• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Mei 10, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Politik Identitas Marak di Daerah Jelang Pemilu 2024, Habib Syakur: “Alarm Bahaya bagi NKRI!”

Redaksi oleh Redaksi
30 Mei 2022
di News, Profile
A A
0
ShareSendShare ShareShare

JAKARTA, Kabariku- Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur bin Ali Mahdi Al-Hamid mengingatkan adanya bahaya besar bagi bangsa Indonesia dan keutuhan NKRI, lantaran sejumlah kepala daerah mulai bersikap permisif bahkan menampung pihak-pihak yang menggunakan politik identitas dan pembawa paham radikalisme dan Intoleran.

“Politik identitas ini sudah bahaya, karena kepala daerah sudah fokus mencari dukungan dari segala pihak, termasuk dengan menampung pembawa ajaran Radikal, intoleran, eks-HTI dan lainnya,” ujar Habib Syakur. Senin (30/5/2022).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Habib Syakur menilai banyak orang yang ingin maju sebagai calon kepala daerah ataupun kandidat calon kepala daerah 2024 yang pikirannya hanya mencari dukungan suara.

RelatedPosts

Program MBG Butuh Dukungan Publik, BGN Perkuat Komunikasi dan Edukasi Digital

Survei IDM: Kepercayaan Publik ke Polri Capai 79,2 Persen, Penindakan Judol hingga TPPU Tuai Apresiasi

Pertamina Fasilitasi Kunjungan Edukasi Mahasiswa Peserta M-Fest 2026 ke ORF Muara Karang

“Mereka mengabaikan bahaya dan ancaman terhadap keutuhan bangsa dan negara, sehingga dampaknya sangat mengancam NKRI,” ungkap Habib Syakur.

Sikap nasionalisme dan cinta tanah air, jelas Habib Syakur, hanya dianggap sebagai baju semata. Bukan sebagai sikap yang dijiwai, sehingga cenderung menghalalkan segala cara termasuk mengorbankan nasionalisme demi dukungan politik.

“Nasionalisme dan sikap cinta tanah air hanya dianggap baju oleh mereka. Pas mau Pemilu ditanggalkan itu baju. Sedangkan pada saat bersamaan mereka menampung dukungan sebanyak-banyaknya, termasuk dukungan dari kalangan Radikal, HTI, dan ISIS dan kelompok sejenisnya dengan memakai politik identitas. Ini alarm bahaya,” tegas Habib Syakur.

Habib Syakur juga mengendus adanya majelis yang kegiatannya dibalut dengan acara keagamaan, namun didalamnya memberi panggung terhadap pihak yang membawa misi radikalisme, khilafah.

Baca Juga  Polsek Bersama Bhabinkamtibmas Malangbong Laksanakan Penilaian Lomba Siskamling Tingkat Kecamatan

Bagi Habib Syakur, hal ini harus diwaspadai karena kalangan radikalisme intoleran itu telah memakai pola yang sangat halus. Mereka bahkan menyebut pihak lain sebagai Islamofobia, padahal ajaran Islam yang mereka bawa itu yang menyimpang dari kebenaran.

“Mereka masuk ke masyarakat secara halus bahkan dengan kebudayaan. Kemudian menanamkan pemahaman radikalisme intoleran itu kepada masyarakat. Contohnya saja di Kota Malang, ada Malang Halal City yang dimasukkan dalam RPJM Daerah oleh Wali Kota Malang. Sampai sekarang wali kota tidak mencabutnya,” tegas Habib Syakur.

Sebagai solusi, Habib Syakur meminta pemerintah pusat, dalam hal ini Presiden Jokowi agar menertibkan para kepala daerah, atau bila perlu Pilkada langsung dihapus saja dan diganti pemilihan terpusat.

“Mohon kepada pemerintah pusat, Presiden Jokowi agar mengatur ulang pemilihan kepala daerah, dilakukan secara terpusat saja. Karena daerah mudah sekali tersusupi oleh aliran intoleran. Ditentukan melalui pilkada,” tutup Habib Syakur.***

Red/K.103

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Alarm Bahaya bagi NKRI!Habib Syakur bin Ali Mahdi Al HamidInisiator Gerakan Nurani KebangsaanPolitik Identitas Marak di Daerah Jelang Pemilu 2024
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Kemendagri Izinkan Gubernur Jabar Cuti Darurat Dampingi Pencarian Emmeril Kahn Mumtadz di Bern Swiss

Post Selanjutnya

Penyisihan Kompetisi Liga Desa Piala Tiga Pilar 2022 Segera Berakhir

RelatedPosts

Program MBG Butuh Dukungan Publik, BGN Perkuat Komunikasi dan Edukasi Digital

10 Mei 2026

Survei IDM: Kepercayaan Publik ke Polri Capai 79,2 Persen, Penindakan Judol hingga TPPU Tuai Apresiasi

10 Mei 2026

Pertamina Fasilitasi Kunjungan Edukasi Mahasiswa Peserta M-Fest 2026 ke ORF Muara Karang

10 Mei 2026
Tom Lembong dan Miftah Sabri membahas dampak AI, dominasi algoritma, hingga tantangan pendidikan Indonesia (Istimewa)

Tom Lembong dan Miftah Sabri Kupas Bahaya AI dan Waspadai Dominasi Algoritma

10 Mei 2026
Sandri Rumanama mendesak percepatan Polda definitif di Papua Selatan dan Papua Pegunungan demi penguatan keamanan dan layanan hukum di DOB Papua.(istimewa)

Sandri Rumanama Desak Polda Papua Selatan dan Papua Pegunungan Segera Definitif

10 Mei 2026
PLN bahas risiko pidana korporasi, Chorinus Eric Nerokou tekankan kepatuhan dan tata kelola.(Istimewa)

PLN Bahas Risiko Pidana Korporasi di Tengah Penerapan KUHP-KUHAP Baru

8 Mei 2026
Post Selanjutnya

Penyisihan Kompetisi Liga Desa Piala Tiga Pilar 2022 Segera Berakhir

KPK Kawal Pencegahan Korupsi Tata Kelola Ekspor-Impor Komoditas

Discussion about this post

KabarTerbaru

Program MBG Butuh Dukungan Publik, BGN Perkuat Komunikasi dan Edukasi Digital

10 Mei 2026

Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen Tinjau Kesiapan PKW di LKP Aura Creative

10 Mei 2026

Survei IDM: Kepercayaan Publik ke Polri Capai 79,2 Persen, Penindakan Judol hingga TPPU Tuai Apresiasi

10 Mei 2026

Pertamina Fasilitasi Kunjungan Edukasi Mahasiswa Peserta M-Fest 2026 ke ORF Muara Karang

10 Mei 2026

Desa Nelayan Modern Hadir di Miangas, Presiden Prabowo Bangun Ekonomi Biru Wilayah Perbatasan

10 Mei 2026
Tom Lembong dan Miftah Sabri membahas dampak AI, dominasi algoritma, hingga tantangan pendidikan Indonesia (Istimewa)

Tom Lembong dan Miftah Sabri Kupas Bahaya AI dan Waspadai Dominasi Algoritma

10 Mei 2026
Sandri Rumanama mendesak percepatan Polda definitif di Papua Selatan dan Papua Pegunungan demi penguatan keamanan dan layanan hukum di DOB Papua.(istimewa)

Sandri Rumanama Desak Polda Papua Selatan dan Papua Pegunungan Segera Definitif

10 Mei 2026

Bareskrim Limpahkan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya

9 Mei 2026

KPK Apresiasi Langkah Kemensos Konsultasi Pengadaan Sekolah Rakyat, Cegah Korupsi Sejak Dini

9 Mei 2026

Desa Nelayan Modern Hadir di Miangas, Presiden Prabowo Bangun Ekonomi Biru Wilayah Perbatasan

10 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • Letjen TNI Agus Widodo jadi Waka BIN, Dirjen Strahan Kemhan diisi Mayjen Bagus Suryadi.(Foto:Kemhan RI)

    Mutasi TNI: Agus Widodo Resmi Jadi Waka BIN, Dirjen Strahan Kini Dijabat Bagus Suryadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adhi Makayasa 94 Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, Perkuat PPATK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Terima Laporan KPRP, Reformasi Polri Masuk Fase Eksekusi hingga 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Teddy Indra Wijaya: Diam di Tengah Serangan Politik, Karier Cemerlang Tentara Profesional di Pusat Kekuasaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menteri Bahlil Lantik Pejabat Baru ESDM, Perkuat Hilirisasi hingga Transisi Energi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IPW Desak Sidang Etik Penyidik Polres Depok, Dugaan Pemerasan hingga Kriminalisasi Buruh Disorot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM MEDIAMASSA.ID

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com