• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Februari 20, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Peristiwa

Dokter Kepresidenan RSPAD Sarankan Terapi CAPD bagi Pasien Gagal Ginjal

Redaksi oleh Redaksi
2 Maret 2020
di Kabar Peristiwa
A A
0
Puluhan pasien gagal ginjal mengikuti seminar kesehatan yang digelar Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) bekerjasama dengan Fresenius Medical Care di Jakarta, Minggu (1/3/2020). (*)

Puluhan pasien gagal ginjal mengikuti seminar kesehatan yang digelar Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) bekerjasama dengan Fresenius Medical Care di Jakarta, Minggu (1/3/2020). (*)

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Bagi pasien dengan penyakit ginjal kronis, selain transplantasi ginjal dan hemodialisis (HD), terapi Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) salah satu terapi yang lebih efektif dan efisien yang dapat dipertimbangkan.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Menurut dokter kepresidenan RSPAD Gatot Subroto, dr. Jonny, Sp.PD-KGH, M.Kes, MM, CAPD atau yang dikenal cuci darah yang dilakukan lewat perut adalah dialisis yang tidak berhenti selama 24 jam terus menerus dengan menggunakan membran peritoneum (selaput dalam rongga perut) sebagai filter untuk mengeluarkan sisa metabolisme dan cairan dari darah.

RelatedPosts

Tragedi Siswa SD di NTT, Kemensos Turunkan Tim Asesmen dan Perkuat DTKS

Kolaborasi ASN dan Masyarakat Wujudkan Sungai Bersih Lewat Gerakan Indonesia ASRI

Gubernur Jabar Tegaskan Audit Ketat Proyek 2025, Kontraktor Bermutu Rendah Terancam Tak Dibayar Penuh

“Dialisis tidak menggunakan mesin, sehingga pasien bisa bergerak kemana saja, tanpa berada di rumah sakit seperti HD selama 4 atau lima jam,” kata Jonny saat berbicara dalam seminar “Meningkatkan Kualitas Terapi CAPD Pada Pasien Gagal Ginjal”, di Jakarta, Minggu (01/03).

Acara yang digelar oleh Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) bekerjasama dengan Fresenius Medical Care itu dihadiri kurang lebih 60 pasien gagal ginjal.

Jonny mengatakan, metode CAPD ini menggunakan peritoneum sebagai filter untuk mengeluarkan sisa sampah dari darah, ini bertindak sebagai ginjal buatan.

“Ginjal buatanitu seperti mesin hemodialisa yang berada di rumah sakit. Kalau terapi CAPD ini menggunakan selaput rongga perut,” imbuhnya.

Menurut Jonny, jika program CAPD dijalankan dengan baik maka kualitas pasien akan lebih baik dan kemudian bisa menghemat secara ekonomis.

“Kalau kualitas pasien baik, kemungkinan dia butuh biaya perawatan lebih rendah. Ini akan menghemat biaya,” ujarnya.

Baca Juga  Gubernur DKI Ajak Semua Pihak Satu Arah dengan Presiden Jokowi Atasi Covid-19

Pemimpin program CAPD di rumah sakit kebanggaan TNI Angkatan Darat itu menambahkan, terapi CAPD lebih fleksibel dibandingkan terapi hemodialisis (HD) karena bisa dilakukan dimana saja dengan tetap mempertimbangkan ruangan yang bersih dan pencahayaan yang baik.

Tindakan ini, kata dia, bisa dilakukan di kantor bahkan dalam perjalanan. Produktifitas pun lebih baik dan hemat.

“Kalau HD, pasien yang produktif akan kehilangan waktu kerja dan waktu bersosialisasi dengan lingkungan,” katanya.

Jonny mengatakan, CAPD juga bisa mempertahankan sisa fungsi ginjal ketimbang terapi HD. Pasalnya, proses pengeluaran cairan dilakukan setiap hari dan tubuh pasien akan terasa lebih sehat dan nyaman.

“Berbeda dengan HD, cairan yang berlebih ditarik dari dalam tubuh keluar ke mesin, maka di dalam pembuluh darah akan kekurangan air, sehingga kalau kurang, alirah darah ke ginjal berkurang, maka sel yang masih bagus akan terganggu. Itu kenapa orang HD lama-lama tidak bisa kencing,” ungkapnya.

Baginya terapi CAPD tidak serta merta bisa dijalankan semua pasien. Dokter yang masih terlihat muda ini memberi contoh, seperti pasien yang mempunyai riwayat kehilangan fungsi peritoneum.

“Yang mempunyai cacat mekanis yang tidak dapat diperbaiki sehingga meningkatkan resiko infeksi bila terapi dengan CAPD dipakai, seperti, hernia, omphalocele, gastroschisis, hernia diafragma, dan ekstropfi kandung kemih,” ungkapnya.

Dia berharap banyak tenaga kesehatan yang mau menjelaskan ketika pasien gagal ginjal sudah dinyatakan harus dialisis bahwa ada tiga terapi yang bisa dipilih sesuai kebutuhannya.

“Selama ini hanya diberi dua pilihan, kalau tidak cuci darah lewat mesin ya melakukan cangkok ginjal. Terapi perut harus juga dijadikan alternatif. Pasien harus mendapat informasi lengkap akan ketiga terapi itu. Biarkanlah pasien yang menentukan pilihannya, karena itu yang terbaik buat mereka,” katanya.

Baca Juga  Sembilan Provinsi Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor, Berikut Daftarnya

Sementara itu, senior business unit manager Fresenius Medical Care, Astry Tri Astuti berkomitmen untuk selalu mendukung adanya layanan dialisis, salah satunya CAPD di Indonesia dengan memberikan edukasi dan kesadaran kesehatan ginjal kepada masyarakat luas.

Menurutnya, untuk pasien CAPD kita sudah mempersiapkan dengan baik dan mempelajari kendala apa saja yang dihadapi pasien.

“Secara pelayanan dan service logistik, kami berkomitmen bisa melayani pasien sampai ke seluruh Indonesia dan membawa cairan yang mereka butuhkan sampai tiba ke rumah pasien,” pungkasnya. (*)

Berita kiriman dari Pengurus Pusat Pengurus Pusat Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI).

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: KPCDI
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Pembangunan Jalan di Gunung Cikuray Menuai Protes

Post Selanjutnya

Presiden Jokowi: Dua Warga Indonesia Positif Terjangkit Corona

RelatedPosts

Tragedi Siswa SD di NTT, Kemensos Turunkan Tim Asesmen dan Perkuat DTKS

6 Februari 2026
Mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), ASN Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat bersama Kader TPK, Penyuluh KB, dan Komunitas Gober bergotong royong membersihkan Sungai Cikapundung Kolot, Kelurahan Binong, Selasa (4/2/2026).

Kolaborasi ASN dan Masyarakat Wujudkan Sungai Bersih Lewat Gerakan Indonesia ASRI

5 Februari 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi/Pemprov Jabar

Gubernur Jabar Tegaskan Audit Ketat Proyek 2025, Kontraktor Bermutu Rendah Terancam Tak Dibayar Penuh

12 Januari 2026
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil/Pemprov Jabar

Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Resmi Bercerai, Tegaskan Pisah Secara Baik-baik

8 Januari 2026
Kepala Bareskrim (Kabareskrim) Polri Komjen Pol. Syahardiantono berbicara dalam acara Rilis Akhir Tahun 2025 di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/12/2025) (Foto: Divhumas Polri)

Pengamanan Nataru, Densus 88 Amankan Tujuh Terduga Teroris Jaringan NII dan Ansharuh Daulah

31 Desember 2025
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari saat konferensi pers Penanganan Banjir dan Longsor Sumatra, di Jakarta, Jumat (26/12/2025) (Foto: Tangkapan layar YouTube BNPB)

BNPB: Akses Jalan di Wilayah Bencana Sumatra Mulai Pulih, Jalur Bener Meriah–Bireuen Bisa Dilalui

27 Desember 2025
Post Selanjutnya
Presiden Joko Widodo. (*)

Presiden Jokowi: Dua Warga Indonesia Positif Terjangkit Corona

Pasangan Ibu dan Anak Positif Corona, Ternyata Warga Depok Jabar

Discussion about this post

KabarTerbaru

Foto ilustrasi (Istimewa)

THR ASN, TNI, Polri 2026 Segera Cair Awal Ramadan, Pemerintah Gelontorkan Rp 55 Triliun

20 Februari 2026

Penyegaran Pimpinan Madya KPK, Asep Guntur Rahayu Nahkodai Deputi Penindakan

20 Februari 2026
Enam pejabat baru KPK saat disumpah dan resmi dilantik di Gedung Merah Putih KPK. (Tangkapan layar YouTube KPK official)

KPK Resmi Lantik Enam Pejabat Baru: Eks Jubir KPK Tessa Mahardika Jadi Direktur Penyelidikan

20 Februari 2026
Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Umumkan 8.000 Prajurit TNI Akan Bertugas Bersama ISF di Gaza

20 Februari 2026

Isu “Gurita Keluarga” dan Sandi Proyek G1 Mengemuka di Garut, Hasanuddin Nilai Sarat Nuansa Politis

20 Februari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan terkait kasus dugaan gratifikasi batu bara (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Bidik Politisi PSI Ahmad Ali dan Ketum Pemuda Pancasila di Kasus Dugaan Gratifikasi Batu Bara

20 Februari 2026
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dimintai keterangan di Gedung Merah Putih KPK (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Perpanjang Cekal Gus Yaqut dan Gus Alex di Kasus Dana Kuota Haji

19 Februari 2026
Komisi Yudisial menyambangi Gedung KPK guna memperkuat bersinergi. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KY-KPK Perkuat Sinergi: Tak Ada Ampun Bagi Hakim Nakal

19 Februari 2026
Foto ilustrasi (Istimewa)

Waspada Saat Berbuka Puasa, Ini 6 Makanan yang Sebaiknya Dihindari agar Pencernaan Tetap Sehat

19 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Bu Guru Salsa yang viral, kini bahagia menjadi istri seorang PNS

    Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Bidik Politisi PSI Ahmad Ali dan Ketum Pemuda Pancasila di Kasus Dugaan Gratifikasi Batu Bara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenag Jadwalkan Sidang Isbat 17 Februari, Ini Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 Hijriah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garut 213 Tahun: Dewan Adat Ungkap Bukti Historis Baru Soal Nama dan Hari Jadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Refleksi 79 Tahun HMI dan Tarhib Ramadan, Komitmen Istiqamah Mengabdi untuk Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com