waktu”

16 Februari 2025

Besok, JAKER Bersama Perpustakaan Daerah Tangerang Gelar Diskusi “Menghadang Kubilai Khan”

12 September 2024

JAKER Akan Gelar Bedah Buku Novel  “Menghadang Kubilai Khan” Karya AJ Susmana

16 Agustus 2024

MEWAKILI DIRI SENDIRI AKU BERKATA

17 Agustus 2023
Post Selanjutnya

Holopis.com Berbagi Takjil di Antasari, Masyarakat : Terima Kasih Ya…

Beredar Kabar Ruangan Penyelidik dan Penyidik di Gedung Merah Putih Kosong, Ini Respon KPK

Discussion about this post

KabarTerbaru

Pulau Besar Menanam, KAGAMA Babel, BPDAS Baturusa Cerucuk, dan Mahasiswa KKN-PPM UGM Tanam Budaya Cinta Lingkungan

25 Juli 2026

Polres Tangsel Ungkap Pembunuhan Prada ABS, 7 Tersangka Kini Diamankan

25 Juli 2026

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung di Rutan KPK, Klaim Jadi Korban Kriminalisasi

25 Juli 2026
Dok.Foto: istimewa

30 Tahun Kudatuli: Tragedi 27 Juli 1996 Dinilai Jadi Titik Balik Lahirnya Gelombang Reformasi

24 Juli 2026

Wakil BP Taskin Iwan Sumule Apresiasi Program Mobil Homecare Bupati Jember, Bakal Jadi Pilot Project Nasional

24 Juli 2026

Petani Desa Samarang Keluhkan Gangguan Layang-Layang, Pemerintah Desa Gerak Cepat Pasang Spanduk Larangan

24 Juli 2026

SIAGA 98 Minta Kejagung Cermat Tangani Dugaan TPPU yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah

24 Juli 2026
Oplus_131072

Dasco Terima Audiensi APKASI, Bahas Penguatan Otonomi Daerah hingga Tantangan Fiskal Kabupaten

24 Juli 2026

Di Harlah PKB, Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil Tiga Kancil Politik Kalau Berkumpul “Bahaya”

24 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi MBG Watch Ajukan Judicial Review UU APBN 2026 ke MK, Soroti Anggaran Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retakan Bernegara Mulai Terlihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com