• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Maret 22, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Peristiwa

Pendiri Kompas Jacob Oetama Berpulang

Redaksi oleh Redaksi
10 September 2020
di Kabar Peristiwa
A A
0
Jakob Oetama. (*)

Jakob Oetama. (*)

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Indonesia berduka. Jacob Oetama, pendiri Kompas Gramedia, berpulang pada usia 88 tahun, Rabu (9/9/2020) di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta. Jenazah akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Kamis (10/9/2020) hari ini.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Presiden RI menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya sosok teladan ini.

RelatedPosts

Sadis, Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras. Teriak Kepanasan dan Mata Dioperasi

KontraS Desak Polisi Usut Tuntas Teror Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah, Pemprov Jabar Buka Hotline Darurat untuk Warganya

“Saya sungguh-sungguh merasa kehilangan atas kepergian Bapak Jakob Oetama, hari ini, Rabu 9 September 2020. Almarhum bukan sekadar seorang tokoh pers, pendiri dan pemimpin surat kabar Harian Kompas atau Kelompok Kompas Gramedia, tapi adalah tokoh bangsa ini,” kata Jokowi dalam akun media sosialnya, Rabu (9/9/2020).

Dalam pandangan Presiden Jokowi, Jakob Oetama merupakan tokoh kritis namun santun dengan pendekatan kemanusiaan yang tinggi.

Apa yang disampaikan Presiden sempat pula disampaikan Jusuf Kalla saat masih menjadi Wakil Presiden dulu. Menurut JK, Jacob Utama mengkritik namun tak menampar. Bahkan dari kritik yang halus dan santun tersebut Jacob selalu menghadirkan alternatif solusi untuk menjadi pertimbangan.

Sekilas Profil Jacob Oetama

Jakob Oetama lahir di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, 27 September 1931. Sebelum mengenyam pendidikan publisistik di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan lulus tahun 1961, Jakob sempat mengenyam pendidikan Sekolah Guru Jurusan B-1 Ilmu Sejarah hingga tahun 1956. Ia pun sempat menjadi guru di SMP Mardiyuana, Cipanas Bogor (1952-1953), Guru Sekolah Guru Bantu (SGB) Bogor (1953-1954) dan Guru SMP Van Lith, Jakarta (1954-1956). Sambil mengajar, Jacob pun menjadi redaktur di Mingguan Penabur.

Baca Juga  Berisiko Tinggi, Kemenkumham Pindahkan Napi Pelaku Penganiayaan ke Nusakambangan

Tahun 1963, Jacob Oetama diminta Petrus Kanisius (PK) Ojong, seorang pengusaha media di Jakarta, untuk menjadi pemimpin redaksi sebuah majalah baru, pengganti mingguan Star Weekly yang baru saja dibredel.

Dari hasil pembicaraan, keduanya sepakat menerbitkan majalah bulanan bernama Intisari dengan konten informasi yang bersifat pengetahuan populer.

Edisi perdana Intisari terbit sebanyak 11.000 eksemplar, hitam putih, dan tak bersampul. Artinya, halaman depan langsung diisi daftar isi. Intisari mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat sehingga tiras dan pendapatannya dari iklan terus naik.

Dua tahun kemudian, tepatnya 28 Juni 1965, setelah melihat Intisari mapan, Jacob dan PK Ojong pun mendirikan Harian Kompas. Seperti kita lihat, dalam perkembangannya kemudian Kompas menjadi salah satu harian terkemuka di Tanah Air. Tak hanya itu, Kompas pun melahirkan anak-anak penerbitan dan sektor usaha lain di luar media di bawah naungan Kompas Gramedia Grup.

Sektor-sektor usaha tersebut di antaranya toko buku Gramedia, percetakan, radio, hotel, lembaga pendidikan, event organizer, stasiun TV, hingga perguruan tinggi. Jumlah pekerja yang ditampung pun sangat banyak. Menurut data tahun 2005 sebanyak 22.000 orang pekerja.

Untuk hotel, Kompas Gramedia Grup memilik jaringan Santika Indonesia Hotels & Resorts yang tersebar di berbagai daerah, yaitu Hotel Santika Premiere di Jakarta, Bandung, Bali, Kota Palembang, Malang, Manado, Semarang, Medan, dan Yogyakarta. Kemudian Hotel Santika, tersebar di sejumlah lokasi yakni di Balikpapan, Bandung, Bogor, BSD City, Cirebon, Bali, Makassar, Pontianak, Semarang, Bangka, Surabaya, Lombok, Bengkulu, dan Tasikmalaya.

Sementara Amaris Hotel, berlokasi di Ambon, Banjarmasin, Bandung, Bogor, Cirebon, Yogyakarta, Palangkaraya, Makassar, Bekasi, Semarang, Jakarta, Pekanbaru, Palembang, Samarinda, Gorontalo, Malang, Bengkulu (samping Hotel Santika), Bali, dan Singapura.

Baca Juga  Terima Laporan Warga Meninggal di Pasar Mandalagiri, Polsek Garut Kota Sigap Olah TKP

Selain memiliki jaringan hotel, Kompas Gramedia pun memiliki perusahaan industri tissue yaitu PT. Graha Kerindo Utama. Merk tissuenya adalah Tessa, Dynasty dan Multi.

Sedangkan di bidang pendidikan, perusahaan yang dibidani Jacob Oetama ini sekarang memiliki Universitas Multimedia Nusantara, di Scientia Garden, Gading Serpong. Satu lagi adalah ELTI Gramedia, yaitu Lembaga Pendidikan Bahasa Inggris yang tersebar di beberapa kota di antaranya Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Solo, Purwokerto, dan Lampung.

Jacob Oetama adalah sosok istimewa yang teramat langka di Indonesia. Tak heran jika Presiden Joko Widodo menyebutnya sebagai tokoh bangsa. Di balik kerendahan hatinya, kesantunannya, ia sangat fokus pada apa yang diyakininya sebagai jalannya untuk mengabdi.

Kini, jalan pengabdiannya dinikmati oleh puluhan ribuan karyawan dan ratusan juta warga Indonesia. (Ref)

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: IntisariJacob OetamaKompas Gramedia
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Covid-19 Infeksi 59 Calon Kepala Daerah, Berikut Daftarnya

Post Selanjutnya

Repdem Riau Laporkan Mantan Bupati Kampar ke Polda, Inilah Sebabnya

RelatedPosts

YLBHI dan sejumlah koalisi masyarakat sipil menggelar konferensi pers soal penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Sadis, Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras. Teriak Kepanasan dan Mata Dioperasi

13 Maret 2026
Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus (baju gelap) dalam sebuah aksi di Hotel Fairmont

KontraS Desak Polisi Usut Tuntas Teror Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

13 Maret 2026
Israel Serang Iran, Ledakan Bikin Warga Berlarian (via REUTERS/WANA)

Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah, Pemprov Jabar Buka Hotline Darurat untuk Warganya

4 Maret 2026
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia/esdm

Pertalite Tetap Aman, Pemerintah Belum Rencanakan Kenaikan BBM Subsidi

4 Maret 2026
Penjemputan belasan pekerja hiburan asal Jabar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Kepolisian Daerah (Polda) Jabar di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 12 orang pekerja diduga kuat menjadi korban TPPO. /Dok. Polda Jabar/

Pemprov Jabar Dampingi 12 Warga Korban Dugaan TPPO di NTT

25 Februari 2026

Tragedi Siswa SD di NTT, Kemensos Turunkan Tim Asesmen dan Perkuat DTKS

6 Februari 2026
Post Selanjutnya
Ketua Bidang Hukum DPD Repdem Riau, Fernanda (berkaos merah) menunjukkan unggahan mantan Bupati Kampar, Ibrahim Ali, yang berisi ujaran kebencian. (*)

Repdem Riau Laporkan Mantan Bupati Kampar ke Polda, Inilah Sebabnya

Gedung KPU RI, Jl Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat. (*)

Pilkada 2020 di 28 Daerah Hanya Diikuti Satu Pasangan Calon, Berikut Daftarnya

Discussion about this post

KabarTerbaru

Momentum Idulfitri 1447 H, Presiden Prabowo: Pererat Silaturahmi dan Jaga Persatuan Bangsa

21 Maret 2026

Satlantas Polres Garut Terapkan One Way di Sejumlah Titik, Arus Bandung-Tasikmalaya Lancar

21 Maret 2026

Jelang Lebaran, Musibah Kebakaran di Garut, Yuda Puja Turnawan Serahkan Bantuan untuk Korban

20 Maret 2026

Prabowo Menjawab: Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme, Negara Janji Usut Tuntas

20 Maret 2026

Meninggalnya Seorang Lelaki Sholeh

20 Maret 2026
Lapas Pemuda Tangerang berikan remisi Nyepi 2026 kepada 6 narapidana Hindu.(Istimewa)

Jelang Nyepi 2026, 6 WBP Hindu di Lapas Pemuda Tangerang Dapat Remisi Khusus

20 Maret 2026

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

19 Maret 2026

Momen Prabowo-Megawati Bertemu di Istana Merdeka Jelang Idulfitri 1447 H

19 Maret 2026
Foto : Istimewa

Forum Sipil: Meski Libatkan Oknum TNI, Kasus Air Keras Aktivis KontraS Harus Diproses di Hukum Sipil

19 Maret 2026

Momentum Idulfitri 1447 H, Presiden Prabowo: Pererat Silaturahmi dan Jaga Persatuan Bangsa

21 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • Petugas mengevakuasi korban meninggal dalam bencana longsor di Bungbulang Garut (Dok. BPBD Garut)

    Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjalanan Karier Brigjen TNI Dwi Sasongko, Penerima Adhi Makayasa1998 Butuh 16 Tahun Raih Pangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ditutup Sepihak, Pengelola Balong Cafe Gugat Pemilik Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Lebaran, Musibah Kebakaran di Garut, Yuda Puja Turnawan Serahkan Bantuan untuk Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Momen Prabowo-Megawati Bertemu di Istana Merdeka Jelang Idulfitri 1447 H

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com