• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Agustus 8, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini Sastra

Antara “Platonis Nomaden” dan “Si Burung Merak”

Redaksi oleh Redaksi
6 April 2023
di Sastra
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh :
Marlin Dinamikanto

Kabariku- Rendra dan Umbu mengajarkan kepada kita: Seni, Sastra atau Puisi adalah gerakan membangun partisipasi publik ke kawah candradimuka estetika yang mencerdaskan sekaligus membebaskan namun kerap diabaikan oleh penguasa.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Umbu hadir dengan Persada Studi Klub (PSK) yang menampung anak-anak muda peminat literasi, Rendra dengan Bengkel Teater yang membangkitkan gairah anak-anak muda menekuni teater. Keduanya telaten, istiqomah dan sabar menekuni jalan hidupnya hingga akhir menutup mata.

RelatedPosts

Kemerdekaan Hakiki dalam Sastra Indonesia: Minadzulumāti ilā Nūr

Puisi-Puisi Lebaran Idul Fitri, Karya Ihsan Subhan

22 Mahasiswa MPBSI Unsur Cianjur Gelar Peluncuran Buku Rampai Sastra “Menulis Waktu”

Rendra sebagaimana makhluk panggung lainnya senantiasa tebar pesona, si “Burung Merak” begitulah media massa menjulukinya. Rendra yang memiliki bakat alam berpuisi di usia matangnya begitu tangkas meracik pamflet dengan diksi-diksi puitis, tidak kering dan hambar seperti pamflet pada umumnya. Melainkan puisi-puisi pamflet yang menggerakkan hati kaum terdidik bersikap kritis terhadap Orde Baru.

Potret Pembangunan dalam Puisi – kumpulan puisi yang ditulisnya – menjadi sumber inspirasi mahasiswa yang bersikap kritis kepada keadaan di sekitarnya. Rendra tidak menolak kapitalisme, tapi menolak dieksploitasi untuk mendongkrak oplah media massa. Maka dengan tegas Rendra memasang tarif setiap diwawancara – kecuali tentu saja wartawannya dianggap sudah in group dengannya.

Sikap itu bertolak belakang dengan Umbu yang dalam percintaan cenderung platonis dan menghindari kerumunan. Eko Tunas menyebutnya sebagai “bohemian sejati” karena menisbikan ruang dan waktu. Kendati julukan Presiden Malioboro melekat kepadanya namun Umbu sebangsa “burung liar” yang tidak bisa dijinakkan oleh Sangkar Emas. Maka, meskipun menyandang sebutan Presiden Malioboro dia tidak peduli dengan itu. Kalau mau pergi ya pergi saja. Tidak vested interest dengan apa pun yang melekat padanya.

Baca Juga  JAKER Akan Gelar Bedah Buku Novel  “Menghadang Kubilai Khan” Karya AJ Susmana

Umbu – berdasarkan searcing bacaan yang baru saja saya lakukan – termasuk sosok yang sulit ditemui. Dia sering menolak dipanggungkan – misal menjadi narasumber acara sastra. Kebanyakan pertemuan yang diunggah fotonya oleh berbagai kalangan dengan sosok yang namanya sudah saya kenal sejak SMP ini bersifat informal. Padahal Umbu sangat dihormati oleh manusia-manusia panggung seperti Emha Ainun Nadjib yang telah menganggapnya sebagai guru. Tapi dia tetap bergelap-gelap dalam terang di sepanjang hidupnya.

Umbu memang mengenakan topi, jaket dan syal – tampilan khas penyair. Tapi dalam sekejap menghilang. Penyair-penyair muda, bahkan para akademisi sastra dari berbagai negara yang ingin bertemu dengannya tidak mudah. Beberapa di antaranya setia setiap hari Sabtu menyambangi kantor Bali Pos – karena biasanya Umbu yang memegang desk Sastra datang di hari Sabtu – dan itu pun belum tentu ada. Tidak satu pun yang tahu alamat rumah Umbu. Paling tidak berdasarkan searcingan saya baru saja.

Di era gadget sekarang dia tetap mengambil jalan sunyi. Misal rindu dengan seseorang – misal dengan Sutardji Calzoum Bachri – manusia unik lainnya yang ditahbiskan sebagai Presiden Penyair – dia cukup mengatakan dengan orang terdekatnya yang memegang gadget. Orang terdekat ini yang menghubungi Tardji yang kemudian gadgetnya diserahkan ke Umbu agar kedua sosok ini saling bicara. Benar kata Eko Tunas, Umbu memang nomaden sejati yang masih hidup hingga 6 April ini.

Tidak ada yang lebih unggul antara Rendra dan Umbu – karena iini bukan perlombaan di antara tokoh yang memiliki kontribusi besar bagi estetika yang membebaskan. Yang jelas keduanya menempatkan estetika sebagai gerakan untuk menemukan fitrah kita sebagai manusia yang semanusia-manusianya. Keduanya akan tetap dikenang oleh yang masih hidup sebagai sosok yang luar biasa. Selamat jalan Umbu Landu Paranggi. Rendra telah menunggumu. Dan saya yakin itu.***

Baca Juga  Ilalang Kering Menjelang 21 Mei 1998

CatatanMarlin
Kamis, 6 April 2023

Red/K.000

Tags: #CatatanMarlinAntara "Platonis Nomaden" dan "Si Burung Merak"Marlin DinamikantoRendra dan Umbu
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Menuju 25 Tahun Reformasi, KDA 98 Serukan Pemerintahan Transisi Jika Pemilu Ditunda

Post Selanjutnya

Holopis.com Berbagi Takjil di Antasari, Masyarakat : Terima Kasih Ya…

RelatedPosts

Kemerdekaan Hakiki dalam Sastra Indonesia: Minadzulumāti ilā Nūr

17 Agustus 2025
Puisi Lebaran Idul Fitri katya Ihsan Subhan

Puisi-Puisi Lebaran Idul Fitri, Karya Ihsan Subhan

31 Maret 2025
Peluncuran Buku Rampai Sastra Menulis Waktu

22 Mahasiswa MPBSI Unsur Cianjur Gelar Peluncuran Buku Rampai Sastra “Menulis Waktu”

16 Februari 2025

Besok, JAKER Bersama Perpustakaan Daerah Tangerang Gelar Diskusi “Menghadang Kubilai Khan”

12 September 2024

JAKER Akan Gelar Bedah Buku Novel  “Menghadang Kubilai Khan” Karya AJ Susmana

16 Agustus 2024

MEWAKILI DIRI SENDIRI AKU BERKATA

17 Agustus 2023
Post Selanjutnya

Holopis.com Berbagi Takjil di Antasari, Masyarakat : Terima Kasih Ya…

Beredar Kabar Ruangan Penyelidik dan Penyidik di Gedung Merah Putih Kosong, Ini Respon KPK

Discussion about this post

KabarTerbaru

Dok.Foto : Istimewa

Hormati Bulan Kemerdekaan! Sekjen PATRA Ingatkan Ojol Tak Terpancing Isu

8 Agustus 2026

PNM Peduli Renovasi Masjid Annajatul Faizin di Garut

8 Agustus 2026

DPD RI Hadirkan Kantor Perwakilan di Serang untuk Tampung Aspirasi Warga Banten

8 Agustus 2026

Febrie Adriansyah Kembali ke Rutan KPK Usai Diperiksa Tim 9 Kejagung sebagai Tersangka dan Saksi TPPU

8 Agustus 2026

Massa Penambang Datangi Kantor PT Timah di Gantung, Aksi Berujung Ricuh dan Kebakaran Jadi Sorotan

8 Agustus 2026
Dok.Foto : Istimewa

Indonesia Gagal Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026 Usai Ditahan Singapura 1-1

7 Agustus 2026

Polda Metro Jaya Dalami Temuan 996 Benda Menyerupai Senjata di Yayasan Sekolah Swasta Jakarta Selatan

7 Agustus 2026

Kapolri Rombak Jajaran Perwira Tinggi, 9 Irjen Polri Berganti Jabatan

7 Agustus 2026

Perkuat Sinergi, Kapolres Garut Sambangi Kantor ATR/BPN

7 Agustus 2026

Presiden Prabowo Terima Laporan Program Strategis TNI hingga Persiapan HUT ke-81 RI

7 Agustus 2026

Kabar Terpopuler

  • Dok.Foto:Istimewa

    Mabes Polri Bungkam soal Masa Aktif Wakapolri, Status Komjen Dedi Prasetyo Masih Jadi Tanda Tanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPP Persadha Nusantara Resmi Dilantik, Tetapkan 10 Agenda Transformasi Lembaga Hindu 2045

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perebutan Presidium KAHMI Jabar Dinilai Jadi Momentum Perkuat Jalan KDM Menuju Pilpres 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Publik Pertanyakan Pelayanan SPBU 24.331.148 Kurau, BBM untuk Warga Disebut Habis, Diduga Pengerit Tetap Dilayani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komjak RI Koordinasi Kemenko Polkam Kawal Penanganan Kasus Korupsi dan TPPU Mantan Jampidsus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Agus Muttaqien Alfaz Siap Pimpin MW KAHMI Jabar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dasco Instruksikan Kader Kawal Program Prabowo dan Perangi Hoaks

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com