• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Juli 23, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Uncategorized

Temu Tani di Sukatani Subang Terkait Penanggulangan Gagal Panen Selama 3 Musim Tanam

Redaksi oleh Redaksi
6 Juni 2022
di Uncategorized
A A
0
ShareSendShare ShareShare

SUBANG, Kabariku- Acara temu tani yang diinisiasi dari beberapa petani untuk membenahi pertanian di wilayah kerja Poktan Sukatani khususnya. Acara ini guna memberikan motivasi kepada petani untuk terus berbenah dari beberapa kali mengalami gagal panen dan permasalahan pertanian dari mulai air sampai hama penyakit yang beberapa musim ini sangat memberatkan pertanian.

Rabu,1 Mei 2022 yang lalu, bertempat di Aula Desa Sukatani Kecamatan Compreng Kabupaten Subang, dihadiri oleh masyarakat petani setempat, aparat perangkat Desa yang diwakili oleh Kasus, Ketua RW 03 dan ketua RW 02 serta narasumber dari Korluh (koordinator penyuluh) dan TPM P3A Mitra air.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Hikmat Hidayat, salah seorang penggerak yang merupakan ketua kelompok tani di Sukanengah desa Sukatani yang begitu gigih memperjuangkan keberlangsungan pertanian di Compreng khususnya dan berharap bisa bangkit dari musibah gagal panen yang sudah berlangsung selama tiga kali musim tanam.

RelatedPosts

Rakernis Satgas Saber Pungli 2023, Dr. Andry Wibowo: Memitigasi Pungli di Sektor Bea Cukai

Dukung Sistem Pemilu Proporsional Terbuka, Puluhan Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae Jelang Putusan MK

Pemkab Garut Terbitkan SE Terkait Peningkatan Sistem Mitigasi Gempa Bumi

Hikmat Hidayat yang terus berjuang baik secara teori maupun praktek untuk mengatasi musibah yang melanda petani compreng ini melakukan berbagai upaya. Pada musim panen kemarin Hikmat menemukan formula organik Mikroba dan dia membuat demplot sendiri dan beberapa petani untuk menguji coba penggunaan mikroba ini.

Hasilnya sangat memuaskan. Ketika hektaran sawah lainnya tidak panen atau mangkrak karena serangan hama penggerek batang dan tikus yang merajalela, padi milik Hikmat dan beberapa petani lainnya masih bisa dipanen.

Keberhasilan ini akhirnya menjadikan motor penggerak dan semangat baru untuk sama-sama bangkit dari kegagalan.

Baca Juga  Ketum Sundawani: Sunda Empire Permalukan Masyarakat Sunda

Atas kegigihannya Hikmat terus mencari solusi untuk meningkatkan ketahanan pangan di daerahnya. Pendekatan dengan pihak terkait dilakukan. Mencari solusi agar masa tanam sekarang bisa lepas dari serangan hama pun direncanakan.

“Kita harus menempuh langkah-langkah sebelum memulai tanam padi. Diantaranya kita cek PH tanah. Lalu menaburkan pupuk untuk menjaga keasaman tanah seperti kapur sirih, pupuk kandang. Lalu mengatasi atau mengendalikan hama sundep dan hama tikus dengan berbagai langkah dan penanganan seoptimal mungkin,” terang Hikmat dalam sesi penyampaian pendapat.

Beberapa solusi yang ditemukan seperti penanganan hama sundep dengan cara mengantisipasi dari pengambilan butir atau telor kupu kupu yang menempel di batang padi. Telor telor itu dimasukan dalam bumbung yang ditutup. Bumbung itu dibawa ke rumah agar tahu kapan waktu menetas.

“Ketika menetas itulah waktu yang tepat untuk melakukan penyemprotan. Yang keduanya, dari hasil penetasan, akan ada yang menjadi ulat atau sundep dan akan ada yang menjadi kupu kupu. Yang menjadi kupu kupu ini yang akan memakan kembali ulat ulat yang menjadi sundep penggerek batang” terang Hikmat.

Selain dengan cara tadi, Hikmat juga menerangkan upaya lain untuk mengalihkan perhatian kupu kupu agar tidak jadi sundep. Yaitu dengan penanaman bunga bungaan di pinggir galangan sawah.

Segala trik dan cara, secara tradisional dan modern sesuai ilmu pengetahuan harus disinergikan untuk mencari solusi keluar dari masalah hama yang menjadikan gagal panen ini.

Dendy Hidayatswlaku TPM P3A menyambut baik gerak tani yang diinisiasi oleh penggerak kelompok tani Sukanengah.

“Diharapkan semangat ini terus ada dan makin banyak para petani yang berpartisipasi dalam membenahi pertanian khususnya kelembagaan yang sudah ada seperti kelompok tani dan perkumpulan petani pemakai air untuk terus memberikan manfaat kepada sebanyak banyaknya petani dan terus berkelanjutan” sambut Dendy.

Baca Juga  Pasca Aksi Unras Gabungan LSM GMBI di Mapolda Jabar, Kapolres Garut Himbau Ditrik Garut Tidak Terprovokasi

Wiwi cahayati kordinator penyuluh,dari BPP compreng juga sangat antusias dalam membimbing dan memberikan penyuluhan sesuai tupoksinya. Wiwi berjanji akan mengkoordinasikan dan sama-sama mencari solusi agar para petani compreng lepas dari musibah gagal panen yang sudah tiga musim ini dilalui dan menyebabkan kerugian besar. Kurang lebih 400 hektare areal sawah tidak bisa dipanen karena serangan hama yang bertubi-tubi.

“Segala upaya dilakukan dan dicarikan solusinya. Petani compreng harus kompak dan terus berkoordinasi baik dengan sesama petani maupun dengan petugas dan aparat pemerintah terkait,” tukas Hikmat dalam sesi wawancara.

Hikmat pun berharap ada perbaikan sarana pertanian seperti jalan usaha tani, drainase tanggul juga yang lainnya.***

Red/K.101
Tags: motivasi kepada petani gagal panenPoktan Sukatani Subang
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Pemerintah Segera Mulai Pembangunan IKN Nusantara di Semester II 2022

Post Selanjutnya

Jika Ganjar Ikut KIB, BeaThor Suryadi: “Berarti Jelas, Fokus aja Kerja Besarkan PuMa”

RelatedPosts

Rakernis Satgas Saber Pungli 2023, Dr. Andry Wibowo: Memitigasi Pungli di Sektor Bea Cukai

15 Juni 2023

Dukung Sistem Pemilu Proporsional Terbuka, Puluhan Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae Jelang Putusan MK

10 Juni 2023

Pemkab Garut Terbitkan SE Terkait Peningkatan Sistem Mitigasi Gempa Bumi

8 Juni 2023

Polres Garut Gerebek Dua Perusahaan Penyalur TKI Ilegal 14 Diamankan

8 Juni 2023

Sosialisasi dan Implementasi Peraturan dan nonPeraturan Produk Hukum Bawaslu

8 Juni 2023

‘Inovasi Social Enterprice’ Desa Cinta Karangtengah Wakili Garut Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Jawa Barat 2023

7 Juni 2023
Post Selanjutnya

Jika Ganjar Ikut KIB, BeaThor Suryadi: "Berarti Jelas, Fokus aja Kerja Besarkan PuMa"

Dialog Nasional 25 Tahun Mega-Bintang, AA LaNyalla: “Kekuasaan Bangsa Telah Tersandera Oligarki Ekonomi”

Discussion about this post

KabarTerbaru

Kasus Pembunuhan Anggota TNI: Polisi Tetapkan 3 Tersangka Baru, Total Jadi 7 Orang

22 Juli 2026

SETARA Institute Kritik Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak: “Langkah Koersif dan Inkonstitusional”

22 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

FAGAR Bertemu Dirjen GTK, Dorong Percepatan Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

22 Juli 2026

Kapolda NTT Terima Kunjungan Kakanwil Ditjenpas, Perkuat Sinergi Pengamanan dan Penegakan Hukum

22 Juli 2026
Foto: Istimewa

Sandri Rumanama Puji Polri Usut Dugaan Korupsi Kejagung, Dorong Kortas Tipikor Jadi Badan

22 Juli 2026

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

22 Juli 2026

Ekonom Senior Ferry Latuhihin Pertanyakan Sikap S&P Pertahankan Outlook Indonesia Tetap Stabil.

22 Juli 2026

Jalan Nasional di Nias Belum Tuntas, DPD RI Desak Penguatan Anggaran BBPJN Sumut

22 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi MBG Watch Ajukan Judicial Review UU APBN 2026 ke MK, Soroti Anggaran Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retakan Bernegara Mulai Terlihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com