• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Mei 16, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini Sastra

Antara “Platonis Nomaden” dan “Si Burung Merak”

Redaksi oleh Redaksi
6 April 2023
di Sastra
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh :
Marlin Dinamikanto

Kabariku- Rendra dan Umbu mengajarkan kepada kita: Seni, Sastra atau Puisi adalah gerakan membangun partisipasi publik ke kawah candradimuka estetika yang mencerdaskan sekaligus membebaskan namun kerap diabaikan oleh penguasa.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Umbu hadir dengan Persada Studi Klub (PSK) yang menampung anak-anak muda peminat literasi, Rendra dengan Bengkel Teater yang membangkitkan gairah anak-anak muda menekuni teater. Keduanya telaten, istiqomah dan sabar menekuni jalan hidupnya hingga akhir menutup mata.

RelatedPosts

Kemerdekaan Hakiki dalam Sastra Indonesia: Minadzulumāti ilā Nūr

Puisi-Puisi Lebaran Idul Fitri, Karya Ihsan Subhan

22 Mahasiswa MPBSI Unsur Cianjur Gelar Peluncuran Buku Rampai Sastra “Menulis Waktu”

Rendra sebagaimana makhluk panggung lainnya senantiasa tebar pesona, si “Burung Merak” begitulah media massa menjulukinya. Rendra yang memiliki bakat alam berpuisi di usia matangnya begitu tangkas meracik pamflet dengan diksi-diksi puitis, tidak kering dan hambar seperti pamflet pada umumnya. Melainkan puisi-puisi pamflet yang menggerakkan hati kaum terdidik bersikap kritis terhadap Orde Baru.

Potret Pembangunan dalam Puisi – kumpulan puisi yang ditulisnya – menjadi sumber inspirasi mahasiswa yang bersikap kritis kepada keadaan di sekitarnya. Rendra tidak menolak kapitalisme, tapi menolak dieksploitasi untuk mendongkrak oplah media massa. Maka dengan tegas Rendra memasang tarif setiap diwawancara – kecuali tentu saja wartawannya dianggap sudah in group dengannya.

Sikap itu bertolak belakang dengan Umbu yang dalam percintaan cenderung platonis dan menghindari kerumunan. Eko Tunas menyebutnya sebagai “bohemian sejati” karena menisbikan ruang dan waktu. Kendati julukan Presiden Malioboro melekat kepadanya namun Umbu sebangsa “burung liar” yang tidak bisa dijinakkan oleh Sangkar Emas. Maka, meskipun menyandang sebutan Presiden Malioboro dia tidak peduli dengan itu. Kalau mau pergi ya pergi saja. Tidak vested interest dengan apa pun yang melekat padanya.

Baca Juga  Sekilas Sejarah Korlantas Polri

Umbu – berdasarkan searcing bacaan yang baru saja saya lakukan – termasuk sosok yang sulit ditemui. Dia sering menolak dipanggungkan – misal menjadi narasumber acara sastra. Kebanyakan pertemuan yang diunggah fotonya oleh berbagai kalangan dengan sosok yang namanya sudah saya kenal sejak SMP ini bersifat informal. Padahal Umbu sangat dihormati oleh manusia-manusia panggung seperti Emha Ainun Nadjib yang telah menganggapnya sebagai guru. Tapi dia tetap bergelap-gelap dalam terang di sepanjang hidupnya.

Umbu memang mengenakan topi, jaket dan syal – tampilan khas penyair. Tapi dalam sekejap menghilang. Penyair-penyair muda, bahkan para akademisi sastra dari berbagai negara yang ingin bertemu dengannya tidak mudah. Beberapa di antaranya setia setiap hari Sabtu menyambangi kantor Bali Pos – karena biasanya Umbu yang memegang desk Sastra datang di hari Sabtu – dan itu pun belum tentu ada. Tidak satu pun yang tahu alamat rumah Umbu. Paling tidak berdasarkan searcingan saya baru saja.

Di era gadget sekarang dia tetap mengambil jalan sunyi. Misal rindu dengan seseorang – misal dengan Sutardji Calzoum Bachri – manusia unik lainnya yang ditahbiskan sebagai Presiden Penyair – dia cukup mengatakan dengan orang terdekatnya yang memegang gadget. Orang terdekat ini yang menghubungi Tardji yang kemudian gadgetnya diserahkan ke Umbu agar kedua sosok ini saling bicara. Benar kata Eko Tunas, Umbu memang nomaden sejati yang masih hidup hingga 6 April ini.

Tidak ada yang lebih unggul antara Rendra dan Umbu – karena iini bukan perlombaan di antara tokoh yang memiliki kontribusi besar bagi estetika yang membebaskan. Yang jelas keduanya menempatkan estetika sebagai gerakan untuk menemukan fitrah kita sebagai manusia yang semanusia-manusianya. Keduanya akan tetap dikenang oleh yang masih hidup sebagai sosok yang luar biasa. Selamat jalan Umbu Landu Paranggi. Rendra telah menunggumu. Dan saya yakin itu.***

Baca Juga  Mengenang Peristiwa Kudatuli, Marlin: Tidak Ada HAM, Adanya HAMA Kemanusiaan

CatatanMarlin
Kamis, 6 April 2023

Red/K.000

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: #CatatanMarlinAntara "Platonis Nomaden" dan "Si Burung Merak"Marlin DinamikantoRendra dan Umbu
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Menuju 25 Tahun Reformasi, KDA 98 Serukan Pemerintahan Transisi Jika Pemilu Ditunda

Post Selanjutnya

Holopis.com Berbagi Takjil di Antasari, Masyarakat : Terima Kasih Ya…

RelatedPosts

Kemerdekaan Hakiki dalam Sastra Indonesia: Minadzulumāti ilā Nūr

17 Agustus 2025
Puisi Lebaran Idul Fitri katya Ihsan Subhan

Puisi-Puisi Lebaran Idul Fitri, Karya Ihsan Subhan

31 Maret 2025
Peluncuran Buku Rampai Sastra Menulis Waktu

22 Mahasiswa MPBSI Unsur Cianjur Gelar Peluncuran Buku Rampai Sastra “Menulis Waktu”

16 Februari 2025

Besok, JAKER Bersama Perpustakaan Daerah Tangerang Gelar Diskusi “Menghadang Kubilai Khan”

12 September 2024

JAKER Akan Gelar Bedah Buku Novel  “Menghadang Kubilai Khan” Karya AJ Susmana

16 Agustus 2024

MEWAKILI DIRI SENDIRI AKU BERKATA

17 Agustus 2023
Post Selanjutnya

Holopis.com Berbagi Takjil di Antasari, Masyarakat : Terima Kasih Ya…

Beredar Kabar Ruangan Penyelidik dan Penyidik di Gedung Merah Putih Kosong, Ini Respon KPK

Discussion about this post

KabarTerbaru

Operasi Saber Bersinar 2026: BNN Gerebek Kampung Narkoba di Sumatera Utara, Tujuh Tersangka Diamankan

16 Mei 2026

RUPST 2025 WIKA Beton Sahkan Dividen Tunai, Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru

16 Mei 2026

Kastaf Dudung Abdurachman Tindak Tegas Dapur MBG Bermasalah, Dua SPPG di Jakbar Kena Suspend

15 Mei 2026

DPR Ajukan Skema Pengangkatan Bertahap Guru Honorer Jadi ASN untuk Atasi Kekurangan Guru

15 Mei 2026

Asep Edi Suheri Resmi Sandang Pangkat Komjen, Kapolda Metro Jaya Kini Dipimpin Jenderal Bintang Tiga

15 Mei 2026

Dituntut 18 Tahun dan Rp5,6 Triliun, Nadiem Klaim Tak Bersalah di Kasus Chromebook

14 Mei 2026

Wapres Gibran Dorong Kepala Daerah Aktif Promosikan Destinasi Wisata di Forum BBTF 2026

14 Mei 2026

Penggeledahan di Semarang, KPK Temukan Dugaan “Pengkondisian” Kasus Bea Cukai

14 Mei 2026
Oplus_131072

Apresiasi Satgas PKH, Presiden Prabowo Tekankan Integritas Yudikatif dan Perlindungan Aset Negara

13 Mei 2026

Desa Nelayan Modern Hadir di Miangas, Presiden Prabowo Bangun Ekonomi Biru Wilayah Perbatasan

10 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • MK Kabulkan Pencabutan Uji Materi UU APBN 2026 Terkait Tata Kelola MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wapres Gibran Dorong Kepala Daerah Aktif Promosikan Destinasi Wisata di Forum BBTF 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Pers Dunia: Kasus Kadri Amin dan Ancaman Ekosistem Pers

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Deretan Kapolri Terlama: Fondasi R.S. Soekanto, Integritas Hoegeng hingga Polri Presisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelarangan Film “Pesta Babi”, YLBHI: Pengangkangan Konstitusi dan Ancam Kebebasan Berekspresi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerakan Nasional Aktivis ’98 Desak 4 Mahasiswa Trisakti Jadi Pahlawan Nasional Reformasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM MEDIAMASSA.ID

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com