• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Maret 1, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Peristiwa

Pendiri Kompas Jacob Oetama Berpulang

Redaksi oleh Redaksi
10 September 2020
di Kabar Peristiwa
A A
0
Jakob Oetama. (*)

Jakob Oetama. (*)

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Indonesia berduka. Jacob Oetama, pendiri Kompas Gramedia, berpulang pada usia 88 tahun, Rabu (9/9/2020) di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta. Jenazah akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Kamis (10/9/2020) hari ini.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Presiden RI menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya sosok teladan ini.

RelatedPosts

Fenomena Langka 3 Maret 2026: Blood Moon Saat Berbuka, Cap Go Meh di Malam Purnama

Pemprov Jabar Dampingi 12 Warga Korban Dugaan TPPO di NTT

Tragedi Siswa SD di NTT, Kemensos Turunkan Tim Asesmen dan Perkuat DTKS

“Saya sungguh-sungguh merasa kehilangan atas kepergian Bapak Jakob Oetama, hari ini, Rabu 9 September 2020. Almarhum bukan sekadar seorang tokoh pers, pendiri dan pemimpin surat kabar Harian Kompas atau Kelompok Kompas Gramedia, tapi adalah tokoh bangsa ini,” kata Jokowi dalam akun media sosialnya, Rabu (9/9/2020).

Dalam pandangan Presiden Jokowi, Jakob Oetama merupakan tokoh kritis namun santun dengan pendekatan kemanusiaan yang tinggi.

Apa yang disampaikan Presiden sempat pula disampaikan Jusuf Kalla saat masih menjadi Wakil Presiden dulu. Menurut JK, Jacob Utama mengkritik namun tak menampar. Bahkan dari kritik yang halus dan santun tersebut Jacob selalu menghadirkan alternatif solusi untuk menjadi pertimbangan.

Sekilas Profil Jacob Oetama

Jakob Oetama lahir di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, 27 September 1931. Sebelum mengenyam pendidikan publisistik di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan lulus tahun 1961, Jakob sempat mengenyam pendidikan Sekolah Guru Jurusan B-1 Ilmu Sejarah hingga tahun 1956. Ia pun sempat menjadi guru di SMP Mardiyuana, Cipanas Bogor (1952-1953), Guru Sekolah Guru Bantu (SGB) Bogor (1953-1954) dan Guru SMP Van Lith, Jakarta (1954-1956). Sambil mengajar, Jacob pun menjadi redaktur di Mingguan Penabur.

Baca Juga  Ulama Harus Menjadi Role Model yang Berdampak Karena Indonesia Kiblat Moderasi

Tahun 1963, Jacob Oetama diminta Petrus Kanisius (PK) Ojong, seorang pengusaha media di Jakarta, untuk menjadi pemimpin redaksi sebuah majalah baru, pengganti mingguan Star Weekly yang baru saja dibredel.

Dari hasil pembicaraan, keduanya sepakat menerbitkan majalah bulanan bernama Intisari dengan konten informasi yang bersifat pengetahuan populer.

Edisi perdana Intisari terbit sebanyak 11.000 eksemplar, hitam putih, dan tak bersampul. Artinya, halaman depan langsung diisi daftar isi. Intisari mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat sehingga tiras dan pendapatannya dari iklan terus naik.

Dua tahun kemudian, tepatnya 28 Juni 1965, setelah melihat Intisari mapan, Jacob dan PK Ojong pun mendirikan Harian Kompas. Seperti kita lihat, dalam perkembangannya kemudian Kompas menjadi salah satu harian terkemuka di Tanah Air. Tak hanya itu, Kompas pun melahirkan anak-anak penerbitan dan sektor usaha lain di luar media di bawah naungan Kompas Gramedia Grup.

Sektor-sektor usaha tersebut di antaranya toko buku Gramedia, percetakan, radio, hotel, lembaga pendidikan, event organizer, stasiun TV, hingga perguruan tinggi. Jumlah pekerja yang ditampung pun sangat banyak. Menurut data tahun 2005 sebanyak 22.000 orang pekerja.

Untuk hotel, Kompas Gramedia Grup memilik jaringan Santika Indonesia Hotels & Resorts yang tersebar di berbagai daerah, yaitu Hotel Santika Premiere di Jakarta, Bandung, Bali, Kota Palembang, Malang, Manado, Semarang, Medan, dan Yogyakarta. Kemudian Hotel Santika, tersebar di sejumlah lokasi yakni di Balikpapan, Bandung, Bogor, BSD City, Cirebon, Bali, Makassar, Pontianak, Semarang, Bangka, Surabaya, Lombok, Bengkulu, dan Tasikmalaya.

Sementara Amaris Hotel, berlokasi di Ambon, Banjarmasin, Bandung, Bogor, Cirebon, Yogyakarta, Palangkaraya, Makassar, Bekasi, Semarang, Jakarta, Pekanbaru, Palembang, Samarinda, Gorontalo, Malang, Bengkulu (samping Hotel Santika), Bali, dan Singapura.

Baca Juga  Program "Jawara Beton" di Lapas Kelas I Tangerang Diapresiasi Menteri Imipas

Selain memiliki jaringan hotel, Kompas Gramedia pun memiliki perusahaan industri tissue yaitu PT. Graha Kerindo Utama. Merk tissuenya adalah Tessa, Dynasty dan Multi.

Sedangkan di bidang pendidikan, perusahaan yang dibidani Jacob Oetama ini sekarang memiliki Universitas Multimedia Nusantara, di Scientia Garden, Gading Serpong. Satu lagi adalah ELTI Gramedia, yaitu Lembaga Pendidikan Bahasa Inggris yang tersebar di beberapa kota di antaranya Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Solo, Purwokerto, dan Lampung.

Jacob Oetama adalah sosok istimewa yang teramat langka di Indonesia. Tak heran jika Presiden Joko Widodo menyebutnya sebagai tokoh bangsa. Di balik kerendahan hatinya, kesantunannya, ia sangat fokus pada apa yang diyakininya sebagai jalannya untuk mengabdi.

Kini, jalan pengabdiannya dinikmati oleh puluhan ribuan karyawan dan ratusan juta warga Indonesia. (Ref)

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: IntisariJacob OetamaKompas Gramedia
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Covid-19 Infeksi 59 Calon Kepala Daerah, Berikut Daftarnya

Post Selanjutnya

Repdem Riau Laporkan Mantan Bupati Kampar ke Polda, Inilah Sebabnya

RelatedPosts

ilustrasi fenomena Blood Moon

Fenomena Langka 3 Maret 2026: Blood Moon Saat Berbuka, Cap Go Meh di Malam Purnama

1 Maret 2026
Penjemputan belasan pekerja hiburan asal Jabar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Kepolisian Daerah (Polda) Jabar di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 12 orang pekerja diduga kuat menjadi korban TPPO. /Dok. Polda Jabar/

Pemprov Jabar Dampingi 12 Warga Korban Dugaan TPPO di NTT

25 Februari 2026

Tragedi Siswa SD di NTT, Kemensos Turunkan Tim Asesmen dan Perkuat DTKS

6 Februari 2026
Mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), ASN Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat bersama Kader TPK, Penyuluh KB, dan Komunitas Gober bergotong royong membersihkan Sungai Cikapundung Kolot, Kelurahan Binong, Selasa (4/2/2026).

Kolaborasi ASN dan Masyarakat Wujudkan Sungai Bersih Lewat Gerakan Indonesia ASRI

5 Februari 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi/Pemprov Jabar

Gubernur Jabar Tegaskan Audit Ketat Proyek 2025, Kontraktor Bermutu Rendah Terancam Tak Dibayar Penuh

12 Januari 2026
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil/Pemprov Jabar

Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Resmi Bercerai, Tegaskan Pisah Secara Baik-baik

8 Januari 2026
Post Selanjutnya
Ketua Bidang Hukum DPD Repdem Riau, Fernanda (berkaos merah) menunjukkan unggahan mantan Bupati Kampar, Ibrahim Ali, yang berisi ujaran kebencian. (*)

Repdem Riau Laporkan Mantan Bupati Kampar ke Polda, Inilah Sebabnya

Gedung KPU RI, Jl Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat. (*)

Pilkada 2020 di 28 Daerah Hanya Diikuti Satu Pasangan Calon, Berikut Daftarnya

Discussion about this post

KabarTerbaru

ilustrasi fenomena Blood Moon

Fenomena Langka 3 Maret 2026: Blood Moon Saat Berbuka, Cap Go Meh di Malam Purnama

1 Maret 2026

Gugurnya Ayatullah Khamenei: Alarm Arah Politik Luar Negeri Indonesia

1 Maret 2026

BNN dan BGN Integrasikan Program MBG untuk Perkuat Ketahanan Bangsa

28 Februari 2026

Minat Naturalisasi WNA dan ABG Tinggi, Ditjen AHU Tegaskan Status WNI Sangat Bernilai

28 Februari 2026

Seskab Teddy: MBG Bukan Ancaman Pendidikan, Anggaran Tetap dan Program Bertambah

28 Februari 2026
Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyerahkan penghargaan kepada Kepala DPPKBPPPA Garut Yayan Waryana/IST

Garut Raih Enam Penghargaan Bangga Kencana Jabar 2026, Perkuat Komitmen Tekan Stunting

28 Februari 2026
Wabup Garut Tinjau Garut Plaza, Siapkan Relokasi PKL dan Penguatan Event Ramadan

Bazar Ramadhan Jadi Momentum Penataan PKL di Garut Kota

28 Februari 2026

Kemnaker Buka 20.000 Kuota Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Gratis dan Bersertifikat

28 Februari 2026
Dubes Yaman untuk Indonesia, Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh, menyambangi Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra bahas kerjasama hukum dan kemanusiaan. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Indonesia–Yaman Perkuat Kerja Sama Hukum dan Kemanusiaan

28 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Petugas mengevakuasi korban meninggal dalam bencana longsor di Bungbulang Garut (Dok. BPBD Garut)

    Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tahun Berjuang, Korban Jiwasraya Desak Menkeu Purbaya Lunasi Sisa 25,5 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof Achmad Tjachja Nugraha Rilis Buku “Technopreneurship”: Rahasia Membangun Bisnis Teknologi di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ada Dissenting Opinion dalam Sidang Vonis Riva Siahaan Dkk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anomali BUMN Farmasi: Kimia Farma Disuntik Rp845 Miliar, Indofarma Menanti Kejelasan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Garut Ajak Masyarakat Manfaatkan SuperApp PRESISI Polri, Wujudkan Pelayanan Cepat dan Humanis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com