• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, April 1, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Peristiwa

Pendiri Kompas Jacob Oetama Berpulang

Redaksi oleh Redaksi
10 September 2020
di Kabar Peristiwa
A A
0
Jakob Oetama. (*)

Jakob Oetama. (*)

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Indonesia berduka. Jacob Oetama, pendiri Kompas Gramedia, berpulang pada usia 88 tahun, Rabu (9/9/2020) di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta. Jenazah akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Kamis (10/9/2020) hari ini.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Presiden RI menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya sosok teladan ini.

RelatedPosts

Tiga Prajurit TNI Penjaga Perdamaian Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan

Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais TNI Diserahkan

Kapolres Garut Pimpin Rekayasa Lalu Lintas, One Way Efektif Urai Kepadatan Pemudik

“Saya sungguh-sungguh merasa kehilangan atas kepergian Bapak Jakob Oetama, hari ini, Rabu 9 September 2020. Almarhum bukan sekadar seorang tokoh pers, pendiri dan pemimpin surat kabar Harian Kompas atau Kelompok Kompas Gramedia, tapi adalah tokoh bangsa ini,” kata Jokowi dalam akun media sosialnya, Rabu (9/9/2020).

Dalam pandangan Presiden Jokowi, Jakob Oetama merupakan tokoh kritis namun santun dengan pendekatan kemanusiaan yang tinggi.

Apa yang disampaikan Presiden sempat pula disampaikan Jusuf Kalla saat masih menjadi Wakil Presiden dulu. Menurut JK, Jacob Utama mengkritik namun tak menampar. Bahkan dari kritik yang halus dan santun tersebut Jacob selalu menghadirkan alternatif solusi untuk menjadi pertimbangan.

Sekilas Profil Jacob Oetama

Jakob Oetama lahir di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, 27 September 1931. Sebelum mengenyam pendidikan publisistik di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan lulus tahun 1961, Jakob sempat mengenyam pendidikan Sekolah Guru Jurusan B-1 Ilmu Sejarah hingga tahun 1956. Ia pun sempat menjadi guru di SMP Mardiyuana, Cipanas Bogor (1952-1953), Guru Sekolah Guru Bantu (SGB) Bogor (1953-1954) dan Guru SMP Van Lith, Jakarta (1954-1956). Sambil mengajar, Jacob pun menjadi redaktur di Mingguan Penabur.

Baca Juga  Beredar Video Mario Aniaya David Hingga Tergeletak Koma. Ini Penjelasan Polres Metro Jakarta Selatan

Tahun 1963, Jacob Oetama diminta Petrus Kanisius (PK) Ojong, seorang pengusaha media di Jakarta, untuk menjadi pemimpin redaksi sebuah majalah baru, pengganti mingguan Star Weekly yang baru saja dibredel.

Dari hasil pembicaraan, keduanya sepakat menerbitkan majalah bulanan bernama Intisari dengan konten informasi yang bersifat pengetahuan populer.

Edisi perdana Intisari terbit sebanyak 11.000 eksemplar, hitam putih, dan tak bersampul. Artinya, halaman depan langsung diisi daftar isi. Intisari mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat sehingga tiras dan pendapatannya dari iklan terus naik.

Dua tahun kemudian, tepatnya 28 Juni 1965, setelah melihat Intisari mapan, Jacob dan PK Ojong pun mendirikan Harian Kompas. Seperti kita lihat, dalam perkembangannya kemudian Kompas menjadi salah satu harian terkemuka di Tanah Air. Tak hanya itu, Kompas pun melahirkan anak-anak penerbitan dan sektor usaha lain di luar media di bawah naungan Kompas Gramedia Grup.

Sektor-sektor usaha tersebut di antaranya toko buku Gramedia, percetakan, radio, hotel, lembaga pendidikan, event organizer, stasiun TV, hingga perguruan tinggi. Jumlah pekerja yang ditampung pun sangat banyak. Menurut data tahun 2005 sebanyak 22.000 orang pekerja.

Untuk hotel, Kompas Gramedia Grup memilik jaringan Santika Indonesia Hotels & Resorts yang tersebar di berbagai daerah, yaitu Hotel Santika Premiere di Jakarta, Bandung, Bali, Kota Palembang, Malang, Manado, Semarang, Medan, dan Yogyakarta. Kemudian Hotel Santika, tersebar di sejumlah lokasi yakni di Balikpapan, Bandung, Bogor, BSD City, Cirebon, Bali, Makassar, Pontianak, Semarang, Bangka, Surabaya, Lombok, Bengkulu, dan Tasikmalaya.

Sementara Amaris Hotel, berlokasi di Ambon, Banjarmasin, Bandung, Bogor, Cirebon, Yogyakarta, Palangkaraya, Makassar, Bekasi, Semarang, Jakarta, Pekanbaru, Palembang, Samarinda, Gorontalo, Malang, Bengkulu (samping Hotel Santika), Bali, dan Singapura.

Baca Juga  Lapas Sukamiskin Direnovasi, Mantan Ketua DPR Kadang Tinggal di Emperan Bangunan

Selain memiliki jaringan hotel, Kompas Gramedia pun memiliki perusahaan industri tissue yaitu PT. Graha Kerindo Utama. Merk tissuenya adalah Tessa, Dynasty dan Multi.

Sedangkan di bidang pendidikan, perusahaan yang dibidani Jacob Oetama ini sekarang memiliki Universitas Multimedia Nusantara, di Scientia Garden, Gading Serpong. Satu lagi adalah ELTI Gramedia, yaitu Lembaga Pendidikan Bahasa Inggris yang tersebar di beberapa kota di antaranya Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Solo, Purwokerto, dan Lampung.

Jacob Oetama adalah sosok istimewa yang teramat langka di Indonesia. Tak heran jika Presiden Joko Widodo menyebutnya sebagai tokoh bangsa. Di balik kerendahan hatinya, kesantunannya, ia sangat fokus pada apa yang diyakininya sebagai jalannya untuk mengabdi.

Kini, jalan pengabdiannya dinikmati oleh puluhan ribuan karyawan dan ratusan juta warga Indonesia. (Ref)

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: IntisariJacob OetamaKompas Gramedia
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Covid-19 Infeksi 59 Calon Kepala Daerah, Berikut Daftarnya

Post Selanjutnya

Repdem Riau Laporkan Mantan Bupati Kampar ke Polda, Inilah Sebabnya

RelatedPosts

Pernyataan Kemlu: Indonesia Mengecam Keras Serangan Beruntun Mematikan terhadap Penjaga Perdamaian Indonesia di Lebanon Selatan

Tiga Prajurit TNI Penjaga Perdamaian Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan

31 Maret 2026
Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI  Aulia Dwi Nasrullah kepada awak media di Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026) (ANTARA/Walda Marison)

Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais TNI Diserahkan

26 Maret 2026
One Way Situasional Mampu Lancarkan Arus Mudik di Garut

Kapolres Garut Pimpin Rekayasa Lalu Lintas, One Way Efektif Urai Kepadatan Pemudik

23 Maret 2026
YLBHI dan sejumlah koalisi masyarakat sipil menggelar konferensi pers soal penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Sadis, Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras. Teriak Kepanasan dan Mata Dioperasi

13 Maret 2026
Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus (baju gelap) dalam sebuah aksi di Hotel Fairmont

KontraS Desak Polisi Usut Tuntas Teror Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

13 Maret 2026
Israel Serang Iran, Ledakan Bikin Warga Berlarian (via REUTERS/WANA)

Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah, Pemprov Jabar Buka Hotline Darurat untuk Warganya

4 Maret 2026
Post Selanjutnya
Ketua Bidang Hukum DPD Repdem Riau, Fernanda (berkaos merah) menunjukkan unggahan mantan Bupati Kampar, Ibrahim Ali, yang berisi ujaran kebencian. (*)

Repdem Riau Laporkan Mantan Bupati Kampar ke Polda, Inilah Sebabnya

Gedung KPU RI, Jl Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat. (*)

Pilkada 2020 di 28 Daerah Hanya Diikuti Satu Pasangan Calon, Berikut Daftarnya

Discussion about this post

KabarTerbaru

Bawas MA Imbau Publik Tak Tergiur Oknum yang Janjikan Bantuan Pengurusan Perkara

31 Maret 2026
Pernyataan Kemlu: Indonesia Mengecam Keras Serangan Beruntun Mematikan terhadap Penjaga Perdamaian Indonesia di Lebanon Selatan

Tiga Prajurit TNI Penjaga Perdamaian Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan

31 Maret 2026

BGN Rinci Anggaran MBG, Program Kini Terintegrasi dengan Pengelolaan Sampah Sirkular

31 Maret 2026

KPK Bongkar Skema Suap Kuota Haji 2023-2024, Dua Pihak Swasta Ditetapkan Tersangka

31 Maret 2026

Publik Tuntut Dampak Nyata WBBM, Pusdiklat APU-PPT Diminta Perkuat Peran Tekan Kejahatan Keuangan

31 Maret 2026

Halalbihalal Keluarga Besar DPN BMI, H. Farkhan Evendi Tekankan Pentingnya Persaudaraan dan Solidaritas

31 Maret 2026

Mensesneg: BBM Belum Naik, Pemerintah dan Pertamina Pastikan Stok Nasional Aman

31 Maret 2026

Peacekeeper Indonesia Gugur di Lebanon, Menlu Tegaskan Perlindungan Pasukan PBB

31 Maret 2026

Di Forum Indonesia-Jepang, Prabowo Subianto Perkuat Kemitraan dan Transisi Energi Bersih

31 Maret 2026

Presiden Pimpin Ratas Virtual, Seskab Teddy: Bahas Penyesuaian Kebijakan Ekonomi dan Energi

29 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • Petugas mengevakuasi korban meninggal dalam bencana longsor di Bungbulang Garut (Dok. BPBD Garut)

    Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BNN Buru Jaringan Narkoba Internasional “Mami”, Gandeng DEA dan Polisi Kamboja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Khawatir Dampak Eksplorasi Panas Bumi Papandayan Garut Ganggu Ekosistem dan Pertanian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KontraS Ungkap Kondisi Andrie Yunus Usai Operasi 4 Jam, RSCM Temukan Iskemia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com