• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Februari 21, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

Tambora Ruang Seni Hadir di Parungpanjang Bogor

Redaksi oleh Redaksi
25 Juni 2022
di Kabar Terkini, Seni Budaya
A A
0
ShareSendShare ShareShare

BOGOR, Kabariku- Perupa Adikara kembali menggelar pameran tunggalnya, setelah sebelumnya juga berpameran tunggal dalam event Parade Pameran Tunggal 51 Perupa yang selenggarakan oleh BOSEN2020.

Pameran tunggal Adikara kali ini akan diselenggarakan di Tambora Ruang Seni, tepatnya di Markas Besar Komunitas Rumah Anak Bumi di Jalan Cemara I No. 12, Perumnas 1, Kecamatan Parungpanjang Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Pameran akan diresmikan oleh Pustanto selaku Kepala Galeri Nasional Indonesia, yang juga mendapat dukungan dari Ketua Komite Seni Rupa Dewan Kesenian Jakarta, Aidil Usman, dan dibuka pada jam 14:30 Sabtu siang 25 Juni hingga 25 Juli 2022.

RelatedPosts

“Garut Gumiwang Tanjeur Dangiang”, Saksikan Live dan Hadiri Puncak Acara HJG ke-213 di Alun-Alun Garut

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Kamis, 19 Februari 2026

Kemenag Jadwalkan Sidang Isbat 17 Februari, Ini Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 Hijriah

Sebuah pameran yang boleh dibilang istimewa bahkan penting bagi perjalanan kesenian seorang Adikara. Mengapa demikian?

Karena pada pameran tunggalnya kali ini dihadirkan kepada publik sebuah rangkaian kekaryaan Adikara pada satu dekade pertama ia mulai menggambar pada tahun 1976 ketika ia masih duduk dibangku SD hingga SMP di Garut , Jawa Barat. Lalu tahun 1984 pindah Cimahi, dimana di kota kecil itu terhitung sejak 1985 Adikara intensif lagi menggambar kota dan desa secara on the spot.

Bahkan lahir juga karya-karya anomali dibuat setelah mulai berkesempatan melihat berbagai pameran lukisan di kota Bandung. Karya-karya sejak 46 tahun lalu tsb masih tersimpan rapi.

Pameran yang dikemas dengan judul “Jejak“ sesungguhnya bisa dibaca sebagai  sebuah kompilasi karya-karya gambar dibuat oleh Adikara dikisaran tahun 1976-1986. Walaupun tersimpan hanya 50an karya dari sekian banyak karya yang sebagian besar hilang, rusak dan hilang.

Baca Juga  Garut: 131 Siswa Diduga Keracunan MBG, Satu Balita Dirawat Intensif di RSU

Tema ini mengagambarkan tentang perjalanan menggambar masa lampau seorang Adikara ketika masih duduk dibangku SD hingga sebelum menjadi mahasiswa FSRD ITB, yang tentu belum mengenal sama sekali berbagai prinsip, teori, dan pengetahuan dunia gambar atau seni rupa.

Namun Adikara menekuninya karena memang menggemari, menikmati dan ternyata menjadi satu-satunya kegiatan personal yang tak bisa dibisa diganggu oleh siapapun.

Karya-karya yang dihasilkan adalah hasil dari bagaimana intensitas seorang Adikara yang sejak dulu memang melakoni dunia gambar-menggambar seperti halnya bermain di kebun, berenang di sungai atau kumpul dengan teman-teman.

Dan ternyata kebiasaan menggambar telah membentuk cara berfikir visual lebih dominan daripada verbal dan matematika menurut Adikara. Banyak hal jadi mudah dicerna bila diutarakan dengan atau dalam gambar.

Adikara seringkali membayangkan atau mengingat objek/peristiwa adalah hal yang biasa, dan itu tidak istimewa baginya dimasa itu, tetapi tentunya tidak semua menjadi gambar, karena menggambar nyatanya tidak selalu mudah, punya kerumitan tersendiri menurut catatan Adikara.

Berbagai tema gambar yang dihasilkan oleh Adikara, baik berupa sketsa, drawing hingga gambar yang sudah memakai cat air, pastel dll. Dalam pameran ini kita akan menyaksikan lukisan pemandangan yang ia hasilkan 46 tahun lalu, juga sketsa, drawing suasana pasar, bioskop, para pedagang di pasar, tukang becak, wajah-wajah sahabat, hingga gambar yang dihasilkan dengan mencontoh dari gambar yang ada di majalah, buku dll. Garis-garis Adikara sejak dulu sudah terliht kuat, lugas, spontan.

Sesungguh ia telah mampu membuat gambar-gambar yang hidup. Dalam artian Adikara sesungguhnya tidak selalu menggambar semua objek gambarnya presisi atau anatomis misalnya ketika ia menggambar orang atau sekumpulan orang.

Namun Adikara justru mengutamakan atau sangat mampu menggambar suatu suasana dengan sangat baik. Berbagai adegan atau gerak-gerik, gestur orang di pasar misalnya, dalam gambar-gambar yang dihasilkan Adikara terlihat sekali suasana pasarnya yang rame, penuh percakapan tawar-menawar, becek, kotor, dan lain, seolah bisa kita rasakan ketika melihat gambar-gambarnya.

Baca Juga  Tiga Inmendagri Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Begitu juga dengan gambar-gambar lainnya, semua gambar memang mampu menampilkan suasana yang diabadikan oleh Adikara.

Karya-karya kurun waktu 10 tahun yang terarsip ini ternyata bukan direncanakan, tetapi spontanitas semata, bisa juga karena alasan lain yang Adikara tidak ingat. Karena awalnya tidak akan menyangka  atau tidak menyadari nilai dan manfaatnya dikemudian hari.

Dan dalam pameran ini karya-karya saat masih SD hingga SMP tersebut ternyata merupakan “jejak” yang begitu berarti , bahkan teramat penting yang bahkan bisa disebut fondasi awal yang faktanya merupakan konstruksi kuat bagi proses berkarya dipuluhan tahun berikutnya, bagi lahirnya ratusan atau bahkan ribuan karya berikutnya. Baik saat kuliah seni rupa, lalu menjadi perupa dan menjadi dosen seni rupa hingga hari ini.

Dari apa yang telah dikerjakan Adikara dengan menekuni dunia menggambar telah merubah hidupnya menjadi lebih berwarna. Ketekunin serta kesetiaan terhadap pilihan yang ia kerjakan sejak dahulu telah membawanya ke berbagai kegiatan kebudayaan, seni rupa, dan pendidikan seni rupa. Menggambar telah menjadi bagian keseharian perupa Adikara. Menggambar adalah jalan memaknai kehidupan.

Kurator pameran ini Reydo Respati menegaskan bahwa melihat karya-karya gambar Adikara yang dipamerkan pada akhirnya melihat kesenangan personal yang menjadi konstruksi pertama Adikara menggambar, diawali dari gambar sederhana meniru referensi, kemudian dalam perjalanannya beranjak ke proses internalisasi dan dialog antara subjek dengan objek pada life drawing yang membentuk konstruksi kedua dimana kepekaan artistik, intuitif-rasional, dan pendekataan imajinatif sebagai nafas menggambarnya.

Gambar menjadi menjadi bahasa yang digunakan Adikara untuk mengungkapkan apa yang dialami-dirasakan-dipikirkan, baik secara mental maupun indrawi, dengan tingkat penghayatan yang terus tumbuh.

Kedua konstruksi itu fundamental yang pengaruhnya sangat signifikan dimasa-masa berikutnya, dan tampaknya tidak pernah selesai seiring pengkayaan pengalaman dan praktik menggambar Adikara intensitasnya tidak menurun sampai hari ini.

Baca Juga  Pembocoran Dokumen Kementerian ESDM, SIAGA 98: Siapa Suryo? Saatnya KPK Bergerak!

Jejak gambar yang ditorehkan hampir empat dekade silam, hari ini berbagi muatan pengalaman dengan kita.

Pameran tunggal Adikara berjudul “Jejak” adalah inisiasi dari William Robert, seniman penggiat seni rupa yang merintis Tambora Ruang Seni bersama Ridwan Manantik pendiri Rumah Anak Bumi.***

Red/K.000

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: #JejakPameran Tunggal AdikaraRidwan Manantik.Rumah Anak BumiTambora Ruang SeniWilliam Robert
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Mahasiswa INAIS Bogor Bersama Brotherhood_Scooteris_Cemplang Gelar Aksi Galang Dana Untuk Korban Bencana Alam

Post Selanjutnya

Pelantikan dan Seminar Nasional Perkumpulan Dosen Peneliti Indonesia DPD Tasikmalaya

RelatedPosts

“Garut Gumiwang Tanjeur Dangiang”, Saksikan Live dan Hadiri Puncak Acara HJG ke-213 di Alun-Alun Garut

18 Februari 2026
Ilustrasi bulan Ramadan. (FREEPIK)

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Kamis, 19 Februari 2026

17 Februari 2026

Kemenag Jadwalkan Sidang Isbat 17 Februari, Ini Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 Hijriah

16 Februari 2026

Presiden Prabowo Sematkan Bintang Jasa Utama kepada Kepala BGN, Ini Tokoh Penerima Tanda Kehormatan

14 Februari 2026
Anak tersangka Riza Chalid, Muhammad Kerry Andrianto Riza

Jaksa Tuntut Kerry Andrianto Riza 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak

14 Februari 2026
Seskab Letkol Inf Teddy Indra Wijaya saat mengikuti Pembukaan Dikreg LXVII Seskoad (FI6H7ER)

Seskab Teddy Jalani Dikreg Seskoad Sekaligus Studi Doktoral di ITB, Perkuat Kapasitas Kepemimpinan

8 Februari 2026
Post Selanjutnya

Pelantikan dan Seminar Nasional Perkumpulan Dosen Peneliti Indonesia DPD Tasikmalaya

Empat Penumpang Meninggal, Lakalantas Bus CPU Rombongan SDN Sayang di Rajapolah Tasikmalaya

Discussion about this post

KabarTerbaru

Pemberontakan Tanpa Manifesto: Resensi Film Nocturama (2016)

21 Februari 2026

Seskab Ungkap Presiden Prabowo Satu-satunya Kepala Negara Gelar Pertemuan Bilateral dengan Trump

21 Februari 2026
Marc Klok turun latihan/persib

Marc Klok Makin Bugar, Siap Kembali Perkuat Persib di Putaran Dua

21 Februari 2026
Jadwal Imsakiyah, Freepik

Jadwal Imsakiyah Garut Hari Ini, Sabtu 3 Ramadhan 1447 H

21 Februari 2026
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi melantik dan mengambil sumpah 42 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, yang diselenggarakan di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Jumat (20/2/2026).
(Diskominfo Kab. Garut)

Jabatan Bukan Sekadar Posisi, Bupati Garut Lantik 42 Pejabat Struktural

21 Februari 2026

Menteri HAM Bertemu Jaksa Agung, Bahas Revisi UU HAM dan Unit Penyidikan Komnas HAM

20 Februari 2026
Iwakum menggelar diskusi publik bertajuk "Menakar Batas Hukum Antara Keputusan Bisnis dan Tindak Pidana Korupsi" di Pati Unus, Jakarta Selatan (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Pemerintah Klaim Asset Recovery 2025 Capai Rp28,6 Triliun

20 Februari 2026
Foto: Istimewa

Sandri Rumanama Soroti Indonesia Timur: Dari Infrastruktur hingga Kemandirian Ekonomi

20 Februari 2026

Wacana Revisi UU KPK, Johanis Tanak Buka Opsi Perubahan Status Kelembagaan

20 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan terkait kasus dugaan gratifikasi batu bara (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

    KPK Bidik Politisi PSI Ahmad Ali dan Ketum Pemuda Pancasila di Kasus Dugaan Gratifikasi Batu Bara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenag Jadwalkan Sidang Isbat 17 Februari, Ini Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 Hijriah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garut 213 Tahun: Dewan Adat Ungkap Bukti Historis Baru Soal Nama dan Hari Jadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Refleksi 79 Tahun HMI dan Tarhib Ramadan, Komitmen Istiqamah Mengabdi untuk Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com