• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Maret 4, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Uncategorized

Ngopi Santuy, Nasir Abbas: ‘JAK Harus Diwaspadai di Madura

Redaksi oleh Redaksi
18 Oktober 2021
di Uncategorized
A A
0
ShareSendShare ShareShare

MADURA, Kabariku- Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumenep bekerjasama dengan Komunitas Cangkir Opini kembali menggelar kegiatan bertajuk “Ngopi Santuy Bersama Mahasiswa Madura” dengan tema Islam Tengahan Sebagai Jalan Membangun Toleransi.

Kegiatan diikuti oleh 50 orang perwakilan mahasiswa yang berasal dari Sumenep, Sampang, Bangkalan dan Pemekasan. Bertempat di Hotel Baghraf, Sumenep, Madura. Minggu (17/10/2021).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Tujuan dari kegiatan ini adalah menyebar luaskan pemahaman beragama yang moderat, yaitu paham agama yang mengindahkan nilai kemanusiaan dan menolak cara-cara beragama yang ekstrem dan keras.

RelatedPosts

Rakernis Satgas Saber Pungli 2023, Dr. Andry Wibowo: Memitigasi Pungli di Sektor Bea Cukai

Dukung Sistem Pemilu Proporsional Terbuka, Puluhan Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae Jelang Putusan MK

Pemkab Garut Terbitkan SE Terkait Peningkatan Sistem Mitigasi Gempa Bumi

Melalui kegiatan ini, para peserta yang ikut diharapkan mampu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pemahaman Islam yang moderat, atau Islam Wasatiyah agar tercipta perdamaian ditengah masyarakat yang sangat plural.

Bagas selaku Ketua Umum PC IMM Madura, menyampaikan bahwa kegiatan yang bertajuk Ngopi Santuy ini bisa diselenggarakan karena dukungan dari komunitas Cangkir Opini.

Bagas berharap dengan adanya kegiatan ini masyarakat Madura, khususnya yang berada di Sumenep bisa memahami bagaimana Islam diterapkan baik sebagai ajaran maupun pedoman kehidupan sosial.

“Kita sangat berharap bahwa kegiatan semacam ini terus terselenggara di tempat-tempat yang rawan dengan paham ekstremisme agama. Kami juga berterimakasih kepada Cangkir Opini yang sudah mengajak kita untuk bekerja sama sehingga kegiatan ini bisa terlaksana,” terang Bagas.

Turut hadir melalui Zoom Meeting mantan narapidana terorisme Nasir Abbas, selaku pemateri menyampaikan bahwa gerakan ekstermisme beragama yang terjadi khususnya di Madura digerakkan oleh salah satu tokoh ekstremisme yang berasal dari Solo yang bernama Abu Husna.

Baca Juga  Diskusi Cangkir Opini Bersama IMM Bojonegoro ‘Islam Moderat Jalan Tengah yang Dirindukan’

Menurut Nasir, Abu Husna menjadi tokoh yang seringkali memberikan pengajian-pengajian ke masyarakat di Madura. Terang pria yang pernah aktif sebagai mahasiswa di Afganistan ini.

Nasir Abbas juga berpesan kepada generasi pemuda bahwa agar tidak terpapar paham agama yang ekstrem.

“Pemuda dan masyarakat harus mengenal kelompok-kelompok ekstrem seperti Jaringan Ansarut Daulah (JAD), khusus di Sumenep, jaringan yang masuk dalam kelompok ekstrem adalah Jaringan Ansharut Khilafah (JAK),” kata Nasir Abbas.

Kegiatan Ngopi Santuy ini juga mengundang dua tokoh organisasi besar Muhammadiyah dan NU, yaitu Ahmad Hudaifah dari Muhammadiyah Sumenep dan Kyai Hantok Sudarto dari Nahdatul Ulama Sumenep.

Dalam pemaparannya, Hudaifah sangat berharap bahwa pemahaman Islam moderat diterapkan dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat, khususnya Madura.

Menurutnya, jangan sampai karena alasan-alasan agama kita tidak mengindahkan nilai kemanusiaan.

“Justru agama harus dijadikan pijakan untuk menguatkan nilai kemanusiaan kita” ujar Hudaifah.

Hudaifah juga sangat mengapresiasi  kegiatan yang dilaksanakan IMM Sumenep karena berani mengadakan acara yang bertemakan keagamaan.

Sementara Kyai Hantok menyampaikan, bahwa moderasi beragama adalah memahami agama dengan utuh dan pemikiran yang adil.

“Tidak melebih-lebihkan, apalagi memaknai salah satu ajaran agama seperti jihad sebagai jalan untuk menyakiti orang lain,” tandasnya.

“Kegiatan yang mengedukasi masyarakat dalam aspek keagamaan perlu digaungkan sesering mungkin agar masyarakat kita tidak gampang terpengaruh dengan paham keagamaan yang ekstrem dan keras,” tutup Kyai Hantok. ***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Cangkir OpiniIkatan Mahasiswa MuhammadiyahNahdatul Ulama SumenepNgopi Santuy
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Hasan Basri : ‘Rumah Ibadah itu Tanggung Jawab Kita Bersama’

Post Selanjutnya

Mesin Roasting Implementasi Teknologi Pasca Panen Tingkatkan Produktivitas Kelompok Tani Kopi Garut

RelatedPosts

Rakernis Satgas Saber Pungli 2023, Dr. Andry Wibowo: Memitigasi Pungli di Sektor Bea Cukai

15 Juni 2023

Dukung Sistem Pemilu Proporsional Terbuka, Puluhan Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae Jelang Putusan MK

10 Juni 2023

Pemkab Garut Terbitkan SE Terkait Peningkatan Sistem Mitigasi Gempa Bumi

8 Juni 2023

Polres Garut Gerebek Dua Perusahaan Penyalur TKI Ilegal 14 Diamankan

8 Juni 2023

Sosialisasi dan Implementasi Peraturan dan nonPeraturan Produk Hukum Bawaslu

8 Juni 2023

‘Inovasi Social Enterprice’ Desa Cinta Karangtengah Wakili Garut Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Jawa Barat 2023

7 Juni 2023
Post Selanjutnya

Mesin Roasting Implementasi Teknologi Pasca Panen Tingkatkan Produktivitas Kelompok Tani Kopi Garut

Sikap Bupati Garut Terkait Program dan Bantuan Provinsi, Analis LBH Padjajaran: 'Perlu Diapresiasi Ini Merupakan Bentuk Tanggungjawabnya'

Discussion about this post

KabarTerbaru

Presiden Prabowo Bertemu Sejumlah Tokoh Bangsa, Seskab Teddy: Bangun Ruang Diskusi Lintas Generasi

4 Maret 2026
Bus pariwisata membawa rombongan sekitar 11 orang yang terjaring OTT Bupati Pekalongan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Boyong 11 Orang ke Jakarta Terkait OTT Bupati Pekalongan

3 Maret 2026

THR ASN & BHR Ojol Resmi Cair, Pemerintah Pasang Target Pertumbuhan Ekonomi 5,6% di Awal 2026

3 Maret 2026
Pemuda Timur menyatakan dukungan agar Polri tetap di bawah Presiden. (Foto:Bemby/kabariku)

Deklarasi Pemuda Timur, Sandri Rumanama Soroti Relasi Konstitusional Polri dan Presiden

3 Maret 2026

Presiden Prabowo Undang Presiden dan Wapres Terdahulu serta Ketum Partai Politik ke Istana

3 Maret 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan di Gedung Merah Putih KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Bidik Pihak Lain Usai OTT Bupati Pekalongan

3 Maret 2026
GEKIRA resmi membentuk Resimen Ekologi. (Foto: Istimewa)

GEKIRA Resmi Bentuk Resimen Ekologi

3 Maret 2026
Polres Jakarta Pusat menggelar konferensi pers terkait pengungkapan ribuan ekstasi dan jenis narkoba lainnya. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Polres Jakarta Pusat Ungkap 8 Kasus Narkoba, Sita Ribuan Ekstasi dan 109 Kg Sabu

3 Maret 2026
PDPI mengingatkan bahaya sleep apnea yang kerap tak terdiagnosis serta tingginya kasus TB Indonesia yang masih peringkat kedua dunia.

Mendengkur Bisa Picu Stroke! Dokter Paru Soroti Sleep Apnea dan Ancaman TB Resisten Obat

3 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Penyalahgunaan APBDes 2025, Pemdes Mekarjaya Pastikan Tak Ada Temuan Penyimpangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rudal Iran Hancurkan Kantor PM Israel dan Kondisi Netanyahu Belum ditentukan, inilah Faktanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 11 Terdakwa Dituntut Bersalah di Perkara Korupsi Pembiayaan Fiktif Telkom

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gugurnya Ayatullah Khamenei: Alarm Arah Politik Luar Negeri Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com