• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Februari 10, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Berhasil Tangkap 364 Terduga Teroris Selama 2021, Habib Syakur: “BNPT Jangan Buru-Buru Berpuas Diri”

Redaksi oleh Redaksi
27 Januari 2022
di News, Opini, Profile
A A
0
ShareSendShare ShareShare

JAKARTA, Kabariku- Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur bin Ali Mahdi Al Hamid, meminta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) jangan terlalu terburu-buru berpuas diri akan keberhasilan membekuk kelompok-kelompok radikal, teroris, dan intoleran, sepanjang tahun 2021.

Hal itu disampaikan Habib Syakur menanggapi laporan Kepala BNPT, Boy Rafi Amar, dalam rapat di Komisi III DPR, Selasa (25/1/2022), yang menyebutkan bahwa pihaknya telah menindak 364 orang terduga teroris, sepanjang 2021.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

BNPT juga mencatat, 600 akun media sosial terindikasi radikal. Diataranya berisi konten-konten informasi serangan, konten anti-NKRI, konten intoleran, dan konten paham takfiri. Termasuk akun yang menggalang dana untuk kegiatan dan pelatihan terorisme.

RelatedPosts

Rakernas Perdana, Haidar Alwi Institute Tegaskan Dukungan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran

Wamenkomdigi: Jurnalis Benteng Kepercayaan Publik di Tengah Dominasi Algoritma dan AI

Reformasi Polri Masuk Tahap Kunci, Prof. Jimly Asshiddiqie: Empat Rekomendasi Siap Diserahkan ke Presiden

“Saya mengimbau BNPT jangan buru-buru berpuas diri. BNPT harus betul-betul meningkatkan kegiatannya, kinerjanya,” kata Habib Syakur dalam keterangannya. Kamis (27/1/2022).

Habib Syakur menyarankan BNPT untuk berada ditengah masyarakat, mencermati secara langsung bagaimana sebuah propaganda oleh kelopok radikal bisa terjadi, dan apa tujuannya.

Dengan begitu, lanjut Habib Syakur, bukannya hanya penelitian dari sejumlah lembaga, tapi BNPT benar-benar riil mengetahui keadaan di masyarakat secara utuh.

“Setiap orang yg salah memahami agama, akan memunculkan niat menjadi teroris, tapi mereka itu dalam keadaan tidak percaya secar spiritual. Di sini kelompok khilafah HTI ini masuk dengan memberikan pendampingan khusus, tujuannya supaya bisa dimanfaatkan untuk target,” tuturnya.

Habib Syakur mengaku gelisah akan maraknya kelompok-kelompok HTI yang sudah dibubarkan pemerintah, tapi masih banyak yang berkeliaran berdakwah dengan narasi kebencian. Kendati, Habib Syakur tidak menyebut sosok dimaksudnya.

Baca Juga  Densus 88 Bakal Gegerkan Publik, Habib Syakur: Siapapun yang Terlibat Teroris, Tangkap!

Mantan kelompok HTI yang bekeliaran ini, menurut Habib Syakur, kerap difasilitasi oleh oknum kepala daerah yang mungkin merasa berhutang budi karena didukung. Artinya, kepala daerah ini dalam keadaan tersandera, kendati mereka tidak menyukai wilayahnya dimasuki oleh pendakwah yang narasi ceramahnya sangat keras.

“Pimpinan kepala daerah ini terkadang agak bingung, satu sisi para pendakwah ini tamu besarnya karena menguasai agama Islam, dianggap orang taat beribadah. Padahal ini gelandang politik berjubah khilafah,” sindirinya.

Untuk itu, Ia mengimbau BNPT, melalui Densus 88 Antiteror, terus melakukan tugas dan jangan segan-segan untuk mengamankan pihak-pihak yang terindikasi menyebarkan paham radikal.

Adapun akun-akun media sosial yang dimafaatkan oleh kelompok intoleran, dan radikal, hingga terorisme, Habib Syakur menekankan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), untuk tidak segan-segan meng-take down. Jangan sampai videonya viral duluan baru pemerintah bergerak.

Habib Syakur menerangkan, kelompok pengusung khilafah sekarang sudah bertranformasi memanfaatkan dunia digital, khususnya medsos sebagai wadah perjuangan mereka. Mereka membuat akun Youtube dengan konten propaganda, membuat seolah bantuan sumbangan kemanusiaan, padahal untuk tujuan tertentu.

“BNPT, Densus 88 tidak bisa menangani secara langsung, makanya disini perlu diadakan caranya supaya dimasukan dalam KUHP kriminal verbalistik. Jadi siapa saja yang mengadu domba, memporakporandakan negara, ini jatuhnya kriminal. Atau perlu dibuat peraturan presiden khusus, bisa Perkap Kapolri bahwa kriminal verbalistik itu harus ada efek jeranya,” tukasnya.***

Red/K.103

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: BNPTDensus '88Gerakan Nurani KebangsaanHabib Syakur Ali Mahdi Alhamid
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Hukum Edy Mulyadi, Habib Syakur Ingatkan Polri Akan Bahaya Teror Verbalistik dan Lingustik

Post Selanjutnya

Demo Anarkis, Polda Jabar Amankan 725 Pengunjuk Rasa

RelatedPosts

Pendiri Haidar Alwi Institute R. Haidar Alwi saat foto bersama Rakernas perdana di Jakarta, Senin (9/2/2026).(Foto: Kabariku/Bemby)

Rakernas Perdana, Haidar Alwi Institute Tegaskan Dukungan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran

10 Februari 2026

Wamenkomdigi: Jurnalis Benteng Kepercayaan Publik di Tengah Dominasi Algoritma dan AI

9 Februari 2026

Reformasi Polri Masuk Tahap Kunci, Prof. Jimly Asshiddiqie: Empat Rekomendasi Siap Diserahkan ke Presiden

9 Februari 2026

Pesan Menkomdigi di HPN 2026: Jaga Integritas, Pers Kredibel Lebih Penting dari Kecepatan Algoritma

9 Februari 2026
Mahkamah Agung telah melantik Deputi Gubernur BI Baru, Thomas Djiwandono. Senin, (9/2/2026). (Foto: tangkapan layar YouTube Bank Indonesia).

MA Resmi Lantik Thomas Djiwandono Sebagai Deputi Gubernur BI

9 Februari 2026
Juru Bicara Mahkamah Agung (MA), Prof. Yanto saat memberikan keterangan kepada awak media di ruang Media Center. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

MA Apresiasi KPK Tangkap Hakim Depok: Menyakitkan, Tapi Mempercepat Bersih-Bersih Internal

9 Februari 2026
Post Selanjutnya

Demo Anarkis, Polda Jabar Amankan 725 Pengunjuk Rasa

Kejaksaan Agung RI Akan Membentuk Kampung Restoratif Justice Dengan Kearifan Lokal

Discussion about this post

KabarTerbaru

Pendiri Haidar Alwi Institute R. Haidar Alwi saat foto bersama Rakernas perdana di Jakarta, Senin (9/2/2026).(Foto: Kabariku/Bemby)

Rakernas Perdana, Haidar Alwi Institute Tegaskan Dukungan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran

10 Februari 2026

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut Bersilaturahmi dengan Ketua DPRD, Diskusi Sejumlah Isu Strategis

9 Februari 2026

Rapim TNI-Polri, Mensesneg: Arahan Presiden Perkuat Soliditas dan Integritas Institusi

9 Februari 2026

Wamenkomdigi: Jurnalis Benteng Kepercayaan Publik di Tengah Dominasi Algoritma dan AI

9 Februari 2026

Reformasi Polri Masuk Tahap Kunci, Prof. Jimly Asshiddiqie: Empat Rekomendasi Siap Diserahkan ke Presiden

9 Februari 2026

Pesan Menkomdigi di HPN 2026: Jaga Integritas, Pers Kredibel Lebih Penting dari Kecepatan Algoritma

9 Februari 2026
Mahkamah Agung telah melantik Deputi Gubernur BI Baru, Thomas Djiwandono. Senin, (9/2/2026). (Foto: tangkapan layar YouTube Bank Indonesia).

MA Resmi Lantik Thomas Djiwandono Sebagai Deputi Gubernur BI

9 Februari 2026
Juru Bicara Mahkamah Agung (MA), Prof. Yanto saat memberikan keterangan kepada awak media di ruang Media Center. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

MA Apresiasi KPK Tangkap Hakim Depok: Menyakitkan, Tapi Mempercepat Bersih-Bersih Internal

9 Februari 2026
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Cianjur beri solusi bencana hidrometeorologi

Disperkim Cianjur Berhasil Optimalkan Anggaran Rp156 Miliar ke Pembangunan Infrastruktur

9 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seskab Teddy Jalani Dikreg Seskoad Sekaligus Studi Doktoral di ITB, Perkuat Kapasitas Kepemimpinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 10 Calon Hakim MK Lolos Seleksi Administrasi dari Unsur MA, Ini Daftarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahfud MD Ungkap Empat Agenda Besar Reformasi Polri: Siap Lapor ke Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com